Claim Missing Document
Check
Articles

Edukasi Kesehatan Mental dan Latihan Relaksasi Kepada Peserta Pengelolaan Penyakit Kronis di Puskesmas 1 Denpasar Utara Yudha, Ni Luh Gde Ari Natalia; Nyandra, Made; Kurniati, Ni Made; Hardy, I Putu Dedy Kastama; Martini, Ni Ketut; Sugianto, Made Agus; Putri, Kadek Fina Aryani; Purnawan, I Nyoman; Astuti, Ni Putu Widya; Sumadewi, Ni Luh Utari; Suarjana, Nyoman
Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat (Pamas) Vol 9, No 2 (2025): Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat (PAMAS)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM Universitas Respati Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/pamas.v9i2.3951

Abstract

Prolanis merupakan upaya pengelolaan penyakit kronis yang diselenggarakan di fasilitas kesehatan primer. Penanganan masalah kesehatan mental belum diselenggarakan dalam kegiatan Prolanis karena keterbatasan sumber daya yang dimiliki serta belum ada bentuk kegiatan yang bisa diadopsi untuk penanganan kesehatan mental. Tujuan kegiatan ini yakni memberikan pelatihan tentang kesehatan mental dan relaksasi kepada peserta Prolanis. Manfaat kegiatan ini yakni meningkatkan kesehatan peserta Prolanis baik fisik maupun mental. Kegiatan pelatihan dilaksanakan di Puskesmas I Denpasar Utara pada bulan Oktober 2023. Materi dan pelatihan diberikan oleh tim dosen program studi yang diselenggarakan di Puskesmas 1 Denpasar Utara. Sebanyak 26 orang peserta Prolanis diberikan edukasi kesehatan mental dan pelatihan relaksasi. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan mengukur tingkat pengetahuan, tekanan darah dan gerakan relaksasi yang telah diajarkan. Hasil pengabdian masyarakat dapat meningkatkan pengetahuan sebesar 2,321 sedangkan status kesehatan peserta yang diukur dari tekanan darah menunjukkan 73% peserta memiliki tekanan darahnya tidak normal namun peserta mampu menghafalkan gerakan relaksasi sebesar 85%. Berdasarkan hasil tersebut yang dapat disarankan yakni perlunya peserta melakukan pengelolaan penyakit sesuai panduan pengelolaan penyakit dan pengelolaan kesehatan mental dengan melakukan gerakan relaksasi secara rutin. Kata kunci: Edukasi Kesehatan Jiwa, Pelatihan Relaksasi
MANAJEMEN PROGRAM KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA) DI UPTD. PUSKESMAS MENGWI I KABUPATEN BADUNG Sari, Ni Putu Intan Permata; Sugianto, Made Agus; Hardy, I Putu Dedy Kastama
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 2 No. 1 (2023): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v2i1.2473

Abstract

Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) merupakan salah satu pelayanan dasar yang ada di Puskesmas. Tujuan umum adalah meningkatkan kesehatan ibu dan anak serta menurunkan angka kematian ibu dan anak. Pada tahun 2020 di Puskesmas Mengwi I terjadi kasus kematian ibu hamil, sebanyak 2 kasus dan cakupan program KIA mengalami penutunan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran manajemen pelayanan kesehatan berdasarkan fungsi manajemen. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriktif kualitatif dengan teknik wawancara mendalam. Teknik purposive sampling digunakan untuk menentukan informan. Informan berjumlah 5 orang, yang mengetahui tentang program KIA. Hasil penelitian menunjukan bahwa, fungsi manajemen pada program perencanaan dalam proses identifikasi masalah mengalami kendala, karena data tidak lengkap. Pengorganisasian telah dilakukan dengan pembagian tugas kerja dan menyusun kelompok kerja. Pelaksanaan dalam penyelesaian kegiatan program tidak tepat waktu. Pengawasan pada posyandu binaan tidak optimal dilakukan setiap bulan. dan evaluasi untuk menilai keberhasilan program.
Tingkat Kepuasan Kunjungan Pasien Covid-19 terhadap Kualitas Pelayanan Kesehatan di Ruang Isolasi RSUD Wangaya Kota Denpasar Lestari, Ni Made Indah Novita; Hardy, I Putu Dedy Kastama; Sugianto, Made Agus
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 2 No. 1 (2023): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v2i1.2479

