Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

THE SOCIAL CAPITAL IN COMMUNITY PREPAREDNESS TOWARDS THE LANDSLIDE DISASTER IN PAGERHARJO KULONPROGO Dina Ruslanjari; Titis Puspita Dewi
Jurnal Kawistara Vol 8, No 3 (2018)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/kawistara.28069

Abstract

This study examines the social capital in case of people preparedness towards landslide. This research was conducted at Pagerharjo Village, Kulonprogo District where the location is categorized as the landslide prone area. The aim of this study is to find out the social capital for people preparedness in executing the landslide mitigation at Pagerharjo Village, Menoreh Mountains, Kulonprogo District. The research used qualitative descriptive method, with 9 out of 20 hamlets were selected as samples by purposive sampling. The sampling was taken in the location that has the landslide prone to the high landslide prone. People in Pagerharjo especially in the 9 hamlets have understood that their village is medium-to-highly vulnerable areas, especially in rainy season. The theory used in this study is Coleman’s social capital. The result of this research proves that the Pagerharjo people have social capital in disaster mitigation. The mitigation can be practiced as disaster socialization, mutual cooperation, structural mitigation, cultural, and leadership aspect. The community has also local belief from their ancestors which is the mixture of religion and culture in case of landslide mitigation. The willingness to transmigrate is the form of social capital dimension obtained from a sense of togetherness and trust in leaders at the levels of hamlet, village, and the local government.
TRIBAL COMMUNITY AND DISASTER RESILIENCE: BAJO COMMUNITY AND THEIR COPING STRATEGY TO CYCLONE IN MUNA BARAT DISTRICT Dina Ruslanjari; Titis Puspita Dewi; Anisa Eka Puspitasari
Jurnal Kawistara Vol 9, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/kawistara.40892

Abstract

Muna Barat District is a prone area to natural disasters, such as earthquakes and tidal waves. The cyclone and tidal waves often occur and those two phenomena occur during the transition season (from the dry to the rainy season). This research aims to analyse the vulnerability and capacity related to the readiness of the community of Bajo Tribe to face the cyclone . The method being applied in this research is quantitative descriptive. Furthermore, the village that are selected purposively are those where located on the sea and hit by the cyclone. The sample chosen is the head of family of Bajo Tribe. Vulnerability and capacity are counted with Analytical Hierarchy Process (AHP) weighting in determining the priority scale or the most preferred alternative choice. The result of this research is Tiga, Bero, Tasipi, and Katela Village are categorized as medium vulnerability and Mandike Village has low vulnerability. Tiga, Bero, Tasipi, Mandike, and Katela Village are classified as medium capacity.
Strategi Adaptasi Masyarakat selama masa Pandemi Covid-19: Studi di Desa Tegaltirto Kecamatan Berbah Kabupaten Sleman Fathin Aulia Rahman; Dina Ruslanjari; Sri Rum Giyarsih
Jurnal Kawistara Vol 12, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/kawistara.67782

Abstract

Dalam berbagai studi sering menunjukkan bahwa dalam situasi krisis berbagai bentuk kemampuan manusia dalam beradaptasi atau strategi bertahan hidup untuk keluar dari kesulitan. Hal ini terbukti ketika pandemi Covid-19  telah menyerang masyarakat seluruh dunia, termasuk Indonesia. Studi ini akan membahas dan menganalisis bagaimana strategi dan bentuk adaptasi masyarakat selama pandemi Covid-19, secara khusus di Desa Tegaltirto,Kecamatan Berbah, Kabupaten Sleman. Desa Tegaltirto menarik untuk diteliti karena desa ini menjadi akses utama dan jalur perdagangan antar kecamatan dan kabupaten. Sebagian besar masyarakatnya bekerja pada sektor informal yang rentan terhadap perubahan dan krisis. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan metode survei dengan sampel populasi diambil di Dusun Kadisono, Sompilan dan Semoya dengan teknik sampling menggunakan stratified random sampling, jumlah sampel proporsional dengan jumlah populasi.Teknik analisis data menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan seluruh rumah tangga di Desa Tegaltirto menerapkan strategi bertahan hidup, bentuk strategi paling banyak dilakukan yaitu melakukan kontrol terhadap pemasukan dan pengeluaran. Pada strategi konsolidasi mayoritas rumah tangga menerapkan strategi menyesuaikan pengeluaran antar waktu dengan cara mengambil tabungan, mencari pinjaman, menggadai barang dan/atau menjual aset yang dimiliki. Sedangkan rumah tangga yang lainnya menerapkan strategi akumulasi dengan meningkatkan pemasukan melalui peningkatan produksi usaha yang dimilikinya
Usaha Kecil dan Menengah di Masa Krisis: Kajian Dampak dan Perilaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (Umkm) Saat Pandemi Covid-19 di Desa Sriharjo Imogiri Bantul Humam Zarodi; Dina Ruslanjari; Sri Rum Giyarsih
Jurnal Kawistara Vol 13, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/kawistara.78932

