Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Damai Bertahan dan Konflik Berulang: Analisa terhadap Perdamaian Aceh Sahlan, Muhammad
Substantia: Jurnal Ilmu-Ilmu Ushuluddin Vol. 25 No. 2 (2023)
Publisher : Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Ar-raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/substantia.v25i2.22606

Abstract

This article aims to understand the complexities behind sustainable peace by employing the frameworks of durable peace theories and recurring conflict theories. The research methodology is a qualitative approach, with a primary focus on literature review. Through a critical analysis of relevant literature, this study adopts an inductive analysis method to identify, comprehend, and synthesize the factors that influence the sustainability of peace in Aceh. This process involves a critical evaluation of previous studies, related theories, and both historical and contemporary data concerning conflict and peace in Aceh. The findings of this research indicate that the sustainability of peace in Aceh cannot be attributed to a single factor. Instead, the results affirm that a combination of several factors plays a role. These factors include: (1) the duration and the level of damage caused by the conflict, which affect community perceptions and desires for peace; (2) the quality of the peace agreement, including provisions that facilitate reconciliation and social integration; and (3) the inclusion of former activists from the Free Aceh Movement (GAM) into the political and social structure, facilitating the transition from conflict to peace.Abstrak: Artikel ini bertujuan untuk memahami kompleksitas di balik perdamaian yang berkelanjutan dengan menggunakan kerangka teori damai bertahan (durable peace theories) dan teori konflik berulang (recurring conflict theories). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif, dengan fokus utama pada tinjauan literatur. Melalui analisis kritis terhadap literatur yang relevan, penelitian ini mengadopsi metode analisis induktif untuk mengidentifikasi, memahami, dan mensintesis faktor-faktor yang mempengaruhi keberlanjutan perdamaian di Aceh. Proses ini melibatkan penilaian kritis terhadap studi-studi sebelumnya, teori-teori terkait, serta data historis dan kontemporer yang berkaitan dengan konflik dan perdamaian di Aceh. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa keberlanjutan perdamaian di Aceh tidak dapat dijelaskan oleh satu faktor tunggal. Sebaliknya, hasilnya menegaskan bahwa ada kombinasi dari beberapa faktor yang berperan. Faktor-faktor ini meliputi: (1) durasi dan tingkat kerusakan yang disebabkan oleh konflik, yang mempengaruhi persepsi dan keinginan masyarakat untuk perdamaian; (2) kualitas dari perjanjian damai, termasuk ketentuan-ketentuan yang memungkinkan untuk rekonsiliasi dan integrasi sosial; serta (3) inklusi mantan aktivis Gerakan Aceh Merdeka (GAM) ke dalam struktur politik dan sosial, yang memfasilitasi transisi dari konflik ke perdamaian.
IMPLEMENTASI CUSTOMER RELATIONSHIP MANAGEMENT (CRM) TERHADAP PELAYANAN UNTUK MENINGKATKAN LOYALITAS PELANGGAN PADA TOKOWEB.CO Susan Alfiani; Muhammad Sahlan
Indonesian Journal of Social Science and Education (IJOSSE) Vol. 1 No. 3 (2025): Vol. 1 No. 3 : Edisi September 2025
Publisher : JCI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijosse.v1i3.1340

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Customer Relationship Management (CRM) dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan loyalitas pelanggan di Tokoweb.co, sebuah perusahaan digital yang menyediakan jasa pembuatan website dan layanan digital lainnya. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari satu staf CRM Tokoweb.co dan satu klien yang telah menggunakan layanan perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CRM di Tokoweb.co diimplementasikan melalui komunikasi intensif menggunakan WhatsApp Business, personalisasi layanan, dan tindak lanjut berkala kepada klien. Strategi pelayanan yang diterapkan berfokus pada kecepatan, ketepatan, dan keramahan. Tokoweb.co juga menerapkan bauran pemasaran 4C (Consumer, Cost, Convenience, Communication) untuk memperkuat hubungan dengan klien. Temuan ini memperlihatkan bahwa CRM tidak hanya berperan dalam menjaga hubungan pelanggan, tetapi juga mampu meningkatkan kepuasan dan loyalitas klien secara signifikan. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan strategi CRM di sektor jasa digital dan menjadi rujukan bagi perusahaan lain dalam mengoptimalkan layanan pelanggan.
STRATEGI PEMASARAN DIGITAL DALAM UPAYA MENINGKATKAN LOYALITAS PELANGGAN DI ERA MEDIA SOSIAL (STUDI KASUS PT INDIGA NUSA DIGITAMA) Senny Kresna Triaryanti Fransiska; Muhammad Sahlan
Indonesian Journal of Social Science and Education (IJOSSE) Vol. 1 No. 3 (2025): Vol. 1 No. 3 : Edisi September 2025
Publisher : JCI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijosse.v1i3.1343

