Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Pengaruh Teknik Teratai Terhadap Kemampuan Menulis Eksposisi Oleh Siswa Kelas X SMA Swasta Erlangga Pematangsiantar Resmi Resmi; Rahmat Kartolo Silitonga; Fheti Wulandari Lubis
Journal on Education Vol 6 No 1 (2023): Journal On Education: Volume 6 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v6i1.3365

Abstract

Study this aim for knowing influence technique lotus to ability write exposition by student class X SMA Swasta Erlangga Pematangsiantar. Sample in study this is class X SMA Swasta Erlangga Pematangsiantar, totaling 20 students . Type study this is study experiment with design one group pretest posttest design . Based on results study and data analysis can concluded that ability write text exposition use technique lotus experience enhancement in the learning process . This thing could seen from result data pretest with results the average value of 55.60 while the Posttest data show that student 's average score of 74.05. There is influence use technique lotus to ability write text exposition student class X SMA Swasta Erlangga Pematangsiantar teachings shown with score t count > t table ( 0.688 > 0.444).
PELATIHAN MENDONGENG SEBAGAI UPAYA PENANAMAN RASA CINTA SASTRA PADA DIRI SISWA KELAS VIII MTS BINAUL IMAN KARANGSARI Netti Marini; Berlian Romanus Turnip; Resmi Resmi; Fheti Wulandari Lubis
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i2.15695

