Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Shanan

PERAN ORANGTUA DAN PENDETA DALAM MENINGKATKAN PERILAKU MENOLONG PADA REMAJA GEREJA ALKITAB ANUGERAH BEKASI Heliyanti Kalintabu; Desi Sianipar
Jurnal Shanan Vol. 1 No. 2 (2017): Oktober
Publisher : UKI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (385.277 KB) | DOI: 10.33541/shanan.v1i2.1483

Abstract

Pada masa kini perilaku sosial, khususnya perilaku menolong pada remaja terasa sangatkurang. Banyak remaja bersikap masa bodoh dan tidak mau menolong orang yang sedangmembutuhkan. Karena itulah sikap egois pada banyak remaja telah menjerumuskan mereka padapraktik-praktik yang tidak baik, seperti: tawuran, miras, narkoba, dan lain-lain. Untuk itulah, peranorangtua dan pendeta untuk membimbing dan mengarahkan remaja menyangkut perilaku sosialsangatlah penting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana peran orangtua danpendeta dalam meningkatkan perilaku menolong pada remaja Gereja Alkitab Anugerah Bekasi danmengusulkan rencana pelaksanaan pembelajaran mengenai perilaku menolong yang dapatdijalankan dengan teratur.Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif, yaitupenelitian yang bermaksud untuk memahami fenomena yang dialami oleh subjek penelitian,misalnya: perilaku, persepsi, motivasi, tindakan dan lain-lain secara holistik. Metode pengumpulandata yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode wawancara dan observasi.Hasil dari penelitian ini adalah orangtua dan pendeta memiliki peran yang sama dalam halmembimbing, mengarahkan, memberikan pengetahuan dan memberikan motivasi kepada remajaagar mereka memiliki perilaku sosial, khususnya menyangkut perilaku menolong. Sementara itu,penelitian ini juga menghasilkan sejumlah saran untuk dipertimbangkan oleh penulis dan pihak laindalam studi lanjutan mengenai topik ini. Beberapa saran yang diberikan antara lain: Program StudiMPAK dapat memberikan pelatihan kepada para mahasiswa agar mampu mendesain programprogrampembelajaran menyangkut perilaku sosial remaja, khususnya perilaku menolong, baik digereja maupun di sekolah; Orangtua lebih memperhatikan dan mengawasi perilaku remaja,memberikan waktu untuk berkomunikasi dengan anaknya, dan memberikan teladan dalam halberperilaku menolong; Pendeta hanya membimbing dan bekerja sama dengan pengurus gerejalainnya dalam membuat rencana pelaksanaan pembelajaran mengenai perilaku menolong sehinggadapat dipahami dengan baik oleh remaja.Kata Kunci: perilaku menolong, peran orangtua, peran pendeta, remaja.
KAJIAN TEOLOGIS TENTANG PEREMPUAN DAN PERANANNYA DALAM PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN GEREJA Heliyanti Kalintabu
Jurnal Shanan Vol. 4 No. 1 (2020): Maret
Publisher : UKI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.946 KB) | DOI: 10.33541/shanan.v4i1.1768

Abstract

Abstrak Peran perempuan pada masa kini bukanlah sesuatu yang tabu untuk diperbincangkan. Tulisan ini memuat kajian tentang perempuan, feminisme, kesamaanesensial laki-laki dan perempuan, pandangan teologis tentang perempuan, dan peranannya dalam pendidikan agama Kristen. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Yang bermaksud memahami suatu fenomena yang dialami oleh subjek penelitian misalnya perilaku, persepsi, motivasi, tindakan, dan lainlain, secara holistik di dalam gereja. Cara deskripsi dalam bentuk kata-kata dan bahasa, pada suatu konteks khusus yang alamiah dan dengan memanfaatkan berbagai metode alamiah. Hasil dari penelitian ini adalah perempuan yang memiliki latar belakang Pendidikan Agama Kristen dapat berperan di dalam gereja sebagai pendeta Pendidikan Agama Kristen, pengajar, diaken, anggota di dalam badan atau komisi Pendidikan Agama Kristen, dan guru Sekolah Minggu. Ilmu pengetahuan tentang Pendidikan Agama Kristen yang dimiliki oleh kaum perempuan adalah anugerah Allah, yang sudahseharusnya untuk dikembangkan dan dipraktikkan di dalam gereja.Kata Kunci: Perempuan, Pendidikan Agama Kristen Gereja
Pendidikan Agama Kristen Gereja dalam Menghadapi Kondisi Psikologi Jemaat Akibat Pandemi Covid-19 Royke Lantupa Kumowal; Heliyanti Kalintabu
Jurnal Shanan Vol. 5 No. 1 (2021): Maret
Publisher : UKI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (510.997 KB) | DOI: 10.33541/shanan.v5i1.2581

Abstract

In this article, the author doing a study about the role of christian education in the church in dealing with the psychological conditions of the congregation due to the Covid-19 pandemic. The background for writing this article departs from the information data of printed media, online media which suggests psychological conditions such as stress, excessive pressure and anxiety that arise due to the Covid-19 pandemic outbreak in humans. This article examines the Christian faith in Christian education in the church forum, which plays an important role in dealing with the psychological conditions experienced by the congregation. This article analyzes Christian faith in Christian education in the church forum, analyzes the psychological conditions caused by Covid-19. The purpose of this paper is to provide an understanding of Christian faith which is useful for strengthening the human soul when the person experiences pressure, stress, anxiety, and so on. The method that I use in this article is a qualitative research method. The analytical process used by the author is by analyzing the Bible as the main source and various actual and reliable sources of literature related to the title in this article in order to produce an accountable study.