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pemasaran digital yang diterapkan oleh PT Indiga Nusa Digitama dalam upaya meningkatkan loyalitas pelanggan di era media sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi digital perusahaan meliputi pemanfaatan media sosial seperti Instagram dan TikTok, penggunaan Google Ads dan artikel SEO, serta penerapan pendekatan content marketing dan engagement yang terstruktur. Strategi tersebut terbukti efektif meningkatkan loyalitas pelanggan melalui tiga tahapan: kognitif, afektif, dan perilaku. Pengelolaan sumber daya manusia yang fleksibel, sistematis, serta budaya kerja kolaboratif menjadi faktor pendukung utama. Evaluasi menggunakan bauran pemasaran 7P menunjukkan bahwa setiap elemen strategi berkontribusi terhadap peningkatan kepuasan dan loyalitas pelanggan, sementara analisis SWOT membantu mengidentifikasi faktor kunci keberhasilan dan kendala yang mempengaruhi implementasi strategi. Penelitian ini juga menyoroti bahwa pendekatan pemasaran yang adaptif dan edukatif dapat membuka peluang pemberdayaan pelaku UMKM, termasuk perempuan, dalam ekosistem digital yang inklusif.
KAMPUNG NU SEBAGAI ARENA KUASA: PEMBERDAYAAN DAN OTORITAS LOKAL DI DESA BENELAN LOR KECAMATAN KABAT-BANYYUWANGI MUHAMMAD SAHLAN
International Conference on Humanity Education and Society (ICHES) Vol. 5 No. 1 (2026): The 5th International Conference on Humanity Education and Society (ICHES)
Publisher : FORPIM PTKIS ZONA TAPAL KUDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study analyzes Kampung NU as an arena of power by examining the interplay between community empowerment and local authority in Benelan Lor Village. Kampung NU has emerged as a community-based religious initiative that intersects with village governance, religious identity, and grassroots participation. The objective of this research is to explore how Kampung NU operates not only as a mechanism for social empowerment but also as a space where power relations among village officials, Nahdlatul Ulama (NU) grassroots elites, and local communities are constructed and negotiated. This research employs a qualitative case study approach. Data were collected through in-depth interviews, participant observation, document analysis, and supported by preliminary survey data. The findings indicate that Kampung NU performs a dual function: strengthening religious identity and social cohesion while simultaneously serving as an instrument of symbolic and structural power for local elites. Empowerment narratives are predominantly framed through dominant religious discourse, influencing participation patterns and authority distribution at the village level. The study concludes that Kampung NU represents a dialectical space where empowerment and power coexist, revealing the complexity of religion-based community development in rural Indonesia.
KAMPUNG NU DAN RELASI KUASA: REPRESENTASI IDENTITAS KEAGAMAAN DALAM RUANG SOSIAL DESA Sahlan, Muhammad; Mochamad Abid Musafak
AT TAMKIN : Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam dan Perubahan Sosial Vol. 5 No. 1 (2025): November 2025
Publisher : Department of Islamic Community Development, Faculty of Dakwah,Universitas Islam Ibrahimy Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis relasi kuasa antara pemerintah desa dan pengurus Ranting NU dalam pembentukan "Kampung NU" di Desa Benelanlor, Banyuwangi, serta bagaimana relasi tersebut direpresentasikan dalam ruang sosial desa. Penelitian ini penting karena mengulas dinamika penguatan identitas keagamaan berbasis komunitas pascareformasi, khususnya melalui program "Sobo Deso" PCNU Banyuwangi. Studi ini berposisi mengisi kesenjangan analisis sistematis tentang interaksi modal simbolik, habitus, dan arena sosial desa. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus dan teori praksis sosial Pierre Bourdieu, penelitian ini mengungkap mobilisasi modal simbolik religius oleh NU dan modal administratif oleh pemerintah desa untuk membentuk habitus keagamaan kolektif. Hasil utamanya menunjukkan relasi kuasa yang mutualistik namun tidak simetris, di mana identitas ke-NU-an direproduksi dan dilembagakan melalui simbol (gapura, mural) dan kebijakan resmi desa (APBDes, agenda tahunan). Proses ini menghasilkan legitimasi timbal balik dan dominasi simbolik yang menguatkan hegemonisasi satu identitas religius di ruang desa.