Abstract

Garda terdepan ialah tugas dari seorang perawat yang berjuang melawan Corona Virus Disease-19 (Covid-19), Ruangan Isolasi yang disediakan oleh rumah sakit mempunyai program berbasis meningkatkan derajat kesehatan dan pencegahan serta pengendalian penyakit sebagai sasaran utama ialah pasien penderita Covid-19. Saat pandemi di ruang isolasi, Penambahan jumlah kasus yang kian meningkat drastis, berdampak petugas kesehatan mengalami tekanan yang sangat mempengaruhi kondisi fisik, psikis yang menyebabkan petugas kesehatan mengalami resiko stress yang tinggi sehingga dapat mengalami burnout. Burnout merupakan sindrom psikologis yang disebabkan timbulnya rasa kelelahan fisik yang luar biasa. Baik secara fisik, mental, serta emosional seseorang terganggudan terjadi penurunan kemampuan pribadi. Akan tetapi keluhan burnout ini tidak lah sama antar individu. Desain penelitian ini yakni berupa desain penelitian kuantitatif jenis analitik menggunakan metode pendekatan cross sectional. Penentuan sampel dengan Probability Sampling dengan teknik simpel random sampling, analisa data menggunakan analisis deskriptif dengan metode GAP analisis (analisis kesenjangan). Hasil riset menunjukan dengan metode GAP Analisis (Analisis Kesenjangan), antara harapan dan kenyataan pasien terhadap kualitas pelayanan kesehatan. Dengan makna positif (Cukup Memuaskan), Tangible (0,4%), Reliability (0,3%). Responsiveness (0,4%), Assurance (0,2%), Emphaty (0,3%). Yakni kepuasan yang dirasakan pasien terhadap kualitas pelayanan kesehatan di RSUD Wangaya sudah cukup baik dalam hal memenuhi kebutuhan serta harapan pasien.
ANALISIS BEBAN KERJA DAN KEBUTUHAN TENAGA PERAWAT DI UPTD PUSKESMAS I DENPASAR SELATAN Ranika, Ni Putu Nanda; Sugianto, Made Agus; Astuti, Ni Putu Widya
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 2 No. 1 (2023): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v2i1.2481

Abstract

Beban kerja yang tinggi dalam pemberian pelayanan keperawatan namun tidak diikuti dengan ketersediaan tenaga yang mencukupi, maka akan mempengaruhi kualitas petugas dalam memberikan pelayanan. Beban kerja sebagai salah satu komponen vital untuk mengkalkulasikan keperluan tenaga mempergunakan metode Workload Indicators of Staffing Needs (WISN). Kajian ini menganalisis beban kerja dan kebutuhan tenaga perawat di UPTD Puskesmas I Denpasar Selatan. Kajian ini bertujuan mengetahui besarnya beban kerja serta menghitung kebutuhan tenaga perawat di UPTD Puskesmas I Denpasar Selatan. Kajian ini dilaksanakan mempergunakan metode kuantitatif dengan teknik work sampling, observasi, panduan wawancara serta observasi dokumen. Hasil kajian diperoleh waktu kerja tersedia perawat di Puskesmas I Denpasar Selatan adalah 260 hari/tahun atau 97500 menit/tahun. Penggunaan waktu kerja tenaga perawat untuk kegiatan produktif sebesar 86,86%, tersusun atas aktivitas produktif langsung 55,05% dan aktivitas produktif tidak langsung 31,81%, sudah melebihi nilai optimal 80%. Sedangkan untuk kegiatan non produktif 4,04% dan kegiatan pribadi 9,1%. Perhitungan standar kelonggaran di Puskesmas I Denpasar Selatan adalah 0,1784 selama satu tahun. Hasil pengalkulasian tenaga mempergunakan metode WISN didapat banyaknya tenaga perawat adalah 16 orang, masih kekurangan tenaga sejumlah 6 orang dari 10 tenaga perawat yang sudah ada saat ini. Berlandaskan pada hasil studi, dapat diberikan saran kepada manajemen Puskesmas I Denpasar Selatan agar mempertimbangkan beban kerja dalam penentuan kebutuhan tenaga sehingga mencapai pelayanan yang berkualitas.
Evaluasi Program Posyandu Remaja di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Abiansemal I Gayatri, Ni Made Sri; Sugianto, Made Agus; Putri, Kadek Fina Aryani
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 3 No. 1 (2024): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v3i1.2948

