Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search
Journal : PROMOTOR

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMANFAATAN POS KESEHATAN DI STASIUN BOGOR TAHUN 2020 ‘Athiyyah, St Fathimah; Khodijah Parinduri, Siti; Anggraini, Sevrima
PROMOTOR Vol 3 No 5 (2020)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (718.977 KB) | DOI: 10.32832/pro.v3i5.4209

Abstract

Pos kesehatan adalah layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi penumpang stasiun kereta api dengan tujuan antisipasi bila ada penumpang yang dalam kondisi kurang sehat, namun fasilitas pos kesehatan di Stasiun tersebut masih sangat jarang dimanfaatkan oleh penumpang stasiun . Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi Pemanfataan Pos Kesehatan di Stasiun Bogor. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain cross sectional study. Jumlah populasi pada penelitian ini yakni sebanyak 110 orang yang merupakan pengguna kereta api . Pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling, Analisis data yang dilakukan adalah analisis univariat dan bivariat dengan uji chi square. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara kategori umur (P.Value=0,008), pekerjaan (P.Value =0,004), dan persepsi (P.Value =0,026) dengan Pemanfataan Pos Kesehatan di Stasiun Bogor. Saran kepada pihak PT.KCI agar memasang iklan layanan publik melalui media yang ada seperti poster untuk dipasang di stasiun untuk menambah pengetahuan penumpang khususnya tentang persepsi mereka terhadap penyakit, pencegahan, dan tindakan segera yang dilakukan ketika sakit.
HUBUNGAN PENGETAHUAN, SIKAP DAN DUKUNGAN LANSIA TERHADAP PEMANFAATAN PELAYANAN POSBINDU LANSIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SEMPLAK KOTA BOGOR TAHUN 2020 Restu Widianti, Yuniar; Khodijah Parinduri, Siti; Raharyanti, Fenny
PROMOTOR Vol 3 No 5 (2020)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (610.659 KB) | DOI: 10.32832/pro.v3i5.4210

Abstract

Posbindu lansia merupakan tempat pelayanan kesehatan untuk masyarakat lanjut usia (lansia). Namun pemanfaatan posbindu lansia masih sangat jauh dari target. Pemanfaatan posbindu lansia di wilayah kerja Puskesmas Semplak Kelurahan Curug sangat rendah yaitu 34,5%. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan pengetahuan, sikap dan dukungan terhadap lansia tentang pemanfaatan pelayanan di posbindu lansia pada masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Semplak tahun 2020. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan desain studi cross sectional dengan jumlah responden 80 orang dari total populasi lansia sebanyak 230 orang dan menggunakan metode desktiptif studi cross sectional, sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah lansia berusia 45-59 tahun (pralansia), 60-69 tahun (lansia), dan >70 tahun (lansia berisiko tinggi) dalam penelitian ini alat ukur yang digunakan oleh peneliti adalah dengan menggunakan kuisioner yang diambil dari penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh Amelia Rahmiwati yang berjudul faktor-faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan pelayanan posbindu lansia di wilayah kerja Puskesmas Karadenan Bogor tahun 2018 data diolah dan dianalisis secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pemanfaatan posbindu lansia di wilayah kerja Puskesmas Semplak Kelurahan Curug sebesar 34,5% dengan variabel yang berhubungan adalah dukungan kader (P.Value = 0,003), sedangkan yang tidak berhubungan adalah umur (P.Value = 0,613), jenis kelamin (P.Value = 0,214), pengetahuan (P.Value = 0,366), sikap (P.Value = 0.083), dan dukungan keluarga (P.Value = 0,52). Untuk meningkatkan pemanfaatan posbindu lansia maka perlu dilakukan pengelolaan manajemen program lansia dengan lebih terencana, sosialisasi kepada masyarakat tentang fungsi, tujuan dan manfaat program posbindu lansia, pengadaan sarana penunjang, pelatihan kader dan kerja sama lintas sektor.
OPTIMALISASI POTENSI REMAJA PUTRI DALAM PENCEGAHAN STUNTING DI DESA WANGUNJAYA KECAMATAN LEUWISADENG KABUPATEN BOGOR Khodijah Parinduri, Siti
PROMOTOR Vol 4 No 1 (2021)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (905.1 KB) | DOI: 10.32832/pro.v4i1.5518

