Claim Missing Document
Check
Articles

Test of Various Mole Concentrations of Bamboo Shoots on the Production of Large Chili (Capsicum annum L.) Hadi Suhardjono; Ida Retno Moeljani; Guniarti
Nusantara Science and Technology Proceedings Sains dan Teknologi Pertanian Modern
Publisher : Future Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11594/nstp.2021.1501

Abstract

The aim of this study was to determine the effect of giving MOL bamboo shoots and to find out the pattern of similarities due to the MOL concentration of bamboo shoots on the growth and yield of large chili plants. The study used a completely randomized design (CRD) consisting of 5 treatments and 3 replications consisting of K0 (0 0/00), K1 (10 0/00), K2 (20 0/00), K3 (30 0/00), K4(40 0/00). Parameters observed were plant height, number of leaves, number of productive branches, fruitsset, number of fruits and fruit weight. The data analysis technique used analysis of variance (ANOVA) and regression to determine the pattern of equations due to concentration. The results showed: 1). Giving MOL bamboo shoots has an effect on increasing the growth and productivity of chili plants, 2). The most effective MOL concentration of bamboo shoots to increase growth and production of chili plants was 39.23 0/00.
Pengaruh Vernalisasi Umbi dan Konsentrasi Paclobutrazol terhadap Pertumbuhan dan Hasil Produksi TSS Bawang Merah (Allium ascolonicum L.) Varietas Biru Lancor Hartono, Aldia Safira; Moeljani, Ida Retno; Sulistyono, Agus
RADIKULA: Jurnal Ilmu Pertanian Vol 3 No 2 (2024): RADIKULA - Desember 2024
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/radikula.v3i2.5336

Abstract

Produksi biji TSS di Indonesia menjadi masalah utama yang diakibatkan oleh kemampuan pembungaan dan pembentukan biji sangat rendah. Beberapa upaya yang dapat dilakukan guna menanggulangi masalah tersebut yakni dengan melakukan vernalisasi atau suhu dingin serta pemberian konsentrasi paclobutrazol. Tujuan penelitian mengetahui interaksi kombinasi antara vernalisasi dan konsentrasi paclobutrazol pada pertumbuhan dan hasil produksi TSS bawang merah. Penelitian ini dilakukan di Lahan Pertanian UPT Pengawasan dan Sertifikasi Benih Tanaman Padi dan Palawija, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Metodologi penelitian disusun secara faktorial dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 2 taraf perlakuan, yaitu vernalisasi (kontrol, 8oC, 10oC dan 12oC) dan konsentrasi paclobutrazol (150 ppm, 200 ppm dan 250 ppm). Kombinasi perlakuan terbaik yaitu vernalisasi 12oC dan konsentrasi paclobutrazol 150 ppm memberikan hasil tertinggi pada berat basah brangkasan per-tanaman.
Pengaruh Tinggi Bedengan dan Dolomit terhadap Pertumbuhan dan Hasil Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Hartono, Aldira Safira; Moeljani, Ida Retno; Santoso, Juli
RADIKULA: Jurnal Ilmu Pertanian Vol 3 No 2 (2024): RADIKULA - Desember 2024
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/radikula.v3i2.5350

Abstract

Bawang merah mengalami peningkatan hasil produksi yang terus menerus. Penanaman bawang merah pada musim penghujan menjadi kendala bagi petani, karena bawang merah merupakan tanaman yang rentan terkena penyakit busuk akar disebabkan oleh genangan air dan tanah yang tidak optimal untuk bawang merah. Solusi yang dapat dilakukan yaitu dengan menaikkan tinggi bedengan dan dolomit. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh hasil yang optimal dari kombinasi perlakuan tinggi bedengan dan dolomit terhadap pertumbuhan dan hasil bawang merah. Penelitian dilakukan di Lahan Pertanian UPT Pengawasan dan Sertifikasi Benih Tanaman Padi dan Palawija, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Penelitian disusun melalui Rancangan Petak Terbagi (RPT) meliputi 2 faktor, yakni tinggi bedengan (tinggi bedengan 30 cm (kontrol), tinggi bedengan 40 cm, dan tinggi bedengan 50 cm) dan dolomit (0 ton/ha, 2,25 ton/ha, 4,5 ton/ha, dan 6,75 ton/ha. Variabel pengamatan yang digunakan adalah panjang tanaman, jumlah anakan per rumpun, dan berat kering tanaman.
PENGARUH LAMA PERENDAMAN GA3 DAN BEBERAPA MACAM TSS TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) Sudjarwo, Happy Kharisma; Moeljani, Ida Retno; Pribadi, Didik Utomo
Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Indonesia Vol 23 No 2 (2021)
Publisher : BPFP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jipi.23.2.129-135