Abstract

Pandemi Covid-19 memberikan dampak pada sektor perekonomian sehingga menyebabkan menurunnya aktivitas perekonomian di Desa Sriharjo khususnya bagi UMKM. Dampak yang dirasakan berupa menurunnya pendapatan akibat sepinya pembeli. Penelitian ini bertujuan untuk membahas dan menganalisis perilaku UMKM dalam menghadapi pandemi Covid-19 serta mengkaji strategi perubahan perilaku UMKM. Penelitian ini didasarkan pada focus group Discussion (FGD), wawancara, dan observasi terhadap UMKM di Desa Sriharjo Kabupaten Bantul Yogyakarta. Secara khusus menganalisis perilaku UMKM berupa pengetahuan, sikap dan tindakan pada masa pandemi Covid-19. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan, sikap, dan tindakan berpengaruh terhadap perilaku UMKM di Sriharjo. Menyikapi kondisi penuh tantangan di masa pandemi ini, para pelaku UMKM menentang keras adanya protokol kesehatan. Perilaku pelaku tercermin dalam penerapan protokol kesehatan dan adaptasi kebiasaan baru di tempat usaha. Strategi untuk mengatasi dampak ekonomi di Desa Sriharjo antara lain dengan membuat platform online, melalui grup WhatsApp dan website bernama pasardesa.id, untuk kegiatan jual beli. Hal ini difasilitasi berupa bantuan langsung dana desa, bantuan tunai Kementerian Sosial, dan BLT UMKM. Strategi yang dilakukan dalam mengatasi dampak pandemi Covid-19 adalah penyuluhan kepada pelaku UMKM oleh Puskesmas Imogiri II, edukasi dan sosialisasi vaksinasi Covid-19, pemberian bantuan masker, hand sanitizer, tempat cuci tangan portable dan sabun tangan. oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan DIY, serta pengawasan tempat oleh petugas gabungan Pemerintah Desa Sriharjo.
Community Socio-Economic Change Post-Establishment of Nglinggo Tourism Village in Kulonprogo Regency Widyaningrum, Ria; Wastutiningsih, Sri Peni; Ruslanjari, Dina
Indonesian Journal of Social Responsibility Review (IJSRR) Vol. 1 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Prospect Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.639 KB) | DOI: 10.55381/ijsrr.v1i1.11

Abstract

The tourism growth in Indonesia is currently on a continuous expansion and diversification in an effort to develop the tourism sector as an economic driver, the creator of employment, improving community welfare, and environmental preservation. Development of tourism destinations carried out by the Indonesian government are distributed throughout the nation, including the Special Province of Yogyakarta or locally known as Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). One area that is being built for the tourism development in this province is Menoreh Hills, especially tourism villages in West Nglinggo and East Nglinggo Hamlets, Pagerharjo Village, Samigaluh District, Kulonprogo Regency. The purpose of this study is to analyse social changes in the community after the establishment of Nglinggo Tourism Village in Pagerharjo Village, Samigaluh District, Kulonprogo Regency. The method used in the research was a qualitative with descriptive approach to present a specific description of the community’s social conditions after the establishment of Nglinggo Tourism Village. The results showed that social changes are present in the community after the establishment of Nglinggo Tourism Village in the form of increased social status of the individuals in the community, increased diversity of jobs available in the community which had impacted the household income, increased patterns of social interaction, increased community and individual skills, increased social roles, and decreased emigration. Community social change occurs for the reason that the community itself are aware to develop the owned potentials in a participatory manner.
Penilaian Risiko Kesehatan Mental Rescuer dalam Mendukung Operasi Tanggap Darurat Bencana Setiawan, Agustinus; Ruslanjari, Dina; Puspitasari, Diana
Trends in Applied Sciences, Social Science, and Education Vol. 2 No. 1 (2024): Juni
Publisher : PT Hakhara Akademia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71383/tase.v2i1.25

