Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Estimasi Parameter Dinamika Populasi Ikan Cakalang (Katsuwonus pelamis) Di Pelabuhan Perikanan Ogotua Kabupaten Tolitoli Masyahoro, A.; Anai, Sunerta; Wahyudi, Dedi; Hermawan, Roni; Rukka, Andi Heryanti
JAGO TOLIS : Jurnal Agrokompleks Tolis Vol 5 No 2 (2025): Mei
Publisher : Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56630/jago.v5i2.875

Abstract

Dinamika populasi ikan cakalang khususnya pertumbuhan dan perkembangbiakan sangat dipengaruhi oleh faktor eksternal dibanding internal. Informasi tentang parameter dinamika populasi ikan ini selalu berbeda di setiap fishing ground. Penelitian bertujuan menganalisis parameter dinamika populasi ikan cakalang. Penelitian ini menggunakan metode observasi melalui pengukuran langsung secara in-situ di PP Ogotua. Jumlah sampel ikan cakalang yang dibutuhkan dalam pengukuran yaitu 100 ekor yang diambil secara simple random sampling setiap bulannya dari hasil tangkapan alat purse seine, sehingga jumlah ikan yang terukur selama 3 bulan sebanyak 300 ekor. Hasil analisis panjang bobot ikan diperoleh nilai persamaan regresi eksponensial pada bulan Mei, yaitu  W = 0,0023*L3,5338, Juni W = 0,0025*L3,4949, dan Juli W = 0,0028*L3,4706. Jumlah kohort pada bulan Mei ditemukan 2 puncak dengan ukuran 28,5 cm dan 36,0; bulan Juni juga ditemukan 2 puncak dengan ukuran 29,5 cm dan 36,0 cm dan bulan Juli ditemukan 2 puncak dengan ukuran 29,0 cm dan 36,0 cm. Nilai Lc diperoleh sebesar 32,4 cm dalam interval kelas 32-34 cm, nilai ini lebih kecil dari nilai Lm sebesar 34,5 cm dalam interval kelas 34-35 cm. Hasil analisis estimasi parameter pertumbuhan ikan cakalang dengan nilai Lꝏ sebesar 46,80 cm dan K sebesar 0,51 dan t0 sebesar 0,0032 per tahun. Pertumbuhan ikan cakalang di Perairan Laut Sulawesi relatif sedang dengan pola pertumbuhan alometrik positif dimana telah mengalami tangkap lebih atau overfishing.
Fermented Feed with Different Concentration of Lactobacillus sp. on the Growth of Whiteleg Prawn (Penaeus vannamei): Pengaruh Konsentrasi Probiotik (Lactobacillus sp.) Berbeda dalam Pakan Komersil Terfermentasi terhadap Pertumbuhan Udang Kaki Putih (Penaeus vannamei) Geonges, Andika; Nasmia, Nasmia; Tahya, Akbar Marzuki; Rosyida, Eka; Safir, Muhammad; Rukka, Andi Heryanti; Madinawati, Madinawati
Jurnal Ilmiah AgriSains Vol. 25 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah AgriSains
Publisher : Fakultas Peternakan dan Perikanan, Universitas Tadulako, Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jiagrisains.v25i1.2024.11-20

