Claim Missing Document
Check
Articles

STRATEGI PENGELOLAAN KEUANGAN UNIVERSTIAS SAM RATULANGI MANADO DI ERA BADAN LAYANAN UMUM Sumendap, Steven S.F; Koleangan, Rosalina A.M.; Rotinsulu, Tri Oldy
JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 20, No 2 (2019): JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35794/jpekd.23844.20.2.2019

Abstract

ABSTRAK Universitas adalah suatu institusi pendidikan tinggi dan penelitian yang memberikan gelar akademik dalam berbagai bidang. Sebuah universitas menyediakan pendidikan sarjana dan pascasarjana. Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado resmi berubah statusnya menjadi instansi pemerintah dengan Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum (PK BLU). Pengelolaan Keuangan BLU dapat diterapkan oleh setiap instansi pemerintah yang secara fungsional menyelenggarakan kegiatan yang bersifat operasional. Instansi dimaksud dapat berasal dari dan berkedudukan pada berbagai jenjang eselon atau non eselon pada kementerian/lembaga. Tujuan penelitian ini adalah  untuk mengetahui bagaimanakah pengelolaan keuangan unsrat di era BLU dan untuk mengetahui strategi yang tepat untuk pengelolaan keuangan unsrat di era BLU. Penelitian menggunakan penelitian Deskriptif. Untuk menganalisis strategi yang digunakan menggunakan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Jenis penerimaan Unsrat setelah menjadi BLU terdiri dari Pendapatan Jasa Pelayanan Pendidikan dan Pendapatan, (2) Jenis penerimaan Unsrat tahun 2018 lebih besar dari penggunaan anggaran dalam bentuk belanja dan (3) strategi yang tepat digunakan adalah Strategi Ekspansi dan Strategi efektifitas  Kata kunci: strategi, pengelolaan keuangan, analisis SWOT, BLU  ABSTRACT The University is an institution of higher education and research that provides academic degrees in various fields. A university provides undergraduate and postgraduate education. Sam Ratulangi University (Unsrat) Manado officially changed its status to a government institution with the Public Service Agency Financial Management (PK BLU). BLU Financial Management can be implemented by any government institution that functions functionally in activities that have operational functions. Related institutions can be selected from and domiciled at various echelon or non echelon levels in ministries / institutions. The purpose of this study was to find out how to manage the financial assets of the BLU era and to find out the right strategies for managing financial institutions in the BLU era. Research uses descriptive research. To analyze the strategies used using the SWOT analysis. The results showed that: (1) the type of Unsrat acceptance after becoming a BLU consisted of Education Service Revenues and Revenues, (2) the type of Unsrat receipts in 2018 was greater than the use of the budget in the form of expenditure and (3) effectiveness strategies Keywords: strategy, financial management, SWOT analysis, BLU
ANALISIS BELANJA DAERAH TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI KOTA MANADO DAN DAMPAKNYA TERHADAP KEMISKINAN SENDOW, RONAL HERLY; KOLEANGAN, ROSALINA A.M.; ROTINSULU, TRI OLDY
JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 19, No 5 (2018): JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35794/jpekd.19387.19.5.2018