Abstract

[THE EFFECT OF IMMERSION IN GA3 AND SOME KINDS OF TSS ON THE GROWTH OF SHALLOTS (Allium ascalonicum L.)]. Shallots (Allium ascolonicum L.) are very much needed by the community and have become one of the high-value commodities in Indonesia. TSS or True Shallot Seed is an elective that can be created as a wellspring of seeds and is an answer for address the issue for quality shallot seeds. In the utilization of TSS seeds, there are still a few deterrents in low development strength. In the use of TSS seeds, there are still some obstacles in low growth strength. Dormancy can be solved by treatment with growth regulators that can encourage, inhibit or qualitatively alter plant development and advancement. One of the PGRs that is regularly utilized is Gibberellins (GA3). This review meant to get the connection between splashing time with a few TSS seeds on the development of shallots, which included germination, development simultaneously, development speed, germination life, plant length, and the quantity of leaves. This examination was led in Ketindan Town, Lawang Area, Malang Regime, East Java, from February to April 2021. This review was a factorial investigation organized dependent on a Randomized Complete Block Design (RCBD) comprising of 2 factors: the length of inundation and the kind of TSS seeds that were rehashed as much as multiple times. The main variable was the inundation time in a GA3 arrangement with a centralization of 40 ppm comprising of no dousing, 15 minutes, 30 minutes, and 45 minutes of inundation. The seed factor of shallot TSS consists of TSS Sanren, TSS Lokananta, and TSS Bauji. The outcomes showed that the mix of splashing time and TSS seed type fundamentally impacted development speed simultaneously and the quantity of leaves 7 dap.
Application of Streptomyces sp. and Trichoderma sp. for Promoting Generative Plants Growth of Cherry Tomato (Lycopersicum cerasiformae Mill.) Nawaal, Najvania; Guniarti, Guniarti; Moeljani, Ida Retno; Suryaminarsih, Penta
PLANTA TROPIKA Vol. 10 No. 2 (2022)
Publisher : Department of Agrotechnology, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/pt.v10i2.11706

Abstract

Production of cherry tomatoes in Indonesia is still low, which might be due to the inappropriate planting and maintenance processes. This research applied biological agent microorganisms Streptomyces sp. and Trichoderma sp. as Plant Growth Promoting Microorganisms (PGPM) in sustainable agricultural systems. This study aimed to determine the effect of the concentration of microorganisms Streptomyces sp. and Trichoderma sp. on the growth and production of cherry tomato plants on the polybag scale. The study was arranged with different concentrations of microorganisms Streptomyces sp. and Trichoderma sp. These concentration applied consisted of 1 : 0 ; 0 : 1 ; 2: 2 ; 3 ; 1 and without PGPM, each repeated four times. The results showed that the treatment of PGPM Streptomyces sp. and without Trichoderma sp. (1:0) resulted in the shortest flowering period (33.99 days after planting). Meanwhile, the treatment without Streptomyces sp. and Trichoderma sp. (0 : 1) produced the highest solid weight fruit (69.82 grams/plant).
Induksi Mutasi Radiasi Sinar Gamma Kobalt-60 (60Co) terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kedelai Edamame (Glycine max (L.) Merr.) Yuatno, Fatma Ursila; Moeljani, Ida Retno; Makhziah
Plumula : Berkala Ilmiah Agroteknologi Vol. 13 No. 1: Januari 2025
Publisher : Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/plumula.v13i1.219

