Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Variety Show with Indonesian Culture among the Imperialism of Foreign Culture Noor, Ady Ferdian; Sari, Erika; Nurbudiyani, Iin; Fatchurahman, M.; Haryadi, Haryadi; Herman, Herman; Ningsih, Irma; Oktariana, Devita
International Journal of Universal Education Vol. 2 No. 2 (2024): International Journal of Universal Education
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/ijue.v2i2.9031

Abstract

Background: Variety show infotainment program that was successful in society and became a topic of conversation in public communication. Indonesian society in 11 cities was seen 90% happy to watch television in 2017. The program was full of gossip about the lives of artists at that time. The show gave birth to changes in ethical values that could damage the cultural order of the Indonesian nation as an eastern society that upholds good manners. Aim: The purpose of the study was to determine whether cultural values, religion, and social norms in Indonesian society are the main elements in every variety show broadcast on television. Method: The research method used a type of literature review with a qualitative descriptive approach through analysis of reports, articles, and library books, then analyzed descriptively inductively to produce conclusions. Result and Discussions: The results of the study, the government implemented the broadcasting law as a form of multicultural communication policy to control foreign cultural imperialism. Conclusion: The government implemented the protection of Indonesian culture through the broadcasting law and encouraged the emergence of multicultural values on Indonesian television.
Efektivitas Pendekatan Rational Emotive Behavior Therapy Teknik Homework Assignment Untuk Mengurangi Perilaku Berpikir Stereotip di SMA Muhammadiyah 1 Palangkaraya Nurhalimah, Yunita; Fatchurahman, M.; Andi Setiawan, Muhammad
Jurnal Perspektif Penelitian Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2023): Jurnal Perspektif Penelitian Pendidikan
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jppp.v1i2.5981

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan Rational Emotive Behavior Therapy teknik homework assignment untuk mengurangi perilaku berpikir stereotip di SMA Muhammdiyah 1 Palangkaraya. Jumlah sampel penelitian sebanyak 12 siswa X-1 Sekolah Menengah Atas Muhammadiyah 1 Palangkaraya. Pengambilan sampel ditentukan dengan teknik Non-Probability Sampling. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif. Teknik analisis data menggunakan Paired Sample T-Test atau analisis data dengan melibatkan dua pengukuran pada subjek yang sama terhadap suatu perlakuan. Hasil penelitian menunjukan bahwa pendekatan Rational Emotive Behavior Therapy dengan teknik Homework Assignment efektif menurunkan perilaku berpikir stereotip siswa di Sekolah Menengah Atas Muhammdiyah 1 Palangkaraya. Hal tersebut didasarkan pada hasil uji Paired Sample T-Test, yang menunjukan bahwa perilaku berpikir stereotip mengalami penurunan rata-rata pre-test 1007 dengan rata-rata 83.92 dan post-test 1238 dengan rata-rata 103.17. Artinya pendekatan Rational Emotive Behavior Therapy dengan teknik Homework Assignment dapat menurunkan perilaku berpikir stereotip peserta didik di Sekolah Menengah Atas Muhammadiyah 1 Palangkaraya.
Pelatihan Self Healing Untuk Mengurangi Burnout Konselor Sekolah Syarif, Dina Fariza Tryani; Fatchurahman, M.; Karyanti, Karyanti
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 6 No 1 (2022): Volume 6 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/ja.v6i1.16804

Abstract

Training held in Community Service Stimulus Community Partnership Program (PKMS) is intended for counselors. The implementation of Self Healing is designed to reduce Burnout School Counselor, as a solution to problems faced by employees who tend to experience psychological stress, such as stress which may hinder the performance of school counselors. For that counselors and psychologists can facilitate Burnout Prospective school counselors. Organizational changes, such as restructuring and mergers, can result in higher levels of job stress and demands, such as psychological uncertainty about how the change will affect their position, role ambiguity i.e., unclear expectations. Employees indicated that one of the outcomes of psychological stress was Burnout. Burnout is a psychological process produced by work stress that is inseparable and results in emotional exhaustion, personality changes, and decreased feelings of achievement. The training activities were carried out for two days from October 09 to October 10, 2021. The training participants consisted of 20 counselors. The team evaluates the program and the results of self-healing using an instrument in the form of a scale. The scale is used as a pre-test and post-test. Based on the results of the pre-test and post-test ontraining, self-healing participants at the beginning of the activity experienced burnout in the high and medium categories, after thetreatment was carried out self-healing, based on the results of the post-test. burnout counselordecreased in the medium and low categories. It can be concluded thattraining self-healing can reduce burnout counselor.
Implementasi Media Pembelajaran Word Search Puzzle Sebagai Upaya Meningkatkan Kreativitas Peserta Didik M. Fatchurahman; Reza Andri Astuti; Arliansyah Arliansyah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.935