Abstract

ABSTRAK                     Pengeluaran daerah merupakan salah satu instrumen penting dalam memajukan ekonomi daerah, terutama untuk daerah-daerah berkembang, tentu saja, alokasi dari anggaran pemerintah menjadi syarat yang tidak dapat disangkal di mana pemerintah sebagai pemegang anggaran harus terus meningkatkan ekonomi yang ada untuk mencapai kemakmuran bagi komunitas yang mereka wakili. Selain memiliki kewajiban untuk mengendalikan anggaran daerah, pemerintah memiliki tanggung jawab untuk meningkatkan ekonomi daerah dengan mengalirkan investasi dalam banyak aspek, untuk membuat ekonomi terus tumbuh dan berkembang untuk berdampak kemakmuran bagi masyarakat di kota manado                    Dalam penelitian ini menghitung bagaimana pengeluaran pemerintah dalam bentuk pengeluaran baik secara langsung maupun tidak langsung mempengaruhi pertumbuhan ekonomi kota Manado dan bagaimana pengaruhnya terhadap perkembangan kemiskinan di Kota Manado dengan menggunakan analisis jalur, untuk menghitung langsung atau tidak langsung dampak yang disebabkan oleh belanja langsung dan belanja pemerintah tidak langsung terhadap kemiskinan dengan menggunakan pertumbuhan ekonomi sebagai variabel perantara. Dimana hasil penelitian menunjukkan bahwa baik pengeluaran langsung maupun tidak langsung memberikan pengaruh yang positif dan signifikan terhadap perbaikan ekonomi yang ada di kota Manado, serta tingkat kemiskinan masih dipengaruhi oleh pengeluaran langsung, pengeluaran tidak langsung dan pertumbuhan ekonomi, dimana variabel pertumbuhan ekonomi membuat perantara, serta perhitungan pengeluaran pemerintah terhadap kemiskinan baik secara langsung maupun tidak langsung. Kata kunci: belanja langsung, pengeluaran tidak langsung, pertumbuhan ekonomi, kemiskinan AbstractRegional spending is one of the important instruments in advancing the regional economy, especially for developing regions, of course, the allocation from the government budget becomes an undeniable requirement in which the government as the budget holder must continue to improve the existing economy in order to achieve prosperity for the communities they represent. Beside have the obligation to control the regional budgeting, goverment have the responsibility to increase the regional economics by flow the investment in many aspect, to make economics continue to grow and expand to impact prosperity for the communities in manado cityIn this study calculate how government expenditure in the form of expenditure either directly or indirectly affect the economic growth of the city of Manado and how its effect on the development of poverty in the city of Manado by using path analysis, to calculate the direct or indirect effects caused by direct spending and indirect government spending on poverty by using economic growth as an intermediate variable. Where the results show that both direct and indirect expenditures give a positive and significant influence to the improvement of the existing economy in Manado city, as well as the poverty level is still influenced by direct expenditure, indirect expenditure and economic growth, where the variable of economic growth made intermediaries, as well as the calculation of government spending toward poverty either directly or indirectly. Keywords: direct expenditure, indirect expenditure, economic growth, poverty
ANALISIS PENGELOLAAN ASET TETAP PADA GEDUNG KEUANGAN NEGARA MANADO DENGAN MENGGUNAKAN METODE IMPORTANCE PERFORMANCE ANALYSIS (IPA) Payangan, Kristian; Koleangan, Rosalina A.M.; Rotinsulu, Tri Oldy
JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 19, No 10 (2019): JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35794/jpekd.23443.19.10.2019

