Claim Missing Document
Check
Articles

Kurang konsumsi buah dan sayur sebagai faktor dominan hipertensi pada dewasa muda usia 25-34 tahun di Jawa Barat: Analisis data sekunder SKI 2023 Layra Azkadzkiya Arradhin; Sandra Fikawati; Khoirul Anwar; Wahyu Kurnia Yusrin Putra
Jurnal SAGO Gizi dan Kesehatan Vol 7, No 1 (2026): April
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/gikes.v7i1.2710

Abstract

Background: Hypertension is characterized by persistently elevated blood pressure above the normal limit. Current data reveal an increasing prevalence of hypertension among young adults in Indonesia; however, many remain unaware of the condition, resulting in uncontrolled hypertension. Hypertension in young adults is associated with the development of cardiovascular diseases and cognitive impairment in middle age.Objectives: To determine the prevalence of hypertension and identify the dominant factors associated with hypertension among young adults aged 25–34 years in West Java Province in 2023.Methods: This study was conducted cross-sectionally using secondary data from SKI 2023 with a sample of 6,105 young adults aged 25-34 years in West Java. As secondary data were used, this study was limited to the variables available in the SKI dataset. Data were analyzed using univariate, bivariate analysis with the chi-square test, and multivariate analysis with logistic regression.Results: Approximately 18.9% of young adults in West Java have hypertension. Multivariate analysis showed that low fruit and vegetable consumption was the dominant factor of hypertension among young adults aged 25–34 years in West Java Province in 2023, with an OR of 2.741 (95% CI: 1.449 – 5,182). However, the wide confidence interval indicates a limitation in the precision of the estimate. In addition, 98.3% of young adults aged 25–34 years in West Java were found to have insufficient fruit and vegetable intake.Conclusion: Adequate daily consumption of fruits and vegetables is important in preventing hypertension among young adults. Health campaigns in the workplace or collaborations with digital platforms for nutrition education are needed to create an environment that supports fruit and vegetable consumption behaviors.
Konsumsi Energi Harian dan Frekuensi Makan di Rumah Berpengaruh terhadap Kejadian Kelebihan Gizi Pada Remaja di Kota Padang Welly Femelia; Sandra Fikawati
Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta 2026: Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Saat ini, 20% atau sekitar 390 juta anak usia sekolah di seluruh dunia mengalami kelebihan gizi, 160 juta orang di antaranya adalah obesitas. Pada tahun 2023, 18,75% anak usia sekolah di Indonesia menghadapi masalah yang sama. Salah satu faktor yang dianggap berpengaruh adalah konsumsi makanan ultra proses/Ultra Processed Food (UPF). Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh konsumsi UPF terhadap kejadian kelebihan gizi pada remaja. Metode: Penelitian ini merupakan studi kuantitatif dengan desain kasus kontrol. Responden berjumlah 72 orang yaitu 36 siswa pada kelompok kasus (anak dengan kelebihan gizi, baik gizi lebih atau obesitas) dan 36 siswa pada kelompok kontrol (siswa dengan status gizi normal). Sampel berasal dari siswa kelas XI di tujuh Sekolah Menengah Atas (SMA) yang ada di Kota Padang. Kelompok kasus diambil secara total sampling dari dua kelas dengan kasus kelebihan gizi terbanyak sedangkan kelompok kontrol diambil secara acak sederhana dari kelas yang sama. Hasil: sebanyak 22,2% siswa gemuk/obesitas sering mengonsumsi UPF. Makanan tersebut dikonsumsi setiap hari dengan total kalori lebih dari 500 kilokalori. Frekuensi konsumsi dan jumlah kalori yang diperoleh dari UPF tidak berhubungan signifikan dengan kejadian kelebihan gizi pada remaja. Konsumsi energi harian tinggi, jumlah uang saku yang banyak, gaya hidup sedentary, frekuensi makan di rumah dan di luar rumah terbukti meningkatkan risiko kelebihan gizi. Variabel lain seperti pendidikan ibu, pekerjaan ibu, tinggi badan dan aktivitas fisik tidak berhubungan dengan kejadian kelebihan gizi pada remaja. Simpulan: sekitar 25% konsumsi energi harian remaja bersumber dari makanan ultra proses. Hal ini disebabkan oleh kemudahan dalam memperoleh dan mempersiapkannya. Untuk menghindari masalah kesehatan di masa depan, remaja harus mengonsumsinya dalam jumlah terbatas atau memilih makanan ultra proses yang sehat.
Co-Authors Adila Prabasiwi Adila Prabasiwi, Adila Ahmad Safiq Ahmad Syafiq Alifani Faiz Faradhila Anggraini, Kirana Anggraini, Kirana Anisa Sukmaningtias Anisa Sukmaningtias Ariani Tri Rahmi Asih Setiarini Aurelia Yoshadara Bakara, Stella Maris Basrowi, Ray Wagiu Christanti, Stefani Devi Suryanti Sihite Dian Fitri Nurisfanti Dinar Farrasia Hafizhah Dwi Wahyuni Eka Nurhayati Endang L. Achadi, Endang L. Euis Supriati Fajrinayanti . Fatma Lestari Gemily, Syilga Cahya Gladys Apriluana Herlinda Lizamona Hilda Rahmani Fitri Hilmi Friska Ilmani, Dhea Agnia Intan Hidayah Islamiati, Nisa Nur Japri, Andrew Prasettya Khaula Karima Khoirul Anwar Krisnawati Bantas Kusdinar Achmad Kusharisupeni Kusharisupeni Laksono Trisnantoro Layra Azkadzkiya Arradhin Lia Yulianti Lia Yulianti Lulu'ul Badriyah Muhammad Aulia Rizky Nadya Khaira Wardi Netti Yaneli Norma Yangkawedar Putriamanah Notarianti, Rizna Nuril Aiffa Dewantari Patrisha Ramadhiani Putri, Primasti Nuryandari Qirani, Ida Ayu Devi Raditya Wratsangka, Raditya Ratih P. Purbaningrum Ratu Ayu Dewi Sartika Retno Widiastuti Risma Hayati Rizna Notarianti Ruth Alpita Silva Santoso, Cornelia Lugita Sari, Dwi Ardyna Octa Selma Avianty Septiani, Seala Sheila Octavia Shelvi Novianita Shukri, Nurul Husna Mohd Sihite, Devi Suryanti Silviani J Prissa Siyania, Piya Suci Pujiyanti Supriati, Euis Susilowati Susilowati Syilga Cahya Gemily Syilga Cahya Gemily Tanesib, Amran Julianto Thesia Ekawati Triyanti Triyanti Wahyu Kurnia Yusrin Putra Wastidar Musbir Welly Femelia Widartika Wirawan, Fadila Yanti Samosir