Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

ARSITEKTUR SEBAGAI TERAPI : EKSPLORASI KARAKTERISTIK ANDRA MARTIN DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS ANAK TERLANTAR DI MEDAN Yunita Syafitri Rambe; Iqra Greyfit Tambunan
DEARSIP : Journal of Architecture and Civil Vol 5 No 01 (2025): Desember 2024 - Mei 2025
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Islam Darul Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/dearsip.v5i01.8919

Abstract

Anak terlantar adalah anak yang tidak mendapatkan perawatan, perlindungan dan pengasuhan dari orang tua atau wali, sehingga anak-anak tersebut tidak memiliki kehidupan yang layak atau terabaikan. Hal ini dapat terjadi karena berbagai hal, seperti masalah ekonomi, kelalaian, kekerasan atau masalah keluarga lainnya. Data anak terlantar sendiri di kota Medan pada tahun 2020 sendiri sebanyak 127 orang, berdasarkan laporan dari Dinas Sosial Kota Medan banyak anak terlantar ditemukan di kawasan organisasi padat dan pinggiran kota. Namun, berdasarkan informasi yang tersedia dari instansi terkait seperti Dinas Sosial Kota Medan, jumlah anak terlantar dapat bervariasi setiap tahun, tergantung pada berbagai faktor seperti kondisi sosial-ekonomi, bencana alam, dan lain-lain. Anak terlantar tersebut membutuhkan perlindungan dan keamanan, pendidikan dan tempat tinggal yang aman dan terlindung dari bahaya dan penyembuhan secara psikologis. Panti asuhan merupakan salah satu solusi untuk dapat menampung anak terlantar. Namun, sebagian besar yang tinggal di panti asuhan mengalami depresi, kesedihan, susah untuk menyesuaikan diri. Hal ini dikarenakan kondisi lingkungan, terjadi eksploitasi dan fasilitas yang tidak memenuhi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk mengeksplorasi kebutuhan sosial, fisik, dan psikologis anak-anak terlantar. Dengan demikian, desain Pusat Rehabilitasi Anak Terlantar yang mengadopsi pendekatan arsitektur Andra Matin diharapkan dapat menyediakan lingkungan yang memenuhi kebutuhan tersebut. Pendekatan ini diharapkan dapat memberikan solusi yang lebih humanis dan efektif dalam mendukung kesejahteraan anak-anak terlantar.
VISITING LECTURER (MATA KULIAH EDUPRENEURSHIP) UNTUK MAHASISWA PENDIDIKAN MATEMATIKA FITK UIN SUMATERA UTARA Novita, Nanda; Rambe, Yunita Syafitri; Moerni, Saufa Yardha; Anisa, Yuan; Azmi, Fadilla; Maqhfirah, Maqhfirah
Jurnal Pema Tarbiyah Vol 4, No 2 (2025)
Publisher : UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/pema.v4i2.4811

Abstract

Perkembangan teknologi yang pesat telah memberikan dampak besar dalam dunia pendidikan, sehingga kemampuan menciptakan solusi berbasis digital menjadi keterampilan penting bagi calon pendidik dan wirausahawan pendidikan (edupreneur). Untuk mendukung hal tersebut, Program Visiting Lecturer pada mata kuliah Edupreneurship dilaksanakan melalui skema PMM FITK UINSU dengan melibatkan 25 mahasiswa Pendidikan Matematika. Kegiatan ini melakukan pengembangan platform pembelajaran daring, aplikasi edukatif, dan sistem manajemen pembelajaran. Mahasiswa memperoleh pemahaman mengenai proses membangun usaha pendidikan berbasis teknologi, tantangan implementasi, serta strategi menciptakan solusi berkelanjutan. Melalui diskusi interaktif dan studi kasus, peserta juga mendapat nilai tambah yang tidak diperoleh dari pembelajaran teori semata. Isu-isu seperti rendahnya literasi digital, keterbatasan akses teknologi, dan penyelarasan inovasi dengan kurikulum turut dibahas, disertai dengan berbagai solusi praktis. Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil memperluas wawasan mahasiswa, meningkatkan kreativitas, dan menumbuhkan semangat inovasi dalam mengembangkan proyek kewirausahaan pendidikan yang relevan dengan kebutuhan era digital.
A New Form of the Co-Housing Open Space Concept Application for Low-Income Community Housing in the New-Normal Era which Environmentally Friendly Budiani, Ina Triesna; Siregar, Sasmita; Nst, Aulia Muflih; Rambe, Yunita Syafitri
International Journal of Architecture and Urbanism Vol. 10 No. 1 (2026): International Journal of Architecture and Urbanism
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/ijau.v10i1.24950

Abstract

Along with the narrowness of urban land and the more expensive, it is making people in dense cities who live more in slum areas require alternative solutions to the problem of providing houses with open spaces that be used together but which are affordable and environmentally friendly, incredibly energy efficient. Co-Housing is a concept where a community group plans, finances, and builds their house together on the same land/parcel and has communal/shared spaces . The concept of Co-housing is usually applied in new housing, but given the high price of land in dense cities, this concept will be tried to be used to housing in existing slums. Where a group of people's houses are revitalized and equipped with communal/shared open spaces that are environmentally friendly, especially energy efficient so that people do not have to spend a lot of money to get all the existing facilities available in these communal/shared open spaces. The purpose of this research was to create a new form of the Co-Housing Concept of open shared spaces in environmentally friendly low-income housing. The research method used was descriptive qualitative, which was supported by the identification of land for the Co-Housing concept application and city regulations. The result of the research was a layout draft (master plan) of a new concept of open shared spaces in environmentally friendly low-income housing in several dense urban slum areas.