Abstract

Probiotik, sebagai mikroorganisme hidup yang memberikan manfaat kesehatan bagi inangnya ketika diberikan dalam jumlah yang sesuai, memiliki potensi besar untuk meningkatkan kualitas pakan dan kesehatan udang, serta memperbaiki kualitas lingkungan perairan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh konsentrasi probiotik (Lactobacillus sp.). dalam pakan komersil terhadap pertumbuhan udang kaki putih (Penaeus vannamei). Penelitian ini dilaksanakan selama 40 hari pada bulan Oktober-November 2022. Penelitian ini menggunakan metode rancagan acak lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan yaitu penambahan probiotik Lactobacillus sp. dengan konsentrasi berbeda dan 4 ulangan sehingga terdapat 20 unit percobaan. Data laju pertumbuhan spesifik, rasio konversi pakan, dan kelangsungan hidup dianalisi ragam (ANOVA) pada tingkat kepercayaan 95% dan diuji lanjut Beda Nyata Jujur (BNJ). Data diolah menggunakan program software Microsoft Excel 2010 dan Minitab 16. Hasil analisis ragam (ANOVA) dengan tingkat kepercayaan 95% menunjukkan bahwa penambahan probiotik bakteri Lactobacillus sp. dengan konsentrasi berbeda dalam pakan komersil terfermentasi berpengaruh nyata terhadap laju pertumbuhan spesifik udang kaki putih. Penggunaan probiotik Lactobacillus sp. pada pakan dengan konsentrasi 16% menghasilkan laju pertumbuhan spesifik tertinggi sebesar 6,02±0,36%, rasio konversi pakan terendah sebesar 1,73±0,18 dan tingkat kelangsungan hidup sebesar 75%.
Growth and Survival of Abalone (Haliotis asinina) on Various Doses of Seaweed (Eucheuma spinosum) in Controlled Containers: Pertumbuhan dan Sintasan Abalon (Haliotis asinina) pada Berbagai Dosis Rumput Laut Eucheuma spinosum dalam Wadah Terkontrol Masyahoro, A.; Zen, Moh.; Rukka, Andi Heryanti; Wahyudi, Deddy; Akbar, Mohamad
Jurnal Ilmiah AgriSains Vol. 25 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah AgriSains
Publisher : Fakultas Peternakan dan Perikanan, Universitas Tadulako, Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jiagrisains.v25i2.2024.129-141

Abstract

Budidaya abalon (Haliotis asinine) di Indonesia memiliki kendala seperti pertumbuhan relatif lambat dan tingkat kelangsungan hidup yang rendah, sehingga diperlukan ketepatan jenis dan dosis pakan yang diberikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian Eucheuma spinosum terhadap pertumbuhan dan sintasan abalon H. asinina. Penelitian didesain dalam Rancangan Acak Kelompok  yang terdiri atas 5 taraf perlakuan dan 4 kelompok. Perlakuan yang dicobakan yaitu: P1: 5% E. spinosum per 4 individu; P2: 10% E. spinosum per 4 individu; P3: 15% E. spinosum per 4 individu; P4: 20% E. spinosum per 4 individu; dan P5: 25% E. spinosum per 4 individu. Hasil analisis ragam kontras polinomial ortogonal menunjukkan bahwa perlakuan dosis pakan berbeda memberikan pengaruh yang sangat nyata (P<0,01) terhadap pertumbuhan bobot mutlak dan panjang mutlak abalon. Nilai perlakuan optimum ordo polinomial kuadratik pada dosis pakan dengan pertambahan bobot mutlak masing-masing sebesar 11,92% dan 1,20 g, ordo polinomial kubik sebesar 14,07% dan 1,51 g, dan ordo polinomial kuartik sebesar 10,5% dan 1,15 g. Nilai perlakuan optimum pertumbuhan panjang mutlak ordo polinomial kuadratik pada dosis pakan dengan pertumbuhan panjang mutlak masing-masing sebesar 14,96% dan 0,20 cm, ordo polinomial kubik sebesar 19,33% dan 0,36 cm, serta ordo polinomial kuartik sebesar 12,5% dan 0,19 cm.
Analysis of Microplastic of Mackerel (Rastrelliger sp.) Ingestion from the Palu Bay: Kajian Mikroplastik pada Saluran Pencernaan Ikan Kembung (Rastrelliger sp.) di Teluk Palu Hermawan, Roni; Hasanah, Nur; Putra, Aswad Eka; Rukka, Andi Heryanti; Tis'in, Musayyadah; Salim, Salim
Jurnal Ilmiah AgriSains Vol. 25 No. 3 (2024): Jurnal Ilmiah AgriSains
Publisher : Fakultas Peternakan dan Perikanan, Universitas Tadulako, Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jiagrisains.v25i3.2024.192-202

