Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Inkuiri Terbimbing pada Materi Pokok Kesetimbangan Kimia Imtihanal Wafiqah Irwan; Muharram Muharram; Muhammad Jasri Djangi
ChemEdu Vol 3, No 3 (2022)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/chemedu.v3i3.39336

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Development Research) yang bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis inkuiri terbimbing untuk SMA kelas XI berdasarkan KTSP yang dapat dipakai sebagai alternatif media bagi guru dalam pembelajaran kimia sekaligus dapat dipakai siswa sebagai sumber belajar. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA 1 SMA Negeri 4 Pinrang sebanyak 33 orang. Pengembangan media pembelajaran ini mengacu pada model pengembangan ADDIE yang memiliki langkah-langkah sebagai berikut analysis (analisis), design (perancangan), development (pengembangan), implementation (implementasi) dan evaluation (evaluasi). Media pembelajaran ini telah divalidasi oleh validator dan telah melalui uji coba terbatas. Media pembelajaran yang dikembangkan telah memenuhi kriteria valid, efektif dan efisien. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) nilai rata-rata tes hasil belajar siswa yaitu 80 dengan persen ketuntasan kelas sebesar 87,88%; (2) umumnya siswa memberikan respon positif terhadap media pembelajaran yang dikembangkan dengan persentase yang menyatakan sangat baik dan baik berturut-turut sebesar 93,94% dan 6,06%, begitupun dengan respon guru yang secara keseluruhan memberikan respon yang sangat positif dengan persentase 100% yang menyatakan sangat baik. Sehingga, media pembelajaran dapat digunakan dalam pembelajaran kimia. ABSTRACT This development research is aimed to develop an interactive learning media based on guided inquiry for Senior High School grade XI refers to KTSP that can be used as an alternative media for teacher in chemistry instruction and it also can be used by students as learning source. The subject is students of class XI Exact 1 SMA Negeri 4 Pinrang with 33 students. The development of this learning media refers to ADDIE model that consist of several phases: analysis, design, development, implementation and evaluation. This learning media has been validated by validator and through limited trial. The learning media developed is categorized as valid, effective and practical. This research showed that: (1) average value of students learning achievement is 80 with class completeness is 87,88%; (2) commonly students gave positive responses toward learning media developed with percentage that expressed very good and good are in the amount of 93,94% and 6,06%, in a series, as are teache rs responses which gave very positive responses totality with percentage 100% expressed very good. So, the learning media can be used in chemistry instruction.
Pengembangan Modul Praktikum Koloid Berbasis Problem Based Learning Untuk SMA Alfi Syahar Arrozani; Netti Herawati; Muhammad Jasri Djangi
ChemEdu Vol 3, No 1 (2022)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/chemedu.v3i1.32946

Abstract

Development of problem-based learning colloid practicum modules for SMA. Essay. Chemical Education Study Program. Department of Chemistry. Faculty of Math and Science. Makassar State University (supervised by Netti Herawati and Muhammad Jasri Djangi). This research is a development research that aims to produce a problem-based learning practicum module on colloid material that is valid, effective and practical. The subjects of this study were the XI IPA class of SMA Aksara Bajeng with a total of 31 people. The development of a problem-based learning practicum module uses the Plomp development model, consisting of five phases, namely the initial investigation phase, design, realization / construction, evaluation and revision tests, and the implementation phase. The instruments used in this study consisted of validation instruments, student activity observation sheets, practicum module assessment sheets, student response questionnaires and practicum implementation sheets. The results of this study indicate that: (1) The practicum module is declared valid with an average validity value of 3.64, (2) the practicum module is declared effective based on the percentage of participant activity of 96% and the average value of the practicum module is 92.93 with effective category (3) The module is said to be practical based on the results of the student response questionnaire by 71% in the very practical category and 29% in the practical category, and the results of the teacher response questionnaire are 92.5%.
Effectiveness of the Nearpod Platform within the Discovery Learning Model to Enhance Students’ Learning Motivation and Learning Outcomes on Reaction Rate Topic Nihla Anandita; Netti Herawati; Muhammad Jasri Djangi
Jambura Journal of Educational Chemistry Vol 7, No 2 (2025): August
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjec.v7i2.33005

