Claim Missing Document
Check
Articles

Sikap petani dalam pengambilan keputusan penggunaan benih jagung hibrida di Desa Polagan Kecamatan Galis Kabupaten Pamekasan Pitaloka, Adien Octavianing Ratu; Rum, Mokh.
Agriscience Vol 4, No 3: Maret 2024
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriscience.v4i3.15750

Abstract

Jagung merupakan salah satu komoditas unggulan Kabupaten Pamekasan, Madura. Sikap petani untuk memilih menggunakan benih jagung akan berdampak pada tingkat pendapatan usaahtani. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui (1) karakteristik petani dalam proses pengambilan keputusan, (2) sikap petani terhadap benih jagung hibrida. Penelitian ini dilakukan di Desa Polangan Kecamatan Galis Kabupaten Pamekasan, Madura. Metode analis menggunakan analisis deskriptif dan multiatribut fishbein. Hasil penelitian menunjukkan sikap petani terhadap benih jagung hibrida adalah positif. Perilaku petani terhadap atribut jagung hibrida bersumber pada 4P (Product, Price, Place, Promotion) termasuk dalam kategori suka.
Persepsi Petani Padi terhadap Perubahan Iklim di Kabupaten Pamekasan Ramdhamayanti, Afifah Azzah; Priyanto, Moh. Wahyudi; Rum, Mokh.
AGRITEKH (Jurnal Agribisnis dan Teknologi Pangan) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Ma'soem University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32627/agritekh.v6i2.1555

Abstract

Climate change is a global issue that has a direct impact on the agricultural sector, especially on rice commodities. The problem faced is the uneven understanding of rice farmers about the phenomenon of climate change. The purpose of this study was to analyze the perception of rice farmers on climate change in Pamekasan District. This research was conducted from September 2024 using descriptive statistical analysis method. The research data were taken from a research sample of 100 farmers selected using simple random sampling method. The results showed that most farmers are aware of climate change, such as changes in temperature, rainfall, wind speed, shifts in the growing season, and extreme weather that have a direct impact on agricultural productivity. This awareness is an important foundation in shaping adaptive attitudes and behaviors. Therefore, it is expected that by increasing farmers understanding of the phenomenon of climate change, they will be more responsive in dealing with changes in climate conditions and be able to make the right decisions in managing farming in a sustainable manner.
Model bisnis usaha penggemukan sapi BUMDes Melati Desa Daramista Kecamatan Lenteng Kabupaten Sumenep Karim, Dzaki Anwar; Rum, Mokh
Agriscience Vol 6, No 1: Maret 2025
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriscience.v6i1.21291

Abstract

Unit usaha penggemukan sapi BUMDes Melati merupakan unit usaha yang bergerak dalam bidang penggemukan sapi limousin yang berada di Desa Daramista, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep. Akan tetapi hingga saat ini masih belum dapat berkontribusi terhadap PADes. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi model bisnis yang digunakan unit usaha penggemukan sapi BUMDes Melati saat ini. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dengan pendekatan business model canvas. Hasil penelitian menunjukkan model bisnis yang diterapkan saat ini telah dapat menghasilkan keuntungan. Akan tetapi keuntungan yang diperoleh masih belum optimal, sehingga perlu melakukan penyesuaian terhadap model bisnis yang digunakan. Alternatif yang dapat dilakukan sebagai upaya mencapai tingkat profitabilitas yang diharapkan seperti dengan memanfaatkan limbah padat dan cair untuk diolah menjadi pupuk sehingga dapat menjadi sumber pendapatan baru pada revenue stream. Melakukan kerjasama dengan lembaga permodalan pada key resources. Selain itu, pada cost structure dapat melakukan pencatatan keuangan secara rutin serta melakukan pemangkasan biaya.
Analisis kinerja keuangan Koperasi Unit Desa (KUD) Kecamatan Turen, Kabupaten Malang Kholilah, Ayu Safira; Rum, Mokh
Agriscience Vol 6, No 3: November 2025
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriscience.v6i3.25789