Abstract

Mendongeng merupakan suatu kegiatan yang dianggap sangat sederhana, namun sebenarnya memiliki peras yang sangat dalm membangun perkembangan pada jiwa anak, terutama dalam menanamkan nilai-nilai positif pada anak. Mengenalkan dongeng sejak sedini mungkin dapat membantu menanamkan rasa kecintaan seorang anak pada karya sastra sehingga timbul kepedulian terhadap karya sastra itu sendiri. Namun saat ini sudah sangat jarang sekali ditemui kesadaran orang tua ataupun orang dewasayang masih menyadari betapa pentingntya megenalkan sastra pada anak sedini mungkin. Mengenalkan sastra pada anak dapat dilakukan dengan melalui hal-hal kecil dalam kehidupan sehari-hari, misalnya membacakan doseng sebelum anak tidur dapat kita lakukan dengan mudah namun memberikan dampak yang luar biasa. Sastra juga dapat memberikan nilai-nilai hiburan, sastra mengandung nilai pendidikan yang penting bagi perkembangan moral dan budi pekerti anak. Sastra dapat memperluas wawasan anak sekaligus memperhalus budi pekerti anak. Dongeng dapat kita sampaikan kepada anak baik secara lisan maupun secara tulisan dan dapat dijadikan sebagaisarana untuk berkomunikasi kepada anak. Banyak cara yang dapat dilakukan untuk berkomunikasi dan menyampaikan pesan kepada anak, baik itu penyampaian pesan secara langsung maupun secara tidak langsung. Kecintaan anak terhadap karya-karya sastra dapat meningkatkan hobi dan kesukaan anak pada aktivitas membaca. Dengan demikian, karya sastra mempunyai andil yang sangat tinggi bagi kecerdasan anak. Hal ini perlu disadari oleh semua kalangan, terutama orang tua sebagai guru pertama dan utama untuk seorang anak dalam keluarganya. Dengan diberikannya cerita-cerita dongeng yang yang baik, sesungguhnya anak-anak tidak hanya memperoleh kesenangan atau hiburan saja, namun si anak mendapatkan pendidikan yang jauh lebih luas dari itu. Bahkan tidak berlebihan bila dikatakan bahwa cerita ternyata menyentuh berbagai aspek pembentukan kepribadian anak-anak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, dimana peneliti akan mendeskripsikan serta menjelaskan secara terperinci mengenai berbagai pengertian mendongeng sebagai upaya penanaman rasa cinta sastra pada diri siswa menurut pendekatan ilmiah dan pendekatan sistem. Penelitian ini mengaplikasikan data-data sekunder, dimana data ini didapatkan dari berbagai sumber berupa buku dan jurnal yang masih berkaitan dengan judul penelitian ini yaitu Pelatihan Mendongeng Sebagai Upaya Penanaman Rasa Cinta Sastra Pada Diri Siswa, karena jenis penelitian ini adalah studi literatur. Dari penjelasan di atas penulis tertarik untuk membuat pelatihan mendongeng sebagai upaya penanaman rasa cinta sastra pada diri siswa di MTS Binaul Iman Karangsari terutama pada kelas VIII.Adapun tujuan dari pelatihan ini adalah untuk memberikan pengetahuan sederhana tentang betapa pentingnya kegiatan mendongeng dalam menanamkan rasa cinta sastra pada diri anak. Salah satu alternatif yang dilakukan dalam menumbuhkan rasa cinta sastra pada anak adalah melalui kegiatan mendongeng kepada anak.
PENGARUH MODEL PROBING PROMPTING LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS TEKS PROSEDUR PADA SISWA KELAS VII SMP SWASTA DEWANTARA SEBERTUNG TAHUN PELAJARAN 2022/2023 Sri Sebayang; Fheti Wulandari Lubis; Resmi
Artikulasi : Jurnal Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Artikulasi, Vol 5 No 1 April 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan merupakan salah satu faktor yang paling mendasari dalam kehidupan manusia. mengetahui pengaruh Penggunaan model pembelajaran Probing Prompting Learning Terhadap Kemampuan Menulis Teks Prosedur Pada Siswa Kelas VII SMP Swasta Dewantara Sebertung Tahun Pembelajaran 2022/ 2023 adalah tujuan dalam penelitian ini sampel dalam penelitian ini adalah siswa yang berada dalam sampel dengan 30 orang yang mengikuti tes awal dan 34 orang mengikuti tes akhir. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah pengaruh penggunaan model pembelajaran Probing Prompting Learning terhadap kemampuan menulis teks prosedur pada siswa kelas VII SMP Swasta Dewantara Sebertung Tahun Pembelajaran 2022/ 2023. Dari hasil tes diketahui bahwa nilai rata-rata hasil tes kelas kontrol sebesar 72,66 sedangkan pada kelas eksperimen sebesar 79,26. Kedua data berdistribusi normal, kedua data berjenis homogen. Dari perhitungan diperoleh besar nilai 8, 57 sedangkan 2,00, sehingga > , sehingga hipotesis yang diajukan terbukti kebenaranya, yaitu ada pengaruh model pembelajaran Probing Prompting Learning terhadap kemampuan menulis teks prosedur pada siswa kelas VII SMP Swasta Dewantara Sebertung Tahun Pembelajaran 2022/ 2023.
PELATIHAN DEBAT BAHASA INDONESIA BAGI SISWA KELAS VIII SMP SWASTA ERLANGGA PEMATANG SIANTAR Netti Marini; Berlian Romanus Turnip; Resmi Resmi; Rosmeri Sragih; Tuti Ariani Nasution; Sinur Hutagaol; Dea Puspita; Devi Puspita Sari Nababan; Fheti Wulandari Lubis
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 5 (2023): Volume 4 Nomor 5 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i5.21672