Abstract

This study aims to evaluate the effectiveness of nearpod platform integrated within the discovery learning model in enhancing students' motivation and learning outcomes in reaction rate material. The research employs a pre-experimental one-group pretest-posttest design. The subjects were 39 students of class XI KIMIA 3 at SMA Negeri 9 Makassar. Data were collected through pretests and posttests. The motivation and learning outcomes data were analyzed descriptively and inferentially. Descriptive analysis was performed using N-gain, which revealed an average N-gain of 0.35 (moderate) for motivation and 0.72 (high) for learning outcomes. Inferential analysis for the motivation data was conducted using the Wilcoxon Signed-Rank Test. The results indicated Z observed value = 2.04 and Z critical value of 1.65, that leading to the rejection of H₀ and acceptance of H₁. inferential analysis for learning outcomes was performed using a one-sample t-test. The results showed t observed value = 21 and t critical value = 1.68, leading to the rejection of H₀ and acceptance of H₁. Based on the data analysis, it can be concluded that the platform nearpod is effective in enhancing the motivation and learning outcomes of students.
Pengaruh Metode Drill Model Model Discovery Learning terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Kelas XI MIA SMAN 9 Gowa (Studi pada Materi Asam Basa) Nur Annisa Rezki; Halimah Husain; Muhammad Jasri Djangi
ChemEdu Vol 7, No 1 (2026)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/chemedu.v7i1.84180

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode drill melalui model discovery learning terhadap hasil belajar peserta didik kelas XI MIA SMAN 9 Gowa. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah metode driil pada model discovery learning dan model discovery learning tanpa metode driil. Variabel terikatnya adalah hasil belajar peserta didik pada materi pokok asam basa. Populasi penelitian ini adalah peserta didik kelas XI MIA SMAN 9 Gowa yang berjumlah 240 peserta didik yang tersebar dalam 7 kelas. Teknik pengambilan sampel yaitu simple random sampling. Sampel penelitian terdiri dari 2 kelas yaitu kelas XI MIA 2 sebagai kelompok eksperimen dan kelas XI MIA 3 sebagai kelompok kontrol dengan jumlah peserta didik sebanyak 35 orang untuk kelas eksperimen dan 34 untuk kelas kontrol. Data hasil penelitian diperoleh dengan memberikan tes hasil belajar pada materi pokok asam basa berupa nilai N-Gain yang dianalisis menggunakan uji-t. Nilai N-Gain yang diperoleh di kelas eksperimen dengan frekuensi sedang yaitu 29 orang atau 82.86 % dan frekuensi rendah yaitu 6 orang atau 17.14% sedangkan nilai N-Gain di kelas control dengan frekuensi sedang yaitu 16 orang atau 47.05% dan frekuensi rendah yaitu 18 orang atau 52.95%. Pengujian hipotesis dengan uji t menghasilkan t_hitung (2,86)> t_tabel (1,67) sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh metode drill melalui model discovery learning terhadap hasil belajar peserta didik kelas XI MIA SMAN 9 Gowa pada materi pokok asam basa. ABSTRACT The research was a quasi-experimental that aimed to know the influence of drill method in discovery learning model to student learning outcome of XI MIA class of SMAN 9 Gowa on acid base Topic. The independent variable in this research was the drill method in discovery learning model and the dependent variable were the student’s learning outcome on acid base Topic. The population was XI MIA class of SMAN 9 Gowa consisted of 240 students with seven classes. Technique of sample was a simple random sampling. The sample research consisted of two classes, namely XI MIA2 class as an experiment group and XI MIA 3 class as a control group with 35 students in experiment group and 34 students in control group. The data of the research were gathered by learning outcome test of acid base Topic for N-Gain which were analyzed by using t-test. The result of hypothesis was t_calculated (2,86)> t_table (1,67). It can be concluded that there is an effect of drill method in discovery learning model to student’s learning outcome of XI MIA class of SMAN 9 Gowa on acid base Topic.
Efektivitas Mikro Modul Laju Reaksi Berbasis Kimia Hijau Terintegrasi Proyek dalam Meningkatkan Karakter Lingkungan Mahasiswa Army Auliah; Vika Puji Cahyani; Islawati Islawati; Muhammad Jasri Djangi
Venn: Journal of Sustainable Innovation on Education, Mathematics and Natural Sciences Vol. 5 No. 4 (2026): MIPA dan dan Pendidikan lingkup MIPA
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/venn.v5i4.456

