Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

PENGARUH PEMBELAJARAN DARING TERHADAP MOTIVASI BELAJAR DI MASA PANDEMI COVID 19 PADA MAHASISWA KEPERAWATAN STIK SITI KHADIJAH PALEMBANG Tafdhila, Tafdhila; Marleni, Lily; Saputra, Adi
Jurnal Perawat Indonesia Vol. 5 No. 1 (2021): May 2021
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (892.629 KB) | DOI: 10.32584/jpi.v5i1.832

Abstract

Pada pembelajaran online, mahasiswa dapat menjadi kurang aktif dalam menyampaikan aspirasi dan pemikirannya, sehingga dapat mengakibatkan pembelajaran yang menjenuhkan. Seseorang mahasiswa yang mengalami kejenuhan dalam proses belajar mengajar akan memperoleh ketidakmajuan dalam hasil belajar. Oleh karena itu, diperlukan pendorong untuk menggerakkan mahasiswa agar semangat belajar sehingga dapat memiliki prestasi belajar. Semangat belajar dapat dimiliki dengan meningkatkan motivasi belajar. Jenis penelitian yang digunakan adalah quasy eksperiment yaitu penelitian yang dilakukan pada satu kelompok saja yand dinamakan kelompok eksperimen tanpa ada kelompok control. Desain penelitian yang digunakan  yaitu  one group pre test dan post test, yaitu diukur dengan menggunakan pre test yang dilakukan sebelum perlakuan dan post test yang dilakukan setelah diberi perlakuan. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah mahasiswa DIII Keperawatan Tingkat I yang berjumlah 28 orang. Hasil penelitian di dapatkan  rata-rata skor motivasi belajar sebelum dimulai pembelajaran daring adalah 108.54 (95 % CI Lower-Upper :102.37-114.70), median 112.00 dengan standar deviasi 15.901 dengan skor min-mak 80-135. Dari estimasi interval dapat disimpulkan bahwa 95 % CI diyakini bahwa standar rata-rata skor motivasi belajar sebelum dimulai pembelajaran daring pada mahasiswa keperawatan STIK Siti Khadijah Palembang adalah antara 102.37-114.70 dan skor motivasi belajar setelah dimulai pembelajaran daring adalah 100.75 (95 % CI Lower-Upper :96.81-104.69), median 101.50 dengan standar deviasi 10.171 dengan skor min-mak 76-118. Dari estimasi interval dapat disimpulkan bahwa 95 % CI diyakini bahwa standar rata-rata skor motivasi belajar setelah dimulai pembelajaran daring pada mahasiswa keperawatan STIK Siti Khadijah Palembang adalah antara 96.81-104.69. Hasil uji statistik didapatkan nilai p-value=0,016<0,05, maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh dalam pembelajaran daring terhadap motivasi belajar mahasiswa di masa pandemic covid 19 pada mahasiswa keperawatan STIK Siti Khadijah Palembang
Tingkat Stres Terhadap Motivasi Belajar di Masa Pandemi Corona Virus Disease 19 (Covid 19) pada Mahasiswa Keperawatan STIK Siti Khadijah Palembang Lenny Astuti; Lily Marleni; Lela Aini
Jurnal Keperawatan Vol 10 No 2 (2020): Jurnal Keperawatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Tanjungpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan Motivasi Belajar Mahasiswa Program Studi D-III Keperawatan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Siti Khadijah Palembang Tahun 2020. Rancangan penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Desain tersebut dipilih karena penelitian, pengukuran atau pengamatan dilakukan secara bersamaan (sekali waktu) dan untuk melihat hubungan antara variabel independen dan variabel dependen. Jumlah sampel dalam penelitian ini yaitu sebanyak 113 responden. responden yang mengalami stress berat sebanyak 57 responden (50,4%) lebih banyak dibandingkan dengan responden yang mengalami stress ringan sebanyak 56 responden (49,6%). responden yang memiliki motivasi kuat sebanyak 99 respoden (87,6%) lebih banyak di bandingkan dengan responden yang memiliki motivasi sedang sebanyak 12 responden (10,6 %) dan motivasi lemah sebanyak 2 responden (1,8 %). Tidak Ada hubungan bermakna antara tingkat stress dan motivasi belajar dengan nilai p value 0,846.
Keberhasilan Toilet Training Terhadap Kontrol Enuresis Pada Anak Usia Pra Sekolah (3-5 Tahun) Di Lingkungan RT 16 Kelurahan 36 Ilir Kecamatan Gandus Palembang Tahun 2021 Lily Marleni
Jurnal Kesehatan Vol 12 No 1 (2023): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v12i1.223