Abstract

Perkembangan stunting di Indonesia berdasarkan hasil riset studi status gizi balita Indonesia (SSGBI) 2019 mencatat bahwa jumlah balita stunting di Indonesia saat ini mencapai 27,67 persen. Jumlah tersebut telah melampaui nilai standar maksimal dari WHO yaitu sebesar 20 persen atau seperlima dari jumlah total anak balita dalam suatu Negara. Faktor asupan gizi menunjukkan bahwa 32% remaja putri di Indonesia pada tahun 2017 berisiko kekurangan energi kronik (KEK). Jika gizi remaja putri tidak diperbaiki, maka di masa yang akan datang akan menambah calon ibu yang beresiko. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam melibatkan remaja dapat memperkuat kontribusi remaja dalam meningkatkan kesehatan remaja Salah satu bentuk partisipasi kader anak usia sekolah dan remaja dalam pelaksanaan upaya kesehatan bagi anak usia sekolah dan remaja bertujuan untuk memupuk kebiasaan hidup sehat agar memiliki pengetahuan, sikap dan keterampilan untuk melaksanakan prinsip hidup sehat.Tujuan meningkatkan pengetahuan, sikap dan kemauan remaja untuk mencegah stunting, metode penyuluhan, diskusi, menonton bersama dan pemicuan , hasil, dan dampak dilakukannya pengabdian ialah adanya peningkatan pengetahuan, motivasi dan partisipasi remaja dalam mendukung pencegahan stunting pada remaja desa Wangun Jaya Kecamatan Leuwisadeng.
Hubungan Waktu Tunggu Pelayanan Rawat Jalan Terhadap Kepuasan Pasien BPJS di Poliklinik Jantung Rumah Sakit Islam Bogor Tahun 2019 Sholihah, Nurfarida; Khodijah Parinduri, Siti
PROMOTOR Vol 3 No 6 (2020)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (643.391 KB) | DOI: 10.32832/pro.v3i6.5565

Abstract

Waktu tunggu pasien untuk layanan kesehatan diidentifikasi oleh World Health Organization (WHO) sebagai salah satu ukuran utama dari sistem kesehatan yang responsif. Pelayanan yang baik dan bermutu tercermin dari pelayanan yang ramah, cepat, nyaman. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara waktu tunggu pelayanan terhadap kepuasan pasien rawat jalan di Poliklinik Jantung Rumah Sakit Islam Bogor. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan analisis studi deskriptif analitik dan rancangan studi cross sectional. Besar sampel penelitian ini sebanyak 59 responden diambil dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan instrument kuesioner dan lembar observasi. Uji statistik yang digunakan yaitu uji korelasi spearman. Hasil penelitian ini menggambarkan mayoritas responden memiliki waktu tunggu tidak standar atau > 60 menit (94.9%) dan standar atau ≤ 60 menit (5.1%). Secara keseluruhan tingkat kepuasan pasien sebanyak 44.1% menyatakan puas dan 55.9% menyatakan kurang puas. Penelitian ini menunjukkan adanya hubungan antara waktu tunggu pelayanan terhadap kepuasan pasien rawat jalan Poliklinik Jantung Rumah Sakit Islam Bogor, dengan nilai p < 0.05 dan r = 0.261. Disarankan kepada  manajemen rumah sakit untuk menerapkan sistem pendaftaran yang lebih mengefisienkan waktu, meningkatkan sarana prasarana di ruang tunggu pendaftaran dan poliklinik, melakukan monitoring kepada petugas pendaftaran dan poliklinik agar mampu melakukan pelayanan dengan cepat dan tanggap serta menjaga kebersihan ruang tunggu agar pasien merasa nyaman selama menunggu untuk mendapatkan pelayanan di rumah sakit.
ANALISIS MANAJEMEN LOGISTIK BAGIAN PENGADAAN ALAT KESEHATAN DI RUMAH SAKIT ISLAM BOGOR TAHUN 2019 Sri Puji Lestari, Elisa; Chotimah, Indira; Khodijah Parinduri, Siti
PROMOTOR Vol 4 No 2 (2021)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (552.129 KB) | DOI: 10.32832/pro.v4i2.5577

