Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Makrosistem dan Peran Ibu dalam Pencegahan Stunting di Daerah Pedesaan Kabupaten Jember Berdasarkan Teori Maternal Role Attainment Ayesie Natasa Zulka; Yeni Suryaningsih
The Indonesian Journal of Health Science Vol. 16 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/tijhs.v16i2.3349

Abstract

Stunting masih menjadi masalah kesehatan utama pada anak. Kabupaten Jember menduduki peringkat pertama prevalensi stunting di Provinsi Jawa Timur. Menurut Teori Keperawatan Maternal Role Attainment, capaian ibu dalam menjalankan perannya dipengaruhi oleh tiga faktor yaitu Makrosistem, Mikrosistem dan Mesosistem. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan teori keperawatan maternal role attainment untuk mengetahui hubungan faktor makrosistem dengan capaian peran ibu dalam pencegahan stunting di daerah pedesaan. Desain penelitian yang digunakan adalah survei eksplanatori dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian adalah ibu yang memiliki balita yang memenuhi kriteria inklusi yang terdaftar di wilayah kerja Puskesmas Rambipuji dan Puskesmas Panti serta dapat membaca dan menulis serta kriteria eksklusi yaitu menolak menjadi responden dan sedang sakit. Besar sampel ditentukan dengan metode multistage random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 120 responden. Instrumen penelitian yang digunakan berupa kuesioner makrosistem dan capaian peran ibu yang dikembangkan dari tugas ibu dalam pencegahan stunting. Analisis data variabel menunjukkan nilai p > 0,05 maka disimpulkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antar variabel. Makrosistem merupakan faktor eksternal yang berasal dari luar diri ibu, faktor yang paling kuat pengaruhnya adalah faktor yang berasal dari dalam diri ibu yaitu mesosistem dan mikrosistem meliputi identitas diri ibu, hubungan dengan suami dan keluarga, serta dukungan keluarga. Dapat disimpulkan bahwa pencapaian peran ibu dipengaruhi oleh banyak faktor.
Program Komunikasi Antar Pribadi (KAP) Sebagai Upaya Keluarga Terhadap Pencegahan Bunuh Diri Pada Remaja di SMP Muhammadiyah 12 Paleran Yeni Suryaningsih; Hasna’ Huwaida
Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUDIMAS) Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/judimas.v3i2.600

Abstract

Suicide is an attempt by someone to end their life. National Police data recorded 852 cases of suicide from January to August 2024. Case has increased compared to 2023 which was only 300 cases per year, suicide often occurs at the age of 17-25 years. Interpersonal Communication (KAP) is needed to overcome this incident. Purpose of this program to provide education to parents and adolescents about suicide prevention. Program was implemented at SMP Muhammadiyah 12 Paleran, developed in accordance with the community service plan of the University of Muhammadiyah Jember and government policies related to mental health care. Sample of this service is families and adolescents at SMP Muhammadiyah 12 Paleran. Method will be used is Participatory Action Research (PAR) through surveys and needs analysis: suicide prevention education, Interpersonal Communication (KAP) roleplay and family and adolescent assistance. Activity was carried out on February 1-20, 2025 at SMP Muhammadiyah 12 Paleran, attended by 79 adolescents and families. Activities include socialization of activities, suicide prevention education, roleplay of Interpersonal Communication (KAP) and mentoring of adolescents and families. Conclusion of the results obtained 100% of families expressed satisfaction with the Interpersonal Communication (KAP) program as evidenced by the majority of families wanting similar activities to be held at SMP Muhammadiyah 12 Paleran. So this program can be continued. Keywords: Interpersonal Communication (KAP), Prevent suicide, Adolescents
Analisis Faktor Determinan Peningkatan Resiko Sedentary lifestyle Mahasiswa Dengan Pendekatan Health belief model Ayesie Natasa Zulka; Yeni Suryaningsih; Nadia Lestika Wahyuningtiyas; Netin Wina Oktaviani; Putri Ayu Budi Arifinda
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol. 5 No. 2 (2024): Juni
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v5i2.434

