Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Pendidikan Seksual dalam Praktik Sekolah Inklusi AUD Suminar, Yulian Agus; Widiastuti, Titik Mulat; Sakti, Syahria Anggita; Muflihati, Muflihati
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 7, No 4 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v7i4.8501

Abstract

Pendidikan seksual pada anak usia dini memegang peran penting dalam membentuk pemahaman anak mengenai tubuh, privasi, hubungan sosial, serta perlindungan dari kekerasan seksual. Namun, dalam konteks sekolah inklusi, pelaksanaannya menghadapi tantangan khusus karena keberagaman karakteristik peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi pendidikan seksual dalam konteks sekolah inklusi anak usia dini, dengan studi kasus di KB/TK Surya Marta Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi nonpartisipan, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan seksual di KB/TK Surya Marta telah diterapkan secara efektif melalui metode interaktif yang sesuai dengan usia dan kebutuhan anak, termasuk anak berkebutuhan khusus. Keberhasilan implementasi didukung oleh peran aktif guru dan kolaborasi dengan orang tua. Meskipun demikian, keterbatasan sarana dan prasarana serta kurangnya guru yang linier menjadi hambatan utama. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya pelatihan guru, dukungan kebijakan sekolah, dan keterlibatan orang tua dalam memperkuat pendidikan seksual yang inklusif. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pengembangan praktik pendidikan seksual di sekolah inklusi lainnya
Peningkatan Profesionalisme Guru PAUD Melalui Work Shop Penerapan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) Widyastuti, Titik Mulat; Hasanah, Laili Nur; Suminar, Yulian Agus
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 4, No 2 (2025): July 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v4i2.5917

Abstract

WorkShop  ini dilatarbelakangi permasalahan yang dihadapi kelompok guru-guru Gugus  Ranting 7 Kasihan Bantul Yogyakarta yang terkendala penerapan penelitian tindakan kelas.Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan profesionalisme guru PAUD melalui work shop dan pendampingan pelaksanaan penerapan penelitian tindakan kelas. Metode pelaksanaan work shop yaitu dengan ceramah,tanya jawab dan metode penugasan.  Pelatihan dilakukan terhadap 22 peserta guru-guru KB TK Ranting 7 Kasihan Bantul Yogyakarta selama 2 bulan yaitu bulan Februari s.d Maret tahun 2025. Kegiatan work shop PTK ini memberikan dampak yang signifikan terhadap peningkatan wawasan dan pengetahuan tentang pemahaman penelitian tindakan kelas, penentuan instrument penelitian, pengolahan, dan analisis data penelitian tindakan kelas. Hasil akhir dalam penelitian ini adalah proses work shop memberikan manfaat bagi guru, yaitu dapat meningkatkan pemahaman guru pada PTK, menumbuhkan motivasi dalam menyusun PTK dan melaksanakan PTK, serta bagi sekolah dapat meningkatkan kinerja sekolah melalui peningkatan profesionalisme guru.
Strategi Guru Dalam Mengatasi Bullying Anak Usia Dini Melalui Pendidikan Karakter (Studi Kasus di TK Almutaqin Yogyakarta) Widyastuti, Titik Mulat
Journal of Law, Education and Business Vol 3, No 1 (2025): April 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jleb.v3i1.6014

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru dalam mengatasi perilaku (bullying) melalui pendidikan karakter di TK Almutaqin GAP Sleman Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif (qualitative research) dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi yang bersumber dari guru TK, siswa, dan kepala sekolah. Uji validitas data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat bullying dalam bentuk fisik dan verbal. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi guru dalam mencegah perilaku bullying dengan Pendidikan karakter sejak dini meliputi: (1) mengembangkan budaya meminta dan memberi maaf; (2) guru mengajak anak belajar empati (3) guru memberi edukasi kepada orang tua tentang bahaya bullying, (4) guru mengajak orang tua agar lebih memahami karakter anak, (5) guru menasehati dan mengawasi anak ketika anak berada di dalam sekolah, dan (6) guru memberikan kebijakan yang tegas terhadap perilaku bullying.Strategi guru dalam mengatasi perilaku bullying melalui pendidikan karakter pada siswa telah terlaksana dengan baik, guru diharapkan dapat menjadikan siswa berperilaku baik, terjauhi dari perilaku bullyig serta menerapkan nilai-nilai karakter baik di kehidupan sehari-hari.
Tradisi Budaya Merti Desa Sebagai Upaya Melestarikan Nilai-Nilai Budaya Jawa Guna Mendukung Pengembangan Pariwisata di Kulon Progo Herawati, Tri Ratna; Widyastuti, Titik Mulat; Palupi, Muncar Tyas; Kusumaningrum, Rika Novita; Nurgiansah, T Heru; Julianti, Depi Saptika
Journal of Law, Education and Business Vol 3, No 1 (2025): April 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jleb.v3i1.5863