Abstract

Pengadaan adalah kegiatan membeli dan menerima barang atau jasa, proses ini dimulai dari persiapan barang atau jasa apa yang ingin dibeli hingga persetujuan untuk melakukan pembayaran ke pihak ketiga. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis manajemen logistik bagian pengadaan alat kesehatan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan pendekatan sistem melalui pengumpulan data primer yang dilakukan dengan wawancara dan observasi. Hasil penelitian dari komponen input, sarana dan prasarana gudang dan distribusi masih kekurangan tempat untuk menyimpan barang, Prosedur masih menggunakan SOP lama tahun 2009 dan 2011. Komponen proses pengadaan kendala di dana, dan proses penerimaan kendala di waktu penerimaan barang. Pada komponen output, ketersediaan alat kesehatan di Rumah Sakit Islam Bogor belum terpenuhi karena terdapat kendala di bagian anggaran. Diharapkan bagian logistik dan pengadaan di Rumah Sakit Islam Bogor segera mengsahkan SOP yang baru dan memberikan pelatihan internal atau pembelajaran untuk staff mengenai pengelolaan logistik dan pengadaan.
ANALISIS PELAKSANAAN PROGRAM POS PEMBINAAN TERPADU PENYAKIT TIDAK MENULAR DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS CIBUNGBULANG TAHUN 2019-2020 Sa'adah, Silviatu; Khodijah Parinduri, Siti; Dwimawati, Eny
PROMOTOR Vol 4 No 2 (2021)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (756.531 KB) | DOI: 10.32832/pro.v4i2.5582

Abstract

Penyakit tidak menular (PTM), juga dikenal sebagai penyakit kronis, tidak ditularkan dari orang ke orang, mereka memiliki durasi yang panjang dan pada umumnya berkembang secara lambat. Puskesmas Cibungbulang adalah salah satu puskesmas di Kabupaten Bogor yang mengadakan program pos pembinaan terpadu penyakit tidak menular PTM. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan program Posbindu PTM di Puskesmas Cibungbulang Kabupaten Bogor Tahun 2019-2020. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Teknik yang digunakan dalam pengambilan sampel adalah purposive sampling. Informan pada penelitian ini adalah kepala puskesmas, pelaksana program, penanggung jawab program, kader posbindu dan peserta posbindu PTM. Instrumen yang digunakan adalah wawancara mendalam, observasi dan telaah dokumen. Hasil penelitian menunjukan bahwa sumber daya manusia sudah mencukupi, pembiayaan dari dana bantuan operassional kesehatan, anggaran pendapatan dan belanja daerah, anggaran dana desa , yayasan baitul mal dan dana sehat dari peserta, puskesmas sudah mempunyai standar operasional prosedur, sarana dan prasarana masih belum bisa mencangkup keseluruhan kegiatan posbindu PTM terutama alat-alat kesehatannya, kader sudah dilatih tetapi hanya perwakilan, alur pelayanan sudah menggunakan sistem 5 meja walaupun ada 2 posbindu yang pertama tahap yang tidak berurutan dan yang kedua terkadang tahap tersebut berjalan dan tidak, proses rujukan hanya di berikan surat rujukan untuk peserta datang ke puskesmas langsung, pencatatan dan pelaporan hasil kegiatan posbindu PTM berbentuk buku kohort. Bentuk monitoring pihak puskesmas seperti dalam lokakarya mini, lokakarya bulanan, pengawasan Dinas Kesehatan yaitu hanya dengan melihat laporan setiap bulannya. Kesimpulan penelitian ini adalah program posbindu di Puskesmas Cibungbulang Kabupaten Bogor belum dilaksanakan secara optimal. Perlu memberikan pelatihan, meningkatkan peran serta masyarakat agar cakupannya tercapai dan melengkapi sarana prasarana.
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PROSES KLAIM BPJS DI RSUD LEUWILIANG BOGOR TAHUN 2018 Dwi Astuti, Linda; Chotimah, Indira; Khodijah Parinduri, Siti
PROMOTOR Vol 4 No 3 (2021)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (775.888 KB) | DOI: 10.32832/pro.v4i3.5591