Abstract

ABSTRAKTingkat Pertumbuhan ekonomi di negara kita sangat bergantung kepada besar kecilnya Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) Pemerintah. APBN merupakan motor pengerak pertumbuhan ekonomi dimana pemerintah mengalokasikan anggarannya untuk mewujudkan program-program yang telah dirancang dalam rangka mensejahterahkan rakyat dengan menyediakan lapangan kerja, menyediakan dan membangun sarana dan prasarana serta infrastruktur, menyediakan layanan pendidikan dan kesehatan dan pembangunan manusia serta membiayai pelaksanaan tugas dan fungsi pemerintah lewat Kementerian/Lembaga. Mengingat APBN yang sifatnya terbatas sementara kebutuhan akan anggaran yang cukup banyak,.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pengelolaan aset yang dilakukan oleh Tim Pengurus Aset pada Gedung Keuangan Negara (GKN) Manado dan menganalisis tingkat kepuasan pengguna aset terhadap kinerja dari Tim Pengurus Aset. Metode yang digunakan untuk menjawab proses pelaksanaan pengelolaan aset yang dilakukan oleh Tim Pengurus Aset adalah analisis deskriptif.  Untuk melihat tingkat kepuasan pengguna aset dalam hal ini pejabat dan pegawai yang bekerja pada Kantor GKN Manado menggunakan metode Importance Performance Analysis (IPA) dan Customer Satisfaction Index (CSI).Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pengelolaan aset yang dilakukan oleh Tim Pengurus Aset dinilai oleh pengguna aset masih terdapat kekurangan yang perlu dilakukan perbaikan secara terus menerus, Hal ini ditunjukkan dari hasil perhitungan diperoleh nilai  CSI sebesar 43,39 persen yang memperlihatkan bahwa kinerja Tim Pengurus Aset dinilai kurang memuaskan dimana terdapat atribut-atribut yang belum baik kinerjanya yang butuh perbaikan agar tingkat kepuasan pengguna aset dapat meningkat.. Kata kunci: pengelolaan aset, kinerja tim pengurus aset, kepuasan pengguna aset  ABSTRACTThe level of economic growth in our country is very dependent on the size of the Government's State Budget (APBN). The APBN is a driving force for economic growth where the government allocates its budget to realize programs that have been designed in order to prosper the people by providing employment, providing and building facilities and infrastructure and infrastructure, providing education and health and human development services and financing the implementation of tasks and functions government through Ministries / Institutions. Given the limited nature of the state budget while the need for a sufficient amount of budget.                This study aims to describe the implementation of asset management carried out by the Asset Management Team in Manado State Financial Building (GKN) and analyze the level of satisfaction of asset users against the performance of the Asset Management Team. The method used to answer the process of implementing asset management carried out by the Asset Management Team is a descriptive analysis. To see the level of satisfaction of asset users in this case officials and employees who work at the Manado GKN Office use the Importance Performance Analysis (IPA) method and the Customer Satisfaction Index (CSI).                The results of the study show how the assets carried out by the Asset Management Team requested by asset users need to be carried out continuously. This discusses the results obtained with a CSI value of 43.39 percent who want to know the satisfying attributes that are needed. it is necessary to increase the level of user satisfaction of assets can increase. Keywords: asset management, asset management team performance, asset user satisfaction
PENGARUH INVESTASI, PERTUMBUHAN EKONOMI DAN PENGELUARAN PEMERINTAH TERHADAP TINGKAT KEMISKINAN DI GORONTALO PATEDA, YOLANDA -; Masinambow, Vecky A.J.; Rotinsulu, Tri Oldy
JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 18, No 6 (2017): JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35794/jpekd.16455.19.3.2017

