Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Bauran Pemasaran terhadap Keputusan Pembelian dan Alternatif Strategi Keripik Gedebok Pisang (Studi Kasus IKM Saeeku Kecamatan Soko Kabupaten Tuban) Siti Umariyah; Mokh Rum
Agriscience Vol 3, No 1: Juli 2022
Publisher : Department of Agribusiness, University of Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriscience.v3i1.15185

Abstract

IKM Saeeku merupakan industri produk olahan makanan yang berada di Soko-Tuban. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh bauran pemasaran terhadap keputusan pembelian kripik gedebok pisang. Teknik purposive sampling digunakan untuk penentuan jumlah responden yakni sebanyak 90 responden yang berasal dari konsumen dan 5 key informan terdiri dari pengusaha, pakar pemasaran, akademis, ahli produksi dan dinas terkait. Metode analisis data yang digunakan meliputi uji regresi linier berganda, regresi parsial dan regresi simultan, asumsi klasik serta Uji Analytical Hierarcy Process (AHP). Hasil penelitian menyatakan seluruh variabel bauran pemasaran berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian secara simultan sedangkan pada regresi parsial variabel yang menerima H1 adalah harga, tempat, orang dan bukti fisik, sedamg variabel produk, promosi, proses menerima H0. Bukti fisik menjadi variabel paling berpengaruh terhadap keputusan pembelian yang dapat dilihat dari nilai koefisien regresi, hasil analisis AHP menyatakan bahwa diperlukannya perluasan cakupan pemasaran agar dapat meningkatkan keputusan pembelian dan penambahan variasi pilihan harga.
Analisis nilai tambah dan business model canvas UKM Jamu Madura (Studi kasus UKM Al-Manshurien Kamal, Bangkalan) Abu Royhan; Mokh. Rum
Agriscience Vol 3, No 2: November 2022
Publisher : Department of Agribusiness, University of Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriscience.v3i2.15593

Abstract

Usaha jamu tradisional Indonesia memerlukan optimalisasi untuk pengembangan usaha. Adapun tujuan dari penelitian ini meliputi 1) menganalisis nilai tambah produk jamu empon-empon instan UKM Al-Manshurien dan 2) menganalisis bisnis model kanvas dan memberikan perbaikan bisnis UKM Al-Manshurien. Penelitian dilakukan pada Kecamatan Kamal Kabupaten Bangkalan. Metode analisis yang digunakan pada penelitian adalah deskriptif kuantitatif, sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah perhitungan nilai tambah Hayami dan BMC (Business Model Canvas). Data yang digunakan meliputi data primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) produk jamu empon-empon instan UKM Al-Manshurien layak dikembangkan dengan persentase nilai tambah yang tergolong tinggi 2) perbaikan bisnis diperlukan pada elemen customer relationship, channels, revenue streams, key resources, key activities, key partners, dan cost structure. Untuk elemen costumer segments dan value proposition tidak perlu perbaikan dan hanya perlu dipertahankan.
Analisis nilai tambah dan strategi pengembangan industri rumah tangga tahu di Kecamatan Guluk-Guluk, Kabupaten Sumenep Haridatul Hasanah; Mokh. Rum
Agriscience Vol 3, No 3: Maret 2023
Publisher : Department of Agribusiness, University of Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriscience.v3i3.15744

Abstract

Usaha pengolahan tahu merupakan salah satu usaha yang memilki potensi untuk dikembangkan sebagai penopang ekonomi rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai tambah tahu, mengetahui pendapatan usaha tahu, dan mengetahui strategi pengembangan industri rumah tangga (IRT) tahu.   Lokasi penelitian dipilih dengan cara sengaja pada UD Barokah yang berlokasi di Desa Gangasem, Kecamatan Guluk-guluk, Kabupaten Sumenep, dengan mempertimbangkan UD Barokah merumakan industri rumah tangga tahu terbesar di Kecamatan Guluk-guluk. Alat Analisa yang digunakan meliputi Analisis nilai tambah, pendaptan, dan Analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan nilai tambah yang dihasilkan sebesar Rp10.8727,94 per proses produksi. Pendapatan yang diperoleh sebesar Rp.20.087.531 perbulan dengan R/C rasio sebesar 2,07. Strategi pengembangan usaha tahu yang tepat untuk dikembangkan adalah strategi S-O, yaitu dengan memanfaatkan kekuatan dan peluang yang dimiliki IRT tahu. 
SISTEM PENGAMBILAN KEPUTUSAN PEMILIHAN UNIT USAHA BUMDES MELATI, DESA DARAMISTA, KECAMATAN LENTENG, KABUPATEN SUMENEP Tantria Oktaviana; Mokh. Rum
grafting Vol 13 No 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Universitas Islam Balitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/grafting.v13i1.2724