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, bertujuan mendeskripsikan tradisi budaya Merti Desa di Desa Sentolo Kulon Progo sebagai upaya melestarikan budaya jawa guna mendukung pariwisata di Kulon Progo Yogyakarta. Teknik pengumpulan data  dengan observasi, wawancara, dokumentasi, dan sumber-sumber buku mendukung penelitian ini. Sumber data dalam penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder. Fokus penelitian ini adalah aktivitas masyarakat dalam melaksanakan prosesi ‘merti desa‘ beserta seluruh implikasi dan menghubungkan karakter dengan penciptaan serta pemeliharaan budaya. Untuk menguji objektivitas data dilakukan dengan teknik triangulasi metode. Sedangkan analisis data yang digunakan dalam penelitian ini model analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa a).Pentingnya peserta didik mempelajari merti desa untuk menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya lokal agar tetap lestari. b). Prosesi upacara merti desa di desa Sentolo merupakan tradisi yang dibudayakan oleh masyarakat setempat, sebagai wujud melestarikan budaya daerah. c). Nilai Filosofi Budaya Jawa perlu ditanamkan sebagai wujud melestarikan nilai-nilai filosofi jawa, agar tidak terkikis karena perkembangan teknologi. d).Melestarikan nilai-nilai budaya jawa guna mendukung pengembangan pariwisata di Kulon Progo, e. Menanamkan pendidikan karakter terhadap peserta didik melalui budaya mreti desa
IMPLEMENTASI SEKOLAH BEBAS BULLYING PADA ANAK USIA DINI MELALUI KOMUNIKASI POSITIF GURU Sakti, Syahria Anggita; Widyastuti, Titik Mulat
Jurnal AUDI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Anak dan Media Informasi PAUD Vol 5 No 2 (2020): December 2020, 8 ARTICLES, PAGES 64 - 142
Publisher : UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/jai.v5i2.4414

Abstract

The goal of this research is to explain how to implement bullying-free schools in Surya Marta Kindergarten Yogyakarta and also to understand the coordination that discusses the application of school bullying through positive teacher communication. This research uses qualitative. Subjects of research are principals, teachers, and students' parents. Data collection is done through observation, interview, and collection techniques. While data analysis uses data reduction, displaying data, and making conclusions. Data validity technique with source triangulation. The results showed how the implementation of bullying-free schools through positive communication of teachers at Surya Marta Kindergarten Yogyakarta was applied in the form of activities that involved: (1) improving two-way communication between schools with research on victims and bullying through parenting activities; (2) each student guardian meeting is held a special agenda concerning the meeting and resolution of the intimidation case; (3) formation of a supervisory board; (4) Test the value of harmony and cooperation in the subject matter. The following: (1) parents of students do not fully understand the material delivered by the school; (2) receiving media which contains antibullying at school; (3) the absence of specific program implementation manuals. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana implementasi sekolah bebas bullying di TK Surya Marta Yogyakarta dan permasalahan apa saja yang dihadapi dalam penerapan sekolah bebas bullying melalaui komunikasi positif guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru, dan orang tua siswa. Pengumpulan data yang dilakukan lewat teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan analisis data menggunakan reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Teknik keabsahan data dengan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi sekolah bebas bullying melalui komunikasi positif guru di TK Surya Marta Yogyakarta diaplikasikan ke berbagai bentuk aktivitas yaitu diantaranya: (1) meningkatkan komunikasi dua arah antara pihak sekolah dengan orangtua korban dan pelaku bullying melalui kegiatan parenting; (2) setiap pertemuan wali murid diadakan agenda khusus tentang pembahasan dan penekanan terhadap kasus bullying; (3) pembentukan dewan pengawas; (4) memperkuat nilai kerukunan dan kerja sama dalam materi pelajaran. Adapun kendalanya meliputi: (1) orang tua siswa belum sepenuhnya memahami materi yang sekolah sampaikan; (2) kurangnya media yang berisi tentang program anti bullying di sekolah; (3) tidak adanya buku acuan khusus pelaksanaan program.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN KOTAK MATEMATIKA UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN BILANGAN ANGKA PADA ANAK USIA 4-5 TAHUN Widyastuti, Titik Mulat; Rahmawati, Dika Ardiana
Bunayya Vol 10 No 2 (2024): Juli 2024
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/bunayya.v10i2.23822

