Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Pelatihan dan Pendampingan Peningkatan Kompetensi Guru PAUD Melalui Pembelajaran Deep Learning Widyastuti, Titik Mulat; Handoko, Herdi; Sakti, Syahria Anggita
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5, No 1 (2026): January 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v5i1.7361

Abstract

Pengabdian ini dilatarbelakangi permasalahan yang dihadapi guru-guru KB dan TK Gugus 7 Kecamatan Kasihan Bantul Yogyakarta yaitu: 1). Guru dalam mengimplementasi pendekatan deep learning dalam pembelajaran di sekolah masih kurang paham. 2). Guru tidak mengerti tahapan- tahapan pelaksanaan pembelajaran deep learning. Tujuan Pengabdian ini adalah memberikan pelatihan dan pendampingan dalam meningkatkan kompetensi guru PAUD  melalui pembelajaran deep learning. Metode dalam pengabdian ini dengan ceramah, tanya jawab, dan tindakan kepengawasan yang dilaksanakan selama 2 siklus. Empat tahapan dalam kegiatan pengabdian dan setiap siklusnya terdiri dari : perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan evaluasi (refleksi). Instrumen evaluasi yang digunakan adalah pre-test dan pos-test yang dianalisis secara deskriptif. Adapun hasil dalam pelaksanaan pelatihan menunjukkan bahwa guru-guru PAUD di KB TK Gugus 7 dalam mengimplementasikan  pelaksanaan pembelajaran deep learning meningkat setelah mengikuti kegiatan pelatihan dan pendampingan. Guru lebih paham pada tahapan-tahapan dalam pelaksanaan pembelajaran deep learning
Pengaruh Pola Asuh Orang Tua Terhadap Disiplin Positif Anak Usia Dini Widyastuti, Titik Mulat; Wati, Rahma
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5, No 1 (2026): January 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v5i1.7385

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pola asuh orang tua terhadap disiplin positif anak usia dini di TK Pertiwi 41. Jenis penelitian Kuantitatif Asosiatif (Kausalitas Sederhana). Sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan subjek 12 anak di TK B dan 12 wali murid di TK B. Metoda yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, angket. Validasi instrumen penelitian dilakukan oleh validator dengan hasil yang layak setelah revisi. Teknik analisis data meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji linieritas, dan uji regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh orang tua berpengaruh signifikan terhadap pembentukan disiplin positif pada anak usia dini. Analisis regresi sederhana menghasilkan koefisien determinasi sebesar 0,361, yang berarti 36,1% disiplin anak dipengaruhi oleh pola asuh, sementara 63,9% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain seperti lingkungan, teman sebaya, dan media. Instrumen penelitian terbukti valid dan reliabel, dengan data berdistribusi normal dan hubungan antar variabel bersifat linear. Persamaan regresi Y = 17,008 + 0,225 X menunjukkan bahwa peningkatan kualitas pola asuh berdampak langsung pada peningkatan disiplin positif. Hasil uji t juga menguatkan signifikansi pengaruh tersebut.
Effectiveness of Using Center and Circle Methods to Increase Interest in Learning Early in Children Widyastuti, Titik Mulat; Sakti, Syahria Anggita
Jurnal Pendidikan Anak Vol 4 No 3 (2022): Child Education Journal: Desember
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/cej.v4i3.3097

Abstract

The purpose of this study was to determine the effectiveness of the Center and Circle method as an effort to increase interest in early childhood learning. The research subjects were children in KB TK Almutaqin Yogyakarta. The results showed that there were differences in interest in learning before and after getting the Center and Circle method. This is indicated by the results of the t=-4,735 and p=0,000 test (p<0,05). The average interest in learning for students before receiving treatment with the center and circle method was 1,667, while the average after receiving treatment with the center and circle method was 5,600. This confirms that the Sentra and Circle methods are effective in increasing children's interest in learning at KB Almutaqin Kindergarten, Sleman Yogyakarta.
BIMBINGAN DAN KONSELING UNTUK PENGEMBANGAN MORAL ANAK USIA DINI Titik Mulat Widyastuti; Farah Zalfa Nur Adibah; Isma Afsanti; Meigaratri Mela Saputri; Herlina Khoirun Nisaa; Anastasia Febriana Rahma Risnata
DUNIA ANAK: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 9, No 1 (2026): DUNIA ANAK
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpaud.v9i1.6412

Abstract

Pengembangan moral anak usia dini menjadi dasar penting bagi pembentukan karakter, namun berbagai studi menunjukkan bahwa layanan bimbingan dan konseling di PAUD masih belum berjalan secara terencana dan menyeluruh. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peran bimbingan konseling dalam pengembangan moral anak usia dini. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan menelaah jurnal nasional dan internasional, buku perkembangan anak, serta dokumen pendidikan terkait peran bimbingan dan konseling dalam pembinaan moral. Data dianalisis menggunakan analisis dokumen, yaitu menafsirkan isi teks secara sistematis untuk mengidentifikasi pola temuan dan kesenjangan penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa layanan bimbingan dan konseling berperan dalam menstimulasi nilai moral seperti empati, tanggung jawab, kejujuran, dan pengendalian diri melalui pembiasaan, permainan bermakna, komunikasi empatik, serta kolaborasi guru dan orang tua. Guru berfungsi sebagai konselor perkembangan yang memberikan teladan dan pendampingan perilaku. Kajian ini menegaskan bahwa integrasi layanan bimbingan dan konseling dalam praktik pembelajaran PAUD merupakan strategi efektif untuk menguatkan moral anak sejak dini
Kebijakan Pencegahan dan Strategi Penanganan Stunting di Kalurahan Donokerto Turi Sleman Yogyakarta Ari Retno Purwanti; Titik Mulat Widyastuti; Yulian Agus Suminar
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i1.2522