Abstract

ABSTRAKKemiskinan adalah salah satu masalah yang menjadi pusat perhatian di negara manapun. Kemiskinan disebabkan oleh berbagai faktor, yaitu tingkat investasi yang masih dibawah standar, pertumbuhan ekonomi yang lambat dan pengeluaran pemerintah yang penyerapannya belum efektif pada program-program yang produktif dalam rangka pengentasan kemiskinan. Sebagaimana yang kita ketahui bahwa kemiskinan masih menjadi perbincangan yang serius dimasyarakat, karena kita lihat bahwa masih banyak masyarakat miskin di Indonesia khususnya di Gorontalo, ditandai oleh banyaknya masyarakat masih kekurangan bahan makanan dan banyaknya masyarakat yang masih sulit untuk memenuhi kebutuhan pokok hidupnya dan banyaknya pengangguran, ini menandakan bahwa kemiskinan di Gorontalo masih perlu mendapatkan perhatian yang serius dari pemerintah. Investasi, pertumbuhan ekonomi, pengeluaran pemerintah dan kemiskinan satu sama lain saling terkait. Sulit bagi pemerintah menciptakan lapangan kerja baru tanpa pertumbuhan ekonomi tinggi. Sama sulitnya menciptakan lapangan kerja bagi penduduk miskin (masyarakat lokal) jika pertumbuhan ekonomi hamya ditopang kegiatan produksi dan membutuhkan tenaga kerja luaran pendidikan tinggi. Pengeluaran pemerintah sendiri merupakan alat intervensi pemerintah terhadap perekonomian yang dianggap paling efektif. Selama ini tingkat efektifitas pengeluaran pemerintah dapat diukur melalui seberapa besar pertumbuhan ekonomi dicapai. Dalam perkembangannya alat indikator ini tidak saja berdasar pertumbuhan ekonomi tetapi juga melibatkan seberapa tinggi tingkat kemiskinan. Tujuan penelitian mengetahui pengaruh investasi, pertumbuhan ekonomi dan pengeluaran pemerintah terhadap tingkat kemiskinan di Gorontalo. Data yang digunakan adalah data sekunder dimana menggunakan metode analisis regresi berganda. Hasil penelitian, investasi memiliki pengaruh terhadap tingkat kemiskinan di Gorontalo, sementara pertumbuhan ekonomi dan pengeluaran pemerintah tidak memiliki pengaruh terhadap tingkat kemisikinan di Gorontalo.Kata kunci : Investasi, Pertumbuhan Ekonomi, Pengeluaran Pemerintah, Kemiskinan
ANALISIS PENGARUH KINERJA KEUANGAN DAERAH DAN BELANJA MODAL TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DAN PENURUNAN KEMISKINAN DI SULAWESI UTARA Pantas, Oldri O.; Kindangen, Paulus; Rotinsulu, Tri Oldy
JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 20, No 01 (2019): JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35794/jpekd.23452.20.01.2019

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kinerja keuangan daerah yang diukur dengan Belanja Modal, upaya fiskal, tingkat derajat desentralisasi fiskal dan kemampuan pembiayaan terhadap pertumbuhan ekonomi dan penurunan kemiskinan di Sulawesi Utara. Jenis penelitian dalam penelitian ini adalah penelitian eksplanatif. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) belanja modal berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Utara, (2) upaya fiskal tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Utara (3) desentralisasi fiskal tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Utara, (4) kemampuan pembiayaan tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Utara (5) belanja modal tidak berpengaruh signifikan terhadap penurunan kemiskinan di Sulawesi Utara, (6) upaya fiskal berpengaruh signifikan terhadap penurunan kemiskinan di Sulawesi Utara, (7) desentralisasi fiskal berpengaruh signifikan terhadap penurunan kemiskinan di Sulawesi Utara, (8) kemampuan pembiayaan tidak berpengaruh signifikan terhadap penurunan kemiskinan di Sulawesi Utara dan (9) pertumbuhan ekonomi tidak berpengaruh signifikan terhadap penurunan kemiskinan di Sulawesi Utara..Kata kunci: kinerja keuangan daerah, belanja modal, pertumbuhan ekonomi, penurunan kemiskinan ABSTRACT The purpose of this study was to determine the effect of regional financial performance as measured by Capital Expenditures, fiscal efforts, the degree of fiscal decentralization and the ability of financing towards economic growth and poverty reduction in North Sulawesi. The type of research in this study is explanatory research. The data analysis technique used is path analysis. The results showed that (1) capital expenditure had a significant effect on economic growth in North Sulawesi, (2) fiscal efforts had no significant effect on economic growth in North Sulawesi (3) fiscal decentralization had no significant effect on economic growth in North Sulawesi, (4) financing capability does not significantly influence economic growth in North Sulawesi (5) capital expenditure does not significantly influence poverty reduction in North Sulawesi, (6) fiscal efforts have a significant effect on reducing poverty in North Sulawesi, (7) fiscal decentralization has a significant effect on poverty reduction in North Sulawesi, (8) financing capacity does not significantly influence poverty reduction in North Sulawesi and (9) economic growth has no significant effect on reducing poverty in North Sulawesi. Keywords: government financial performance, capital expenditure, economic growth, poverty rates
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI NILAI TANAH DI KOTA MANADO Bintang, Andika Presley; Rotinsulu, Tri Oldy; Engka, Daisy S.M.
JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 18, No 5 (2017): JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35794/jpekd.15786.19.2.2017