Abstract

Keberadaan mikroplastik semakin meningkat seiring meningkatnya ketergantungan aktifitas manusia terhadap plastik. Limbah plastik yang terbuang dan luruh menjadi mikroplastik di laut meningkatkan konsentrasi mikroplastik di laut. Kandungan mikroplastik dalam ikan perlu diketahui mengingat tingginya konsumsi ikan laut lokal di Kota Palu. Tujuan dari penelitian ini adalah menghitung konsentrasi mikroplastik pada sistem pencernaan ikan kembung (Rastrelliger sp.) di Teluk Palu dan  mengkaji jenis kandungan plastik yang terdapat pada pencernaan ikan kembung Teluk Palu. Sampling ikan yang diambil adalah ikan hasil tangkapan nelayan lokal Teluk Palu, sampel yang diambil adalah ikan yang segar. Pengukuran mikroplastik dilakukan dengan metode destruksi bahan organik pada saluran pencernaan ikan menggunakan larutan KOH  10% dan H2O2 50%, perendaman antara 24 hingga 60 jam tergantung ukuran saluran pencernaan. Setelah bahan organik larut, sampel akan diamati menggunakan mikroskop untuk mengamati kandungan mikroplastik pada sampel, untuk memastikan bahwa objek yang dianalisa adalah mikroplastik dilakukan metode Hot Needle Test. Berdasarkan hasil analisa sampel mikroplastik di Teluk Palu dari 95 sampel ikan kembung  ditemukan 4 sampel ikan yang terpapar mikroplastik dengan konsentrasi rata-rata 1,66±0,35 partikel/g berat ikan yang terpapar mikroplastik.
Sosialisasi Alat Tangkap Ramah Lingkungan Di Desa Tambu Kecamatan Balaesang Kabupaten Donggala Sulawesi Tengah Rukka, Andi Heryanti; Rizal, Achmad; Widiastuti, Irawati Mei; Masyahoro, A.
TOLIS MENGABDI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 2 (2023): Desember
Publisher : Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56630/tm.v1i2.482

Abstract

Praktik penangkapan ikan  yang merusak seringkali disebabkan oleh banyaknya permintaan jenis ikan tertentu dipasaran, khususnya ikan hidup. Konsumen dan pasar memiliki kekuasaan yang besar untuk mengendalikan harga ikan hidup, meskipun informasi yang ada masih kurang dan  kesadaran konsumen mengenai cara menangkap ikan di pasar masih rendah. Selain itu, penderitaan masyarakat nelayan yang masih kurang sejahtera membuat mereka  mencari jalan untuk memperoleh banyak uang  dengan mudah dan singkat. Teknik penangkapan ikan destruktif, nelayan dapat mencapai hasil yang signifikan dalam waktu  singkat. Kurangnya pemahaman terhadap siklus hidup ikan dan ekosistem yang mendukungnya (tempat mereka hidup dan berkembang biak) serta kurangnya penegakan hukum terhadap penangkapan ikan yang merusak membuat nelayan sulit memperbaiki kondisi perikanan (khususnya perikanan karang). Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian  masyarakat ini adalah  observasi dan partisipasi dengan  pendekatan langsung penyadaran dan partisipasi masyarakat. Kegiatan ini tidak hanya dapat mengembangkan  pemikiran masyarakat mengenai penggunaan alat penangkapan ikan yang ramah lingkungan, namun juga memberikan kondisi bagi para nelayan dalam melakukan penangkapan ikan. Kegiatan ini  dilaksanakan dengan melibatkan 30  peserta yang merupakan anggota masyarakat pesisir, nelayan dan keluarganya.Kata kunci : Alat tangkap, ikan,  lingkungan
Edukasi Dampak Pencemaran Lingkungan Pesisir Dan Pemberdayaan Masyarakat Pesisir Dalam Pengelolaan Sampah Melalui Pendekatan 3r (Reduce, Reuse Dan Recycle) Di Sekolah Dasar Integral Hidayatullah Tondo Tis'in, Musayyadah; Rukka, Andi Heryanti; Hasanah, Nur; Mansyur, Kasim; Hermawan, Roni; Ekaputra, Aswad; Nurdin, Muh. Saleh; Mangitung, Septina F.; Ndobe, Samliok; Fahrezi, Rifki; Ana, Qur
Jurnal Cendekia Mengabdi Berinovasi dan Berkarya Vol 4 No 1 (2026): Oktober 2025 - Januari 2026 (In Progress)
Publisher : Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56630/jenaka.v4i1.1373

