Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Strengthening Social Morality through the Qur'anic Discourse on LGBT: A Comparative Exegetical Study of Tafsir al-Qur'an li al-Shabab and Tafsir Marah Labid Rohmat, Nur; Mufid, Abdul; Arif, Mohammad; Mahmudi, Ahmad
QiST: Journal of Quran and Tafseer Studies Vol. 4 No. 2 (2025): August
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/qist.v4i2.10875

Abstract

LGBT is a sexual orientation that does not represent the tendency of the majority of people, but rather a phenomenon that appears outside the general pattern of sexual orientation. The phenomenon will be viewed from the perspective of the Qur'an, the holy book of Muslims. This research uses the method of tafsir maudhu'i al-Farmawi by looking at the interpretation of female scholars, Fātin al-Falakī "Tafsīr al-Quran li al-Shabāb" and Tafsīr Marāh al-Labīd by Nawawī al-Bantanī, a mufassir born in Tanara, Banten, who is well known among the Nusantara Pesantren. This research analyzes five verses related to GBT behavior, namely QS. al-Shu'arā': 165-166, al-Naml: 54-55, al-Ankabūt: 38-30, al-A'rāf: 80-81, and QS. al-Nisā': 119. As a result, both Mufasirs condemn LGBT behavior, which in the Quran is described by the terms Ata'tūna al-Dukrāna, Fākhishah, and Taghyīr Khalq Allah. However, both only discuss the gay, bisexual, and transgender (GBT) aspects without explicitly touching the lesbian aspect. Preventive measures to prevent GBT behavior can be done by avoiding promiscuity, keeping the eyes and honor by dressing modestly and in accordance with Sharia values, getting married, and social sanctions through social control from elements of society.
Perancangan Mesin Roll Pipa Diameter 3/4 Inch Dengan Variasi Ketebalan Pipa Aji, Ari Budi Prastya; Rohmat, Nur; Choliq, Abdul; Setiyono, Endro
Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (JIPTEK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jiptek.v5i1.35735

Abstract

Pengerolan pipa pada masyarakat secara umum masih menggunakan sistem manual, yang memiliki beberapa kelemahan diantaranya: hasil lingkaran yang bervariasi, lamanya proses pengerolan, dan banyak membutuhkan tenaga kerja. Penelitian ini bertujuan untuk merancang mesin rol pipa agar mempermudah proses pengerolan dan mempermudah dalam pengoprasiannya. Mesin rol pipa terdiri dari rangka, motor listrik, gear box, kopling tetap, dongkrak hidrolik dan komponen lainya. Salah satu komponen yang sangat penting dan menentukan hasil dari produksi pada mesin pengerol ini yaitu roll dies. Langkah dalam merancang roll dies adalah dengan menetukan ukuran bahan besi yang akan dikerjakan, mulai dari membuat rancangan roll dies dengan ukuran pipa ¾ inch, dengan diameter 70 mm,   panjang 50 mm, dengan menggunakan bahan besi baja S45C. Luas penampang total pipa dengan ketebalan; 0, 8 mm = 23, 36 mm2 , ketebalan 1 mm 29, 04 mm2, ketebalan 1,  2 mm. Besar momen inersia pipa yang bervariasi diantaranya yaitu, 0.8 mm, 1010, 74 mm4, ketebalan pipa 1 mm 1243, 49 mm4 dan ketebalan pipa 1, 2 mm 1468, 60 mm4. Berdasarkan analisa laboratorium atau pengujian, turbin uap pada saat di operasikan putarannya terus naik dan tidak terkendali (over speed) sehingga menyebabkan overload, terjadi patah akibat beban impak/berlebih.
Analisis Pengaruh Bukaan Katup terhadap Debit Air, Putaran Turbin, dan Daya Keluaran pada Turbin Archimedes Screw Sulanjari; Yamin, Muhamad Miftahul; Rohmat, Nur; Setyowati, Agustina Dyah; Irawan, Ade
Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (JIPTEK) Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (JIPTEK)
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Energi air merupakan salah satu sumber energi terbarukan yang memiliki potensi besar di Indonesia. Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) merupakan jenis pembangkit listrik berukuran kecil yang menggunakan energi air sebagai sumber daya, baik dari sungai, saluran irigasi, maupun air terjun alami. PLTMH menghasilkan listrik dengan memanfaatkan perbedaan tinggi permukaan air (head) dan debit air yang tersedia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh bukaan katup terhadap debit air, putaran turbin, dan daya keluaran turbin Archimedes screw. Bukaan katup yang digunakan adalah 25°, 40°, 55°, 70°, dan 85°, dengan volume air sebesar 20 liter. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa semakin besar bukaan katup, semakin besar pula debit air yang dihasilkan, yaitu secara berturut-turut 0,00115 m³/s, 0,00311 m³/s, 0,00429 m³/s, 0,00528 m³/s, dan 0,00802 m³/s. Semakin besar bukaan katup, semakin besar pula putaran turbin yang dihasilkan, dengan nilai tertinggi sebesar 180,3 rpm. Daya keluaran juga meningkat seiring dengan bertambahnya bukaan katup, kecuali pada bukaan 85°. Nilai daya keluaran tertinggi adalah 5,35 watt pada bukaan katup 70° dengan debit air 0,00528 m³/s.
PENGARUH SEKTOR PERTANIAN, INDUSTRI PENGOLAHAN, DAN PARIWISATA TERHADAP KEMISKINAN DI JAWA TENGAH TAHUN 2016-2020 Rohmat, Nur; Indrawati, Lucia Rita
Jendela Inovasi Daerah Vol 5 No 1 (2022): Februari
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah Kota Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56354/jendelainovasi.v5i1.111

