Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Pengaruh Murrotal Al-Qur’an terhadap Nyeri dan Status Hemodinamika pada Pasien Penyakit Jantung Koroner Ratna Yunita Sari; Riska Rohmawati; Imamatul Faizah; Siti Nur Hasina; Rahmadaniar Aditya Putri
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 2 (2023): Jurnal Keperawatan: Juni 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.303 KB) | DOI: 10.32583/keperawatan.v15i2.937

Abstract

Nyeri dan ketidastabilan hemodinamik merupakan masalah yang sering muncul. Nyeri dan ketidaksatabilan hemodinamika yang dialami pasien merupakan tanda adanya disfungsi jantung akibatnya curah jantung menurun jika tidak segera ditangani maka berakibat terjadinya kematian sel dan organ. Pengontrolan nyeri dan status hemodinamikapasien kritis di ICU, maka perlu penangan secara farmakologis dan non farmakologis. Tujuan penelitian ini menganalisis pengaruh terapi murrotal al-qur’an terhadap nyeri dan status hemodinamika pada pasien penyakit jantung coroner. Desain penelitian menggunakan pre-eksperiment dengan pendekatan one group pretest-posttest. Pengambilan sampel menggunakan Teknik random sampling dengan jumlah 32 responden penyakit jantung koroner. Kuesioner yang digunakan dalam penelitian ialah numeric rating scale dan lembar observasi status hemodinamik. Data di uji menggunakan uji statistic Paired Sample t-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terapi murrotal al-quran berpengaruh terhadap nyeri dan status hemodinak pasien penyakit jantung koroner dengan ρ-Value sebesar 0,000. Terapi murrotal al-quran bisa dijadikan salah satu intervensi mandiri perawat dalam menangani nyeri dan menstabilkan status hemodinamik secara non farmakologis.
PELATIHAN KADER KESEHATAN TENTANG SENAM KAKI DIABETIK DALAM UPAYA PENINGKATAN KUALITAS HIDUP PENDERITA DM Riska Rohmawati; Ratna Yunita Sari; Imamatul Faizah; Siti Nur Hasina
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komplikasi yang dialami pasien (Diabetes Melitus) DM akan mempengaruhi kualitas hidup pasien. Upaya yang dapat dilakukan untuk menjaga kualitas hidup salah satunya dengan mencegah komplikasi DM, yaitu dengan menjaga peredaran darah perifer lancar dengan senam kaki diabetik. Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader kesehatan dalam mengajarkan senam kaki daibetik untuk meningkatkan kualitas hidup penderita diabetes mellitus. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah dengan memberikan penyuluhan Kesehatan dan memberikan pelatihan senam kaki diabetik. Kegiatan ini dilaksanakan selama satu bulan dan diikuti oleh 15 kader kesehatan. Sebelum diberikan pelatihan, dilakukan pre test dan post test mengenai senam kaki diabetik. Didapatkan sebagian besar 67% kader memiliki tingkat pengetahuan yang baik setelah dilakukan pelatihan. Senam kaki diabetic yang dilakukan secara teratur dapat menjaga kualitas hidup penderita DM melalui menjaga kelancaran peredaran pembuluh darah perifer.
Upaya peningkatan konsumsi minuman sehat melalui program konservasi tanaman herbal Nety Mawarda Hatmanti; Siti Nurjanah; Ratna Yunita Sari; Umdatus Soleha; Chilyatiz Zahro
BEMAS: Jurnal Bermasyarakat Vol 4 No 1 (2023): BEMAS: Jurnal Bermasyarakat
Publisher : LPPMPK-Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/bemas.v4i1.548

