Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Penerapan Terapi Murottal Al-Qur’an Surat Al-Kahfi dalam Asuhan Keperawatan Pasien Hipertensi dengan Masalah Ansietas: Penelitian Femilya Indriastiani Sari; Tiara Fatma Pratiwi; Leo Yosdimyati Romli; Arif Wijaya
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3565

Abstract

Anxiety can occur in patients with hypertension. A patient with hypertension may experience anxiety because hypertension tends to require relatively long-term treatment, carries a risk of complications, and can shorten life expectancy. The purpose of this study was to identify nursing care for elderly patients with hypertension who have anxiety-related nursing problems. Methods this study used a case study approach with two hypertensive patients with anxiety nursing problems as subjects. Nursing interventions were carried out for 3 days using Murottal Al-qur'an therapy from Surah Al-Kahfi. Data collection was obtained through interviews, observation, and documentation. The instrument used was a medical-surgical nursing care format. The results of this study showed that the assessment found similarities in both patients, namely that they were worried about their illness. The nursing diagnosis found the main problem to be anxiety in both patients. The researcher adjusted the intervention according to the SLKI and SIKI books. The implementation used Al-Quran Murottal therapy from Surah Al-Kahfi, which was carried out for 3 days. and in the evaluation, the problem was resolved on the third day with a decrease in anxiety levels. The administration of Al-Kahfi Quran recitation therapy was proven to reduce anxiety in hypertensive patients and can be applied to other elderly hypertensive patients.
Peningkatan Pengetahuan Dan Kesadaran Masyarakat Tentang Pemantauan Tekanan Darah Melalui Edukasi Kesehatan Puspitasari, Maharnani Tri; Putri Andini, Carlene Natasya; Romli, Leo Yosdimyati
Jurnal Abdi Medika Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Abdi Medika Desember 2025
Publisher : INSTITUT TEKNOLOGI SAINS DAN KESEHATAN INSAN CENDEKIA MEDIKA JOMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jam.v5i2.1544

Abstract

Hipertensi masih menjadi salah satu penyebab utama morbiditas kardiovaskular di Indonesia, dengan prevalensi mencapai 34,1%. Kondisi ini diperparah oleh rendahnya pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya memantau tekanan darah secara berkala, sehingga deteksi dini sering terlambat dilakukan. Kegiatan pengabdian ini ditujukan untuk meningkatkan pemahaman dan kebiasaan masyarakat dalam melakukan pemantauan tekanan darah melalui edukasi kesehatan. Pendekatan yang digunakan adalah community-based participatory research yang melibatkan partisipasi aktif warga di Desa Candimulyo, Jombang. Intervensi diberikan melalui dua sesi edukasi interaktif disertai pemeriksaan tekanan darah. Pengumpulan data dilakukan sebelum dan dua minggu setelah program menggunakan kuesioner terstruktur, dengan kategori pengetahuan dan perilaku dibagi menjadi kurang, cukup, dan baik. Analisis dilakukan secara deskriptif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan kategori baik dari 9,7% menjadi 64,5%. Perilaku pemantauan tekanan darah juga membaik, dari 54,9% peserta yang melakukan pemeriksaan rutin minimal satu kali menjadi 87,1% setelah intervensi. Temuan ini memperlihatkan bahwa edukasi kesehatan efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan praktik pemantauan tekanan darah, sehingga berpotensi diterapkan sebagai model intervensi di tingkat komunitas.
PENERAPAN TERAPI PROGRESSIVE MUSCLE RELAXATION (PMR) PADA LANSIA PENDERITA GOUT ARTRITIS DENGAN MASALAH KEPERAWATAN NYERI KRONIS DI UPT PSTW JOMBANG Abidin, Faridl Zainal; Leo Yosdimyati Romli; Arif Wijaya; Tiara Fatma Pratiwi
JPK : Jurnal Penelitian Kesehatan Vol. 15 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54040/jpk.v15i2.348