Abstract

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI NILAI TANAH DI KOTA MANADO Andika Presley Bintang, TRI Oldy Rotinsulu,  Daisy S.M. Engka Ekonomi Pembangunan – Fakultas Ekonomi dan BisnisUniversitas Sam ratulangi  ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis seberapa besar pengaruh luas tanah, topografi tanah, jarak tanah ke Central Bisnis Distrik (CBD), jarak tanah ke jalan utama, dan lebar jalan disekitar lingkungan tanah berpengaruh terhadap nilai tanah. Hipotesis yang diajukan adalah bahwa luasan tanah berpengaruh negatif terhadap nilai tanah, topografi tanah yang rata mempunyai nilai yang lebih tinggi dibanding tanah dengan topografi yang tidak rata, jarak tanah ke CBD berpengaruh negatif terhadap nilai tanah, jarak tanah ke jalan utama berpengaruh negatif terhadap nilai tanah, dan lebar jalan berpengaruh positif terhadap nilai tanah, dan kontur tanah yang rata mempunyai nilai yang lebih tinggi dibanding tanah dengan kontur yang tidak rata.Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linier berganda. variabel dependen yaitu nilai tanah yang mengacu pada nilai hasil survei lapangan dengan beberapa penyesuaian, sedangkan variabel independen yaitu luas tanah, topografi tanah, jarak tanah ke CBD, jarak tanah ke jalan utama, dan lebar jalan.Hasil penilaian yang diperoleh bahwa setiap pertambahan luas tanah akan aberdampak pada penurunan nilai tanah, topografi tanah yang datar memiliki nilai yang lebih ttinggi dibandingkan dengan topografi tanah yang tidak datar, setiap pertambahan jarak tanah ke CBD dan jarak tanah ke jalan utama berdampak pada penurunan nilai tanah serta pertambahan lebar jalan berdampak pada meningkatnya nilai tanah. Kata Kunci : Nilai Tanah, Luas Bidang Tanah, Jarak Tanah Ke CBD, Jarak Tanah ke Jalan Umum, Lebar Jalan ABSTRACTThe objective of this research is to analyze the effect of land size, the topography of the land, the land distance to the Central Business District (CBD), the distance of the main road to the ground, and the width of the road around the soil environment affect the value of the land. The hypothesis is that the area of land negatively affect the value of the land, the topography of the land is flat has a higher value than the soil and the topography is uneven, the distance of the ground to the CBD negatively affect the value of the land, a distance of ground to main roads negatively affect the value of the land and the width of the positive effect on the value of land, and the flat contour of the land has a higher value than the soil with uneven contours.The analytical tool used in this research is multiple linear regression. the dependent variable is the value of land which refers to the value of field survey with a few adjustments, while the independent variables are spacious land, land topography, soil distance to the CBD, within the main road to the ground, and the width of the road.The results of the assessment obtained that any increase in the area of land will affect the decrease in the value of the soil, the flat topography has a higher value than the uneven topography of the soil, any increase in the distance of the land to the CBD and the distance of land to the main road impacts on the decrease of land value As well as the increase in the width of roads have an impact on the increasing value of land.  Kata Kunci : The Value of land, Land Size, Soil distance of CBD, distance of Main Road, road width
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI INDUSTRI KECIL OLAHAN IKAN DI KOTA MANADO Sumolang, Zisca Veybe; Rotinsulu, Tri Oldy; Engka, Daisy S.M.
JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 18, No 6 (2017): JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35794/jpekd.16459.19.3.2017