Abstract

Ekspor kedelai edamame (Glycine max (L.) Merr.) membutuhkan suplai yang berkesinambungan dan berkualitas. Kedelai edamame varietas Lokal Jember dapat ditingkatkan kualitas hasilnya melalui pemuliaan tanaman. Pemuliaan menggunakan metode mutasi berbasis radiasi sinar gamma 60Co menghasilkan sifat-sifat baru dalam waktu lebih singkat dibandingkan metode pemuliaan konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dosis radiasi sinar gamma 60Co terhadap produktivitas tanaman kedelai edamame varietas Lokal Jember. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari-Agustus 2023 di UPT Balai Pengembangan Benih Padi dan Palawija 2, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Penelitian disusun menggunakan rancangan single plant dengan 6 dosis perlakuan yaitu 0, 100, 200, 300, 400, dan 500 Gy, dan masing-masing dosis terdiri dari 35 tanaman Parameter pengamatan meliputi persentase perkecambahan, tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah polong, dan berat 100 biji. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan Uji T. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LD20 dan LD50 adalah 143,32 Gy dan 551,881 Gy. Dosis 400 Gy berpengaruh nyata terhadap tinggi dan jumlah daun tanaman kedelai edamame.
Pengaruh Pupuk Bokashi Kotoran Sapi dan Dosis Pupuk NPK Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kacang Panjang (Vigna sinensis. L) Mulianti, Salsabila; Putri Amalia, Arizka; Djarwatiningsih; Retno Moeljani, Ida
RADIKULA: Jurnal Ilmu Pertanian Vol 3 No 1 (2024): RADIKULA - Juni 2024
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/radikula.v3i1.4724

Abstract

Produksi kacang panjang saat ini mengalami penurunan dikarenakan rendahnya kandungan nutrisi dan hara oleh tanaman yang menyebabkan produksi kacang panjang tidak maksimal. Hasil produksi tanaman kacang panjang dapat ditingkatkan melalui pemberian pupuk dengan dosis yang tepat. Pada penelitian ini dirancang menggunakan Rancangan Acak Kelompok digolongkan atas 2 faktor yaitu pupuk bokashi kotoran sapi (10 ton/ha, 12 ton/ha, dan 14 ton/ha) dan dosis pupuk NPK (100 kg/ha, 200 kg/ha dan 300 kg/ha). Hasil analisis ragam pada penelitian menunjukkan secara tunggal perlakuan pupuk bokashi kotoran sapi berpengaruh nyata terhadap panjang tanaman 14-21 HST; jumlah daun 14, 21, 28, 56 HST; panjang polong; berat polong per tanaman; berat polong per petak. Hasil analisis ragam dosis pupuk NPK menunjukkan berpengaruh nyata terhadap panjang tanaman 21-70 HST; umur muncul bunga; jumlah polong per tanaman; panjang polong; berat polong per tanaman; dan berat polong per petak. Kata Kunci: Kacang Panjang, Dosis, Bokashi Kotoran Sapi, Pupuk NPK.
Respons Tiga Varietas Tomat (Lycopersicum esculentum Mill) Akibat Pemberian Volume Air Mukarromah, Wahdaniatul; Santoso, Juli; Moeljani, Ida Retno
JURNAL AGROTROPIKA Vol. 23 No. 1 (2024): Jurnal Agrotropika Vol 23 No 1, Mei 2024
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/ja.v23i1.8198

Abstract

Drought is one of the factors in tomato (Lycopersicum esculentu Mill.) crop failure which is often found in Indonesia. Planting drought-resistant varieties is a solution to increase the productivity of tomato to meet market demand. The research was carried out in the Kumendung Hamlet Plastic House, Ngembung Village, Cerme District, Gresik Regency at an altitude of 4 meters above sea level with an average temperature of around 25º - 34º C. This research was conducted using a factorial of Completely Randomized Design (CRD). The first factor is application water volume with 3 levels, namely: C0 = water content 100% field capacity (control); C1 = water content 75% field capacity; C2 = water content 50% field capacity. The second factor is tomato varieties with 3 levels, namely: V1 = Servo Variety; V2 = Tymoti variety; V3 = Tantyna variety. The research data were analyzed using Analysis of Variance (ANOVA), then the Least Significant Difference (LSD) test was carried out at a test level of 5%. The results showed that it was no interaction between the application of water volume and the tomato varieties. Applying water 828,75 ml or 75% of field capacity and using the Tymoti tomato variety gave the best results in terms of number of leaves, number of flowers, number of fruit, and fruit weight per plant. The Tymoti tomato variety gave the shortest flowering period. Key Words: Drought, tomatoes, varieties, watering
Aplikasi Penggunaan Pupuk Organik Hayati Mikoriza dan Pupuk Kascing Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Jagung Ungu (Zea mays L.) Firmansyah, M. Rizal; Makhziah, Makhziah; Moeljani, Ida Retno
Agroland: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Vol 31 No 1 (2024): April
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrolandnasional.v31i1.1955

