Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PENERAPAN PERMAINAN EDUKATIF ULAR TANGGA UNTUK MENINGKATKAN KESADARAN PEDULI LINGKUNGAN PADA SISWA SEKOLAH DASAR DI KARANGAMPEL Mustika Fairus; Ika Tristanti; Naili Azizah; Yunita Andriyani; Nurul Iman; Ahmad Hariyanto
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 6, No 2 (2024): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v6i2.2723

Abstract

Isu lingkungan telah menjadi salah satu masalah global yang semakin mendesak untuk diselesaikan. Pemahaman edukasi terkait peduli lingkungan dengan pencegahan membuang sampah pada tempatnya dan sesuai jenisnya perlu dilakukan sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa SDN 1 Karangampel dalam pemilahan sampah organik dan anorganik melalui permainan ular tangga. Metode pembelajaran dilakukan melalui sosialisasi dan penerapan pembelajaran melalui media permainan ular tangga. Selama permainan, siswa dihadapkan pada pertanyaan seputar pengelolaan sampah dan jenis sampah. Hasil kegiatan edukasi peduli lingkungan mampu menunjukkan peningkatan pengetahuan siswa terkait dampak sampah  dari 36% menjadi 92% sedangkan pengetahuan cara pemilahan sampah dari 24% menjadi 86%. Pendekatan pembelajaran yang menyenangkan seperti permainan ular tangga, diharapkan siswa dapat lebih mudah mengingat dan mengaplikasikan pengetahuan tentang pengelolaan sampah dan menjaga lingkungan sekitar.
UPAYA UPSKILLING KADER POSYANDU DALAM DETEKSI DINI STUNTING DI DESA LORAM KULON , KUDUS Ika Tristanti; Yulisetyaningrum Yulisetyaningrum; Ade Ima Afifa Himayati; Moh Aris Prasetiyanto; Yoga Awalludin Nugraha
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 5, No 1 (2023): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v5i1.1851

Abstract

Kader kesehatan merupakan komponen masyarakat yang sangat penting dalam pemberdayaan kesehatan masyarakat.Saat ini, masih banyak kader kesehatan di Desa Loram Kulon yang melaksanakan penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan yang kurang sesuai dengan standar operasional prosedurnya (SOP). Tujuan kegiatan Upskilling kader kesehatan dalam deteksi dini stunting adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan kader dalam melaksanakan tugas,fungsinya sebagai kader dan mampu melaksanakan pengukuran antropometri dengan benar. Metode pelaksanaan kegiatan melalui 2 tahap yaitu 1) Tahap sosialisasi dan survei sebelum pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat, 2) Tahap pelaksanaan edukasi, pelatihan kader deteksi stunting . Kegiatan diikuti oleh 30 kader kesehatan, petugas desa dan Bidan Desa Loram Kulon. Hasil pelaksanaan kegiatan adalah Hasil evaluasi pelaksanaan upskilling  kader kesehatan adalah adanya peningkatan pengetahuan dan ketrampilan  kader kesehatan dalam melaksanakan tugasnya sebagai kader pada kegiatan posyandu dan kemampuannya dalam melakukan pengukuran antropometri bayi dan balita sebagai upaya deteksi dini stunting. Simpulan , Diharapkan semua kader kesehatan dapat melaksanakan tugas dan fungsinya secara maksimal. Pemerintah desa dan bidan desa diharapkan selalu melakukan monitoring dan evaluasi kinerja kader kesehatan dalam pelaksanaan posyandu dan deteksi dini stunting
Hubungan Dukungan Suami Dengan Tingkat Kecemasan Ibu Nifas Di Wilayah Kerja Puskesmas Sukolilo 2 Putri Putri; Diah Andriani Kusumastuti; Ika Tristanti
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meneliti hubungan antara tingkat kecemasan ibu baru dan dukungan suami mereka. Populasi yang diteliti dalam studi cross sectional ini menggunakan metodologi analitik observasional adalah ibu-ibu pada periode pascapersalinan antara 0-42 hari setelah melahirkan. Sampel diambil dengan metode purposive sampling yang melibatkan 42 ibu nifas sebagai responden. Kuesioner digunakan untuk pengumpulan data, dan metode uji Spearman Rho digunakan untuk analisis. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dari total 42 ibu nifas, terdapat 27 ibu nifas yang menerima dukungan dari suami, sedangkan 15 ibu nifas lainnya tidak mendapatkan dukungan suami. Persentase ibu yang baru melahirkan dengan dukungan dari suami yang bebas dari kecemasan adalah 22 responden dengan 81,5%, cemas ringan 3 responden yang setara dengan 11,1 %, dan cemas sedang 2 responden yang mencakup 7.4%. Di sisi lain, ibu nifas tanpa dukungan suami terdiri dari 4 responden yaitu 26,7% yang tidak mengalami kecemasan, 8 responden atau 53,3% yang merasakan cemas ringan, dan 3 responden atau 20,0% yang mengalami kecemasan sedang. Dengan nilai p-value 0,000 <0,05 dan nilai r sebesar -0,671, temuan penelitian menunjukkan adanya hubungan antara dukungan suami dan kecemasan pascapersalinan pada ibu. Studi ini menyimpulkan bahwa terdapat korelasi yang signifikan antara kekhawatiran seorang ibu setelah melahirkan dan dukungan dari suaminya. Kecemasan ibu menurun seiring dengan meningkatnya dukungan dari suami.