Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Hubungan Keterlibatan Dan Partisipasi Perawat Dalam Discharge Planning Terhadap Tingkat Kesiapan Pulang Pasien Di RSUD RA Kartini Jepara Novia Dwi Anggraini; Muhammad Purnomo; Anny Rosiana Mashitoh
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.61729

Abstract

Kesiapan pulang pasien merupakan indikator penting keberhasilan transisi perawatan dari rumah sakit ke rumah. Keterlibatan dan partisipasi perawat dalam discharge planning berperan dalam memberikan edukasi, koordinasi pelayanan, melibatkan keluarga, serta mempersiapkan pasien untuk melakukan perawatan secara mandiri. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan keterlibatan dan partisipasi perawat dalam discharge planning dengan tingkat kesiapan pulang pasien di RSUD R.A. Kartini Jepara. Penelitian menggunakan desain kuantitatif analitik korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 98 pasien rawat inap yang dipilih menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi Quality of Discharge Teaching Scale (QDTS) keterlibatan perawat dan partisipasi perawat serta Readiness for Hospital Discharge Scale (RHDS) untuk kesiapan pulang pasien. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan keterlibatan perawat kategori tinggi sebesar 70,4% dan partisipasi perawat kategori tinggi sebesar 72,4%. Kesiapan pulang pasien sebagian besar cukup siap sebesar 50,0%. Terdapat hubungan signifikan keterlibatan perawat dengan kesiapan pulang (p=0,000; r=-0,623) dan partisipasi perawat dengan kesiapan pulang (p=0,000; r=-0,664). Semakin optimal keterlibatan dan partisipasi perawat, semakin baik kesiapan pasien melanjutkan perawatan di rumah.
HUBUNGAN ANTARA LINGKUNGAN SOSIAL SEBAYA DENGAN KONDISI MENTAL EMOSIONAL PADA ANAK DI SMP Gayla Fredella; Muhammad Purnomo; Sri Karyati
Jurnal Keperawatan Dirgahayu (JKD) Vol 8 No 1 (2026): March
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, STIKES Dirgahayu Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52841/jkd.v8i1.795

Abstract

Kondisi mental emosional anak menjadi sangat penting untuk diperhatikan karena pada masa ini anak mulai belajar bersosialisasi dan beradaptasi dengan lingkungan. Salah satu lingkungan yang mempengaruhi adalah lingkungan sosial sebaya. Namun, lingkungan sebaya seorang anak ternyata tidak selalu positif sehingga mempengaruhi kondisi psikologis mereka. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara lingkungan sosial sebaya dengan kondisi mental emosional pada anak. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan korelasional menggunakan rancangan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 57 responden dari jenjang kelas VIII yang dipilih dengan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner lingkungan sosial sebaya dan kuesioner kondisi mental emosional yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan uji korelasi Product Moment Pearson dengan bantuan program SPSS versi 27. Berdasarkan hasil uji statistik menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara lingkungan sosial sebaya dengan kondisi mental emosional anak (p = 0,001; r = -0,422), dengan arah korelasi negatif dan kekuatan hubungan sedang. Kesimpulan ini menunjukkan bahwa semakin baik lingkungan sosial sebaya yang dimiliki anak, maka semakin baik pula kondisi mental emosionalnya. Dengan demikian, penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi dalam menjaga kesehatan mental dan emosional anak, khususnya di lingkungan sosial sebaya.