Abstract

Sejak ditetapkan sistem Jaminan Kesehatan Nasional di Indonesia sejak 2004, rumah sakit diseluruh Indonesia secara bertahap diwajibkan untuk bekerja sama dengan BPJS. Berlakunya sistem ini diharapkan meningkatkan mutu pelayanan kesehatan masyarakat. Namun dalam pelaksanaannya terdapat berbagai kendala yang menyebabkan terganggunya kinerja rumah sakit berkenaan dengan cashflow atau kendali biaya rumah sakit. Salah satu penyebabnya adalah berkas klaim yang diserahkan kepada BPJS tidak sesuai dengan ketentuan klaim sehingga klaim tidak dibayarkan dan menyebabkan kerugian bagi rumah sakit. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis gambaran faktor input, proses dan output dari keterlambatan pemprosesan klaim BPJS di RSUD Leuwiliang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan pendekatan sistem melalui wawancara mendalam dan observasi. Hasil penelitian dari komponen input terkait jumlah SDM masih kurang, beban kerja yang ganda, pelatihan SDM masih kurang, dimana SIMRS belum berjalan maksimal, tidak adanya dana insentif dan masih terdapat ruangan yang tidak memiliki SOP. proses terkait alur proses klaim sudah berjalan namun masih terdapat kendala dalam penginputan proses klaim antara lain jaringan internet eror, ketidak lengkapan berkas, double berkas, keterlambatan berkas, salah koder, hasil penunjang tidak lengkap, tulisan dokter sulit dibaca. output terdapat selisih berkas yang artinya masih ada dana rumah sakit yang belum dibayarkan dan masih ada yang ditolak oleh BPJS pada rawat jalan yang ditolak sebanyak 1.586 berkas klaim dan rawat inap yang ditolak sebanyak 1.319 berkas klaim. Diharapkan rumah sakit memberikan kesempatan pelatihan kepada seluruh pegawai untuk meningkatkan kinerja pegawai berkenaan dengan sistem BPJS untuk mengoptimalkan pemberkasan, perlunya meningkatkan dan lebih mendayagunakan fungsi SIMRS.
EVALUASI PELAKSANAAN PROGRAM UPAYA KESEHATAN JIWA DI PUSKESMAS SINDANG BARANG KOTA BOGOR PROVINSI JAWA BARAT TAHUN 2020 Prihartanti, Titik; Khodijah Parinduri, Siti; Masitha Arsyati, Asri
PROMOTOR Vol 4 No 4 (2021)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (742.737 KB) | DOI: 10.32832/pro.v4i4.5605