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh modal kerja, bahan baku, tenaga kerja serta pasar terhadap produksi industri kecil olahan ikan di Kota Manado. Metode pengolahan data adalah analisis kuantitatif. Penelitian dilakukan pada pengusaha industri kecil olahan ikan di Kota Manado. Jumlah responden adalah 30 orang. Alat analisis penelitian menggunakan analisis regresi berganda dengan teknik ordinary least squares.Produksi industri kecil (PIK) penting dalam peningkatan perekonomian suatu daerah di Indonesia. Produksi industri kecil yang tinggi menandakan terjadinya efisiensi dari industri yang melakukan proses manufaktur input, proses dan output sumber-sumber daya yang ada. Hal ini mengandung implikasi agar dapat dilakukan peningkatan secara bersama-sama dari keempat faktor tadi agar produksi industri kecil olahan ikan di Kota Manado dapat terus meningkat. Kata-Kata Kunci:: Modal Kerja, Bahan Baku, Tenaga Kerja, Pasar, Produksi, Industri Kecil, Olahan Ikan
PENGARUH BELANJA MODAL DAN TINGKAT KEMISKINAN TERHADAP INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA (IPM) DI PROVINSI SULAWESI UTARA Tarumingkeng, Winsy A.; RUMATE, VEKIE A; Rotinsulu, Tri Oldy
JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 19, No 6 (2018): PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35794/jpekd.19789.19.6.2018

Abstract

ABSTRAK Pemerintah Provnisi Sulawesi Utara disaran­kan dalam peningkatan IPM melalui Pembangunan Infrastruktur dan pengentasan kemiskinan sesuai dengan sembilan agenda prioritas Presiden dalam Nawa Cita pada program 3 (tiga) membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan dan program 5 (lima) meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia melalui peningkatan kualitas pendidikan dan pelatihan dengan program Indonesia Pintar, serta peningkatan kesejateraan masyarakat dengan program Indonesia Kerja dan Indonesia Sejahtera dengam mendorong land reform.Dalam penelitian ini digunakan metode penghitungan kuadran terkecil (ordinary least square) dimana Indeks Pembangunan Manusia sebagai variabel dependen dan digunakan dua variabel independen yakni Belanja Modal dan Tingkat Kemiskinan. Data yang diteliti meliputi kemiskinan, pertumbuhan ekonomi, realisasi belanja modal, dan Indeks Pembangunan Manusia. Jenis data yang digunakan adalah data panel yaitu gabungan time series dan cross section. Dimana berdasarkan penghitungan semakin tinggi belanja modal yang dikeluarkan maka akan meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia. Kata kunci : Belanja Modal, Tingkat Kemiskinan dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM)ABSTRACTNorth Sulawesi Provincial Government is expected to increase HDI through Infrastructure Development and poverty alleviation in accordance with the nine priority agendas of the President in Nawa Cita in 3 (three) programs to build Indonesia from the periphery by strengthening the regions and villages within the framework of the unitary state and the 5 (five) improve the quality of human life of Indonesia through improving the quality of education and training with Smart Indonesia programs, as well as improving community welfare with Indonesia Work Program and Prosperous Indonesia dengam encourage land reform.In this research, the smallest quadrant calculation method (ordinary least square) where Human Development Index as dependent variable and used two independent variables namely Capital Expenditure and Poverty Level. The data studied include poverty, economic growth, capital expenditure realization, and Human Development Index. The type of data used is panel data that is a combination of time series and cross section. Where based on the calculation the higher capital expenditures incurred will increase the Human Development Index. Keywords: Capital Expenditure, Poverty Rate and Human Development Index (HDI)
ANALISIS PENGARUH SISTEM PENGENDALIAN INTERN PEMERINTAH (SPIP), PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN PENGAWASAN KEUANGAN DAERAH TERHADAP NILAI INFORMASI LAPORAN KEUANGAN PEMERINTAH KOTA BITUNG Patiro, Kalcum; Rotinsuluu, Tri Oldy; Kawung, George M.V.
JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 19, No 8 (2018): JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35794/jpekd.22003.19.8.2018