Abstract

Community service activities entitled “Education on the Impact of Coastal Environmental Pollution and Empowerment of Coastal Communities in Waste Management through the 3R Approach (Reduce, Reuse, and Recycle)” at Hidayatullah Integral Elementary School in Tondo Village, Palu City, aims to create a cleaner, healthier, and more sustainable coastal environment with high aesthetic value through the active involvement of the community in 3R-based waste management. This activity is beneficial in various aspects of community life, including environmental, social, economic, and educational aspects. The methods used to carry out this community service activity include education and socialization, training, and workshops. Additionally, this PKM activity series includes coastal clean-up actions as well as monitoring and evaluation aimed at assessing the program's effectiveness by observing changes in the awareness and behavior of the target audience in managing waste. The entire series of activities, including preparation, socialization, and counseling as well as beach clean-up actions, ran smoothly. Elementary school students, as the target audience, showed great enthusiasm for this activity.
Marine Debris Management and Environmental Quality in Banggai Cardinalfish (Pterapogon kauderni Koumans, 1933) Habitat in Lalong Bay, Banggai Regency, Central Sulawesi Ndobe, Samliok; Madinawati, Madinawati; Rukka, Andi Heryanti; Hermawan, Roni
Barakuda 45: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 7 No 2 (2025): November
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas 17 Agustus 1945 Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47685/barakuda45.v7i2.680

Abstract

Banggai Cardinalfish (BCF) habitat is found in protected waters, such as Lalong Bay, Banggai Regency. Banggai cardinalfish are associated with various biota such as sea urchins (especially Diadema setosum) which live close to coral reef, seagrass and mangrove ecosystems. The aim of this research was to analyze marine debris contamination in Banggai cardinalfish habitat in Lalong Bay. This research used a quadrat sampling method (2m x 2m) along 20 m-30 m line transects at 4 research stations. Based on the analysis, organic marine debris types comprised: medium-sized pieces of wood, wood chips, coconuts, coconut husks, leaves and fish carcasses. Inorganic marine debris types comprised glass bottles, tin cans, light bulbs, baby diapers, cooking oil bottles, mineral water bottles, plastic cups, plastic spoons, toothbrushes, buoys, plastic packaging, plastic baskets, lighters, ropes, fishing nets, styrofoam, rubber sandals, tires and other plastic debris. The average amount of debris was 17 items/m2, volume 0.13 m3, weight 1,251 gr/m2 at Station 1; 16.75 items/m2, volume 0.10 m3, weight 1,157 gr/m2; at Station 2; 20.5 items/m2, volume 0.04 m3, weight 2,341 gr/m2 at Station 3 26.3 items/m2, volume 0.07 m3, weight 1,895 gr/m2 at Station 4. Based on observations at these stations in the port, much of the BCF fish habitat was found to be exposed to marine debris due to high levels of human activity and a lack of waste management capacity.
Inovasi dan Pendampingan Pengembangan Produk Olahan Rumput Laut di Kabupaten Morowali Provinsi Sulawesi Tengah Raihani Ya´la, Zakirah; Nasmia, Nasmia; Sulistiawati, Dwi; Rosyida, Eka; Rukka, Andi Heryanti; Natsir, Syahir
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5 No 4 (2025): JPMI - Agustus 2025
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.3670

Abstract

Kabupaten Morowali Utara merupakan salah satu wilayah yang ada di Provinsi Sulawesi Tengah memiliki potensi sumber daya rumput laut yang melimpah, namun pemanfaatannya masih terbatas pada bentuk bahan mentah dengan nilai tambah yang rendah. Permasalahan utama yang dihadapi masyarakat adalah keterbatasan pengetahuan dan keterampilan dalam mengolah rumput laut menjadi produk bernilai ekonomi tinggi, serta minimnya akses terhadap teknologi pengolahan dan pemasaran. Kegiatan Program Maching Fun Kedaireka ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam inovasi dan mendukung pengembangan produk olahan rumput laut. Metode yang digunakan meliputi pelatihan teknis pengolahan, pengembangan produk inovatif meliputi pembuatan rumput laut kering kawat, pakan (pellet) ikan dan pupuk cair, penyediaan alat produksi yang inovatif, dan pendampingan untuk menghasilkan produk unggulan dari rumput laut yang berkualitas dan berkuantitas untuk dijual, serta usaha berbasis kelompok melalui pendekatan partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan teknis mitra dalam mengolah rumput laut, peningkatan variasi produk, dan terbentuknya unit usaha yang mandiri. Dampak dari program ini adalah meningkatnya nilai tambah komoditas rumput laut, terbukanya peluang usaha baru di tingkat lokal, serta kontribusi terhadap penguatan ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.
PENGARUH PERENDAMAN HORMON 17α-methyltestosteron DAN SUHU YANG BERBEDA TERHADAP PERSENTASE KELAMIN JANTAN DAN PERFORMA PERTUMBUHAN IKAN BANGGAI CARDINAL (Pterapogon kauderni) Safir, Muhammad; Rukka, Andi Heryanti; Mangitung, Septina F.; Sambaeni, Daniel
OCTOPUS: JURNAL ILMU PERIKANAN Vol. 9 No. 2 (2020): OCTOPUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/octopus.v9i2.7067

