Claim Missing Document
Check
Articles

Redesain dan Evaluasi Kinerja Pompa Sentrifugal Equipment Y-PK0331-P1 di PT. PATRA-SK Aufillah, Muhammad Husain; Abdi, Ferly Isnomo; Utama, Firman Yasa; Riandadari, Dyah
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 9 No 02 (2024): JRM Agustus 2024
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrm.v9i02.63208

Abstract

Pompa sentrifugal adalah mesin yang digunakan untuk memindahkan cairan dengan menggunakan energi rotasi yang dihasilkan oleh impeller. Di industri perminyakan, pompa ini digunakan untuk mengalirkan minyak mentah dan produk olahan lainnya dalam berbagai tahap produksi dan pengolahan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan menganalisis pompa sentrifugal Equipment Y-PK0331-P1 yang digunakan dalam industri perminyakan PT.PATRA SK. Proses perancangan meliputi analisis kebutuhan operasional, perhitungan spesifikasi teknis seperti diameter volute, diameter impeller, jumlah sudu, dan material, serta pembuatan model 3D menggunakan perangkat lunak CAD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain yang dihasilkan memenuhi kebutuhan operasional dengan efisiensi tinggi dan kerugian tekanan minimal. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pendekatan yang digunakan berhasil dalam merancang pompa sentrifugal yang efisien dan sesuai dengan kebutuhan industri perminyakan. A centrifugal pump is a machine used to transfer fluids by using the rotational energy generated by an impeller. In the oil industry, this pump is used to transport crude oil and other refined products through various stages of production and processing. This study aims to design and analyze the centrifugal pump Equipment Y-PK0331-P1 used in the petroleum industry of PT.PATRA SK. The design process includes operational requirements analysis, technical specifications calculations such as volute diameter, impeller diameter, number of blades, and material, as well as creating a 3D model using CAD software. The results show that the design meets operational needs with high efficiency and minimal pressure losses. The conclusion of this study is that the approach used successfully designs an efficient centrifugal pump that meets the needs of the oil industry.
Analisis Pengaruh Perubahan Sudut Single-link pada Variable Geometry Suspension Terhadap Gangguan Jalan Sinusoidal Huda, Miftachul; Abdi, Ferly Isnomo; Riandadari, Dyah; Ganda, Andita Nataria Fitri; Wilujeng, Auliana Diah
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 9 No 03 (2024): JRM Desember 2024
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrm.v9i03.65787

Abstract

Sistem suspensi merupakan salah satu komponen kendaraan yang dapat menunjang keamanan pada saat berkendara. Sistem suspensi juga memiliki banyak jenis seperti sistem suspensi pasif, aktif, dan semi aktif. Namun, masih perlu dikembangkan sistem suspensi yang diharapkan mampu menunjang kenyamanan dengan konstruksi sederhana, biaya lebih terjangkau, dan performa yang lebih baik. Oleh karena itu, sistem variable geometry suspension (VGS) perlu di kembangkan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan sudut single-link 0˚ hingga 180˚ dan menggunakan variasi kecepatan 20 rpm, 40 rpm dan 60 rpm. Kemudian pengambilan data dilakukan dengan memberikan input gangguan jalan berupa gundukan jalan dan gelombang sinusoidal. Hasil penelitian ini mengacu pada kekakuan suspensi (ks) dan peredam suspensi (cs) saja, sedangkan pada peredam pada unsprung-mass (ct) dan kekakuan pada ban (kt) diabaikan. Hasil uji dari semua perubahan sudut single-link pada input gundukan jalan terlihat bahwa sudut 90˚ memiliki nilai yang paling nyaman di semua variasi kecepatan dengan nilai 0,24 (Tidak ada keluhan) dengan kecepatan 20 rpm, 0,35 (Sedikit tidak nyaman) dan 0,59 (Sedikit tidak nyaman) pada kecepatan 40 rpm dan 60 rpm. Sedangkan pada input sinusoidal pada kecepatan 20 rpm sudut 45˚ memiliki nilai yang paling kecil 0,38 (Sedikit tidak nyaman) dan pada kecepatan 40 rpm dan 60 rpm sudut 0˚ memiliki nilai yang paling kecil yaitu 0,55 (Sedikit tidak nyaman) dan 0,73 (Cukup tidak nyaman). Nilai RMS tersebut mengacu pada ISO 2631. Kata kunci: suspensi aktif, variable geometry suspension, nilai root mean square
Analisis Biaya Permesinan dalam Proses Pengeboran pada Material Baja ST 37 dengan Variasi Material Mata Bor Austin, Aqsha Parisya; Utama, Firman Yasa; Riandadari, Dyah; Abdi, Ferly Isnomo
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 9 No 03 (2024): JRM Desember 2024
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrm.v9i03.66350