Abstract

AbstrakStunting adalah gangguan tumbuh kembang yang dialami anak akibat gizi buruk, infeksi berulang, dan stimulasi psikososial yang tidak memadai. Kajian ini untuk menjelaskan bagaimana kebijakan pencegahan stunting di Kalurahan Donokerto Turi Sleman Yogyakarta dijalankan, dan untuk mengetahui bagaimana kebijakan yang dicanangkan oleh pemerintah desa dan relevansi penerapannya di masyarakat. Kebijakan yang dicanangkan oleh pemerintah desa akan ditelaah berdasarkan pada analisis kebijakan publik, indikator permasalahan yang ditemukan dalam implementasi kebijakan, dan saran atau rekomendasi kebijakan dalam pencegahan stunting di Desa Donokerto. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana upaya yang ditempuh oleh Pememerintah Desa Donokerto dalam melakukan pencegahan stunting pada warganya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Sumber data diperoleh melalui dokumentasi dan wawancara. Hasil penelitian diperoleh bahwa dalam penanganan stunting kebijakan dari Kalurahan Donokerto telah melakukan berbagai cara diantaranya penyuluhan oleh kader-kader yang sudah dibentuk, PMT ibu hamil, PMT ibu menyusui, Pembinaan kader-kader di desa-desa, rembuk stunting, melengkapi fasilitas posyandu untuk kegiatan penanganan stunting.Kata Kunci: Stunting, Pemerintah AbstractStunting is a developmental disorder experienced by children due to malnutrition, recurrent infections, and inadequate psychosocial stimulation. This study is to explain how the stunting prevention policy in Kalurahan Donokerto Turi Sleman Yogyakarta is carried out, and to find out how the policies proclaimed by the village government and the relevance of their implementation in the community. Policies launched by the village government will be reviewed based on public policy analysis, indicators of problems found in policy implementation, and policy suggestions or recommendations in stunting prevention in Donokerto Village. The purpose of this study is to find out how the efforts taken by the Donokerto Village Government in preventing stunting in its citizens. This research uses qualitative methods with a descriptive approach. Data sources are obtained through documentation and interviews. The results of the study obtained that in handling stunting policies from Kalurahan Donokerto have carried out various ways including counseling by cadres who have been formed, PMT pregnant women, PMT nursing mothers, Fostering cadres in villages, rembuk stunting, completing posyandu facilities for stunting handling activities, while the obstacles faced by the Government in implementing stuntingKeyword: Stunting, Government
Psikoedukasi Parenting Berbasis Disiplin Positif untuk Meningkatkan Kompetensi Pengasuhan Orang Tua dalam Penggunaan Gadget di TK Surya Marta Yogyakarta Titik Mulat Widyastuti; Yulian Agus Suminar; Darsono; Herdi Handoko
Kurnia Mengabdi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2026): Kurnia Mengabdi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : CV. Kurnia Grup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61476/fwnj3v55

Abstract

The development of digital technology has had a significant impact on the lives of early childhood, one of which is the increasing intensity of digital game use that has the potential to lead to addiction. This community service program aims to provide parenting psychoeducation based on positive discipline to improve parental competence in gadget use. This method is a method to provide parents with an understanding of how to educate children about gadget use with a constructive approach, without physical or verbal violence. The method used in this community service activity is an educational approach, integrating psychoeducation, lectures, and group discussions. The community service activity consists of four stages, each cycle consisting of: planning, implementation, observation, and evaluation (reflection). The results of the program implementation indicate that parenting psychoeducation based on positive discipline: a).Increases parental knowledge and understanding in implementing psychoeducational results b). Changes parenting attitudes to be more positive and empathetic c). Improves practical skills in managing children's behavior d). Strengthens the emotional bond between parents and children.
PERAN GURU DALAM MENGOPTIMALKAN PEMANFAATAN POJOK BACA UNTUK MENUMBUHKAN MINAT BACA ANAK KELAS B3 DI TK BAIK YOGYAKARTA Helend Ferina; Titik Mulat Widyastuti
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 03 (2026): Volume 11 Nomor 03, September 2026 Posted
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i03.62053

Abstract

Reading interest should be fostered from early childhood because it serves as the foundation for language development, literacy skills, and children's readiness for future education. One strategy to improve children's reading interest is optimizing the use of classroom reading corners. However, the effectiveness of reading corners depends largely on teachers' roles in managing literacy activities. This study aimed to describe teachers' roles in optimizing reading corners to foster reading interest among children in Class B3 at TK Baik Yogyakarta. This research employed a descriptive qualitative approach. The research subjects consisted of the principal, classroom teacher, and children in Class B3. Data were collected through observation, interviews, and documentation. Data were analyzed using the interactive model of Miles, Huberman, and Saldana through data condensation, data display, and conclusion drawing. The validity of the data was ensured through source and technique triangulation. The findings revealed that teachers played important roles as instructors, facilitators, mentors, motivators, classroom managers, and evaluators. Teachers implemented various literacy activities, including read-aloud sessions, storytelling, guided reading, classroom literacy habituation, and continuous motivation to encourage children's reading habits. Supporting factors included adequate literacy facilities, school leadership support, teacher creativity, diverse reading materials, and children's enthusiasm for picture books. Meanwhile, inhibiting factors included differences in children's reading abilities, limited instructional time, limited book collections, children's preference for playing, and gadget use at home. The study concludes that teachers' active involvement in optimizing reading corners significantly contributes to fostering children's reading interest.