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi Program Posyandu Remaja di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Abiansemal I berdasarkan aspek input, process, dan output. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Penentuan informan dilakukan dengan teknik purposive sampling sebanyak lima informan, meliputi kepala puskesmas, Penanggung Jawab UKM Esensial dan Perkesmas, pemegang Program Posyandu Remaja, kader Posyandu Remaja, dan sekretaris Desa Sangeh. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek input Program Posyandu Remaja di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Abiansemal I telah memadai. Dalam aspek process, Program Posyandu telah berpedoman pada Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Posyandu Remaja Kementerian Kesehatan 2018, namun ditemukan kendala pelaksanaan yaitu kurangnya partisipasi remaja dalam menghadiri kegiatan serta kurangnya dukungan dari desa untuk menyelenggarakan Posyandu Remaja di desa tersebut. Serta dalam aspek output, ketercapaian target yaitu 80%, dengan jumlah kegiatan sebanyak 12 pertahun dan pencatatan dan pelaporan dilakukan setiap sebulan sekali. Upaya yang dapat dilakukan yaitu dengan melakukan inovasi terhadap pemberian materi dengan media penyuluhan seperti pemutaran film dan musik, dan diisi dengan game/ice breaking serta melakukan pendekatan dan advokasi pada pihak desa untuk mendapatkan dukungan penyelenggaraan Posyandu Remaja.
Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Terhadap Kebersihan Perorangan Pada Siswa Kelas Iv Dan V Di Sekolah Dasar Nomor 4 Abiansemal Dauh Yeh Cani Kabupaten Badung Arviana, Ni Komang Sri; Martini, Ni Ketut; Sugianto, Made Agus
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 3 No. 2 (2024): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v3i2.3127

Abstract

Sekolah Dasar Nomor 4 Abiansemal Dauh Yeh Cani Kabupaten Badung merupakan sekolah yang berada di wilayah Puskesmas Abiansemal I merupakan salah satu potensi tempat penularan penyakit jika kebersihan diterapkan dengan tidak benar. Berdasarkan observasi awal, didapatkan dari 20 siswa, peneliti melihat 80% siswa tidak melakukan praktik kebersihan perorangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan sikap terhadap kebersihan perorangan pada siswa kelas IV dan V di Sekolah Dasar Nomor 4 Abiansemal Dauh Yeh Cani Kabupaten Badung. Penelitian ini merupakan penelitian analitik kuantitatif dengan teknik cross sectional. Teknik sampling yang dipergunakan dalam peneltian ini adalah total sampling dengan menggunakan kuesioner untuk pengumpulan data. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV dan V Sekolah Dasar Nomor 4 Abiansemal Dauh Yeh Cani Kabupaten Badung. Hasil penelitian diperoleh, gambaran pengetahuan pada siswa kelas IV dan V rata-rata baik dengan nilai 64,6% dan tidak baik sebesar 33,4%, gambaran sikap pada siswa kelas IV dan V rata-rata baik dengan nilai 60,4% dan tidak baik 39,6%, serta gambaran kebersihan perorangan pada siswa kelas IV dan V rata-rata baik dengan nilai 56,3% dan tidak baik 43,7%. Kesimpulan pada penelitian ini ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan sikap dengan kebersihan perorangan pada siswa kelas IV Dan V.
Hubungan Posyandu Lansia Sadari Terhadap Tingkat Pengetahuan, Status Gizi, Dan Tingkat Kehadiran Lansia Di UPTD Puskesmas II Denpasar Selatan Pertiwi, Gusi Putu Hindi; Sugianto, Made Agus; Putri, Kadek Fina Aryani
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 3 No. 2 (2024): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v3i2.3157

Abstract

Hubungan Posyandu Lansia Sadari terhadap Tingkat Pengetahuan, Status Gizi, dan Tingkat Kehadiran Lansia. Dibentuknya suatu inovasi berupa Posyandu Lansia Sadari dikarenakan capaian target mengenai tingkat pengetahuan, status gizi, dan tingkat kehadiran lansia belum tercapai di UPTD Puskesmas II Denpasar Selatan. Penelitian bertujuan mengetahui hubungan Posyandu Lansia Sadari terhadap Tingkat Pengetahuan, Status Gizi, dan Tingkat Kehadiran Lansia di UPTD Puskesmas II Denpasar Selatan. Jenis penelitian ini, penelitian analitik kuantitatif. Penentuan responden diambil dengan teknik simple random sampling, sebanyak 100 responden lansia yang berusia 67 – 80 tahun. Pengumpulan data dengan menyebarkan kuesioner dan laporan data di UPTD Puskesmas II Denpasar Selatan. Data yang telah dikumpulkan dianalisa dengan uji statistik yaitu uji chi-square dengan tingkat signifikan (p<0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tingkat pengetahuan lansia mendapatkan P-Value 0,002 (p<0,05). Pada status gizi lansia mendapatkan P-Value 0,004 (p<0,05). Pada tingkat kehadiran lansia mendapatkan P-Value 0,001 (p<0,05). Kesimpulan dari penelitian ini, terdapat hubungan bermakna antara Posyandu Lansia Sadari terhadap tingkat pengetahuan, status gizi, dan tingkat kehadiran lansia. Dan saran yang dapat diberikan untuk mencari tahu hal yang melatarbelakangi belum terbentuknya Posyandu Lansia Sadari di wilayah kerja Puskesmas.