Abstract

Sedentary lifestyle menjadi salah satu resiko buruk akibat perubahan gaya hidup selama pandemi COVID-19. Melalui pendekatan teori health belief model peneliti ingin mengidentifikasi dan mengetahui faktor prioritas penting yang berdampak bagi pengambilan keputusan individu secara rasional berkaitan perilaku kesehatan individu dalam hal ini adalah sedentary lifestyle. Penelitian ini bertujuan untuk Menganalisis faktor determinan peningkatan resiko sedentary lifestyle pada mahasiswa. Perubahan perilaku kesehatan selama pandemi yang dialami mahasiswa tidak hanya bersifat positif namum ada beberapa adaptasi kebiasaan baru yang meninggalkan dampak negatif. Sedentary lifestyle pada masa pandemi mengalami peningkatan. Desain studi menggunakan eksplanatif survei dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampling yang digunakan adalah teknik multistage random sampling. dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Pengambilan data menggunakan kuesioner karakteristik mahasiswa, sedentary lifestyle dengan pendekatan health belief model. Analisis data menggunakan uji chie square (p <0,005). Analisis bivariat didapatkan responden yang terlibat dalam penelitian ini berusia di rentang 17-20 tahun (100%), dengan mayoritas perempuan (81%), serta status tinggal kos atau kontrak (60%). Hasil uji bivariat didapatkan bahwa faktor yang berhubungan dengan peningkatan resiko sedentary lifestyle responden adalah Perceived Barier (P=0,014) serta Cues to action: event: event (P=0,032). Perceived barriersss yang tinggi dalam melakukan aktivitas fisik ataupun tindakan pencegahan lain yang membuat individu enggan melakukan hal tersebut akan membuat individu menjadi rentan terhadap peningkatan resiko sedentary lifestyle. kesadaran individu dapat mempengaruhi keberlanjutan dari perilaku sedentari yang dilakukan.
Pengaruh Komunikasi Antar Pribadi (KAP) Teknik Persuasif Terhadap Pencegahan Bullying pada Anak Yeni Suryaningsih; Dwi Yunita Haryanti
JURNAL PENDIDIKAN & PENGAJARAN (JUPE2) Vol. 3 No. 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/jupe2.v3i2.653

Abstract

Introduction Bullying is a common occurrence in the school environment. Cases of bullying are still a culture, especially bullying by seniors against their juniors, therefore parents need to be more active in getting information about the dangers of bullying or bullying in today's .al world. Another consequence of bullying behavior is that it can lead someone to commit suicide. Methods: The design is a quasi-experimental, non-randomized, pretest-posttest, one-group design. The intervention was conducted to determine the effect of interpersonal communication with persuasive techniques on parents about the prevention of bullying in children at TK Aisyiyah Baitul Athfal PCA Bangsalsari Kabupaten Jember. The number of parents involved in the community service was 33 parents. The assessment used an IEQ (Intelligence Emotional Quotient) questionnaire sheet to determine the prevention of bullying behavior. The assessment was conducted twice before and after the intervention (non-randomized pretest-posttest one-group design). The intervention was conducted for 4 sessions in TK Aisyiyah Baitul Athfal PCA Bangsalsari Kabupaten Jember. The results of the analysis, which employed the Wilcoxon test with a significance level of α < 0.05, yielded a p-value of 0.016. This indicates a significant difference between the pre- and post-intervention measurements. The intervention, which employed a communication technique known as "communication-based persuasion" , focused on the prevention of bullying in the context of a learning environment at the TK Aisyiyah Baitul Athfal PCA Bangsalsari. Kabupateng Jember The present study aims to examine the role of interpersonal communication in the context of .al persuasive techniques, with a focus on bullying prevention strategies targeting children..