Abstract

Pada masa kini penggunaan mesin perkakas sangat dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan manusia terutama dalam bidang industri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbandingan waktu dan biaya dari setiap jenis material mata bor dan mengetahui pengaruh dari kecepatan dari putaran spindel terhadap pengerjaan pengeboran.  Metode penelitian dalam penelitian ini menggunakan metode eksperimental, yang dimana mesin bor yang digunakan adalah mesin bor semi-otomatisKTK LGT-360, dengan tiga jenis material mata bor yang berbeda yaitu, mata bor HSS, Kobalt dan Karbida dengan diameter 5mm, dan diujikan pada material benda kerja jenis baja karbon lunak ST 37. Mata bor kobalt memiliki waktu dan biaya relatif rendah dibandingkan  dengan mata bor hss dan karbida untuk pengeboran material benda kerja baja ST 37 menggunakan mesin bor semi-otomatis KTK LGT-360.
Perancangan dan Uji Fungsi Mesin Peniris Minyak Bawang Goreng dengan Kapasitas 1 Kg Ramadhan, Aldhi Fahrezy; Riandadari, Dyah; Sakti, Arya Mahendra; Wulandari, Diah
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 9 No 03 (2024): JRM Desember 2024
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrm.v9i03.66393

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun mesin peniris minyak bawang goreng dengan kapasitas 1 kg, serta melakukan uji fungsi untuk mengukur kinerja mesin tersebut. Proses perancangan mesin ini melibatkan beberapa tahapan, yakni studi literatur, perhitungan, pengerjaan alat dan bahan, perakitan, pengujian, serta analisis hasil yang diperoleh. Mesin peniris minyak yang dirancang memiliki saringan dengan kapasitas 1 kg dan gaya total sebesar 45.08 N. Hasil uji fungsi menunjukkan bahwa kinerja mesin ini paling optimal pada putaran 1400 RPM, yang menghasilkan tingkat penirisan minyak yang lebih efisien. Mesin ini mampu meniriskan bawang goreng dengan hasil minyak yang terpisah secara signifikan. Setelah bawang goreng ditiriskan selama 5 detik, berat minyak yang terpisah mencapai 192 gram, dan dalam 20 detik berikutnya, tambahan minyak yang terpisah sebanyak 15 gram. Mesin ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dalam proses pengolahan bawang goreng, serta mengurangi sisa minyak yang terbuang. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan teknologi alat peniris minyak yang lebih efektif, yang dapat digunakan untuk industri pengolahan makanan dengan lebih efisien
Pengaruh Mata Pisau Dynaflow Blade 4 Dan 12 Cutter Pada Mesin Pencacah Sampah Organik Terhadap Waktu Produksi Nasrul, Nasrulloh Ibrahim; Utama, Firman Yasa; Riandadari, Dyah; Puspitasari, Dewi
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 10 No 01 (2025): JRM April 2025
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrm.v10i01.66422

Abstract

Mesin pencacah sampah organik memiliki komponen yang sangat penting, yaitu mata pisau. Mata pisauberfungsi untuk mencacah sampah organik menjadi lebih kecil, sehingga dapat dengan mudah diolah menjadi produklainya. Tipe mata pisau yang digunakan dalam penelitian ini yaitu tipe dynaflow blade yang terinspirasi dari penelitianterdahulu dengan memodifikasinya menjadi 4 dan 12 mata pisau cutter. Penelitian ini bertujuan untuk menentukanjumlah mata pisau yang memiliki waktu pencacahan dan waktu produksi paling cepat. Metode yang digunakan olehpeneliti adalah metode penelitian kuantitatif, menggunakan pendekatan eksperimental. Hasil yang didapatkan setelahmelakukan pengambilan data yaitu, jumlah mata pisau cutter 4 memiliki rata-rata waktu pencacahan selama 251 detikdengan kapasitas produksi 107,6 kg/jam, sedangkan mata pisau cutter 12 memiliki rata-rata waktu pencacahan palingcepat yaitu selama 184 detik dengan kapasitas produksi sebesar 146,7 kg/jam. Hal ini bisa terjadi dikarenakan bebanpencacahan terbagi dengan lebih banyak mata pisau, sehingga jumlah potongan dalam satu putaran lebih banyak danproses pencacahan lebih cepat serta kapasitas produksi menjadi lebih banyak. Berdasarkan hasil tersebut dapatdisimpulkan semakin banyak jumlah mata pisau, semakin singkat pula waktu produksinya.
Perancangan Spray Booth Multifungsi Sebagai Media Untuk Mengatur Jarak Semprot dan Waktu Pengeringan Cat Rahman, Muhammad rahmani willdanata; Utama, Firman Yasa; Riandadari, Dyah
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 10 No 01 (2025): JRM April 2025
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrm.v10i01.66545