Abstract

Kesiapsiagaan status kesehatan mental rescuer Kantor Pencarian dan Pertolongan Yogyakarta adalah salah satu faktor pendukung keberhasilan operasi pencarian dan pertolongan pada masa tanggap darurat bencana di Yogyakarta. Tujuan penelitian ini merumuskan penilaian risiko kesehatan mental rescuer dalam operasi tanggap darurat bencana untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan ketahanan mental rescuer. Penelitian dilakukan menggunakan metode kuantitatif menggunakan tes dan evaluasi menggunakan instrumen Woodworth. Responden yang dijadikan obyek penelitian yaitu seluruh rescuer Kantor Pencarian dan Pertolongan Yogyakarta. Hasil penelitian kondisi kesehatan mental berdasarkan penilaian yaitu 20 rescuer (46 %) memiliki kriteria normal 21 rescuer (49%) kriteria gangguan mental kecenderungan, dan 2 rescuer (5%) memiliki kriteria gangguan. Strategi kesiapsiagaan dan ketahanan kesehatan mental yang dapat dilaksanakan di tingkat lembaga pencarian dan pertolongan dalam kesiapan operasi tanggap darurat bencana dan krisis antara lain upaya latihan fisik secara rutin dalam keseharian rescuer untuk meingkatan level kebugaran jasmani, strategi shift bergilir yang baik sehingga rescuer dapat mengambil istirahat secara teratur, pemimpin memastikan bahwa rescuer telah dilatih mengenai langkah-langkah keselamatan, mengetahui tindakan pencegahan yang harus dilakukan, dan semua peralatan keselamatan memiliki kualitas yang memadai, dukungan sosial kepada rescuer yang mengalami cedera dan kehilangan rekan selama bencana. Rescuer setelah krisis mendapat akses mudah ke psikolog professional dan merasa nyaman dalam melakukannya.
A Gender-Based Communication Approach to Hasten the Prevention of Stunting in Bojonegoro Regency Maranditya, Berliananda; Andarwati, Siti; Ruslanjari, Dina
Informasi Vol. 55 No. 1 (2025): Informasi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The gender-based stunting prevention acceleration program in Bojonegoro Regency still faces challenges. Therefore, this study aims to analyze the communication strategy for accelerating stunting prevention through a gender perspective. A descriptive method with a qualitative approach was used in the study, conducted in three sub-districts (Kapas, Balen, and Gondang) from January to December 2023. Primary data were collected through in-depth interviews with 23 informants from various related agencies. Data analysis utilized source triangulation, technique triangulation, and GAP analysis. The results show that the stunting prevention acceleration program by the Bojonegoro Regency Government with a gender approach has been planned specifically and sensitively. However, only the Women's Empowerment, Child Protection, and Family Planning Agency have a gender-friendly program with balanced participation. Despite using detailed communication design through intrapersonal approaches, public communication, digital media, and the 8-convergence communication strategy design, the program still has gender participation gaps in access and decision-making.
DAMPAK PSIKOLOGIS PENDIDIKAN DARING DAN POTENSI STRATEGI MITIGASI SELAMA KRISIS COVID-19 PADA SISWA SEKOLAH DASAR Widiastuty, Arum; Ruslanjari, Dina; Mei, Estuning Tyas Wulan; Puspitasari, Diana
Al-Isyraq: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, dan Konseling Islam Vol 7, No 1 (2024): Maret
Publisher : PABKI (Perkumpulan Ahli Bimbingan dan Konseling Islam) Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59027/alisyraq.v7i1.753