Abstract

As a developing country, Indonesia has not been separated from the problem of poverty. Central Java is one of the provinces in Indonesia that has a high number of poor people in Indonesia. Even poverty in Central Java is still a strategic issue that cannot be completely resolved. This study was conducted with the aim of knowing the effect of the output of the agricultural sector, manufacturing industry, and the tourism sector on the number of poor people in Central Java in 2016-2020. This study uses secondary data using a panel regression model. The results of this study indicate that (1) the agricultural sector has a negative and significant effect on poverty in Central Java, (2) the manufacturing sector has an insignificant negative effect on poverty in Central Java, (3) the tourism sector has a negative and insignificant effect on poverty in Central Java, (4) the agricultural sector, the manufacturing sector, and the tourism sector together have a significant influence on poverty in Central Java in 2016-2020.
Analisa Kekuatan Dan Ketangguhan Material Plastik Pa Tipe 6 Dan Alumunium Alloy 2018 Rangka Drone Quapcopter Menggunakan Finite Element Analysis (FEA) Jefri Purnawan; Nur Rohmat; Muhammad Rio Ferdiansyah; Muhammad Syahrul; Muliyadi
Strength : Jurnal Penelitian Teknik Mesin Vol. 1 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Pamulang Serang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kenyamanan dan keamanan dalam operasi sebuah pesawat terbang tanpa awak (drone) merupakan elemen yang sangat penting dalam sistem penerbangannya. Untuk mencapai kondisi ini, diperlukan pemahaman yang mendalam mengenai beberapa parameter, seperti nilai batas maksimum beban, stress, Strain, Displacement dan Safety factor pada material yang digunakan. Tujuan pada penelitian ini untuk menganalisis kekuatan material plastik dan alumunium yang sesuai untuk drone quadcopter dan menganalisis ketangguhan material rangka drone quapcopter menggunakan Finite Element Analysis (FEA). Tahapan analisis dimulai dengan persiapan simulasi menggunakan FEA. Model rangka drone 2D dan 3D dibuat dengan software Solidworks, diikuti oleh pemilihan material (Aluminium Alloy 2018 dan Plastik PA tipe 6) yang melibatkan karakteristik dari rangka drone. Proses pre-processing mencakup pemodelan geometri, pemilihan material, pemilihan elemen, dan pembuatan mesh. Proses processing FEA mencakup penentuan kondisi batas, penyelesaian persamaan, dan analisis hasil. Jenis kekuatan frame yang dilakukan dalam penelitian ini adalah model fixed geometri. langkah selanjutnya dilakukan analisa tegangan von mises, stress, Strain, displacement dan Safety factor pada 2 variasi beban yaitu 1 kg, dan 3 kg. Hasil penelitian ini pada material Alloy 2018 tegangan maksimum pada pembebanan 1 kg adalah 1.294,695 N/m2 , sedangkan pada pembebanan 3 kg adalah 1.690.748 N/m2. Material Plastic PA-type 6 tegangan maksimum pada pembebanan 1 kg adalah 1.294.027 N/m2, sedangkan pada pembebanan 3 kg adalah 3.882.082 N/m2. Tegangan minimum untuk kedua material adalah 0 N/m2 pada semua pembebanan. Displacement (Perpindahan) material Alloy 2018: Perpindahan maksimum pada pembebanan 1 kg adalah 0.019 0.025 mm, sedangkan pada pembebanan 3 kg adalah mm. Material Plastic PA-type 6 Perpindahan maksimum pada pembebanan 1 kg adalah 0.532 mm, sedangkan pada pembebanan 3 kg adalah 1.595mm. Perpindahan minimum untuk kedua material adalah 0.000 mm pada semua pembebanan. Strain material Alloy 2018 Strain maksimum pada pembebanan 1 kg adalah 0.000011, sedangkan pada pembebanan 3 kg adalah 0.000014. Material Plastic PA-type 6 Strain maksimum pada pembebanan 1 kg adalah 0.000303, sedangkan pada pembebanan 3 kg adalah max 0.000908. Strain minimum untuk kedua material adalah 0.000000 untuk semua pembebanan. Safety factor (Faktor Keamanan) material alumunium alloy 2018 memiliki nilai Safety factor 6.797.097 N/m2 pada pembebanan 1kg dan 8.876,430 N/m2 pada pembebanan 3kg. Untuk material plastik PA-type 6 memiliki nilai Safety factor 6.793,641 N/m2 pada pembebanan 1kg dan 20.380.983 N/m2 untuk pembabanan 3kg. Kata kunci: Frame Drone, Aluminium Alloy 2018, Plastik PA tipe 6, Finite Element Analysis