Abstract

Pengembangan karakter lingkungan penting dalam pembelajaran kimia karena pemahaman konsep kimia hijau dan penerapannya dapat meningkatkan kesadaran mahasiswa terhadap keberlanjutan serta tanggung jawab menjaga lingkungan. Penelitian ini bertujuan menguji efektivitas mikro modul laju reaksi berbasis kimia hijau terintegrasi proyek dalam meningkatkan karakter lingkungan mahasiswa. Penelitian menggunakan pendekatan pra-eksperimen dengan desain one-group pretest-posttest. Subjek penelitian adalah 24 mahasiswa semester 2 Program Studi Pendidikan Kimia Universitas Negeri Makassar yang dipilih secara purposive sampling. Instrumen yang digunakan meliputi mikro modul laju reaksi berbasis kimia hijau terintegrasi proyek, 25 soal HOTS pilihan ganda yang telah divalidasi ahli, serta kuesioner karakter lingkungan berisi 12 pernyataan dengan skala Likert 1–5. Data dianalisis secara deskriptif melalui perbandingan skor pretest dan posttest, perhitungan N-gain untuk pemahaman konsep dan karakter lingkungan, serta penentuan kategori efektivitas modul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mikro modul yang dikembangkan efektif meningkatkan pemahaman konsep dan karakter lingkungan mahasiswa. Skor rata-rata pemahaman konsep meningkat dari 62,67 menjadi 76,83 dengan N-gain 0,37 (kategori sedang), sedangkan skor rata-rata karakter lingkungan meningkat dari 4,18 menjadi 5,00 dengan N-gain 0,32 (kategori sedang). Modul ini juga mendorong kesadaran dan keterlibatan mahasiswa dalam praktik ramah lingkungan, seperti mengurangi penggunaan plastik, menekan jejak karbon pribadi, dan menggunakan transportasi yang lebih berkelanjutan.
Keefektifan Model Problem Based Learning Berbantuan e-LKPD dalam Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Peserta Didik Kelas XI Kimia SMAN 1 Bantaeng (Materi Pokok Asam Basa) Herawati Herawati; Muhammad Jasri Djangi; Army Auliah
ChemEdu Vol 7, No 2 (2026)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/chemedu.v7i2.89444