Abstract

Debat adalah salah satu materi yang diajarkan dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia, materi ini menuntut siswa memiliki keterampilan dan kecakapan dalam berbicara untuk menanggapi suatu permasalahan atau topik tertentu. Debat sering sekali dijadikan ajang perlombaan antar sekolah baik tingkat lokal ataupun tingkat nasional. Pembelajaran debat mempengaruhi keterampilan berbicara karena setiap siswa dituntut untuk aktif dalam memberikan argumennya. Selain melatih kemampuan berbicara pembelajaran debat juga menuntut berfikir kritis baik dalam bertanya maupun menjawab pertanyaan.Pembelajaran di sekolah menuntut peserta didik untuk mampu melaksanakan debat bahasa indonesia baik secara individu maupun secara kelompok. Selain sebagai materi pembelajaran, debat juga bisa dilombakan atau dipertandingkan. Setiap tahun beberapa lomba debat diadakan, baik tingkat regional maupun nasional. Dengan banyaknya kegiatan tersebut, membuat beberapa sekolah melakukan persiapan dalam bentuk pelatihan debat. Namun beberapa kendala sering dihadapi sekolah dalam melakukan persiapan, di antaranya kurang motivasi dan kepercayaan menggunakan bahasa Indonesia melalui keteramoilan berbicara, terbatasnya pengetahuan dan keterampilan siswa dalam berbicara, kurangnya motivasi mengikuti lomba debat karena minimnya informasi, dan kurangnya pembimbing. Penelitian ini menggunakan metode diskusi, simulasi dan demonstrasi, dimana pada saat pelatihan berlangsung narasumber akan memberikan materi tentang pengenalan dan pemahaman keterampilan berbahasa lisan keterampilan berbicara, debat dan ruang lingkup debat. Sasaran target yang dihasilkan dan kegiatan pelatihan debat ini yaitu pemahaman tentang debat dan ruang lingkupnya, pengenalan debat ini dalam keterampilan berbicara dapat bermanfaat untuk siswa mengembangkan kemampuannya dalam keterampilan berbicara terkhusus berdebat. Penelitian ini mengaplikasikan data-data sekunder, dimana data ini didapatkan dari berbagai sumber berupa buku dan jurnal yang masih berkaitan dengan judul penelitian ini yaitu Pelatihan Debat Bahasa Indonesia bagi Siswa Kelas VIII SMP Swasta Erlangga Pematang Siantar, karena jenis penelitian ini adalah studi literatur. Dari penjelasan di atas penulis tertarik untuk membuat pelatihan debat Bahasa Indonesia terhadap siswa kelas VIII SMP Swasta Erlangga Pematangsiantar. Adapun tujuan dari pelatihan ini adalah Siswa kelas VIII SMP Swasta Erlangga Pematang Siantar mampu memahami dan menguasai berbahasa lisan yang baik dan benar, paham bagaimana cara mengontrol mental saat dihadapkan oleh lawan debat sehingga mampu beraduh argumen dengan tepat, memahami segala ruang lingkup sistematis dalam berdebat, dan mampu berdebat. Hasil dari penelitian ini adalah siswa mengalami peningkatan dalam kemampuan debat Bahasa Indonesia yang awalnya rata-rata nilai kemampuan debat siswa 69,00. Kemudian setelah dilakukan pelatihan debat Bahasa Indoneia nilainya rata-rata kemampuan debat Bahasa Indonesia siswa meningkat menjadi 85,11. Hal ini berarti 85% siswa sudah mengalami peningkatan kemampuan debat Bahasa Indonesia dan sisanya masih sedikit mengalami kendala karena keterbatasan.
PENINGKATAN MUTU PELAYANAN PENDIDIKAN SEKOLAH DASAR SWASTA ISLAMIYAH MELALUI PENDAMPINGAN BERBASIS KEARIFAN LOKAL Muhammad Dian Wahyudi; Risma Dina; Fheti Wulandari Lubis
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 5, No 2 (2023): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v5i2.11086

Abstract

Budaya mutu sekolah merupakan faktor penting dalam pendidikan untuk membentuk siswa menjadi manusia yang berakhlak mulia, jujur, bertanggungjawab, optimis, berani, terampil, berperilaku kooperatif, ulet, disiplin, dan berintegritas. Pendidikan berbasis kearifan lokal merupakan realisasi dari Peraturan Pemerintah (PP) No.19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan pasal 17 ayat 1 yang berisi bahwa “kurikulum tingkat satuan pendidikan dari SD sampai SMA atau yang sederajat dikembangkan dengan satuan pendidikan, peserta didik, sosial budaya dan potensi daerah masing-masing”. Salah satu usaha yang dapat dilakukan adalah dengan peningkatan mutu dengan pendampingan berbasis kearifan lokal. Dengan keragaman kearifan lokal yang dimiliki oleh Indonesia tentu alangkah baiknya jika hal ini menjadi prioritas yang harus dikembangkan. Urgensi dalam pengabdian ini adalah kegiatan pendampingan ini dilakukan untuk membantu sekolah dalam mengembangkan mutu secara sistematis dan berkelanjutan berbasis kearifan lokal. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan mutu pelayanan sekolah dasar swasta islamiyah melalui pendampingan berbasis kearifan lokal yang salah satunya dengan mengadakan kegiatan pendampingan penyelenggaraan kegiatan eksplorasi budaya. Dengan terlaksananya pengabdian ini dengan kegiatan workshop, pelatihan, pendampingan, monitoring dan evaluasi, diharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan mutu pendidikan khususnya keilmuan para guru Sekolah Dasar Swasta Islamiyah dalam menerapkan kearifan lokal dalam mata pelajaran yang disampaikan.
Pengaruh Model Probing Prompting Learning Terhadap Kemampuan Menulis Teks Prosedur Pada Siswa Kelas Vii Smp Swasta Dewantara Sebertung Tahun Pelajaran 2022/2023 Sri Kurnia Hastuti Sebayang; Fheti Wulandari Lubis; Resmi
Artikulasi: Jurnal Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2023): Artikulasi : Jurnal Pendidikan
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/y3drj548