ANALISIS PERHITUNGAN KEKUATAN SAMBUNGAN LAS PADA PERENCANAAN RANGKA MESIN PELET Agis Permana; Syaiful Arif; Nur Rohmat; Vikri Okta Yulianto; Yodhi Miftachul Hadi
Strength : Jurnal Penelitian Teknik Mesin Vol. 1 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Pamulang Serang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam dunia bidang usaha berbagai macam bisnis usaha telah banyak di temukan salah satunya adalah budidaya perikanan. Biaya untuk kebutuhan pakan selama budidaya dapat mencapai 60 – 70% dari biaya total produksi sehingga memerlukan alat produksi pakan secara mandiri. Peneleitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai kekuatan sambungan pengelasan pada sambungan rangka perencanaan mesin pencetak pelet ikan. Penelitian ini menggunakan material ASTM A36 Steel dengan kekuatan tarik sebesar 400 N/mm dan kekuatan luluh sebesar 150 N/mm2. Variasi beban pada rangka sambungan pengelasan yaitu 15 Kg,20 Kg,25 Kg, dan 10 Kg. Metode pengelasan yang digunakan adalah las GTAW menggunakan kawat las ER70S-G diameter 2,5mm dengan mutu las sebesar 482,633 N/mm2. Metode pengambilan data dilakukan dengan menggunakan analisis perhitungan manual yang berkaitan dengan kekuatan sambungan pengelasan. Hasil dari pada peneleitian analisa perhitungan ini didapatkan jenis sambungan las yang digunakan yaitu sambungan las sudut. Tegangan bengkok terbesar terjadi pada baja profil L 500 mm dengan beban d sebesar wb = 129,13 N/mm2 . Tegangan bengkok terkecil pada baja profil L 168,5 mm dengan beban c sebesar wb = 17,41 N/mm2. Hasil dari kekuatan panjang las pada setiap beban sesuai dan mampu menahan beban yang ditentukan. ditinjau dari hasil perhitungan manual menggunakan perhitungan kekuatan sambungan las dengan safety factor 3. Kata kunci : Mesin pelet, Pengelasan GTAW, Perhitungan Tegangan Bengkok
ANALISA KEKUATAN SAMBUNGAN LAS SMAW PADA DINDING LUAR RUANG BAKAR INCENERATOR Fajar Haetommy; Nur Rohmat; Adria Wicaksono; Arif; Bayu Eko Cahyono
Strength : Jurnal Penelitian Teknik Mesin Vol. 1 No. 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : Universitas Pamulang Serang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sampah adalah salah satu permasalahan perkotaan merupakan tantangan bagi pengelola kota Pengaturan dan pengelolaan sampah saat ini pada dasarnya hanya terpaku kepada teknis saja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai kadar air paling optimal yang bisa dibakar pada incenerator, mengetahui temperatur yang dihasilkan dari proses pembakaran dan jumlah sampah yang bisa direduksi selama proses pembakaran. Dari hasil penelitian ini dengan material baja karbon rendah SS400 digunakan sebagai bahan untuk dinding luar ruang bakar incinerator yang dimana dalam penyambungannya menggunakan las SMAW polaritas terbalik menggunakan elektroda E6013 dimeter 2,0 mm dengan variasi arus 60 A, 70 A dan 80 A. Hasil pengujian menunjukan nilai impact (j/mm2) spesimen ter-ulet dari hasil grafik menunjukan ampare 90A (2,326 j/mm2) dan nilai spesimen ter-getas menunjukan ampare 70A (1,570 j/mm2) dari hasil data diatas hasil las pada dinding luar ruang bakar incinerator menggunakan material baja ss400 dengan 90A (2,326 j/mm2) agar kekuatan las yang lebih baik. Dari hasil pengujian tersebut bisa di simpulkan bahwa terjadi penurunan kekuatan kekerasan dari variasi kuat arus 80A ke kuat arus 90A. Sesuai dengan penelitian yang di kemukakan oleh, bahwa kuat arus yang cocok untuk pengelasan baja SS400 adalah 65, 75, dan 85A. Selain itu, hal tersebut terjadi karena saat proses pembentukan struktur mikro pada proses pengelasan memberikan dampak yang besar terhadap penurunan nilai kekerasan. Kata Kunci : Incenerator, Pengelasan SMAW,Kekuatan Impack, Uji Kekerasan.
The Implementation of Solar Power Plant in Catfish Farmer Community at Kampung Lewihalu, Tigaraksa, Tangerang Supriadi, Oky; Astuti, Fifit; Rohmat, Nur
Unram Journal of Community Service Vol. 5 No. 3 (2024): September
Publisher : Pascasarjana Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/ujcs.v5i3.702