Abstract

Perubahan ke arah modern meninggalkan budaya lama mulai terjadi di masa saat ini terutama pada usia remaja. Hal-hal yang berbau tradisional oleh remaja mulai ditinggalkan dan dianggap sebagai sesuatu yang ketinggalan zaman oleh anak muda jaman sekarang. Padahal banyak hal-hal tradisional yang bisa dimanfaatkan oleh remaja saat ini sebagai salah satu upaya menjaga kesehatan agar terhindar dari sakit. Tujuan dari kegiatan ini adalah membentuk komunitas dari ibu PKK yang sudah berumah tangga untuk bisa melakukan penanaman, pengolahan dan pengemasan minuman herbal (jamu) serta membudidayakan mengkonsumsi jamu. Metode dalam kegiatan ini adalah dengan melakukan demonstrasi dan Pendidikan kesehatan kepada kader PKK di desa Keleyan, Socah, Bangkalan, Madura. Kegiatan demonstrasi dan pendidikan kesehatan meliputi manfaat konsumsi jamu, penanaman, perawatan tanaman, pengolahan serta pengemasan. Hasil dari kegiatan ini adalah sebanyak 95% kader PKK mengikuti acara dari awal kegiatan hingga proses akhir pengemasan. Kegiatan ini juga menghasilkan 4(empat) varian jamu dalam bentuk serbuk yaitu jahe merah, kunyit, kencur dan temulawak. Kegiatan ini juga menambah kegiatan ibu PKK disana sebagai salah satu kegiatan rutin yang akan dilaksanakan di pertemuan PKK selanjutnya. Harapannya kader PKK yang telah diberikan edukasi dan demonstrasi bisa memberikan ilmu dan keterampilan yang sudah diperoleh kepada kader PKK lain di luar wilayah Socah. Selanjutnya dari serbuk jamu yang dihasilkan juga menambah penghasilan atau kas PKK di wilayah tersebut.
PUZZLE MODALITY THERAPY TO REDUCE DEMENTIA IN THE ELDERLY Nety Mawarda Hatmanti; Ratna Yunita Sari; Yurike Septianingrum; Difran Nobel Bistara; Choirotussanijjah
Community Service Journal of Indonesia Vol 5 No 1 (2023): Community Service Journal of Indonesia
Publisher : Institute for Research and Community Service, Health Polytechnic of Kerta Cendekia, Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36720/csji.v5i1.426

Abstract

The condition of the COVID-19 pandemic has changed all arrangements in society, including activities at the Posyandu Lansia. Posyandu Lansia which is held once a week is no longer held considering that the elderly are one of the vulnerable groups. Currently the condition is starting to improve, so it is necessary to do refresher for both cadres and members of the Posyandu Lansia. The purpose of this activity is to increase the knowledge and skills of Posyandu Lansia cadres in providing modality therapy, especially puzzle therapy to reduce the incidence of dementia. The method used in this community service activity is participatory educational approach that is providing health education and demonstrations about puzzle therapy. Furthermore, the Posyandu Lansia cadres apply to the Posyandu Lansia in their area. This activity was carried out for two months and was attended by ten elderly health cadres. Knowledge and skills of cadres in conducting health education about modality therapy was observed by questionnaire. As for the application of puzzle therapy, it was observed using the MMSE (Mini Mental State Examination) questionnaire. The results of community service show that the knowledge and skills of elderly health cadres in implement good health education. The results of puzzle therapy showed that there was a decrease in dementia scores.
TRAINING FOR HEALTH CADRES IN CONTROLLING RISK FACTORS FOR NON-COMMUNICABLE DISEASES AS AN EFFORT TO REALIZE A HEALTHY PRODUCTIVE AGE Ratna Yunita Sari; Riska Rohmawati; Imamatul Faizah; Siti Nur Hasina; Rahmadaniar Aditya Putri
Community Service Journal of Indonesia Vol 5 No 1 (2023): Community Service Journal of Indonesia
Publisher : Institute for Research and Community Service, Health Polytechnic of Kerta Cendekia, Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36720/csji.v5i1.468

Abstract

The significant increase in the incidence of Non-Communicable Diseases and progressive diseases makes the burden increase for the community and the government, as a result, the handling of the disease takes a long time, and the cost of treatment is large, causing individuals to become unproductive or less productive and the highest cause of death. Non-communicable diseases can be prevented by controlling risk factors. This service activity has the aim of increasing the knowledge and skills of health cadres in controlling non-communicable disease risk factors in an effort to realize a healthy productive age. Community service activities are carried out in the area of RW 05, Wonokromo Village, Surabaya City. The method of carrying out activities uses a participatory approach by way of lectures, discussions, brainstorming, and direct demonstrations to increase the knowledge of cadres in non-pharmacological therapy in the prevention of PTM. This activity was held in June-July 2022 and was attended by 15 cadres. The results of the evaluation of the training activities obtained an increase in knowledge and skills as indicated by the pretest results of 60% increasing to 80% posttest results and an increase in good cracks where cadres can check blood pressure, temperature measurement, height measurement, weight measurement, abdominal circumference, check blood sugar, uric acid, and check cholesterol independently and in accordance with standard operating procedures and most of the cadres are able to provide counseling to residents, so that it is hoped that this will reduce the incidence of non-communicable diseases and maintain the health status of residents in their target areas.
KESTABILAN KADAR GULA DARAH DENGAN MENJAGA KEPATUHAN DIET MELALUI MINDFULNESS EATING BASED ON SPIRITUAL INTERVENTION Riska Rohmawati; Ratna Yunita Sari; Imamatul Faizah; Siti Nur Hasina; Rahmadaniar Aditya Putri
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2023): Volume 4 Nomor 3 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i3.17648