Abstract

ABSTRAKBerdasarkan hasil pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Kota Bitung pada Tahun Anggaran 2011 sampai 2017 mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian. Penulis ingin mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi nilai informasi laporan keuangan pemerintah Kota Bitung. Untuk itu penulis melakukan analisis apakah Nilai informasi laporan keuangan dipengaruhi oleh faktor-faktor : Sistem pengendalian intern pemerintah, pemanfaatan teknologi informasi dan pengawasan keuangan daerah.Penelitian ini dilakukan dengan cara memberikan kuesioner sebanyak 120 kuesioner, yang dibagikan kepada responden yang merupakan Kepala dan staf Bagian Keuangan pada Perangkat Daerah di Kota Bitung. Data diolah dengan menggunaakan SPSS 16.Setelah data dianalisis, ditemukan bahwa semua faktor diatas berpengaruhi signifikan positif terhadap nilai informasi laporan keuangan Pemerintah Kota Bitung. Artinya, jika sistem pengendalian intern pemerintah, pemanfaatan teknologi informasi dan pengawasan keuangan daerah semakin baik maka nilai informasi dari laporan keuangan yang dihasilkan pemerintah  akan semakin baik pula. Kata Kunci : nilai informasi, sistem pengendalian intern pemerintah, pemanfaatan teknologi informasi dan pengawasan keuangan daerah. ABSTRACTBased on the result of the Bitung city Government Financial Report Fiscal Year 2011 to 2017 received opinions Wajar Tanpa Pengecualian. The writer wanted to know  the  factors that infuluence the value of information on the financial statements of the Bitung city government.. For this reason, the writer  analyses whether the information value of government financial is influenced by several factors : the system of intern control, information technology utilization and the control of regional finance.  This research was conducted by giving questionnaires as many as 120 questionnaires, which were distributed to respondents who were the Head and staff of PD’s acounting departement in Bitung City. Data is processed using SPSS 16.After the data were analyzed, it was found that all of the above factors had a significant positive effect on the value of the financial statements of the Bitung City Government. That is, if the government internal control system, the utilization of information technology and regional financial supervision is getting better, the value of information from the financial statements produced by the government will be better also.   Keywords : information value, government internal control system, the utilization of information technology and regional financial supervision
PENGARUH BELANJA PEMERINTAH TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DAN PENGENTASAN KEMISKINAN DI KOTA BITUNG Lantu, Yeni Saarce Magdalena; Koleangan, Rosalina A.M.; Rotinsulu, Tri Oldy
JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 18, No 5 (2017): JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35794/jpekd.15785.19.2.2017