Abstract

Based on information provided by the Head of the Catfish Farming Village. The problem encountered in catfish farming villages during the breeding process after catfish farming is that many catfish seeds are eaten by bird pests at night, especially giant shrimp bird pests. According to the partners, the reduction could be up to 50-65% of the total amount of seeds added to the rearing pond. During a nighttime on-site investigation, it was discovered that the catfish pond area was not lit. Therefore, in this charitable activity, we try to provide a lighting solution for catfish ponds and repel kingfisher pests by using environmentally friendly energy, green energy, especially through the use of solar panels. The hope is to be able to reduce bird pests and not burden the partners with monthly electricity bills. From the results obtained in the field, it is known that the result the absence of lighting in the catfish pond area makes king prawn pests eat more catfish seeds than if lighting was provided using flicker flame LED lights and the installation of an off grid solar PV system was not burdensome catfish farmers regarding electricity bills used for lighting.
System Circuit Analysis of Solar Panel Chicken Egg Incubator Sulanjari; Wicaksana, Ilyas Rasyid; Simbolon, Kiki Tristiawanti; Setyowati, Agustina Dyah; Rohmat, Nur; Irawan, Ade
Piston: Journal of Technical Engineering Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : Program Studi Teknik Mesin Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/pjte.v9i1.49755

Abstract

The chicken egg incubator is an innovation in the method of hatching chicken eggs that has higher efficiency and is up-to-date compared to using incubating hens. With this incubator machine, the incubation process of chicken eggs can be controlled and can reach the ideal temperature and humidity for the hatching process of chicken eggs. This research was conducted to find out how much power is used by this chicken egg incubator machine, as well as how long it takes for 300 Wp solar panels to charge a battery with a capacity of 12 V / 80 Ah. The research was conducted to find out the percentage of success of this egg hatching and to calculate how long it takes to reach the BEP (Break Even Point). This chicken egg incubator machine is powered by a 300 Wp solar panel with a 12 V / 80 Ah battery. In the incubator circuit there is a humidifier mist maker component to maintain the incubator humidity at 50%–60%. Lighting uses 2 incandescent lamps with a total power of 50 W, as well as a ventilation fan that turns on when the temperature in the incubator is excessive in order to keep the temperature at 36 ℃–38.5 ℃. The drive motor is set to move for 3 seconds every 3 hours. This chicken egg incubator has a power consumption of 74.55 W with an egg hatching success rate of 86%. This chicken egg incubator takes about 500 days or 1 year and 5 months to reach its BEP (Break Even Point).
Rancang bangun frame wind tunnel dengan siku 40 mm x 40 mm untuk peningkatan kestabilan strukturtkan kestabilan struktur Iman, Muhamad; Rohmat, Nur
Sultra Journal of Mechanical Engineering Vol. 4 No. 2 (2025): Sultra Journal of Mechanical Engineering
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meningkatnya kebutuhan energi dan rendahnya pemanfaatan energi angin di indonesia mendorong perlunya media eksperimen seperti wind tunnel. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengevaluasi struktur rangka (frame) wind tunnel menggunakan profil besi siku 40 mm x 40 mm guna meningkatkan kekuatan dan kestabilan struktur. Rumusan masalah difokuskan pada konsep perancangan frame, pemodelan dan analisis struktur, serta evaluasi kelayakan desain berdasarkan faktor keamanan. Metode penelitian meliputi perhitungan manual berbasis mekanika teknik dan simulasi numerik dengan finite element method (FEM). Beban yang dianalisis berupa beban statis total 39,4 kg (382,59 N) yang berasal dari motor penggerak, difusser, test section, box thermo, dan outlet. Parameter yang ditinjau meliputi distribusi tegangan, deformasi, regangan dan faktor keamanan. Hasil perhitungan manual menunjukan tegangan maksimum sebesar 22,05 Mpa dengan faktor keamanan 11,3. Sementara itu, simulasi FEM menghasilkan tegangan maksimum 12,5 Mpa, deformasi maksimum 0,045 mm, dan faktor keamanan mencapai 19,9. Dengan demikian, struktur frame wind tunnel berbasis besi siku 40 mm x 40 mm dinyatakan stabil, aman, dan layak digunakan untuk pengujian aliran udara skala laboratorium.