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang Spray Booth multifungsi guna meningkatkan kualitas pengecatan dan efisiensi proses pengeringan benda kerja, khususnya bagi industri kecil dan menengah. Alat berukuran 600 mm × 500 mm × 500 mm, menggunakan pelat besi 1,2 mm, serta dilengkapi dengan tatakan berputar berdiameter 340 mm yang beroperasi pada kecepatan 27,6 rpm, digerakkan oleh dinamo DC 12V. Sistem pengeringan menggabungkan exhaust kipas 90 mm × 90 mm dan lampu pijar 15 watt yang mampu meningkatkan suhu hingga 53,5°C. Fitur pengaturan jarak semprot 10 cm dan 20 cm dirancang untuk memastikan distribusi cat yang merata. Metode penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) meliputi tahapan perancangan, pembuatan, dan pengujian fungsi alat dengan beberapa pengulangan uji. Hasil pengujian menunjukkan jarak semprot berpengaruh signifikan terhadap waktu pengeringan dan suhu; pada jarak 10 cm suhu rata-rata 53,5°C dengan waktu pengeringan 23,01 menit, sedangkan pada jarak 20 cm suhu rata-rata 51,6°C dengan waktu pengeringan lebih cepat, yaitu 19,47 menit. Penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan jarak semprot dapat mempercepat proses pengeringan meskipun suhu sedikit menurun, sehingga Spray Booth ini dapat meningkatkan efisiensi waktu dan kualitas pengecatan pada skala industri kecil.
PENGARUH VARIASI DIMENSI COIL TERHADAP RESISTENSI PADA PRODUK MESIN COIL PREBUILD VAPE rachmansyah, fajar; Ganda, Andita; Utama, Firman Yasa; Riandadari, Dyah
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 10 No 01 (2025): JRM April 2025
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrm.v10i01.66921

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi dimensi coil terhadap resistensi pada produk mesin coil prebuild vape. Coil merupakan komponen utama dalam perangkat vape yang berfungsi sebagai elemen pemanas untuk mengubah cairan menjadi uap. Resistensi coil mempengaruhi kinerja perangkat vape, termasuk produksi uap dan konsumsi daya baterai, yang memiliki dampak langsung pada pengalaman pengguna. Variasi dimensi coil, seperti diameter lilitan dan jenis kawat, dapat memengaruhi nilai resistensi yang dihasilkan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen dengan memvariasikan diameter coil (2 mm, 2,5 mm, dan 3 mm) serta menggunakan kawat Nichrome Ni60 berukuran 26 AWG dan 28 AWG. Pengujian dilakukan dengan mengukur resistensi coil menggunakan ohmmeter setelah coil dipasang dan dipanaskan dalam perangkat vape. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin besar diameter lilitan coil, semakin tinggi nilai resistensi yang dihasilkan. Nilai resistensi rata-rata untuk diameter 2 mm adalah 0,41 Ω, diameter 2,5 mm sebesar 0,46 Ω, dan diameter 3 mm sebesar 0,49 Ω. Penelitian ini melibatkan 30 sampel coil untuk masing-masing variasi diameter, dan analisis statistik menunjukkan bahwa perbedaan resistensi antar diameter adalah signifikan. Berdasarkan temuan ini, dapat disimpulkan bahwa dimensi coil, terutama diameter lilitan, memiliki pengaruh signifikan terhadap resistensi, di mana peningkatan diameter lilitan akan menyebabkan kenaikan nilai resistensi. Kontribusi penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang berguna bagi pengembangan perangkat vape yang lebih efisien dan berkualitas di industri manufaktur coil, serta menjadi referensi bagi penelitian lanjutan mengenai optimasi performa vaping.
Rancang Bangun Mesin Pencacah Sampah Organik Multifungsi Berkapasitas 54 kg/jam Santoso, Muchammad Rafly; Utama, Firman Yasa; Warju; Riandadari, Dyah
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 10 No 02 (2025): JRM Agustus 2025
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrm.v10i02.67450