Abstract

The COVID-19 pandemic has had an effect on education, causing school closures and online learning, one of which being at an elementary school in Sriharjo Village. The disadvantages of online learning in Sriharjo elementary schools include a lack of supported learning facilities, a restricted choice of learning materials and media used, and limited internet access. The purpose of this study is to investigate the effect of online learning on the psychological well-being of primary school students, as well as the possibility for mitigation strategies during the COVID-19 crisis. This is qualitative research using a case study approach. The findings reveal that online learning has a positive psychosocial impact because it develops a sense of competition and encourages students to be more creative while dealing with difficulties or assignments. Students may experience negative psychosocial effects such as decreased work productivity, difficulty solving problems, decreased interaction skills and learning achievement, reduced ability to participate in groups, disrupted relationships with friends and peers, child withdrawal, sleep disturbances, unreasonable fear, lucidity and nightmares, and difficulty concentrating. The positive effects on mental health include being aware of one's own abilities and interests, being able to respond appropriately to problems, finding positive and productive activities to participate in, eating regularly, and feeling comfortable in social situations. The negative effects on students' mental health include feeling sad and disappointed due to limited activities, feeling down over decrease learning achievement, feeling homesick for friends and teachers, feeling bored while studying at home, and in certain cases, stressful conditions. This article suggests creating a curriculum that can adapt to a variety of issues during COVID-19 and changes in the post-pandemic learning environment. It also discusses the possibility of developing curriculum for post-COVID-19 schools.
Optimalisasi Pemanenan Air Hujan untuk Ketahanan Pangan dan Adaptasi Kekeringan di Desa Tepus, Gunungkidul Nurdiansyah, Muhamad Irfan; Ruslanjari, Dina; Heru Jatmiko, Retnadi; Auriel Fajarian, Nabilla; Silfani, Silfani
Jurnal Igakerta Vol. 2 No. 3 (2025): Jurnal Inovasi Gagasan Abdimas dan Kuliah Kerja Nyata
Publisher : IGAKERTA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70234/3fgwe262

Abstract

Ketersediaan air bersih di kawasan karst menjadi tantangan utama bagi ketahanan pangan dan adaptasi terhadap kekeringan. Desa Tepus, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunungkidul, menghadapi keterbatasan sumber air bersih akibat rendahnya retensi tanah kapur dan ketergantungan pada distribusi eksternal saat musim kemarau. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan mengoptimalkan rainwater harvesting (RWH) berbasis partisipasi komunitas untuk meningkatkan akses air bersih dan mendukung kesejahteraan. Kegiatan dilaksanakan melalui pendekatan partisipatif, meliputi identifikasi kebutuhan, Focus Group Discussion (FGD), pembangunan, pelatihan, dan evaluasi. Hasil program menunjukkan peningkatan ketersediaan air rumah tangga dan dukungan terhadap ketahanan pangan lokal. Program ini menegaskan pentingnya kolaborasi multipihak dalam kerangka pentahelix dan berkontribusi pada pencapaian SDG 6 (Clean Water and Sanitation) serta mitigasi risiko kekeringan. Dengan demikian, RWH berpotensi menjadi model berkelanjutan yang dapat direplikasi di wilayah rawan kekeringan serupa.
Upaya Pemerintah Melawan Infodemic dengan Membangun Informasi Akurat Rahmadiva, Lelita Azaria; Raya, Alia Bihrajihant; Ruslanjari, Dina
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 21 No 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jik.v21i2.8342

Abstract

Pandemi COVID-19 tidak hanya membawa permasalahan terkait persebaran virus saja tetapi juga fenomena infodemik yang mengiringinya. Infodemik menjadi lebih berbahaya dari virus itu sendiri karena dapat merusak respon kesehatan masyarakat dan mengurangi kepercayaan masyarakat terhadap otoritas pemerintah dan kesehatan. Hal ini terjadi akibat disinformasi yang dikonsumsi masyarakat. Informasi akurat menjadi suatu urgensi yang perlu diupayakan oleh pemerintah sebagai pemilik dan pembuat kebijakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji upaya Pemerintah Kabupaten Klaten dalam membangun informasi akurat untuk melawan infodemik. Metode penelitian ini merupakan studikualitatif dengan observasi dan wawancara mendalam pada Humas Pemerintah di Kabupaten Klaten yang memiliki tingkat fatalitas tertinggi selama kuartal awal PPKM Darurat Level 4. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat lima kriteria informasi akurat yaitu sumber, waktu, kaidah jurnalistik, berbasis wilayah, dan paraf pimpinan yang diterapkan sebagai salah satu upaya dalam membangun informasi akurat COVID-19. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam merumuskan implikasi kebijakan yang berpotensi berguna dalam penanganan infodemik di tingkat lokal dan nasional.