Abstract

BUMDes Melati adalah BUMDes yang aktif di Desa Daramista, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep sejak tahun 2019. Namun, BUMDes tersebut belum mampu berkontribusi terhadap Pendapatan Asli Desa (PADes) karena unit usaha yang dijalankan tidak sesuai potensi lokal desa dan kebutuhan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi lokal Desa Daramista, menentukan prioritas kriteria dan sub kriteria dalam pemilihan unit usaha BUMDes Melati, dan menentukan alternatif prioritas unit usaha BUMDes Melati. Metode analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif kualitatif dan Analytical Hierarchy Process (AHP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat lima unit usaha yang dapat dikembangkan oleh BUMDes yaitu fotokopi dan ATK, produksi air kemasan, jasa pemasaran ronce melati, wisata edukasi sapi lokal, dan penggemukan sapi potong. Prioritas kriteria pemilihan unit usaha BUMDes yaitu potensi lokal desa. Sub kriteria dominan dalam pemilihan unit usaha yaitu keuntungan yang diperoleh, banyak peminat dan menjadi kebutuhan warga, infrastruktur memadai, dan keterampilan SDM. Prioritas alternatif dalam pemilihan unit usaha BUMDes Melati yaitu jasa pemasaran ronce melati.
Strategi Pengembangan Sapi Taccek dalam Mendukung Puslitbang Sapi Madura di Desa Waru Barat Kabupaten Pamekasan Lila Nur Amalia Putri; Mokh Rum
Agriscience Vol 4, No 1: Juli 2023
Publisher : Department of Agribusiness, University of Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriscience.v4i1.15787

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) menemukan aspek-aspek penting untuk menjadi strategi baru dalam pengembangan sapi taccek menggunakan analisis SWOT (2) menganalisis tingkat kepentingan prioritas strategi pengembangan ternak sapitaccek di Desa Waru Barat menggunakan analisis data dengan metode Analitycal Hierarchy Process (AHP), Responden dalam penelitian ini sebanyak 7 responden yang terdiri dari Bagian Dinas Peternakan, Akademisi dan Peternak sapi taccek di Desa Waru Barat Kab. Pamekasan. Hasil analisis menunjukkan bahwa Kriteria yang paling berpengaruh adalah pakan. Dari bobot prioritas akhir keseluruhan, maka alternatif kriteria yang terpilih adalah memperbaiki teknoologi pengolahan pakan ternak dengan nilai prioritas tertinggi yaitu 0,729.
Strategi Pengembangan Wisata Garam di Kabupaten Pamekasan Neneng Nurul Hidayah; Isdiana Suprapti; Mokh Rum
Agriscience Vol 4, No 1: Juli 2023
Publisher : Department of Agribusiness, University of Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriscience.v4i1.15642

Abstract

Negara Indonesia adalah Negara maritim dengan laut seluas 3,25 juta km2. Jawa Timur khususnya pulau Madura memiliki banyak potensi yang perlu dikembangkan. Garam salah satu produk unggulan dari pulau madura, karena produksi garam di pulau madura sepertiga dari hasil nasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan strategi wisata garam di Kabupaten Pamekasan dan mengetahui masalah yang dihadapi oleh pengelola wisata garam. Selain itu penelitihan ini menganalisis strategi pengembanagn wisata garam di Kabupaten Pamekasan, dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Pengambilan sampel dilakukan dengan wawancara dengan menggunakan data primer. Penelitian ini menggunakan empat responden diantaranya Perwakilan dinas pariwisata, perwakilan dari dinas kelautan dan perikanan, direktur dinas kelautan dan perikanan, dan pengelolah tambak garam. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, dokumentasi, dan observasi lapangan. Teknik analisis menggunakan analytic hierarchy process (AHP). Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa rehabilitas wisata garam dijadikan strategi pengembangan wisata garam. Wisata garam terbilang sangat unik, yang memberikan pengalaman berbeda bagi wisatawan yang berkunjung. Dari diskusi dengan para expert menunjukkan bahwa rehabilitas wisata garam memiliki nilai paling tertinggi untuk pengembangan wisata garam seperti penambahan tempat bermain anak-anak, mapun tempat santai keluarga seperti gazebo.
PERSEPSI MAHASISWA TERHADAP MEDIA PEMBELAJARAN MATAKULIAH USAHATANI ”SI-CANTIK” PADA PROGRAM STUDI AGRIBISNIS Elys Fauziyah; Mokhammad Rum; Fuad Hasan; Sri Ratna Triyasari
Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah Vol. 5 No. 1 (2020): Maret
Publisher : STKIP Pesisir Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Learning media is a tool that can be used to optimize learning activities. The development of information technology can be utilized to design contemporary learning media, as has been done by lecturers of farming course in the Agribusiness Study Program at the University of Trunojoyo Madura (UTM). The lectures designed an information technology-based learning media, named Si-Cantik. This media has been applied to farming courses on odd semester 2019/2020. In order to find out students' perceptions of this media, a survey was conducted using seven indicators. The number of samples is 33 respondents. The results of the analysis showed that most respondents agreed that Si-Cantik learning media could provide a more detailed understanding of farming plan material, and could improve skills in farming plan made.
MANAGEMENT OF MADURA CATTLE FEED IN WARU TIMUR VILLAGE, PAMEKASAN REGENCY: MANAGEMENT OF MADURA CATTLE FEED IN WARU TIMUR VILLAGE, PAMEKASAN REGENCY Kurnia, Faridatul; diyah, Mardiyah Hayati; Rum, Mokh; Triyasari, Sri Ratna
Jurnal Peternakan Nusantara Vol. 9 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jpn.v9i2.9564

