Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Faktor Exacta

ANALISIS KONSEP DAN CARA KERJA SERANGAN KOMPUTER DISTRIBUTED DENIAL OF SERVICE (DDOS) RUDI HERMAWAN
Faktor Exacta Vol 5, No 1 (2012)
Publisher : LPPM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (813.626 KB) | DOI: 10.30998/faktorexacta.v5i1.186

Abstract

Masalah kemanan komputer merupakan faktor yang sangat penting untuk diperhatikan dan dikelola dengan baik oleh sistem administrator. Di era teknologi informasi saat ini, layanan kepada konsumen menjadi hal yang mutlak untuk bisa bertahan dalam persaingan usaha. Banyak sekali cara yang ditempuh untuk menghalangi seseorang/perusahaan untuk dapat memberikan layanan yang optimal. Hal ini sangat mungkin bila layanan yang diberikan melalui koneksi internet yang dapat dikatakan kurang aman. Beberapa serangan terhadap server sebagai penyedia layanan kerap dilakukan oleh hacker, walaupun tidak semua tujuan yang dilakukan berlandaskan pada bisnis atau politik belaka. Namun beberapa diantaranya juga merupakan sebagai aksi unjuk gigi guna memperoleh prestise tertentu di sebuah komunitas atau perkumpulan. Serangan DOS (Denial Of Service) dan DDOS (Distributed Denial Of Service) adalah serangan yang bisa sering kita jumpai diantara serangan - serangan lainnya. DOS dan DDOS sendiri pada dasarnya adalah sama, namun DDOS adalah serangan yang lebih terstruktur. DDOS dengan mekanisme yang pada dasarnya sama dengan DOS namun memiliki dampak yang umumnya jauh lebih besar dibandingkan dengan DOS. Mekanisme serangan DOS maupun DDOS dan cara penanggulangannya sangat penting untuk diketahui dan dipelajari bagi sistem administrator mengingat serangan ini dapat menggagu kinerja server. Dampak serangan DDOS akan menyebabkan bandwidth yang digunakan oleh korban akan habis yang mengakibatkan terputusnya koneksi antar server, Bila serangan DDOS tidak segera ditanggulangi dapat menyebabkan kerusakan secara permanen terhadap hardware dan software korban. Kata kunci: keamanan komputer, server, DOS, DDOS, Internet
KESIAPAN APARATUR PEMERINTAH DALAM MENGHADAPI CYBER CRIME DI INDONESIA RUDI HERMAWAN
Faktor Exacta Vol 6, No 1 (2013)
Publisher : LPPM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (341.956 KB) | DOI: 10.30998/faktorexacta.v6i1.217

Abstract

Cyber crime merupakan bentuk kejahatan yang terjadi pada dunia maya atau internet. Munculnya beberapa kasus kejahatan internet "CyberCrime" di Indonesia seperti, penyusupan-penyerbuan-perubahan terhadap situs target dapat menyebabkan kondisi abnormal terhadap situs korbannya (1), pembobolan kartu kredit dan penipuan perdagangan online (e-commerce) (2), dan pencemaran nama baik yang dilakukan melalui media online atau jejaring sosial (3). Maraknya kasus cyber crime ini telah menjadi kejahatan yang serius, sehingga pemerintah khususnya aparat hukum harus bisa mengimbangi kemampuan teknisnya untuk dapat mngungkap dan menangani para pelaku bila terjadi kasus cyber crime dan yang terpenting juga kemampuan untuk dapat mengadili pelaku cyber crime dengan menyiapkan payung hukum yang tepat dan tegas agar mampu menjerat dan menghukum para pelaku cyber crime. UU ITE saat ini yang digunakan sebagai payung hukum masih perlu di kaji dan di revisi melihat perkembangan dunia IT yang sangat pesat pertumbuhannya. Kata kunci: cyber crime, internet, keamanan komputer, kesiapan pemerintah, UU ITE.