Abstract

Badan hukum yang dibentuk oleh perseorangan dengan membatasi kekayaan para anggotanya disebut koperasi. Koperasi Unit Desa (KUD) di Kecamatan Turen Kabupaten Malang merupakan salah satu koperasi yang sedang berkembang. Namun, kinerja keuangan koperasi di Indonesia semakin menurun, oleh karena itu dibutuhkan pengukuran kinerja koperasi guna mengetahui sejauh mana sasaran dan strategi koperasi dapat tercapai. Tujuan dalam penelitian ini antara lain: menggunakan parameter likuiditas, solvabilitas, dan profitabilitas untuk menganalisis kinerja KUD Turen Kabupaten Malang. Hasil laporan Rapat Anggota Tahunan (RAT) KUD Turen Tahun 2022 menjadi data sekunder yang digunakan. Berdasarkan rasio likuiditas pada rasio lancar dan rasio cepat sebesar 113% dan 112% termasuk dalam kondisi tidak bagus, berdasarkan rasio solvabilitas sebesar 93% termasuk dalam kondisi tidak bagus, dan berdasarkan rasio profitabilitas maka kinerja keuangan KUD Turen Kabupaten Malang pada tahun 2021 ditetapkan. indikator ROE pada tahun 2021 sebesar 11,32% berada dalam kondisi cukup bagus, sedangkan indikator NPM sebesar 4,52% berada dalam kondisi kurang bagus.
Strategi pengembangan usaha penggemukan sapi potong BUMDes Melati Desa Daramista Kecamatan Lenteng Kabupaten Sumenep Kusuma, Ryndy Martha; Rum, Mokh
Agriscience Vol 5, No 2: November 2024
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriscience.v5i2.21029

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) Mengetahui faktor-faktor internal dan eksternal unit usaha penggemukan sapi potong; (2) Merumuskan strategi pengembangan usaha penggemukan sapi potong; (3) Menentukan strategi yang tepat dan menguntungkan untuk usaha penggemukan sapi potong. Metode analisis yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif dan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan terbesar yaitu ketersediaan sumber pakan, sedangkan kelemahan terbesar yaitu teknologi budidaya masih rendah. Peluang terbesar yaitu perkembangan kenaikan kebutuhan daging, sedangkan ancaman terbesar yaitu wabah penyakit. Alternatif strategi yaitu strategi SO sebagai berikut: (1) Mengembangkan dan mengoptimalkan kemampuan tenaga kerja dalam meningkatkan mutu pakan dengan memberikan sosialisasi pakan bermutu yaitu selain limbah pertanian dan konsentrat menggunakan pakan hijauan rumput seperti rumput raja sehingga mampu meningkatkan produktivitas dan kualitas daging sapi untuk pemenuhan kebutuhan daging sapi, (2) Memberikan pelatihan penanaman pakan hijauan rumput raja sebagai pakan utama ternak dan menghindari kelangkaan pakan limbah pertanian sehingga meningkatkan produktivitas ternak serta sosialisasi pengelolaan limbah pertanian menjadi pakan yang berkualitas seperti fermentasi, (3) Memberikan sosialisasi dan pelatihan untuk memperoleh informasi dalam pemilihan bakalan ternak.
Analisis usahatani melati di Desa Daramista Kecamatan Lenteng Kabupaten Sumenep Anugrah, Jelita Amranani; Rum, Mokh.
Agriscience Vol 6, No 2: Juli 2025
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriscience.v6i2.21475

Abstract

Meskipun melati memiliki potensi yang besar dan nilai ekonomi yang tinggi, namun dapat dikatakan bahwa petani melati di Desa Daramista Kecamatan Lenteng kurang berhasil. Hal ini disebabkan sebagian petani masih menggunakan cara-cara tradisional. Pendapatan petani melati tidak bisa diprediksi karena permintaan bunga melati yang naik hanya pada bulan-bulan tertentu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menilai kelayakan finansial budidaya melati serta analisis pendapatan melati. Lokasi tersebut dipilih secara purposive dengan pertimbangan bahwa desa penghasil melati terbesar di Kabupaten Sumenep adalah Desa Daramista. Rumus slovin digunakan untuk menentukan jumlah sampel, yaitu sebanyak 45 responden. Berdasarkan hasil penelitian, petani melati pendapatannya sebesar Rp 15.470.094 selama satu tahun dengan luas lahan 1 Ha. R/C ratio sebesar 1,29 menunjukkan bahwa melati layak dibudidayakan. Berdasarkan kondisi lapang, petani melati dapat dikatakan tidak sejahtera. Hal ini diakibatkan permintaan melati yang tidak menentu. Diharapkan petani mampu mengoptimalkan produksi yang dihasilkannya.
Pelatihan Redesain Kemasan dan Rebranding untuk Meningkatkan Brand Awareness Produk UMKM Mamak Kirana di Desa Junganyar, Socah, Bangkalan Rum, Mokh.; Rohman, Abdur; Kurniyanto, Ifan Rizky; Rakhamawati; Nugrahani, Tsaniya Rusyda; Alfiyani, Nita; Nisrina, Azza Nuha; Putri RD, Arinuha Novia; Suaibah, Lilis; Mada, Yudhi Prasetya
Journal of Empowerment Indonesia Vol. 1 No. 2: Desember 2025
Publisher : PT. Sativa Publishing Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64118/jei.v1i2.118