Abstract

Feed is one important factor in livestock. The problem experienced by Madura cattle breeders is limited feed, especially during the dry season which results in unfulfilled cattle feed needs. The purpose of this study was to identify the types of animal feed in Lembanah Hamlet to find out the pattern of feed management in Lembanah Hamlet. This research was conducted in Lembanah Hamlet, Waru Timur Village. The respondents used were the Bringin Jaya farmer group. The research analysis method used is descriptive qualitative analysis with triangulation techniques. The results showed that the types of feed identified were weeds, agricultural waste and plant leaves. Farmers experience a shortage of feed during the dry season, this is due to a lack of feed availability. Management of feeding has not been implemented properly. Breeders still lack knowledge about good and correct management of Madura cattle feeding. There needs to be counseling to support breeders' knowledge regarding developing technologies such as feed fermentation. This innovation is very beneficial for farmers who experience a shortage of feed
PENGUKURAN KINERJA SUPPLY CHAIN OPERATION REFERENCE (SCOR) UMKM RUMPUT LAUT BUNGA SEROJA KABUPATEN SUMENEP Ridho, Ali Mujahidur; Hidayati, Dwi Ratna; Rum, Mokh
JURNAL PERTANIAN CEMARA Vol 21 No 2 (2024): JURNAL PERTANIAN CEMARA (CENDEKIAWAN MADURA)
Publisher : Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/fp.v21i2.3868

Abstract

Indonesia merupakan negara penghasil rumput laut dengan mayoritas produk dijual dalam bentuk raw material/bahan baku ke pasar global. Guna mendukung pengembangan sektor rumput laut dalam negeri, pengembangan UMKM menjadi salah satu kunci. Namun, kinerja UMKM seringkali terkendala dalam aktivitas manajemen supply chain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengevaluasi kinerja UMKM Bunga Seroja yang merupakan pionir bisnis di bidang rumput laut di wilayah Kabupaten Sumenep. Kabupaten Sumenep merupakan sentral penghasil rumput laut di Provinsi Jawa Timur di Indonesia. Metode pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dan kuantitatif, dengan memakai kerangka Supply Chain operation Reference (SCOR) yang meliputi plan, source, make, deliver dan return. Analisa kuantitatif menggunakan matrik SCOR dan dianalisa dengan menggunakan Deskriptif kuantitatif dan Central Tendency Analysis. Hasil analisis menunjukkan bahwa UMKM Bunga Seroja memiliki rata-rata performa kinerja kategori sedang (3,4). Aktivitas kegiatan produksi sampai pengiriman produk masih perlu pengembangan terutama pada aspek deliver, return, dan make. Selain itu, pemanfaatan teknologi berupa digitalisasi komunikasi dengan pelanggan perlu diperkenalkan kepada UMKM untuk memperbaiki kinerja.
Strategi Pengembangan Wisata Pantai Sembilan dengan Metode Analytical Hierarchy Process Mufida, Rizma Olivia; Rum, Mokh.; Priyanto, Moh Wahyudi
Agrimics Journal Vol. 2 No. 1: Januari 2025
Publisher : PT. Sativa Publishing Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64118/aj.v2i1.17

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan strategi pengembangan wisata Pantai Sembilan di Kabupaten Sumenep dengan mempertimbangkan kriteria prioritas yang diperlukan. Metode analisis data menggunakan metode Analytic Hierarchy Process (AHP) untuk menentukan prioritas kriteria dan alternatif strategi pengembangan wisata. Teknik pengumpulan data penelitian ini melibatkan wawancara dan pengisian kuesioner kepada 5 informan yang memiliki kemampuan terhadap kegiatan wisata Pantai Sembilan. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa infrastruktur memiliki bobot tertinggi dalam kriteria prioritas, diikuti oleh sosial, kelembagaan, dan ekonomi. Dalam alternatif strategi, bobot tertinggi adalah kerja sama dengan stakeholder, kemudian menyusul, penguatan kelembagaan, multiplier effect terhadap ekonomi desa, peningkatan pendapatan usaha destinasi wisata, manajemen pariwisata berbasis Masyarakat lokal Madura, dan pemanfaatan teknologi informasi dan digital. Infrastruktur dan kerja sama dengan stakeholder menjadi kunci utama dalam pengembangan wisata Pantai Sembilan.