Abstract

Pendidikan merupakan salah satu faktor yang paling mendasari dalam kehidupan manusia. mengetahui pengaruh Penggunaan model pembelajaran Probing Prompting Learning Terhadap Kemampuan Menulis Teks Prosedur Pada Siswa Kelas VII SMP Swasta Dewantara Sebertung Tahun Pembelajaran 2022/ 2023 adalah tujuan dalam penelitian ini sampel dalam penelitian ini adalah siswa yang berada dalam sampel dengan 30 orang yang mengikuti tes awal dan 34 orang mengikuti tes akhir. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah pengaruh penggunaan model pembelajaran Probing Prompting Learning terhadap kemampuan menulis teks prosedur pada siswa kelas VII SMP Swasta Dewantara Sebertung Tahun Pembelajaran 2022/ 2023. Dari hasil tes diketahui bahwa nilai rata-rata hasil tes kelas kontrol sebesar 72,66 sedangkan pada kelas eksperimen sebesar 79,26. Kedua data berdistribusi normal, kedua data berjenis homogen. Dari perhitungan diperoleh besar nilai sehingga >,8, 57 sedangkan  2,00, sehingga hipotesis yang diajukan terbukti kebenaranya, yaitu ada pengaruh model pembelajaran Probing Prompting Learning terhadap kemampuan menulis teks prosedur pada siswa kelas VII SMP Swasta Dewantara Sebertung Tahun Pembelajaran 2022/ 2023
Variasi Bahasa Dalam Novel “00.00” Karya Ameylia Falensia Sihotang, Nadila Anggraini; Lubis, Fheti Wulandari
Artikulasi: Jurnal Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2022): Artikulasi : Jurnal Pendidikan
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/1pcsyr47

Abstract

Variasi bahasa dalam novel “00.00” karya Ameylia Falensia merupakan kajian sosiolinguistik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan variasi bahasa yang terdapat dalam novel “00.00” karya Ameylia Falensia. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif dengan menggunakan jenis penelitian deskiptif. Sumber data penelitian ini adalah novel “00.00” karya Ameylia Falensia. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik baca. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah percakapan yang mengandung variasi bahasa. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dalam novel “00.00” karya Ameylia Falensia mengandung 56 data variasi bahasa. Variasi bahasa dari segi penutur 31 data, data itu terbagi ke dalam a) dialek 21 data, b) kronolek 4 data, c) sosiolek 3 data. Variasi dari segi keformalan mengandung 19 data, data tersebut terbagi ke dalam a) ragam resmi 3 data, b) ragam santai 4 data, c) ragam akrab 14 data. Dan variasi dari segi sarana terdapat 3 data
Analisis Makna Gramatikal Dalam Novel “LAYANGAN PUTUS” Karya Mommy Asf Septi Sulistia; Lubis, Fheti Wulandari
Artikulasi: Jurnal Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2022): Artikulasi : Jurnal Pendidikan
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/7gj3p360