Abstract

Kegagalan toilet training dapat menyebabkan anak mengalami enuresis atau mengompol. Enuresis merupakan akibat dari pengeluaran air kemihnormal tetapi pada saat dan tempat yang tidak diinginkan. Enuresis biasanya terjadi pada anak-anak tetapi kadang-kadang juga terjadi pada remaja dan orang dewasa. Studi saat ini menunjukan bahwa metode toilet training sangat penting untuk mencegah gangguan mengompol dan perilaku akibat enuresis.Orang tuaharus memberikan informasi secara baik tentang metode pelatihan toilet yang sesuai kepada anak. Pada anak usia 2 tahun, apabila dilaksanakan toilet training dengan benar seharusnya anak tidak mengompol padasiang hari.Orang tua sebaiknya membiasakan anak ke toilet jika ingin buang air kecil sehingga anak akan terbiasa untuk buang air kecil ditempat yang seharusnya.Pemakaian diapers seharusnya juga dihentikan pada saat anak berusia 2 tahun karena dengan pemakaian diapers anak tidak akan terlatih mengendakikan kapan saatnya buang air kecil. Orang tua seharusnya tidak menghukum memarahi anak dalam penerapan toilet trainingkarena hampir tidak ada anak yang “memang ingat” mengompol. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahuia apakah ada hubungan antara keberhasilan toilet training terhadap kontrol enuresis pada anak usia pra sekolah di lingkungan RT 16 Kelurahan 36 Ilir Kecamatan Gandus Palembang . Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pendekatan cross sectional. Teknik populasi yang digunakan adalan total populasi yaitu sebanya 30 responden yang memiliki anak usia pra sekolah (3-5 tahun). Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan kuesioner, kuesioner yang digunakan terdiri dari tiga bagian yaitu berisi data responden, pernyataan untuk mengetahui keberhasilan toilet training, dan pernyataan untuk mengetahui kontrol enuresis pada anak. Penelitian ini dilakukan di lingkungan RT 16 Kelurahan 36 Ilir Kecamatan Gandus dan dilakukan pada bulan Oktober 2021. Hasil penelitian didapatkan responden yang memiliki keberhasilan toilet training dan kontrol enuresis yang baik sebanyak 16 responden, lebih tinggi dibandingkan dengan responden yang memiliki keberhasilan toilet training baik dan kontrol enuresis yang kurang hanya 5 responden.. Hasil uji statistik chi square didapatkan ρ value = 0,042 yang menunjukkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara keberhasilan toilet training dengan kontrol enuresis pada anak usia pra sekolah di lingkungan RT 16 Kelurahan 36 Ilir Kecamatan Gandus Palembang Tahun 2021. Ada hubungan antara keberhasilan toilet training dengan kontrol enuresis pada anak usia pra sekolah di lingkungan RT 16 Kelurahan 36 Ilir Kecamatan Gandus dengan nilai p value 0,042
PENGARUH TERAPI BEKAM TERHADAP KADAR KOLESTEROL DI RUMAH SEHAT IBNU SINA PALEMBANG TAHUN 2021 Lily Marleni; Apriani Apriani; Tafdhila Tafdhila; Andilau Andilau
Jurnal Ilmiah Kesehatan Keperawatan Vol 17, No 2 (2021): JURNAL ILMIAH KESEHATAN KEPERAWATAN
Publisher : LPPM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH GOMBONG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26753/jikk.v17i2.616