Abstract

Permasalahan dalam penanganan sampah mendorong munculnya berbagai inovasi mesin pencacah sampah organik berskala industri dengan alokasi biaya yang cukup besar. Penelitian ini bertujuan untuk merancang mesin pencacah sampah organik multifungsi berkapasitas 54 kg/jam, yang dapat digunakan untuk mencacah sampah organik dengan menyesuaikan kapasitas rumah tangga. Metode dalam penelitian ini yaitu research and development, dimulai dari observasi, studi literatur, desain alat, hingga uji coba fungsi mesin. Mesin dirancang dengan dimensi 30 cm x 24 cm x 120 cm yang beroperasi pada kecepatan 1415,1 rpm dan membutuhkan daya sebesar 372,54 Watt serta menghasilkan torsi 2,514 Nm. Mesin ini menggunakan desain pisau dynaflow pada blender yang dapat dilepas pasang dengan variasi 4, 8, hingga 12 mata pisau. Pengujian mesin menggunakan sampah sayur atau buah yang dicampur air dengan perbandingan massa 1:1 (2,7 kg sampah dan 2,7 liter air) dengan waktu pencacahan 3 menit. Hasil pencacahan terbagi menjadi dua bentuk, yakni hasil pencacahan yang melewati saringan dengan diameter ≤ 5 mm dengan tekstur lebih cair dan hasil pencacahan > 5 mm yang bertekstur lebih padat. Hasil pencacahan pada mesin pencacah sampah organik ini dapat digunakan sebagai pakan ternak maupun diolah menjadi pupuk cair.
Pengembangan Desain Kandang Burung Puyuh Otomatis Berbasis IoT Menggunakan Metode Quality Function Deployment (QFD) Di Grosir Bibit Puyuh Pare Ilham, Muhammad Nur; Riandadari, Dyah; Sakti, Arya Mahendra; Widoretno, Yustin Setiya
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 10 No 01 (2025): JRM April 2025
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrm.v10i01.69094

Abstract

Desain kandang burung puyuh konvensional belum mendukung efisiensi kerja peternak dalam pemberian pakan, minum dan pembersihan kotoran, terutama saat peternak sibuk melakukan pengiriman pesanan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan desain kandang puyuh otomatis berbasis IoT dengan metode QFD. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Metode penelitian yang digunakan yaitu QFD dan menggunakan tahapan Ulrich dan Eppinger dengan 4 tahapan fase, dimulai dari fase perencanaan sampai fase perancangan rinci. Di tahap awal terdapat identifikasi masalah yang menghasilkan kebutuhan awal peternak, penyebaran kuesioner kepada 30 orang peternak burung puyuh untuk mendapatkan spesifikasi teknis produk, uji validitas dan uji reliabilitas hasil kuesioner menggunakan SPSS, pembuatan QFD dan HoQ, kemudian untuk tahapan desain kandang puyuh otomatis menggunakan Software Autodesk Inventor. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa hasil dari QFD, diperoleh 4 respon teknis utama berdasarkan urutan prioritas HoQ yaitu, harga kandang burung puyuh otomatis berbasis IoT berkisar diantara 6 jt - ≤ 10 jt dengan bobot nilai 10%, pemilihan material kerangka penopang yaitu besi galvalum dengan bobot nilai 9,4%, pemilihan material kandang yaitu kawat galvanis dengan bobot nilai 8,6%, fitur otomatis yaitu pemberian pakan, minum, dan pembersih kotoran dengan bobot nilai 8,5%. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan desain kandang burung puyuh otomatis berbasis IoT dapat meningkatkan efisiensi operasional dan memenuhi kebutuhan peternak.
Rancang Bangun Alat Pemberi Pakan Hewan Peliharaan Secara Otomatis Berbasis Mikrontroler ESP32 Al Faruq, Umar; Abdi, Ferly Isnomo; Utama, Firman Yasa; Riandadari, Dyah; Najimuddin, Ahmad
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 10 No 02 (2025): JRM Agustus 2025
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrm.v10i02.69455