Abstract

Riskesdas 2018, prevalensi rumah tangga yang memiliki anggota rumah tangga yang mengalami gangguan jiwa berat seperti skizofrenia/psikosis di Jawa Barat mencapai 5% per mil. Jumlah Gangguan mental emosional secara nasional pada tahun 2013 mencapai 6,5% meningkat menjadi 9,8% pada tahun 2018, sedangkan skizofrenia pada tahun 2013 mencapai 3% meningkat menjadi 7% pada tahun 2018. Menurut data Puskesmas Sindang Barang jumlah kunjungan penderita gangguan jiwa pada tahun 2016 tercatat 184, pada tahun 2017 tercatat 204 kunjungan, pada tahun 2018 tercatat 445 kunjungan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk Mengetahui Evaluasi Pelaksanaan Program Kesehatan Jiwa di Puskesmas Sindang Barang. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif dengan desain studi kasus, instrument yang digunakan adalah wawancara mendalam, observasi dan telaah dokumen. Informan dalam penelitian ini sebanyak 12 orang. Variabel dalam penelitian ini terdiri dari variabel input,proses dan output. Hasil penelitian yang di dapat dari variabel input dalam program kesehatan jiwa untuk SDM masih belum merata dikarenakan wilayah yang cukup luas, dana bersumber dari dana BOK, sarana dan prasarana belum merata dikarenakan masih ada beberapa obat yang tidak tersedia. Dalam variabel proses masih ditemukan beberapa kendala. Dalam penyuluhan kurang tertariknya masyarakat dalam penyuluhan, sedangkan dalam sistem rujukan masih terjadinya beberapa kendala salah satunya izin dari pihak keluarga untuk melakukan rujukan. Kesimpulan penelitian ini adalah penatalaksanaan program kesehatan jiwa di puskesmas sindang barang sudah cukup baik, namum belum maksimal. meskipun angka deteksi dini sudah mencapai target maka sebaiknya pihak puskesmas lebih fokus terhadap penurunan angka jumlah kunjungan.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PELAKSANAAN USAHA KESEHATAN SEKOLAH (UKS) TINGKAT SD/MI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KARANGGAN KABUPATEN BOGOR TAHUN 2020 Utami, Putri; Chotimah, Indira; Khodijah Parinduri, Siti
PROMOTOR Vol 4 No 5 (2021)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (719.136 KB) | DOI: 10.32832/pro.v4i5.5655

Abstract

Pembinaan dan pengembangan kesehatan sekolah adalah upaya pendidikan kesehatan dan dilaksanakan secara terpadu, sadar, terencana, terarah dan bertanggung jawab untuk menanamkan, tumbuh, berkembang dan membimbing hidup, dicintai dan menerapkan prinsip-prinsip hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari, siswa yang akhirnya diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan prestasi peserta didik. Hasil survei awal yang dilakukan ke beberapa SD/MI yang ada di wilayah kerja Puskesmas Karanggan, masih banyak sekolah yang belum melaksanakan UKS dengan baik karena terdapat banyak kendala seperti lahan untuk ruang UKS, minimnya Sumber Daya Manusia (SDM), serta tidak adaanya anggaran untuk menunjang pengadaan sarana prasaran untuk memaksimalkan pelaksanaan UKS. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini adalah seluruh kepala sekolah dan guru UKS pada Sekolah Dasar (SD) / Madrasah Ibtidaiyah (MI) yang berada di wilayah kerja Puskesmas Karanggan dari 18 sekolah yang terdiri atas 40 orang, dengan cara total sampling. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan uji korelasi Chi-Square (alpha 5%). Hasil uji statistik menunjukan tidak ada hubungan antara pengetahuan dengan pelaksanaan UKS (Pvalue0,183), tidak ada hubungan antara sikap dengan pelaksanaan UKS (Pvalue 0,264), terdapat hubungan antara sarana prasarana dengan pelaksanaan UKS (Pvalue 0,026), dan ada hubungan antara SDM dengan pelaksanaan UKS (Pvalue 0,000). Berdasarkan penelitian ini diharapkan adanya peran aktif dari pihak sekolah, guru maupun seluruh masyarakat sekolah dalam melaksanakan UKS, serta perlunya kerjasama antara pihak terkait lebih ditingkatkan agar pelaksanaan UKS lebih maksimal.
ANALISIS PENYEBAB PENGEMBALIAN BERKAS KLAIM PASIEN BADAN PENYELENGGARA JAMINAN SOSIAL (BPJS) KESEHATAN PADA LAYANAN RAWAT JALAN TINGKAT LANJUT (RJTL) DI RUMAH SAKIT PARU DR. M. GOENAWAN PARTOWIDIGDO TAHUN 2019 Aminah, Siti; Khodijah Parinduri, Siti; Dwimawati, Eny
PROMOTOR Vol 4 No 5 (2021)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (688.125 KB) | DOI: 10.32832/pro.v4i5.5657

