Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

PENGENDALIAN DAN PENURUNAN EMISI SEBAGAI KOMITMEN PT POLYTAMA PROPINDO TERHADAP KELESTARIAN LINGKUNGAN ibrahim, puji astuti; Salsabiela, Mutiara; Octavian, Shendy
Jurnal Rekayasa Teknologi dan sains Vol 3, No 2 (2019): Jurnal Rekayasa, Teknologi, dan Sains
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jrets.v3i2.1893

Abstract

ABSTRAKKinerja perusahaan terhadap pengelolaan lingkungan harus dilakukan secara berkelanjutan terhadap masyarakat, alam dan keuntungan bagi pelaku usaha dengan memperhatikan pemanfaatan sumber daya, keanekaragaman hayati dan pemberdayaan masyarakat. Industri selalu dikaitkan dengan sumber pencemar, karena industri merupakan kegiatan yang sangat tampak dalam pembebasan berbagai senyawa kimia kedalam lingkungan. analisis Emisi Udara merupakan salah satu tindakan dalam konservasi lingkungan yang berisikan analisis terhadap parameter gas buang, yaitu NO2 (Nitrogen Dioksida), SO2 (Sulfur Oksida), dan TSP (Total Solid Particulate), yang terjadi di area Perusahaan. Pelaksanaan pemantauan kualitas udara selama 4 tahun, dimulai dari 2015 – 2018, dilakukan dengan menganalisis Kualitas udara (ambien), yang dilaksanakan di 3 (tiga) titik. satu titik sampel untuk penukaran di sebelah timur lokasi pabrik yang berdekatan dengan pemukiman penduduk terdekat, satu titik sampel di sebelah barat lokasi pabrik yang merupakan lahan/ area persawahan, dan satu titik di lokasi gas buang. pengambilan sampel untuk Uji emisi gas buang dilakukan di dua lokasi, cerobong asap Boiler A dan Boiler B. Nilai absolut emisi gas rumah kaca dari 2015 – 2018 secara berturut – turut adalah 0.05, 0.06, 0.07, 0 ,05 Ton CO2 eq/ton produk. Penurunan emisi ini disebabkan perubahan desain boiler yang semula berbahan bakar solar diubah menggunakan uncondansable gas dari suar bakar (flare), sehingga tidak ada lagi off gas yang terbuang di flare. Kata kunci : Lingkungan, industri, emisi udara, kualitas udara, off gas
Pengaruh Penggunaan Teknologi Ulir Filter dan Geoisolator pada Produksi Garam Rakyat di Kabupaten Indramayu Mutiara Salsabiela; Joko Prayitno
Jurnal Teknologi Lingkungan Vol. 23 No. 2 (2022)
Publisher : BRIN Publishing (Penerbit BRIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The choice of technology in the production of salt is one of the key factors to obtain higher productivity. Salt farmers in Indramayu Regency have been utilizing a combination of filtration thread technology (TUF) and Geoisolator to increase the quantity and quality of their salt production. The aim of this study was to ascertain the impact of TUF and Geoisolator utilization compared to the traditional method on salt production in Indramayu in 2015 using descriptive analysis. The result of this study shows that TUF and Geoisolator technology produces salt which met the national standard (in accordance with SNI; free from impurities and heavy metal contaminants), and higher productivity than traditional technology. The productivity of TUF and Geoisolator was ± 140 tons/ha, while that of the traditional was ± 92.23 tons/ha, or an increase of 151.8%. The selling price of salt per unit of weight increased with better salt quality. The salt price of TUF and Geoisolator was in the range of 450,000–650,000 IDR / ton (Grade I), while the traditional was in the range of 130,000–450,000 IDR / ton (Grade II). Although the investment cost of the TUF and Geoisolator was 82.2% larger than the traditional, and the operating cost also increased by 42%, the revenue from salt sales increased up to 104.7%. Thus, with higher productivity and quality, total income of salt farmers per unit of area was also higher. With higher investment cost, BEP of the TUF and Geoisolator was longer than the traditional (27 and 21 months, respectively). This result indicates that TUF and Geoisolator technology is a good alternative for improving the economy and welfare of salt farmers.