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dengan permasalahan yang ada di TK ABA Kemiri Kebo Sleman Yogyakaera bahwa pembelajaran yang dilakukan belum banyak mengenalkan konsep bilangan, media pembelajaran yang ada di sekolah belum dimanfaatkan secara optimal, minimnya kemampuan guru dalam menggunakan media pembelajaran yang menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan media pembelajaran kotak matematika, untuk meningkatkan pemahaman bilangan angka pada anak usia 4-5 tahun, Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang menggunakan model ADDIE, yang terdiri dari (1) Analisys, (2) Design, (3) Development, (4) Implementation, (5) Evaluation, dengan rancangan one group pre-test and post-test design. Subjek penelitian 17 anak usia 5-6 tahun. Teknik analisis menggunakan uji-T. Hasil analisis menunjukkan bahwa media pembelajaran kotak matematika dinyatakan sangat layak digunakan sebagai media pembelajaran dengan dibuktikan dari hasil validasi ahli media dan materi dengan persentase kelayakan 98%. Media pembelajaran matematika efektif untuk meningkatkan pemahaman bilangan angka anak usia 4-5 tahun dengan hasil pre-test nilai rata-rata 4,9 dan post-test 14,4. Hasil uji T diketahui bahwa nilai 0,000<0,05 sehingga kesimpulannya adalah terdapat peningkatan pemahaman bilangan angka pada anak usia 4-5 tahun kelompok A TK ABA Kemirikebo, setelah dilakukan treatment menggunakan media pembelajaran kotak matematika.
PENDIDIKAN ANAK DAN KEKERASAN SEKSUAL DI MEDIA SOSIAL (Studi Literatur Bentuk Kekerasan dan Implikasinya) Titik Mulat Widyastuti
Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 5 No. 1 (2022): Tunas Cendekia
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/tunascendekia.v5i1.5503

Abstract

Media sosial kini menjadi bagian penting dari kehidupan anak-anak dan remaja, menawarkan berbagai manfaat tetapi juga menimbulkan risiko signifikan terkait kekerasan seksual online. Artikel ini melakukan kajian literatur untuk mengeksplorasi bentuk-bentuk kekerasan seksual di media sosial dan implikasinya terhadap pendidikan anak. Kekerasan seksual online meliputi perundungan seksual, eksploitasi, dan pelecehan yang terjadi melalui platform digital, dan anak-anak serta remaja sangat rentan terhadap ancaman ini karena kurangnya keterampilan perlindungan yang memadai (Sullivan, 2020). Penelitian menunjukkan bahwa kekerasan seksual di media sosial dapat berdampak negatif pada perkembangan psikologis anak, termasuk trauma emosional dan masalah kesehatan mental jangka panjang (Jones & Carter, 2021). Pendidikan keselamatan digital yang efektif sangat penting untuk mengurangi risiko ini, dengan Anderson dan Smith (2022) menekankan perlunya program pendidikan yang komprehensif. Namun, banyak kurikulum pendidikan saat ini masih kekurangan materi tentang kekerasan seksual dan keamanan online (Brown & Williams, 2021). Kajian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai masalah kekerasan seksual di media sosial dan merekomendasikan strategi pendidikan yang lebih terintegrasi untuk melindungi anak-anak.
PELATIHAN PENERAPAN PEMBELAJARAN SAINTIFIK DAN PENATAAN LINGKUNGAN UNTUK MENFASILITASI MERDEKA BELAJAR PADA GURU-GURU KB TK GUGUS 7 KASIHAN BANTUL Titik, Titik Mulat Widyastuti; Novitasari, Khikmah; Retno Utami, Novianti
Jurnal Berdaya Mandiri Vol. 6 No. 2 (2024): JURNAL BERDAYA MANDIRI (JBM)
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jbm.v6i2.5997