Abstract

Pada tahun 2018 dan 2019 terdapat berkas klaim pasien rawat jalan`yang dikembalikan oleh BPJS kesehatan kepada Rumah Sakit Paru Dr. M. Goenawan Partowidigdo yaitu sebanyak 892 berkas klaim pada tahun 2018 sedangkan pada tahun 2019 sebanyak 417 berkas klaim pasien yang dikembalikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab pengembalian berkas klaim pasien BPJS kesehatan rawat jalan dengan menggunakan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi dan telaah dokumen/data. Populasi penelitian ini adalah 9 orang petugas klaim pasien BPJS kesehatan dipilih secara non probability sampling melalui purposive sampling dengan sampel adalah 5 orang petugas klaim pasien BPJS kesehatan rawat jalan. Hasil penelitian menunjukkan berkas klaim pasien dikembalikan karena salah entri tarif kelas rumah sakit, satu episode dengan rawat inap, diagnosa sekudner tidak dientri, tidak adanya laporan penunjang, kunjungan berulang dan ketidaklengkapan persyaratan administrasi pasien yang disebabkan karena human error petugas, penulisan diagnosa yang tidak terbaca, rumah sakit sebagai unit pelayanan tidak bisa menolak pasien, tidak adanya aplikasi yang berfungsi untuk memisahkan berkas klaim dengan satu episode rawat inap dan adanya perbedaan antara rumah sakit dengan verifikator BPJS kesehatan terkait pengelompokkan tarif kelas rumah sakit. Saran membuat SOP penulisan diagnosa dokter, menyamakan pengelompokkan tarif kelas rumah sakit antara rumah sakit dengan verifikator BPJS.
Co-Authors ., Irmalasari Adriansyah, Riki Ainal Ikram Akbar, Putri Sholihat Aligori, Ahsin Amalia Fuuzirahmah, Dea Andi Asnifatima Andreandra Nasution Angie Nauli, Humaira Asri Masitha Arsyati Aulia Fitriani, Aulia Ayunigtyas, Dumilah Chotimah, Indira Dani Ferdian Dea Amalia Fuuzirahmah Djokosujono, Kusharisupeni Dumilah Ayuningtyas Dumilah Ayuningtyas Dwi Astuti, Linda Dwi Lestari, Denisa Dwi Permata, Elok Eny Dwimawati Ernawati Ernawati Ernawati Ernawati Fathimah, Ratih Fatimah, Ratih Fenny Raharyanti Fitri Khoiriyah Parinduri Fitria Aryani Susanti Fitriana, Bella Rizki Dwi Fitriani, Anisa Hidana, Rachma Humaira Anggie Nauli Humairah Rachmah Wati Husnul Awaliaturrohmah Ilmi, Dini Ainun Iqbalia Fisabilillah, Rahma Lianira Mutmaina, Isma Lisnawati, Nia Malihah, Mely Masitha Arsyati, Asri Misnaniarti Misnaniarti Misnaniarti Misnaniarti Muhammad Amin Arigo Saci Muniroh, Leny Nabihah, Asma Syifa Nasution, Andreanda Ni Nyoman Dwi Sutrisnawati Nisa Lestari Novita Amalia Pertiwi, Fenti Dewi Prawitra Azhari Robby Prihartanti, Titik Prihartanti, Titik Pujiyanto Pujiyanto Pujiyanto Pujiyanto Putri Utami, Putri R Novita Amalia Rahma Iqbalia Fisabilillah Rahmah Laila Ramadhani, Dinda Silviasari Ratih Fatimah Restu Widianti, Yuniar Resty Jayanti Riska Deliana Riskayanti Zaini Ritzkal, Ritzkal Sa'adah, Silviatu Sari, Wisma Sayyidatul Munawaroh Setya Permana Sutisna Sevrima Anggraini Sholihah, Nurfarida Siti Aminah Sri Puji Lestari, Elisa Susanti, Fitria Aryani Susanti, Fitria Aryani Tika Noor Prastia Wirda Syari Wisma Sari Yoga Yuniadi Yuniar Restu Widianti Zaini, Riskayanti ‘Athiyyah, St Fathimah