Abstract

Diet menjadi salah satu komponen dalam self-management DM untuk mencapai glukosa darah yang terkontrol, namun diketahui beberapa hambatan dalam pelaksanaan program diet seperti persepsi makanan sehat dan porsi makan yang tepat. Pengabdian Masyarakat ini diharapkan penderita DM dapat menjaga kepatuhan diet melalui mindfulness eating based on spiritual intervention. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah dengan memberikan penyuluhan Kesehatan dan memberikan penyuluhan mindfulness eating based on spiritual intervention, beserta pelatihan mindfulness eating based on spiritual intervention. Kegiatan ini dilaksanakan selama satu bulan dan diikuti oleh 25 penderita DM. Sebelum diberikan pelatihan, dilakukan pre test dan post test mengenai kepatuhan diet. Didapatkan sebagian besar (67%) pnderita DM memilik tingkat keptuhan diet kurang. Sedangkan setelah diberikan pelatihan mindfulness eating based on spiritual intervention hamper seluruhnya (85.6%) penderita DM memiliki tingkat kepatuhan baik. Mindfulness eating based on spiritual intervention efektif dalam menjaga keatuhan diet penderita DM.
PELATIHAN SPIRITUAL DIABETES SELF-MANAGEMENT BAGI KADER KESEHATAN SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PERAWATAN DIRI PENDERITA DM Ratna Yunita Sari; Yurike Septianingrum; Imamatul Faizah; Riska Rohmawati; Siti Nur Hasina; Danny Irawan
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i4.18702

Abstract

Diabetes Mellitus menyebabkan banyak komplikasi baik akut maupun kronis yang dapat menurunkan kualitas hidup penderitanya. Komplikasi terjadi diakibatkan oleh keyakinan mampu merawat diri yang rendah, perilaku perawatan diri yang buruk menyebabkan kadar gula darah tidak terkontrol. Hal ini, jika tidak diobati dan melaksanakan manajemen diri yang tepat, dampak terburuknya timbulnya komplikasi dapat menyebabkan kematian. Kegiatan pengabdian ini memiliki tujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan kader Kesehatan tentang spiritual diabetes self-management untuk peningkatan perawatan diri penderita DM. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan di lingkup wilayah RW 02 Kelurahan Kebonsari Kota Surabaya. Metode pelaksanaan kegiatan pelatiahan mengggunakan pendekatan partisipatif dengan cara ceramah, diskusi, curah pendapat serta demonstrasi langsung untuk meningkatkan pengetahuan kader dalam mengenai spiritual diabetes self-management untuk peningkatan perawatan diri penderita dm. kegiatan ini dilaksanakan pada bulan Mei-Juli 2023 dan diikuti oleh 16 kader. Hasil evaluasi kegiatan pelatihan didapatkan adanya peningkatan pengetahuan dan ketrampilan yang ditunjukkan dengan hasil pretest 50% meningkat menjadi 85% hasil posttest disertai dengan meningkatnya ketrampilan yang baik dimana kader dapat melakukan spiritual diabetes self-management dan sebagian besar kader mampu memberikan penyuluhan terhadap warga, sehingga diharapakan menjadi support system bagi warganya dalam menjaga status kesehatan di daerah binaanya.
STROKE SELF-MANAGEMENT PROGRAM SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KUALITAS HIDUP MASYARAKAT Imamatul Faizah; Yanis Kartini; Ratna Yunita Sari; Riska Rohmawati; Nurlisa Naila Aulia
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2023): Volume 4 Nomor 3 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i3.17707

