Kesiapan pulang pasien merupakan indikator penting keberhasilan transisi perawatan dari rumah sakit ke rumah. Keterlibatan dan partisipasi perawat dalam discharge planning berperan dalam memberikan edukasi, koordinasi pelayanan, melibatkan keluarga, serta mempersiapkan pasien untuk melakukan perawatan secara mandiri. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan keterlibatan dan partisipasi perawat dalam discharge planning dengan tingkat kesiapan pulang pasien di RSUD R.A. Kartini Jepara. Penelitian menggunakan desain kuantitatif analitik korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 98 pasien rawat inap yang dipilih menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi Quality of Discharge Teaching Scale (QDTS) keterlibatan perawat dan partisipasi perawat serta Readiness for Hospital Discharge Scale (RHDS) untuk kesiapan pulang pasien. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan keterlibatan perawat kategori tinggi sebesar 70,4% dan partisipasi perawat kategori tinggi sebesar 72,4%. Kesiapan pulang pasien sebagian besar cukup siap sebesar 50,0%. Terdapat hubungan signifikan keterlibatan perawat dengan kesiapan pulang (p=0,000; r=-0,623) dan partisipasi perawat dengan kesiapan pulang (p=0,000; r=-0,664). Semakin optimal keterlibatan dan partisipasi perawat, semakin baik kesiapan pasien melanjutkan perawatan di rumah.