Abstract

Jagung ungu (Zea mays L.) merupakan salah satu tanaman pangan yang memiliki banyak sekali manfaat untuk tubuh serta memiliki nilai jual yang tinggi namun memiliki produktivitas yang rendah. Salah satu faktor penyebab rendahnya kuantitas produksi ini dapat diatasi dengan melakukan pemberian pupuk organik pada tanaman jagung ungu. Penelitian ini dilaksanakan di lahan pertanian warga, Jl. Made Utara, Kecamatan Sambikerep, Kota Surabaya, Jawa Timur pada bulan juli hingga september 2023. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial (RAKF) 3 x 3 dengan tiga ulangan. Faktor pertama adalah pupuk organik hayati mikoriza dengan dosis 5 g/tanaman, 10 g/tanaman, dan 15 g/tanaman, sedangkan faktor kedua adalah pupuk kascing dengan dosis 45 g/tanaman, 67 g/tanaman, dan 90 g/tanaman. Hasil dari penelitian yang telah dilakukan menunjukan bahwa terdapat interaksi pada parameter tinggi tanaman dan bobot tongkol dengan klobot. Secara terpisah pupuk organik hayati mikoriza dan pupuk kascing memberikan pengaruh nyata terhadap parameter waktu muncul bunga, berat kering brangkasan per tanaman, dan berat pipilan kering per 1000 butir.
Pengaruh Iradiasi Sinar Gamma Cobalt - 60 terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Mentimun (Cucumis Sativus L.) Lokal Madura: The Effect of Cobalt - 60 Gamma Iradiation on the Growth and Production of Local Madura Cucumber (Cucumis sativus L.) Vega Melania Fitra; Guniarti, Guniarti; Ida Retno Moeljani
Perbal: Jurnal Pertanian Berkelanjutan Vol. 10 No. 1 (2022): Perbal: Jurnal Pertanian Berkelanjutan
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/perbal.v10i1.1516