Abstract

Abstrak: Lanjut usia merupakan kelompok yang rentan mengalami penyakit degeneratif, salah satunya gout arthritis yang ditandai oleh nyeri sendi akibat penumpukan kristal monosodium urat. Kondisi ini dapat menurunkan mobilitas, kualitas hidup, serta memengaruhi aspek psikologis lansia. Tujuan: Mengetahui efektivitas penerapan PMR dalam menurunkan intensitas nyeri pada lansia penderita gout arthritis dengan masalah keperawatan nyeri kronis.Metode: Penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus asuhan keperawatan. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi data Subjektif, objektif dan Numeric Rating Scale (NRS) untuk menilai intensitas nyeri sebelum dan sesudah intervensi. Hasil: Setelah dilakukan terapi PMR selama 4 hari secara rutin, kedua responden menunjukkan penurunan skala nyeri dari kategori nyeri sekala 5&6 sedang menjadi sekala nyeri 2 ringan. Responden juga melaporkan kondisi tubuh lebih rileks, berkurangnya ketegangan otot, serta dapat meningkatkan kemampuan aktivitas secara mandiri. Kesimpulan: Terapi PMR terbukti efektif mengkontrol nyeri pada lansia penderita gout arthritis.
TERAPI DIAPHRAGMATIC BREATHING EXERCISE UNTUK MENURUNKAN SESAK NAPAS PADA PASIEN ASMA DENGAN MASALAH KEPERAWATAN POLA NAPAS TIDAK EFEKTIF DI RUANG GATOTKACA RSUD JOMBANG Nur Laili, Hanifah; Dina Camelia; Erna Ts Fitriyah; Leo Yosdimyati Romli
JPK : Jurnal Penelitian Kesehatan Vol. 15 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54040/jpk.v15i2.352

Abstract

Abstrak: Asma adalah penyakit paru-paru kronis yang disebabkan karena adanya peradangan dan penyempitan otot di sekitar saluran nafas, sehingga membuat pernapasan menjadi lebih sulit. Pasien asma yang mengalami kekambuhan akan mengalami sesak napas sehingga dapat diterapkan terapi non farmakalogi seperti Teknik diapraghmatic breathing exercise. Tujuan penelitian mampu melakukan penerapan intervensi Teknik diapraghmatic breathing exercise pada pasien asma dalam mengatasi masalah Pola Napas Tidak Efektif. Jenis penelitian yang dilakukan adalah studi kasus dengan pendekataan asuhan keperawatan, responden penelitian ini adalah dua pasien asma dengan masalah pola napas tidak efektif. Penelitian dilakukan selama 3 hari menggunakan metode pengumpulan data melalui wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan pasien pertama mengalami penurunan sesak napas pada hari ke-2 dengan ditemukan RR 26x/menit dan pada hari ke-3 sudah tidak sesak dengan RR 22x/menit, sedangkan pasien kedua mengalami penurunan sesak napas pada hari ke-1 dengan RR 26x/menit dan pada hari ke-3 pasien sudah tidak sesak dengan RR 22x/menit. Kesimpulan yang didapat adalah teknik diapraghmatic breathing exercise dapat diterapkan pada pasien asma yang mengalami sesak napas dengan masalah keperawatan pola napas tidak efektif
PENERAPAN TERAPI SENAM TERA PADA LANSIA PENDERITA GOUT ARTHRITIS DENGAN MASALAH KEPERAWATAN NYERI AKUT DI DUSUN BANGLE DESA DAPUR KEJAMBON JOMBANG Mardaenatuz Zahro, Umi; Dina Camelia; Leo Yosdimyati; Tiara Fatma
JPK : Jurnal Penelitian Kesehatan Vol. 15 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54040/jpk.v15i2.355

Abstract

Abstract: Gout arthritis adalah bentuk peradangan sendi yang terjadi akibat penumpukan kristal asam urat, yang memicu respon inflamasi dan menyebabkan nyeri hebat serta pembengkakan, terutama pada sendi penopang berat badan seperti lutut, panggul, dan pergelangan kaki. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui Penerapan Terapi Senam Tera Pada Lansia Penderita Gout Arthritis Dengan Masalah Keperawatan Nyeri Akut Di Desa Dapur Kejambon. Desain penelitian di penelitian ini adalah studi kasus. Subjek penelitian dalam penelitian ini Lansia yang masih mampu untuk berdiri dan mampu melakukan gerakan senam tera dan lansia dengan nyeri pada bagian sendi-sendi yang nyerinya hilang timbul. Penelitian karya ilmiah ini dimulai dengan penyusunan proposal sampai akhir yaitu dari bulan Agustus 2025. Pengumpulan data dilakukan di Desa dapur Kejambon pada September 2025. Hasil studi kasus menunjukkan bahwa terapi senam tera dapat menjadi terapi alternatif untuk mengatasi nyeri akut pada lansia penderita gout arthritis, pada klien 1 Ny.S skala nyeri menurun di hari ke tujuh dengan skala nyeri (1), dan pada klien 2 Ny.T skala nyeri menurun di hari ke tujuh dengan skala nyeri (1). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah senam tera dapat menjadi terapi non farmakologi pada lansia penderita gout arthtritis dengan masalah keperawatan nyeri akut. Saran bagi responden dapat meningkatkan pengetahuan klien tentang bagaimana menangani masalah Gout Arthritis dengan tindakan yang benar sehingga masalah dapat teratasi.