Abstract

Ikan Banggai kardinal (Pterapogon kauderni) merupakan jenis ikan hias air laut endemik yang ada di Sulawesi Tengah. Eksploitasi secara masif menyebabkan jumlah ikan P. kauderni di alam semakin menurun. Ikan P. kauderni jantan bersifat parental care dalam kegiatan reproduksinya sehingga dalam peningkatan kualitas benih dan kegiatan reproduksinya dibutuhkan jumlah induk jantan yang lebih banyak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas dari perlakuan kombinasi hormon 17α-methyltestosteron (MT) dengan suhu melalui perendaman larva P. kauderni dalam menghasilkan persentase kelamin jantan yang tinggi. Perlakuan yang diujikan yakni; A) perendaman larva P. kauderni pada suhu 28˚C tanpa hormon MT (NMT+suhu 28˚C); B) perendaman larva P. kauderni pada suhu 28˚C dan hormon MT (MT+suhu 28˚C); C) perendaman larva P. kauderni pada suhu 34˚C tanpa MT (NMT+suhu 34˚C); D) perendaman larva P. kauderni pada suhu 34˚C dan hormon MT (MT+suhu 34˚C), masing-masing dengan lama perendaman 4 jam. Hasil penelitian menunjukkan persentase jantan P. kauderni lebih tinggi (P<0,05) pada semua perlakuan MT dengan suhu 28˚C dan 34˚C dibandingkan dengan perlakuan tanpa MT pada suhu 28˚C. Laju pertumbuhan harian lebih tinggi pada perlakuan MT dan NMT pada suhu 34˚C (P<0,05) dibandingkan perlakuan lainnya. Pertambahan biomasa dan kelangsungan hidup tidak berbeda untuk semua perlakuan. Kesimpulan, perendaman kombinasi hormon 17α-methyltestosteron dan suhu yang berbeda meningkatkan persentase kelamin jantan, ikan Banggai cardinal (P. kauderni).
Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat Pesisir Di Kelurahan Kabonga Besar Kabupaten Donggala Ndobe, Samliok; Mangitung, Septina F.; Widiastuti, Irawati Mei; Hasanah, Nur; Hermawan, Roni; Rukka, Andi Heryanti
Jurnal Cendekia Mengabdi Berinovasi dan Berkarya Vol 4 No 1 (2026): Oktober 2025 - Januari 2026 (In Progress)
Publisher : Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56630/jenaka.v4i1.1481

Abstract

Kawasan mangrove merupakan Kawasan pesisir yang rentan terhadap dampak keberadaan sampah. Hal ini disebabkan selain kawasan tempat bertemunya air dari sungai yang membawa sampah dari darat dan air laut yang mendistribusi sampah dari laut akibat gelombang. Disamping itu Kawasan ini sering dimanfaatkan sebagai tempat wisata. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan pesisir melalui pendekatan edukatif dan partisipatif di kawasan mangrove Kelurahan Kabonga Besar, Kabupaten Donggala. Kawasan ini memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata berbasis lingkungan. Kegiatan dilaksanakan pada bulan September 2024 dengan metode observasi, deskriptif, dan partisipatif melalui pendekatan penyuluhan yang bersifat persuasif edukatif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, munculnya inisiatif pembentukan kelompok pengelola sampah tingkat desa, serta komitmen pemerintah setempat dalam mendukung keberlanjutan program. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam mewujudkan pengelolaan sampah yang berkelanjutan dan berbasis masyarakat di kawasan wisata mangrove.