Abstract

Memelihara hewan peliharaan seperti kucing atau anjing memerlukan waktu dan perhatianyang tidak sedikit. Bagi mereka yang memiliki aktivitas padat, hal ini bisa menjadi tantangan. Untukitu, alat pemberi pakan otomatis berbasis smartphone-based control dirancang guna membantupemilik hewan dalam memberi makan secara praktis. Penelitian ini menggunakan metode Researchand Development (R&D) untuk membuat prototipe pet feeder berbasis mikrokontroler ESP32 sebagai kontrol utama. Alat ini dilengkapi baterai cadangan, motor servo sebagai penggerak, sertamenggunakan 3D printing untuk bodi dan rangkanya. Dimensinya adalah 20 cm × 20 cm × 22,5 cmdengan kapasitas tampung pakan kering hingga 3,3 kg. Tiga variasi kecepatan motor diuji 4 rpm, 7rpm, dan 10 rpm masing-masing dengan durasi kerja 1 menit. Hasilnya menunjukkan bahwasemakin lambat kecepatannya, semakin banyak pakan yang dikeluarkan: 50 gram (4 rpm), 41,3 gram(7 rpm), dan 33,3 gram (10 rpm). Dengan demikian, isi pakan dapat mencukupi kebutuhan selama 20–30 hari. Untuk kemudahan penggunaan, kecepatan ini diklasifikasikan menjadi tiga tingkatan:low, medium, dan high, disesuaikan dengan usia dan kebutuhan makan hewan peliharaan. Prototipeini diharapkan dapat membantu pemilik hewan dalam memberi makan secara efisien dan terjadwal,terutama saat mereka sedang sibuk.
Co-Authors Adham Rifai, Hasif ADHI GUNA, IBRAHIM ADI PERMANA PUTRA, IVAN Afghan, Fayyadh Buddy Al Afifah, Hidayanti Nuzulatul Aji Nugroho AKBAR ZAKARIA PURBA, FAJAR Al Fahrurrozi, Mochammad Arya Aldio, Bintang Tri ANAS GHOZALI, MUHAMMAD Argi Eka Pramudita Arya Mahendra Sakti Aufillah, Muhammad Husain Auliana Diah Wilujeng Austin, Aqsha Parisya BAGAS ALIFFIANUDIN, MOHAMMAD Bin Laday, La Dedy Augustino BREGAS SAPUTRO, PRIYARGO C. I. Sutrisno Chatarina Umbul Wahyuni Chinsa, Iqbal Rifky CHOIRUN NIDZOMI, FAJAR DADANG FIRMANSYAH, MOCHAMMAD Dewi Puspitasari Diah Wulandari DWI CAHYA, WASHINGTON EKO SAPUTRA, BIMO Fahmi, Mochamad Amrizal Farizi, Aziizun Faiq Al Fatahillah, Idham Rizki Yusma Ferditama, Dani Ferly Isnomo Abdi FIRMAN HAKIKI, MUHAMMAD Firman Yasa Utama Firza, Firza ichmamudin sarfani FRITZ WOGE SE, YULIANUS Fuad Windra Khoirul Anam, Mohammad Ganda, Andita Ganda, Andita Nataria Fitri Hamdani, Riza Arif HANDIWI, RIA Hanun, Siti Afifah Latifah Hermawan, Dedy Andy Hidayaturrahman, Hidayaturrahman IKHBARUL HAQ, MUHAMMAD ILHAM AL AFGANI, MUHAMMAD Ilham, Muhammad Nur ILHAMDAN PRIMA, DHOVAN IRWA AYU NINGTYAS, TIAR IVANG REYNALDI, WIDHY Juwono Ardiansah KETUT PITRA PUJA MAHAYANA, I Khumaidillah, Moh. Rifqi Kurniawan, Prasetyo Tri Laksono, Alif Rahman LUKMANASARI, DITAHESTIMEY Marwinsyah, Rizky MUSONIF, ACHMAD najimuddin, ahmad Nanang Fatkuroji Nasrul, Nasrulloh Ibrahim Nosuvian, Joko Laksono NUR NINGSIH, RANIYA Nur Rohman, Muhammad Pamungkas, Salihin Ardian Prasetyo, Rafly Budi Qurrotul Aini rachmansyah, fajar Rahman, Muhammad rahmani willdanata Ramadhan, Aldhi Fahrezy Ramadhan, Maulana Trisnanda Rizky Ramadhani, Muhammad Rizqullah, Ahmad Fakih Muhaimin Ronaldo Dwi Tyastando Santoso, Muchammad Rafly SATRIA PAMUNGKAS, RAGIL SYFA URROHMAH, DESY Trimariyono, Dimas Ulfiyah, Laily Umar Al Faruq WAHYU UTOMO, PANGGIH WAHYUDIN, YUSY WARJU WARJU Widoretno, Yustin Setiya Wulandari, Cyndhi Kartika YEFTA, ANUGRAH Yolarinda, Dhiko