Abstract

Pengelolaan manajemen diri pasien post stroke sangat dibutuhkan untuk meningkatkan keyakinan, motivasi dan kemampuan pasien dalam melakukan diet, pengobatan dan rehabilitasi berdasarkan pengaturan pola hidup yang sehat. Pengabdian Masyarakat ini diharapkan kualitas hidup pada masyarakat dapat meningkat melalui stroke self-management program. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah dengan memberikan penyuluhan kesehatan dan memberikan penyuluhan stroke self-management program, beserta pelatihan stroke self-management program. Kegiatan ini dilaksanakan selama satu bulan dan diikuti oleh 38 penderita hipertensi sebagai faktor resiko stroke. rata-rata kualitas hidup sebelum diberikan stroke self-management program 22.60 dan setelah diberikan stroke self-management program 24.40. Terdapat peningkatan rata-rata 1.80. Stroke self-management program efektif dalam menjaga kualitas hidup masyarakat.
Community Health Promotion Program (PKMRS) Self Care Management Of Diabetes Mellitus At Rsi Jemursari Surabaya Siti Robi’atus Sholiha; Yoga Ayom Pangestu; Abdul Manan; Ratna Yunita Sari; Himyatul Khoiroh
Jurnal EduHealth Vol. 14 No. 03 (2023): Jurnal EduHealt, Edition September 2023
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54209/jurnaleduhealth.v14i3.2466

Abstract

Diabetes mellitus (DM) is a chronic multisystem disease related to abnormal insulin production, impaired insulin utilization, or both. Prevention measures that can be taken to avoid DM include self-care management. This health promotion activity aims to educate the community, especially families affected by DM, about self-care management, with a total of 30 respondents. The health promotion method utilizes Power Point presentations (PPT) and leaflets, with pre-tests and post-tests conducted to assess the respondents' level of understanding. The research results show a significant difference in the respondents' knowledge of self care management before and after receiving education. The conclusion of this study is that providing health promotion to the community has a positive impact on the respondents' knowledge and quality of life, as well as on other members of the community.
Pengaruh Aromaterapi Lavender terhadap Kadar Gula Darah pada Lansia Diabetes Mellitus Tipe-2 Ratna Yunita Sari; Alvianita Suherman; Ima Nadatien; Nurul Kamariyah; Siti Nur Hasina
Jurnal Keperawatan Vol 16 No 1 (2024): Jurnal Keperawatan: Maret 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/keperawatan.v16i1.1488

Abstract

Lansia yang menderita Diabetes Mellitus Tipe-2 hampir seluruhnya tidak dapat mengontrol kadar gula darah, diakibatkan oleh ketidakpatuhan dalam manajemen terapi DM. Kadar gula darah yang tidak terkontrol akan menyebabkan timbulnya komplikasi hingga kematian.  Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh aromaterapi lavender terhadap kadar gula darah pada lansia diabetes mellitus tipe-2 di Puskesmas Peneleh Surabaya. Desain penelitian menggunakan Pra Experimental dengan pendekatan One group pre-post test design. Populasi lansia dengan Diabetes Mellitus Tipe-2 sebesar 40 orang dengan besar sampel sebesar 36 responden dengan pengambilan simple random sampling. Variabel independen yaitu aromaterapi lavender dan variabel dependen yaitu kadar gula darah. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi, dan di analisis menggunakan uji Paired T-Test , α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar gula darah sebelum diberikan intervensi aromaterapi lavender hampir seluruhnya berada pada kategori tinggi (diatas 400mg/dL), setelah dilakukan intervensi selama 1 minggu dari hari ke-1 hingga hari ke-7 terjadi penurunan kadar gula darah dengan rata-rata (128mg/dL). Berdasarkan uji Paired T-Test p = 0,000. Aromaterapi lavender berpengaruh terhadap kadar gula darah pada lansia Diabetes Mellitus Tipe-2. Aromaterapi bisa menjadi salah satu program edukasi yang diberikan puskemas ke masyarakat untuk menjaga kestabilan kadar gula sehingga status kesehatan pasien dm tetap terjaga. Lansia dapat menerapkan cara non farmakologi yang telah diajarkan selain itu juga dapat dilakukan terapi menghirup aromaterapi lainnya seperti aromaterapi jasmine, aromaterapi jeruk dan masih banyak lagi.