Abstract

Kadar kolesterol tinggi merupakan faktor risiko terbesar penyakit jantung dan kardiovaskuler yang menjadi penyakit dengan angka kematian tertinggi Nasional maupun Global. Semakin banyaknya orang yang menderita kadar kolesterol tinggi membuat pengobatan kolesterol dipandang sangat perlu untuk dilakukan, mulai dari pengobatan farmakologi hingga pengobatan non farmakologi atau komplementer, salah satunya yaitu terapi bekam atau hijamah. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh terapi bekam terhadap kadar kolesterol di Rumah Sehat Ibnu Sina Palembang Tahun 2021. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain penelitian pre eksperimen dengan pendekatan one group pre-post test design. Sampel pada penelitian ini adalah pasien dengan kolesterol tinggi berjumlah 18 orang pasien. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 17-26 Juni 2021. Hasil penelitian univariat didapatkan rata-rata kadar kolesterol sebelum dilakukan terapi bekam sebesar 231,22 mg/dl dan standar deviasi 21,181, rata-rata kadar kolesterol setelah dilakukan terapi bekam sebesar 199,17 mg/dl dan standar deviasi 20,774. Hasil penelitian bivariat ada pengaruh kadar kolesterol sebelum dan setelah dilakukan terapi bekam di Rumah Sehat Ibnu Sina Palembang Tahun 2021 (P value = 0,000). Kesimpulan : bahwa ada pengaruh terapi bekam terhadap kadar kolesterol di Rumah Sehat Ibnu Sina Palembang Tahun 2021. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menambah acuan untuk meningkatkan pelayanan pada pasien dengan kolesterol tinggi yang berkaitan dengan terapi bekam dalam menurunkan kadar kolesterol.
HUBUNGAN SELF EFFICACY DAN PERILAKU BULLYING PADA ANAK USIA SEKOLAH DI PALEMBANG TAHUN 2023 Marleni, Lily; Astuti, Lenny; Mardiah, Mardiah; Saputra, Adi; Suswitha, Dessy; Halisya, Sintiya; Hayun, Zuhana
coba Vol 12 No 2 (2024): Mei 2024
Publisher : Akademi Keperawatan Dharma Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32831/jik.v12i2.626

Abstract

Pendahuluan : Tindakan bullying sudah menjadi masalah global yang sering ditemui dan dihadapi banyak orang khususnya remaja termasuk remaja awal di sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP) maupun di sekolah menengah atas (SMA). Bullying merupakan perilaku yang agresif dan terjadi berulang kali dengan cara menyakiti fisik ataupun mental yang dilakukan oleh seorang maupun sekelompok anak kepada anak yang lainnya. Jika kejadian bullying tidak dapat ditangani dengan baik maka angka kejadian bullying akan terus meningkat, ketika seorang anak dihadapkan pada kasus bullying diharapkan efikasi anak tersebut dapat mengatasi masalah yang dihadapi oleh anak tersebut, jika tidak dapat diatasi dengan baik, maka dapat berdampak kepada mental anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara self efficacy dengan perilaku bullying pada anak usia sekolah di SD N 41 Palembang tahun 2023. Metodologi : Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pendekatan cross sectional. Cara pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik simple random sampling. Dan menggunakan rumus slovin, sehingga didapatkan jumlah sampel 99 dan pada saat penelitian hanya 83 responden yang hadir Sampel yang didapatkan 83 orang. Hasil : Hasil uji chi square menunjukkan hasil nilai p value 0,008 yang artinya ada hubungan antara self efficacy dengan perilaku bullying pada anak usia sekolah di SD N 41 Palembang tahun 2023. Kata kunci: Bullying, Efikasi Diri, Usia Sekolah
AKTIVITAS FISIK DENGAN TINGKAT HIPERTENSI DI PUSKESMAS KOTA PALEMBANG Marleni, Lily
JPP JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG Vol 15 No 1 (2020): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jpp.v15i1.464