Abstract

UMKM Mamak Kirana di Desa Junganyar, Kecamatan Socah, Bangkalan menghadapi keterbatasan daya saing produk, terutama pada produk olahan teripang, yang disebabkan oleh penggunaan teknologi pengolahan dan desain kemasan yang masih konvensional. Kondisi ini berdampak pada rendahnya daya tarik produk serta terbatasnya jangkauan pemasaran. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan daya saing produk UMKM melalui penguatan aspek desain kemasan, pencitraan ulang merk (rebranding), dan optimalisasi pemasaran digital. Kegiatan dilaksanakan dengan metode pelatihan dan pendampingan partisipatif selama empat bulan yang meliputi: (1) pelatihan redesain kemasan dan identitas merek, (2) peningkatan keterampilan fotografi produk, serta (3) pemanfaatan media sosial dan lokapasar (marketplace) sebagai strategi pemasaran digital. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kualitas visual kemasan, kemampuan pelaku UMKM dalam memproduksi foto produk yang lebih profesional, serta perluasan jangkauan pemasaran melalui platform digital. Program ini berkontribusi terhadap penguatan posisi kompetitif UMKM Mamak Kirana dan berpotensi meningkatkan penetrasi pasar baik di tingkat lokal maupun nasional.
Strategy of BUMDes development through ecotourism in Madura using analytical hierarchy process (AHP) Qomariyah, Nor; Rum, Mokh.; Mada, Yudhi Prasetya; Suaibah, Lilis; Kurniyanto, Ifan Rizky
Agriekonomika Vol 13, No 2: October 2024
Publisher : Department of Agribusiness, Faculty of Agriculture, Universitas Trunojoyo Madura, Indonesi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriekonomika.v13i2.33707

Abstract

Madura has significant potential for fostering institutions rooted in local wisdom, particularly Village-Owned Enterprises (BUMDes). Strengthening the performance of BUMDes is crucial to enhancing their role as drivers of the tourism sector and creative economy in the region. Amidst increasing competition with other business entities, strategic planning is essential to position BUMDes favorably in the market, ensuring their sustainability and contribution to local economic growth. One effective approach to formulating these strategies is through the Analytical Hierarchy Process (AHP) method. This study aims to identify and analyze strategic priorities for developing BUMDes through ecotourism in Madura. Respondents in the study included stakeholders such as representatives from the Tourism Office, academics, BUMDes managers, and village heads. The research was conducted at two prominent tourist destinations: Labuhan Mangrove Beach Edu-tourism in Bangkalan Regency and Somber Raje Tourism in Sumenep Regency. The results indicate the following: 1. priority criteria for determining BUMDes development strategies are the optimization of village potential and the strengthening of institutional capacity; 2. priority strategies include mapping and leveraging village resources while revitalizing BUMDes institutions to improve their effectiveness and sustainability. These findings offer a structured framework for sustainable ecotourism development in Madura, emphasizing the integration of local resources and institutional empowerment to maximize the impact of BUMDes in fostering regional growth.
IDENTIFIKASI RISIKO PRODUKSI DAN PEMASARAN ALAT TEKNOLOGI LTI PADA CV JOGLO NUSANTARA Dwi Irvanto, Rahman; Rizky Kurniyanto, Ifan; Rum, Mokh; rizky, Ifan
Jurnal Agribisnis Indonesia Vol. 12 No. 2 (2024): Desember 2024 (Jurnal Agribisnis Indonesia)
Publisher : Departmen of Agribusiness, Economics and Management Faculty, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jai.2024.12.2.319-329

Abstract

CV. Joglo Nusantara is a business in the agriculture sector that produces agricultural technology tools. One of the products made by CV Joglo is LTI (Light Trap Insect). LTI functions as an alternative deterrent to pest attacks on rice fields. Nevertheless, CV Joglo has a risk in production operations because the machine was damaged and needs to wait for the machine to be repaired. In addition, there is a marketing risk due to promotional obstacles in online media through the pre-order system. This research aimed to determine production and marketing risks and provide risk mitigation for the highest risks in CV. Joglo Nusantara. This research used fishbone diagram analysis tools and FMEA (Failure Model and Effecct Analysis). The results showed four production risk indicators: human resource risk, raw materials, equipment/machinery, and process. The results of marketing risk are two indicators in the form of market risk and promotion. Risk mitigation activities in CV. Joglo Nusantara on priority risks, namely production risks, by checking LTI equipment production machines, selecting raw materials that get quality standards, improving communication with fellow workers, and mitigating marketing risks by guiding CV owners on how to promote LTI technology tools by implementing a pre-order system to online media such as Instagram, Facebook, and WhatsApp by posting photos and videos of LTI.