Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Persentase Karkas Ayam Kampung Super Umur 10 Minggu dengan Pemberian Ransum yang Mengandung Tepung Umbi Talas Viktorinus jemanse Jemanse; Ni Ketut Sri Rukmini; Luh Suariani
GEMA AGRO Vol 28 No 1 (2023)
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/ga.28.1.6381.30-33

Abstract

Super free-range chicken is currently a very promising new business opportunity due to very high consumer demand. To support the demand for super free-range chicken meat, it is necessary to develop super free-range chicken farms in order to meet the increasing demand from year to year. The purpose of this study was to determine the effect of giving rations containing taro tuber flour on the carcass percentage of super free range chickens aged 10 weeks. This study used a completely randomized design (CRD) with 5 treatments and 3 replications. Each replication consisted of 5 chickens so that the number of chickens used was 75. The treatments were R0 control rations without taro tuber flour, R1 rations containing 5% taro tuber, R2 rations containing 10% taro tuber, R3 rations containing 15% taro tuber and R4 rations containing 20% ​​taro tuber. The results showed that the ingredients of taro tuber flour in the ration had a significant effect (P<0.05) on the slaughter weight and carcass weight of super free-range chicken, but did not have a significant effect (P>0.05) on the percentage of carcass and non-carcass percentage. . Giving 10% taro tuber flour (R2) produced the highest slaughter weight and carcass weight. The keywords are: Super Kampung Chicken and Taro Tuber Flou
PKM PEMBUATAN ANEKA NUGGET DI KWT TERATAI 8 DAN 9 DUSUN SEGAH DESA ASAHDUREN PEKUTATAN JEMBRANA Ni Ketut Etty Suwitari; Ni Made Yudiastari; Luh Suariani
WICAKSANA: Jurnal Lingkungan dan Pembangunan Vol. 2 No. 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/wicaksana.2.2.2018.9-17

Abstract

Proses pengolahan yang semakin berkembang dalam bidang pangan, menghasilkan produk produk olahan yang semakin beragam yang banyak beredar dipasaran. Beberapa produk olahan yang sangat digemari oleh konsumen adalah nugget. Nugget adalah produk daging direstrukrisasi dengan adonan dan pelapis untuk mempertahankan kualitasnya. Selain terbuat dari daging maupun ikan, nugget juga dapat terbuat dari bahan non daging (nugget vegetarian) seperti sayuran. Nugget yang terbuat dari sayuran ini juga merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan minat para konsumen terutama anak anak yang tidak menyukai sayuran. Selain daripada itu pembuatan nugget adalah salah satu upaya untuk memperpanjang masa simpan daging ayam. Desa Asahduren terletak di Kecamatan Pekutatan yang berjarak 75 km dari ibukota propinsi Bali dengan jumlah penduduk 892 KK yang terdiri dari 1882 orang laki laki dan 1830 orang wanita, dengan mata pencaharian pokok adalah bertani. Salah satu dusun yang terdapat di desa Asahduren adalah Dusun Segah dimana salah satu tempeknya adalah Tri Karya Utama yang mana ibu ibunya tergabung dalam dua kelompok Wanita Tani yaitu KWT Teratai 8 dan KWT Teratai 9. Lokasi dusun terletak berbatasan langsung dengan Hutan Negara dan Perusahan Daerah (Perusda) membuat dusun jauh dari keramaian. Hal ini mengakibatkan kegiatan KWT hanya berkisar seputar dusun dan membantu suami sebagai petani. Tujuan dari kegiatan adalah meningkatkan motivasi kewirausahaan dengan memberikan pelatihan teknologi untuk membuat aneka nugget meliputi proses produksi aneka nugget, sanitasi dan higienis dan pengemasan dan pemasaran, sehingga peserta pelatihan mampu membuat produk aneka nugget dengan baik, dan selanjutnya mangemasnya menjadi produk yang menarik. Kata Kunci: Nugget, produksi,kewirausahaan
Budidaya Rumput Odot di Desa Sulangai Kecamatan Petang Kabupaten Badung-Bali I Nyoman Kaca; Luh Suariani; Ni Ketut Etty Suwitari; I Gusti Agus Maha Putra Sanjaya
Community Service Journal (CSJ) Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/csj.2.1.2019.29-33

Abstract

Penganekaragaman dalam pemberian hijauan sebagai pakan ternak ruminansia penting untuk dilakukan. Dengan adanya penganekaragaman jenis hijauan maka kebutuhan nutrisi ternak ruminansia diharapkan akan terpenuhi. Salah satu varian yang sedang dikembangkan dan diperkenalkan kepada peternak sebagai hijauan pakan ternak-ternak adalah rumput gajah odot atau yang lebih populer dengan rumput odot. Sulangai adalah sebuah desa di Kecamatan Petang, Kabupaten Badung, Bali yang mempunyai jumlah penduduk 4.649 jiwa dengan luas wilayahnya adalah 12, 59 km2. Gapoktan Simantri 171 Banjar Sandakan Desa Sulangai merupakan salah satu gapoktan yang ada di desa Sulangai. Gapoktan ini khusus tempat berkumpulnya para peternak sapi. Salah satu kendala yang dihadapi adalah sulitnya pakan pada musim kemarau, sehingga perlu dilakukan usaha penanaman (budidaya) pakan unggul, salah satunya adalah rumput odot. Kegiatan ini telah dilaksanakan dengan metode partisipatif aktif dari mitra dan pembuatan demplot. Demplot dilakukan berupa penanaman rumput odot disekitar kandang dan di pematang. Sampai dengan tahap evaluasi, petani sudah mampu memanen rumput odot sebagai pakan ternaknya. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk membudidayakan rumput odot di desa Sulangai. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode eksploratif dan partisipasi aktif masyarakat. Hasil kegiatan ini adalah kegiatan program pengabdian ini terlaksana dengan baik dengan mengikuti beberapa tahapan dalam pelaksanaannya. Kesimpulannya, kegiatan ini bisa meningkatkan kualitas SDM kelompok pendamping anggota mitra untuk mebudidayakan rumput odot sebagai usaha pemenuhan kebutuhan pakan ternaknya sehingga diharapkan tidak mengalami kesulitan lagi pada saat musim kemarau ataupun mengurangi waktu untuk menyediakan pakan ternak, karena pakan sudah tersedia disekitar kandang.