Abstract

Permasalahan kesulitan belajar peserta didik kelas VII SMP IT Al-Ghazali Palangka Raya pada mata pelajaran PAI materi Asmaul husna Al-khabir, sehingga menyebabkan menurunnya kreativitas para peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskrisikan Implementasi Media Pembelajaran Word Search Puzzle dengan Upaya Meningkatkan Kreativitas Peserta didik Kelas VII Pada Materi Al-Khabir SMP IT Al-Ghazali Palangka Raya dan pengaruhnya terhadap meningkatnya kreativitas para peserta didik. Subjek dalam penelitian adalah guru PAI dan peserta didik kelas VII SMP IT Al-Ghazali. Teknik penggalian data menggunakan kuesioner, observasi dan wawancara. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa penerapan Media Pembelajaran Word Searxh Puzzle Upaya Meningkatkan Kreativitas Peserta didik Kelas VII Pada Materi Al-Khabir SMP IT Al-Ghazali Palangka Raya memberikan kemudahan peserta didik untuk memahami materi Al-Khabir dan meningkatkan kreativitas para peserta didik.
Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Kotamanis Materi Geografi dan Pelestarian SDA SD SMP Satu Atap Negeri 1 Arut Utara Hidayanti, Alis; Fatchurahman, M.; Kartini, Nurul Hikmah
Jurnal Papeda: Jurnal Publikasi Pendidikan Dasar Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Papeda: Jurnal Publikasi Pendidikan Dasar
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jurnalpendidikandasar.v8i1.4290

Abstract

Berdasarkan pada penelitian pengembangan dan perancangan tujuan artikel ini adalah (1) mengembangkan bahan ajar berbasis “Kotamanis” interaktif yang dilengkapi gambar video sebagai bahan ajar yang dapat digunakan mata pelajaran IPS (2) mengembangkan Bahan ajar IPS yang dapat meningkatkan literasi sebagai motivasi untuk peserta didik. Model pengembangan yang digunakan adalah model ADDIE yang dikemukakan oleh Sugiono dengn prosedur: analisis, desain,pengembangan,implementasi dan evaluasi. Kualitas pembelajaran yang selama penulis amati selama beberapa tahun ini mengalami penurunan kualitas dimana menurunyan motivasi belajar peserta didik. Pengembangan bahan ajar berbasis Kotamanis salah satu cara untuk meningkatkan kualitas pembelajaran yang sesuai dengan era abad 21.  Uji coba dilakukan di kelas kecil di SD SMP Satu Atap Negeri 1 Arut Utara. Hasil ujicoba diharapkan dapat meningkatkan motivasi siswa dalam literasi dan setelah media di gunakan menujukan antusias peserta didik dalam melaksankan pembelajaran. Peningkatan 90 % siswa lebih menyukai belajar dengan menggunakan bahan ajar berbasis “Kotamanis” daripada mengunakan buku manual. Berdasarkan hasil ujicoba penelitian ini disimpulkan bahwa penggunaan bahan ajar berbasis “Kotamanis” layak digunakan sebagai sumber belajar mata pelajaran IPS khusunya pada materi Geografi dan Pelestarian Sumber Daya Alam.
Evaluasi Program Literasi Sekolah Menggunakan Model CIPP Pada SMP Negeri 2 Arut Selatan Kabupaten Kotawaringin Barat Susiati, Wina; Fatchurahman, M.; Kartini, Nurul Hikmah
Jurnal Papeda: Jurnal Publikasi Pendidikan Dasar Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Papeda: Jurnal Publikasi Pendidikan Dasar
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jurnalpendidikandasar.v8i1.4293