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan model Problem Based Learning dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik kelas XI SMA Negeri 1 Bantaeng tahun pelajaran 2024/2025 pada materi asam basa. Penelitian ini menggunakan metode pra-eksperimen pretest - posttest one group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas XI Kimia SMA Negeri 1 Bantaeng. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan cara random sampling dan terpilih peserta didik kelas XI 5 sebagai subjek penelitian yang berjumlah 35 orang. Variabel bebas pada penelitian ini adalah model Problem Based Learning berbantuan e-LKPD dan variabel terikatnya adalah keterampilan berpikir kritis. Instrumen penelitian menggunakan tes essay keterampilan berpikir kritis, yang dianalisis secara statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil analisis statistik deskriptif diperoleh nilai rata-rata keterampilan berpikir kritis peserta didik pada pretest sebesar 40,55% dengan kategori yang sangat kurang, sedangkan pada posttest, rata-rata keterampilan berpikir kritis peserta didik bernilai 80,01% dengan kategori yang baik. Hasil pengujian normalitas diperoleh data yang berdistribusi normal. Berdasarkan uji paired sample t test, diperoleh nilai t hitung > t tabel yakni (17,102 > 2,037), serta nilai N gain sebesar 0,67 yang menunjukkan bahwa model problem based learning berbantuan e-LKPD cukup efektif dengan nilai gain 0,66 dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik kelas XI 5 di SMA Negeri 1 Bantaeng pada materi pokok asam basa. ABSTRACT This study aims to determine the effectiveness of the Problem Based Learning model in improving the critical thinking skills of students in class XI SMA Negeri 1 Bantaeng in the 2024/2025 academic year on acid-base material. This research used pre-experiment method pretest - posttest one group design. The population of this study were all students of class XI Chemistry SMA Negeri 1 Bantaeng. The sampling technique was carried out by random sampling and selected students of class XI 5 as research subjects totalling 35 people. The independent variable in this study is the Problem Based Learning model assisted by e-LKPD and the dependent variable is critical thinking skills. The research instrument used a critical thinking skills essay test, which was analysed by descriptive statistics and inferential statistics. The results of descriptive statistical analysis obtained the average value of students' critical thinking skills in the pretest of 40.55% with a very poor category, while in the posttest, the average critical thinking skills of students were 80.01% with a good category. Translated with DeepL.com (free version). The results of the normality test obtained data that was normally distributed. Based on the paired sample t test, the calculated t value was obtained > t table, namely (17.102 > 2.037), and the N gain value was 0.67 which showed that the problem based learning model assisted by e-LKPD was quite effective in improving the critical thinking skills of class XI 5 students at SMA Negeri 1 Bantaeng on the main material of acids and bases.
Pengaruh Nearpod pada Model Pembelajaran Predict, Observe, Explain (POE) Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Kelas XI MIPA SMAN 9 Makassar pada Materi Pokok Hidrolisis Garam Alfian Sye; Muhammad Jasri Djangi; Eda Lolo Allo
ChemEdu Vol 7, No 2 (2026)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/chemedu.v7i2.84186

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh nearpod pada model pembelajaran predict, observe, explain (POE) terhadap hasil belajar peserta didik kelas XI MIPA SMAN 9 Makassar pada materi pokok hidrolisis garam. Penelitian ini menggunakan rancangan quasi experiment dengan posttest-only control group design. Populasi penelitian ini adalah tiga kelas MIPA SMAN 9 Makassar. Sampel diambil secara acak dua kelas terpilih adalah XI MIPA 2 dengan jumlah peserta didik sebanyak 32 orang sebagai kelompok eksperimen dan kelas XI MIPA1 dengan jumlah peserta didik sebanyak 34 orang sebagai kelompok kontrol. Variabel bebas penelitian adalah penggunaan nearpod dalam model pembelajaran POE, sedangkan variabel terikatnya adalah hasil belajar peserta didik pada materi hidrolisis garam. Instrumen tes hasil belajar berbentuk pilihan ganda sebanyak 20 item soal. Hasil analisis statistik deskriptif menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar kelompok eksperimen sebesar 85,88 dengan persentase ketuntasan 87%, sedangkan kelompok kontrol rata-rata sebesar 79,18 dengan persentase ketuntasan 79%. Hasil analisis uji prasyarat terhadap hasil belajar peserta didik menunjukkan bahwa data kelompok eksperimen dan kelompok kontrol berasal dari populasi yang tidak terdistribusi normal namun homogen sehingga pengujian hipotesis menggunakan uji non-parametrik (uji- Mann-Whitney). Hasil uji hipotesis diperoleh Zhitung > Ztabel (2,03> 1,67). Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh nearpod dalam model pembelajaran POE terhadap hasil belajar peserta didik kelas XI SMAN 9 Makassar pada materi pokok hidrolisis garam. Kata Kunci: Nearpod, Predict Observe Explain (POE), Hasil Belajar, Hidrolisis Garam