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui makna gramatikal dalam novel “Layangan Putus” Karya Mommy ASF. Penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat dsn menambah ilmu pengetahuan, khususnya ilmu bahasa dalam kajian semantik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif yang bersifat deskriptif. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini berupa penggalan semantik yang mengandung makna leksikal dalam novel “Layangan Putus” Karya Mommy ASF, yang diterbitkan di Malang RDM Publishers malang 2020 cetakan pertama dengan jumlah halaman 244. Teknik penelitian yang digunakan adalah dengan studi pustaka, yakni suatu cara penelitian dengan mencari data atau informasi dari buku-buku yang menunjang kelengkapan teori maupun menjawab permasalahan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat makna gramatikal dalam novel “Layangan Putus” Karya Mommy ASF
Kearifan Lokal Dalam Film "Ngeri - Ngeri Sedap" Karya Bene Dion Rajagukguk Resmi, Resmi; Lubis, Fheti Wulandari
Artikulasi: Jurnal Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2025): Artikulasi : Jurnal Pendidikan
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/5g180w66

Abstract

Penelitian yang berjudul Kearifan Lokal dalam Film Ngeri-Ngeri Sedap Karya Bene Rajagukguk ini bertujuan untuk mengetahui apasajakah kearifan lokal yang terdapat pada film tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan kajian antropologi sastra dengan metode penelitiankualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan cara menyimak dan memahami isi dari film Ngeri-Ngeri Sedap. Teknik analisis data yang digunakan adalah menggunakan teori Miles dan Huberman yaitu reduksi data, display data, dan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian yang diperoleh adalah 40 data yang terdiri dari 13 data fungsi kearifan lokal yang terdiri dari Fungsi hiburan, protes dan kritik Sosial, alat pemaksa dan pengawas norma-norma masyrakat, Solidaritas dan kebersamaan lambang kebudayaan, Religius. Terdapat 10 makna yaitu berupa saling mencintai setiap lainnya, kesopanan, menasihati, dan persaudaraan. Nilai yang terdapat dalam film Ngeri-Ngeri Sedap adalah 11 data yang terdiri dari niilai berupa keindahan, kebenaran, religius, dan kebaikan, Norma berupa berdiskusi, empati, kekompakan, menguatkan, saling memberi, dan persaudaraan, Kearifan lokal yaitu saling mencintai setiap lainnya, kerja sama, dan kasih sayang. Dan terdapat 16 data normayang terdiri dari norma berdiskusi, empati, kesopanan, kejujuran, kekompakan, menguatkan, tanggung jawab dan saling memberi
Sosialisasi Pencegahan Dan Cara Menghadapi Bullying Di Sekolah SMA Swasta Pelita Pematangsiantar Netti Marini; Berlian R Turnip; Resmi; Rahmat Kartolo Silitonga; Sinur Hutagaol; Fheti Wulandari Lubis; Dea Puspita; Devi Puspita Sari Nababan; Dewi Ayu Ningsih; Juwita Isma Dewi; Laisya Adna Fika
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/yybwj664

Abstract

Bullying sering sekali terjadi terutama di lingkungan sekolah, dalam pembelajaran pencegahan dan cara menghadapi bullying di sekolah dapat mempengaruhi tingkah laku karena setiap siswa dituntut untuk aktif dan memberikan argumen cara menghadapi bullying tersebut. Dengan terlaksananya kegiatan ini diharapkan siswa dapat mencegah terjadinya bullying terutama di daerah lingkungan sekolah. Adapun metode yang digunakan adalah yuridis empiris, menggunakan jenis penelitian kualitatif. Sampel dengan menggunakan metode non probability sampling tidak menggunakan dasar probabilitas namun didasarkan pada logika. Tahapan dari metode ini yaitu tahap survey, tahap pengkajian, tahap perencanaan alternatif program, tahap pemformulasian rencana aksi, tahap pelaksanaan (implementasi) program atau kegiatan, tahap pendampingan, serta tahap evaluasi. Kemudian setelah dilakukan pelatihan pencegahan dan cara menghadapi bullying, nilai rata - rata siswa meningkat 85% siswa sudah mengalami peningkatan kemampuan pencegahan bullying terutama di lingkungan sekolah dan sisanya masih sedikit mengalami kendala karena keterbatasan