Abstract

Latar Belakang :Hipertensi atau yang sering disebut darah tinggi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang merupakan masalah di Indonesia. Hipertensi adalah keadaan dimana seseorang dinyatakan mengalami peningkatan tekanan darah di atas batas normal. Riskesdas (2018) menunjukkan prevalensi hasil pengukuran tekanan darah, hipertensi naik dari 25,8% menjadi 34,1%. Penelitian ini bertujuan diketahuinya Hubungan Aktivitas Fisik dengan Tingkat Hipertensi di Puskesmas Merdeka Palembang Tahun 2019. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 11 - 21 Juni 2019. Sampel penelitian sebanyak 88 responden. Hasil :Penelitian ini mendapatkan hasil bahwa lebih banyak responden dengan aktivitas fisik ringan dengan hasil sebanyak 51 responden (58,0%), dan responden yang memiliki hipertensi ringan dengan hasil sebanyak 69 responden (78,4%). Kesimpulan :Hasil uji rank spearman dengan pvalue 0.000 maka disimpulkan bahwa ada hubungan antara aktivitas fisik dengan tingkat hipertensi di puskesmas merdeka palembang tahun 2019.
The Combination of Acupressure and Cupping Therapy for Hypertension Patients' Blood Pressure Sintiya Halisya Pebriani; Lily Marleni; Adi Saputra; Dessy Suswitha; Mardiah
Window of Health : Jurnal Kesehatan Vol 7 No 1 (Januari 2024)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woh.vi.905

Abstract

Hypertension that is not controlled and occurs in the long term will affect all body organ systems resulting in various complications that can cause death. To prevent complications in hypertension, it is necessary to control hypertension, one of which is by complementary therapy in the form of acupressure and cupping. This study aims to determine differences in blood pressure in patients with hypertension after acupressure therapy combined with cupping therapy with wet cupping therapy. The type of research is Quasy Experiment with pre-post test with a control group design. The study was conducted at the Asy-Syaafi Holistic Center with a sample of 34 hypertension patients where 14 respondents were in the intervention group and 14 respondents in the control group. The data analyst used the Independent T-test. The results found that there was no difference in systolic blood pressure (p-value 0.800) and diastolic (p-value 0.274) between the intervention group and the control group, but there was a significant difference in systolic blood pressure (p-value 0.000) and diastolic (p-value 0.002) in the intervention group. before and after cupping acupressure therapy and there was a difference in systolic (p value 0.000) and diastolic (p value 0.000) blood pressure in the control group before and after wet cupping therapy. it can be concluded that there is no difference in blood pressure between the group given acupressure combination cupping therapy and the group given wet cupping therapy alone.
TIPS HIDUP SEHAT UNTUK MENCEGAH DIABETES MELITUS TIPE 2 DI MASYARAKAT RT 16 KELURAHAN 36 ILIR KECAMATAN GANDUS PALEMBANG. Sintiya Halisya Pebriani; Mardiah; Adi Saputra; Lily Marleni; Dessy Suswitha; Zuhana
Ukhuwah : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023): UKHUWAH : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : STIK SITI KHADIJAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52395/ujpkm.v1i2.391

Abstract

Prevalensi diabetes melitus tahun demi tahun mengalami peningkatan baik itu di dunia maupun di Indonesia. Mengingat kemungkinan terjadi peningkatan jumlah penderita diabetes melitus di masa mendatang yang nantinya akan menjadi beban yang sangat berat untuk dapat ditangani oleh tenaga kesehatan, maka perlu upaya untuk mencegah terjadinya penyakit ini, dan juga mencegah timbulnya komplikasi yang dapat menurunkan kualitas hidup penderita DM. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk memberikan pendidikan kesehatan kepada masyarakat mengenai tips hidup sehat untuk mencegah diabetes melitus tipe 2. Metode yang digunakan yaitu dengan ceramah, tanya jawab dan diskusi. Media penyuluhan yaitu dengan leaflet. Hasil kegiatan berjalan dengan lancar dan dihadiri sebanyak 34 perserta dan mayoritas peserta memahami beberapa cara untuk mencegah diabetes melitus tipe 2. Disimpulkan Sebagian besar perserta mengetahui cara hidup sehat untuk mencegah diabetes tipe 2.
APLIKASI PEMANFAATAN DAUN KELOR (Moringa Oleifera) UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN PADA PENDERITA HIPERTENSI Dessy suswitha; Dewi Rury Arindari; Sintiya Halisya; Lily Marleni; Mardiah; Zuhana; Adi Saputra
Ukhuwah : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): UKHUWAH : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : STIK SITI KHADIJAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52395/ujpkm.v2i2.458