Abstract

Mentimun lokal madura ini memiliki keunggulan yaitu bentuk yang besar dan rasa yang gurih. Benih timun lokal Madura ini mempunyai ciri khusus dibandingkan dengan mentimun Jawa yaitu mengandung air yang cukup banyak dan biji yang sangat banyak. Petani di Indonesia banyak menanam varietas mentimun introduksi karena memiliki buah yang lebih besar dan seragam, akan tetapi benih ini tidak dapat ditanam kembali pada periode tanam berikutnya. Oleh karena itu perlu dilakukan upaya khusus untuk memperbaiki sifat genetik benih pada tanaman mentimun melalui pemuliaan tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui dan mendapatkan nilai LD50 serta menngetahui dan mendapatkan hasil pertumbuhan dari tanaman mentimun lokal Madura yang di iradiasi sinar Gamma Cobalt-60. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Burneh, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan. Waktu pelaksanaan penelitian dimulai pada bulan Mei 2021 sampai bulan Juni 2021. Terdiri dari 11 taraf dengan kode D0 tanpa iradiasi (0Gy/ kontrol), D1 (100Gy), D2 (200Gy), D3 (300Gy), D4 (400Gy), D5 (500Gy), D6 (600Gy), D7 (700Gy), D8 (800Gy), D9 (900Gy), D10 (1000Gy). Terdapat 11 petak percobaan dan menggunakan single plant yang merupakan menaman tanpa adanya ulangan di lingkungan pertanaman yang sama dengan analisis uji t taraf 5% dan 1%. Hasil penelitian menunjukan dosis iradiasi sinar gamma Cobalt-60 mendapatkan nilai Lethal Dose 20 (LD20) sebesar 306,752 Gy dan Lethal Dose 50 (LD50) sebesar 690,92 Gy. Iradiasi sinar gamma Cobalt-60 berpengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil produksi pada parameter tinggi tanaman, bobot buah dan panjang buah pada mentimun lokal Madura. This Madura local cucumber has the advantage of having a large shape and savory taste. These local Madura cucumber seeds have special characteristics compared to Javanese cucumbers, namely they contain a lot of water and a lot of seeds. Farmers in Indonesia plant a lot of introduced cucumber varieties because they have larger and uniform fruits, but these seeds cannot be planted again in the next planting period. Therefore, it is necessary to make special efforts to improve the genetic characteristics of seeds in cucumber plants through plant breeding. This study aims to determine and obtain the LD50 value and to determine and obtain the growth yield of local Madura cucumber plants irradiated by Gamma Cobalt-60 rays. This research was conducted in Burneh Village, Burneh District, Bangkalan Regency. The time of the research starts from May 2021 to June 2021. Consists of 11 levels with codes D0 without irradiation (0Gy/control), D1 (100Gy), D2 (200Gy), D3 (300Gy), D4 (400Gy), D5 ( 500Gy), D6 (600Gy), D7 (700Gy), D8 (800Gy), D9 (900Gy), D10 (1000Gy). There are 11 experimental plots and using a single plant which is a plant without replication in the same planting environment with T-test analysis at 5% and 1% levels. The results showed that the Cobalt-60 gamma ray irradiation dose obtained a Lethal Dose 20 (LD20) of 306.752 Gy and a Lethal Dose of 50 (LD50) of 690.92 Gy. Cobalt-60 gamma ray irradiation affects the growth and yield of plant height, fruit weight and fruit length parameters on Madura local cucumbers.
Co-Authors Achmad Rayhan Maulana Adam Ankeda Asza Agnes Septiya Nuraning Tia Agnes Septiya Nuraning Tias Agus Sulistyono Agus Sulistyono Aji Widyapangesthi, Dhita Aldi Perdana, Muhammad Asza, Adam Ankeda Basuki Rahmat Dewanti, Felicitas Deru Djarwatiningsih Djarwatiningsih Djarwatiningsih Djarwatiningsih Djarwatiningsih Pongki Soedjarwo Endang Wahyuni Fadilla Eka Rohcahyani Fadlillah, Ifan Firmansyah, M. Rizal Guniarti Guniarti Guniarti Guniarti Guniarti Guniarti Guniarti Guniarti Guniarti, Guniarti Hadi Munarko Hadi Suhardjono Hadi Suhardjono Harianto Hartono, Aldia Safira Hartono, Aldira Safira Hidayatullah, Muchammad Fajar Ifan Fadlillah Irfan Satria Anpama Irfan Satria Anpama Jeremia Setyo Laksono Makhziah Makziah Maulana, Achmad Rayhan Maulida Safira Maya Novita Mukarromah, Wahdaniatul Mulianti, Salsabila Najvania Nawaal Najvania Nawaal Najvania Nawaal Nawaal, Najvania Nora Augustien Nora Augustien Kusumaningrum Nova Triani Nurhiza Purnama Wulandari Penta SURYAMINARSIH Penta Suryaminarsih Pikir, Juli Santoso Pongki Soedjarwo, Djarwatiningsih Prastiko, Fega Nadya Pribadi, Didik Utomo Puji Lestari Tarigan Putri Amalia, Arizka Putri, Aulia Azzahrah Akhyak Sa'diah, Trisna Aminatus Santoso, Juli Siska Dwi Lestari Siska Dwi Lestari Sudiyarto Sudjarwo, Happy Kharisma Suryandika, Fadila Tania, Velda Vega Melania Fitra Vega Melania Fitra Velda Tania Visto Renardi Kusumawardana W. Guntoro W. Guntoro Widjajani, Bhakti Wisnu Widyaningtyas, Nanda Widyaningtyas Yoga Faristiawan Yonny Koentjoro Yuatno, Fatma Ursila Zerlinda Aqila Gitta Maharani