Abstract

This service is motivated by the problems faced by family planning teachers at Cluster 7 Kindergarten, Kasihan Bantul District, Yogyakarta regarding: 1). Teachers still lack understanding in implementing a scientific approach in learning at school. 2). Teachers do not understand the stages of implementing scientific learning such as observing, asking questions, collecting, associating and communicating information in class activities. This service aims to provide training and assistance in the application of scientific learning and environmental management to facilitate independent learning for early childhood. The method in this research uses: lectures, questions and answers, and supervisory actions carried out over 2 cycles. There are four stages in service activities and each cycle consists of: planning, implementation, observation and evaluation (reflection). The results of the training implementation show that the PAUD teachers at KB TK Gugus 7, Kasihan Bantul District, Yogyakarta, in implementing scientific learning and environmental arrangements to facilitate independent learning for early childhood improved after participating in training and mentoring activities. Keywords: Scientific learning, environmental management, independent learning.
Pelatihan penerapan pembelajaran sainstivik dan penataan lingkungan untuk menfasilitasi merdeka belajar pada guru-guru KB TK Bantul Widyastuti, Titik Mulat; Novitasari, Khikmah; Utami, Novianti Retno
Kurnia Mengabdi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2024): Kurnia Mengabdi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : CV. Kurnia Grup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61476/ak9zf630

Abstract

This service is motivated by the problems faced by family planning teachers at Cluster 7 Kindergarten, Kasihan Bantul District, Yogyakarta regarding: 1). Teachers still lack understanding of the implementation of a scientific approach in learning in schools. 2). Teachers in implementing scientific learning such as observing, asking, collecting, associating and communicating information in class activities are still confused/don't understand the whole thing. This service aims to provide training and assistance in the application of scientific learning and environmental management to facilitate independent learning for early childhood. The method in this research uses: lectures, questions and answers, and supervisory actions carried out over 2 cycles. There are four stages in service activities and each cycle consists of: planning, implementation, observation and evaluation (reflection). The results of the training implementation show that PAUD teachers at KB TK Gugus 7, Kasihan Bantul District, Yogyakarta, have improved in implementing scientific learning and environmental arrangements to facilitate independent learning for early childhood children after participating in training and mentoring activities.
Pendampingan Pelaku UMKM Wanita untuk Memaksimalkan Marketing melalui Aplikasi SiBakulJogja Sri Wijayanti, Palupi; Wibawa; Mulat Widyastuti, Titik
ABDIMAS NUSANTARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2021): ABDIMAS NUSANTARA (Juli)
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Islam Majapahit

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

During this pandemic, several creations and innovations are needed to disseminate the productsand services provided by MSME (UMKM) actors. This aims to increase their turnover so that theycan survive and rise even during a pandemic and slump. This situation encourages the PGRIYogyakarta University service team to do community service in increasing their knowledgeregarding the SiBakul Jogja application. This knowledge is in line with the advantages of thisapplication which can also be used as a choice to promote products and services that have beenprovided and produced on a wide scale throughout the people of Jogjakarta. In addition, thisapplication also received great support from the Jogjakarta provincial government so that userswill get free shipping that makes it easier for consumers. The stages of service are licensing,material preparation, material delivery, and mentoring. The four stages are carried outprocedurally so that everything goes according to plan. The results of the service implementationshow the enthusiasm of the service participants and have the impact that business owners who havesuccessfully registered their companies in the application can guide other participants.