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit yang ditandai dengan peningkatan tekanan darah di atas 140/90 mmHg saat tekanan jantung berkontraksi untuk mempompa darah ke seluruh tubuh. Terjadinya hipertensi disebabkan oleh beberapa faktor yang saling mempengaruhi yaitu Faktor utama yang berperan dalam patofisiologi adalah faktor genetik dan sediktinya tiga faktor lingkungan seperti asupan garam, stres dan obesitas. Salah satu terapi komplementer yang dapat menurunkan tekanan darah adalah tumbuhan kelor. Kegiatan penyuluhan kesehatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat di Di RT 16 Kelurahan 36 Ilir Kecamatan Gandus Palembang. Hasil kegiatan ini menyatakan bahwa adanya peningkatan pengetahuan masyarakat tentang pemanfaatan daun kelor dalam mengatasi perubahan tekanan darah pada penderita hipertensi dari kategori kurang menjadi baik sejumlah 34 orang. Diharapkan masyarakat dapat menjaga pola makan dan melakukan pemeriksaan kesehatan ke puskesmas terdekat secara rutin.
FAKTOR RISIKO PENYAKIT TIDAK MENULAR (PTM) PADA REMAJA Lily Marleni; Sintiya Halisya Pebriani; Dessy Suswitha; Mardiah
Jurnal Kesehatan : Jurnal Ilmiah Multi Sciences Vol 15 No 1 (2025): JURNAL KESEHATAN : JURNAL ILMIAH MULTI SCIENCES
Publisher : STIK SITI KHADIJAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52395/jkjims.v15i1.473

Abstract

Saat ini PTM tidak hanya diderita oleh lanjut usia, namun juga mulai banyak ditemukan pada kelompok usia muda dan produktif, termasuk pada usia anak maupun remaja. Kasus PTM pada kelompok anak sama mengkhawatirkannya dengan kasus PTM pada kelompok dewasa. Obesitas pada anak dapat meningkatkan resiko penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes mellitus tipe 2 maupun penyakit-penyakit lainnya. Perubahan perilaku dan gaya hidup remaja saat ini merupakan faktor yang memegang penting dalam peningkatan resiko PTM, seperti gaya hidup yang tidak sehat seperti merokok, aktifitas fisik kurang, pola makan yang tidak sehat, stress, dan obesitas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui distribusi frekuensi factor risiko penyakit tidak menular pada remaja. Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pendekatan cross sectional. Metode pendekatan cross sectional adalah jenis penelitian yang menekankan waktu pengukuran data variabel independent dan dependent hanya satu kali pada satu saat. Sampel yang didapatkan 51 orang. Distribusi frekuensi yang memiliki status gizi dengan katergori Kurus (berat) sebanyak 41 responden (80,4%), Distribusi frekuensi kadang-kadang konsumsi sayur dan buah sebanyak 40 orang (78,4%). Distribusi frekuensi yang kadang-kadang mengkonsumsi minuman bersoda sebanyak 38 responden (74,5%), Distribusi frekuensi yang kadang-kadang mengkonsumsi makanan cepat saji sebanyak 26 responden (51%), Distribusi frekuensi yang kadang-kadang melakukan aktivitas fisik sebanyak 36 responden (70,6%), Dsitribusi frekuensi yang merokok sebanyak 13 responden (25,5%). Diharapkan kepada peneliti selanjutnya untuk dapat melakukan penelitian lebih lanjut tentang penyakit tidak menular dengan menggunakan metode yang berbeda dan jumlah sampel yang lebih luas lagi.