Abstract

PENGARUH BELANJA PEMERINTAH TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DAN PENGENTASAN KEMISKINAN DI KOTA BITUNG Yeni Saarce Magdalena Lantu, Rosalina A.M. Koleangan, Tri Oldy RotinsuluEkonomi Pembangunan – Fakultas Ekonomi dan BisnisUniversitas Sam ratulangi ABSTRAKAlokasi belanja dari pemerintah daerah merupakan salah satu indikator percepatan pembangunan yang terjadi di daerah, dimana alokasi belanja ini kemudian dibagi dalam dua kategori utama yakni belanja langsung dan belanja tidak langsung.Melalui penelitian ini akan dibuktikan bagaimana alokasi belanja langsung dan belanja tidak langsung memberi pengaruh terhadap perkembangan perekonomian di kota Bitung yang dilihat dari pertumbuhan ekonomi serta bagaimana pengaruhnya terhadap tingkat kemiskinan yang terjadi. Penelitian ini sendiri akan menggunakan regresi berganda sebanyak dua kali, untuk melihat pengaruh masing-masing variabel independent terhadap masing-masing variabel dependent. Kata kunci: Belanja langsung, Belanja Tidak Langsung, Pertumbuhan Ekonomi, Kemiskinan.ABSTRACT               The allocation of expenditure from local government is one of the indicators of the acceleration of development that occurs in the region, where the allocation of expenditure is then divided into two main categories namely direct expenditure and indirect spending.Through this research will be proved how the allocation of direct expenditure and indirect spending gives effect to the economic development in the city of Bitung seen from the economic growth and how its influence on the level of poverty that occurred. This research alone will use multiple regression twice, to see the influence of each independent variable to each dependent variable . Keywords: Direct Expenditure, Indirect Expenditure, Economic Growth, Poverty. 
Co-Authors Abdullah, Muttaqin Kokala Agnes L. Ch. P. Lapian Agnes L.Ch.P. Lapian Aidore, Alderon Edi Ampou, Jonly Amran T. Naukoko Anderson Kumenaung Aring, Alfy B. W. Bintang, Andika Presley Bujung, Reinhard Eliezer Yusup C. Wauran, Patrick Christina Wambemu Daisy S.M. Engka, Daisy S.M. Dama, Yustinus Dennij Mandeij Dharmmayukti, Bhawika Een N. Walewangko, Een N. Elia Radianto Ellong, Tasya Alifah Elvira Jacobus Ersandy Rumansjah George M.V. Kawung, George M.V. George, Pricelya Tresye Greydi Normala Sari Hidayat, Ferdy Fadly Imanul Hakim Ivone Deasy Anneke Goni Jacky S. B. Sumarauw JUNIOR LAKAT KAWUNG, GEORGE M.V Kawung, George Manuel Victor Kevin R.M. Mandey, Kevin R.M. Klasjok, Kristina Koleangan, Rosalina A.M Korompis, Claudia Wanda Melati Lantu, Yeni Saarce Magdalena Latiki, Sahrul Lidya Thevi Nouke Dondokambey Malang, Destri Mamonto, Chikita Manopo, Stivano Maramis, Mauna T. B. Maramis, Mauna Th. B Maramis, Mauna Th. B. Maramis, Mauna Th. B. Maramis, Mauna Th.B Masinambow, Vecky A.J. Mauna Th. B. Maramis Mauna Th.B. Maramis Mawu, Inggrid Maria Meisye Ella Jacklien Rumbayan Mokodongan, Arasi Mokodongan, Zefanya Z.M Muari'F, Munazar R Muarif, Munazar Rafsanjani Mumu, Nifel Elvis Naukoko, Amran T. Niode, Audie O. Niode, Audie O. Niode, Audie. O. Nurmila . Onibala, Anjelia Pakasi, Salvatori Amadeus Pangalila, Ansyela Milli Kristi Pangandaheng, Zulser G Pantas, Oldri O. Patadang, Tirza Meireny PATEDA, YOLANDA - Patiro, Kalcum Paulus Kindangen Payangan, Kristian Pieter Runturambi, Ari Polontalo, Fahrurrazi Puspitasari, Andhika Nur Rauf, Sadat Riung, Isabella N. E Robot, Clarasita Tifany Rombe, Joshua B. Rorong, Ita Pingkan Fasnie Rosalina A.M. Koleangan, Rosalina A.M. Rotinsulu, Debby Ch. RUMATE, VEKIE A Rumate, Vekie A. Sanggor, Katerose Margareta Saumana, Nova SENDOW, RONAL HERLY Sendow, Ronald Herly Sendow, Sifra J. Siburian, Kiki Farida Br. Simbolon, Ronauli Siwu, Hanly F. D.J Siwu, Hanly F. Dj. Sondakh, Karina H. Sondakh, Karina Hillegonda Sumendap, Steven Sumendap, Steven S.F Sumolang, Zisca Veybe Sumual, Jacline I. Syah, Rabiatul Adwia Tarumingkeng, Winsy A. Tembang, Triones Th. B. Maramis, Mauna Timbuleng, Gloria Tjodi, Andi Maujung Tolosang, Krest D. Tumangkeng, Steeva Y.L Vanessa Elisabeth Korompis, Vanessa Elisabeth Wangke, Stendi Chrisolik Wati, Evi S. Candra Wiku, Firda Wiwik Handayani Wua, Inka Gratya Yehosua, Susan A.