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan program literasi di SMP Negeri 2 Arut Selatan menggunakan model CIPP.  Model ini digunakan karena kemampuannya mengevaluasi program secara menyeluruh, mulai dari konteks kebutuhan program, masukan yang digunakan, proses pelaksanaan, hingga hasil yang dicapai.  Pendekatan penelitian yang digunakan ialah kualitatif dengan metode evaluatif.  Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dari kepala sekolah, tim pelaksana, guru, dan peserta didik.  Analisis data dilakukan melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi GLS di SMP Negeri 2 Arut Selatan termasuk dalam kategori sangat baik pada seluruh komponen evaluasi. Aspek context, menunjukkan adanya kesesuaian antara kebutuhan sekolah denagntujuan program.  Aspek input, dinilai siap, baik dari segi sumber daya manusia, sarana prasarana, maupun pendanaan.  Aspek process seluruh kegiatan seperti jadwal, aktivitas, serta monitoring dan evaluasi berjalan sesuai rencana.  Sementara pada aspek product, terlihat peningkatan pengetahuan, prestasi, dan karakter peserta didik.  Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa program GLS di SMP Negeri 2 Arut Selatan berjalan efektif, dan memberikan  dampak positif terhadap budaya literasi di sekolah serta rekomendasi program dilanjutkan dengan perbaikan berkelanjutan untuk memperkuat budaya literasi di lingkungan pendidikan.
Pengembangan Media Ajar Berbasis “Bemamai” (Belajar Memahami Menyimak Video) Bahasa Inggris SMP Negeri 2 Arut Selatan Octarianty, Siti Mukharamah; Fatchurahman, M.; Kartini, Nurul Hikmah
Jurnal Papeda: Jurnal Publikasi Pendidikan Dasar Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Papeda: Jurnal Publikasi Pendidikan Dasar
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jurnalpendidikandasar.v8i1.4296

Abstract

Meskipun siswa membutuhkan media audiovisual yang kontekstual dan menarik untuk meningkatkan pemahaman dan hasil belajar mereka, penggunaan bahan ajar tradisional di SMP Negeri 2 Arut Selatan yang berfokus pada buku teks tetap menjadi hal yang umum. Bahan ajar ini gagal memenuhi kebutuhan kemampuan mendengarkan serta memahami siswa memadai. Guna mengatasi kebutuhan ini, proyek ini akan merancang dan mengevaluasi platform pembelajaran berbasis video untuk mata pelajaran Bahasa Inggris kelas VIII yang disebut BEMAMAI (“Belajar Memahami Menggunakan Video atau Belajar guna Memahami Menggunakan Video”). Analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, serta evaluasi jadi fase membentuk (R&D) dipergunakan pekerjaan ini. Siswa kelas VIII di SMP Negeri 2 Arut Selatan jadi subjek studi ini. Validasi ahli, kuesioner, tes pre-serta post, serta observasi metode dipergunakan mengumpulkan data. Temuan yang valid, praktis, serta berhasil memperlihatkan bahwa media pembelajaran berbasis BEMAMAI bisa secara signifikan meningkatkan hasil belajar siswa. Karenannya, alat pedagogis berbasis BEMAMAI merupakan pilihan yang tepat untuk kelas yang ingin melengkapi buku teks tradisional beserta sumber daya yang mendukung pembelajaran bahasa Inggris yang lebih mendalam serta relevan.
Ethnomedicine and Knowledge Transmission among Dayak Communities in Central Kalimantan: An Ethnographic Inquiry Adawiyah, Rabiatul; Fatchurahman, M.; Pratomo , Guntur Satrio; Haris, Ferdiyani; Prajnashwari, I Gusti Ayu Raya; Wandianti, Sonia Lomei; Salsabina, Salsabina; Adhika Wiratama, Abid Naufal
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 9 No. 2 (2026): February 2026
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v9i2.8661

Abstract

Introduction: Traditional medicinal knowledge is central to cultural identity and community well-being among the Dayak communities of Central Kalimantan yet its continuity is increasingly threatened by modernization and declining youth engagement. This study aims to examine how ethnomedicinal knowledge is transmitted practiced and sustained through therapeutic traditions eco spiritual values and intergenerational learning. Methods: A qualitative ethnographic approach was conducted in four regions of Central Kalimantan involving twelve purposively and snowball-selected participants including traditional leaders elders and women healers. This design was chosen to capture culturally embedded meanings that cannot be accessed through quantitative techniques. Data were collected through participant observation in depth interviews and documentation then transcribed verbatim and analyzed using thematic coding procedures. Results: Three major findings emerged. First the transmission of medicinal plant knowledge is weakening as younger generations increasingly rely on biomedical services. Second ritual practices such as offerings prayers and ecological ethics remain central in legitimizing healing and guiding responsible plant harvesting. Third the perceived effectiveness of key plants including kalakai pasak bumi and bajakah is reinforced through lived experiences of vitality and longevity although sustainability is challenged by shifting health preferences and environmental change. Conclusion: Dayak ethnomedicine reflects an integrated system combining therapeutic efficacy cultural identity and ecological stewardship. The findings highlight the importance of eco spiritual practices and intergenerational dynamics in sustaining traditional healing. Strengthening documentation pharmacological validation and youth-focused digital revitalization initiatives is essential for ensuring the resilience of Dayak ethnomedicinal knowledge.