Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : J-CEKI

Belajar Sejarah: Memahami Masa Lalu Dalam Perspektif Peristiwa, Kisah, Ilmu dan Seni Bustan Bustan
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 4: Juni 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i4.3749

Abstract

Berbicara tentang penting atau tidaknya belajar sejarah tentunya akan lebih jelas jika memahami kegunaan sejarah itu sendiri. orang tidak akan belajar sejarah jika tidak ada gunanya. Kenyataan bahwa sejarah terus ditulis orang, semua peradaban dan sepanjang waktu, sebenarnya cukup menjadi bukti bahwa sejarah itu perlu. Penulisan ini menggunakan metode sejarah dengan empat tahapan yakni heuristik, kritik, interpretasi, dan historiografi. Ilmu sejarah ibarat penglihatan tiga dimensi; pertama penglihatan ke masa silam, kemudian ke masa sekarang dan akhirnya ke masa depan atau dengan kata lain, dalam menyelidiki masa silam itu, kita tidak dapat melepaskan diri dari kenyataan-kenyataan masa sekarang yang sedang kita alami bersama, dan sedikit banyak juga tidak dapat kita melepaskan dari persfektif masa depan. Oleh karena itu sejarah masa lampau harus kita pelajari dengan berpijak pada kenyataan-kenyataan perkembangan situasi sekarang dengan menancapkan perkiraan-perkiraan serta harapan-harapan yang berperspektif dari masa yang akan datang.
Urgensi Peran Guru Dalam Mengelola Pembelajaran Yang Menyenangkan Bustan Bustan; Arismunandar Arismunandar; Ismail Tolla
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 1: Desember 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i1.6383

Abstract

Peran guru tidak hanya terbatas pada mencerdaskan peserta didik dengan mengajarkan ilmu pengetahuan dalam kelas. Akan tetapi guru berperan dalam membantu mengembangkan bakat, minat, dan kemampuan peserta didik ke tingkat tertinggi yang dapat mereka capai agar mereka menjadi orang yang mampu menguasai pengetahuan dan mengembangkannya. Seorang guru harus mempunyai wawasan yang luas, tegas, kuat, dan berperikemanusiaan yang baik. Guru sebagai agen pembelajaran berperan sebagai fasilitator, motivator dan pemacu peserta didik dalam proses pembelajaran. Guru perlu menciptakan lingkungan belajar yang nyaman, terlindungi, tenang dan menyenangkan yang dapat menumbuhkan energi, semangat, dan keinginan belajar pada peserta didik. Guru harus mampu membina dirinya, yaitu keterampilan guru sebagai seorang spesialis. Guru diharapkan dapat memberikan dan menjaga marwah tentang pentingnya guru bagi peserta didiknya. Guru perlu berkomunikasi dengan efektif pada peserta didik guna mendukung tercapaianya pembelajaran yang menyenangkan.