Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Sosialisasi Pencegahan Dan Cara Menghadapi Bullying Di Sekolah SMA Swasta Pelita Pematangsiantar Netti Marini; Turnip, Berlian R; Resmi; Silitonga, Rahmat Kartolo; Hutagaol, Sinur; Lubis, Fheti Wulandari; Dea Puspita; Nababan, Devi Puspita Sari; Dewi Ayu Ningsih; Juwita Isma Dewi; Laisya Adna Fika
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/yybwj664

Abstract

Bullying sering sekali terjadi terutama di lingkungan sekolah, dalam pembelajaran pencegahan dan cara menghadapi bullying di sekolah dapat mempengaruhi tingkah laku karena setiap siswa dituntut untuk aktif dan memberikan argumen cara menghadapi bullying tersebut. Dengan terlaksananya kegiatan ini diharapkan siswa dapat mencegah terjadinya bullying terutama di daerah lingkungan sekolah. Adapun metode yang digunakan adalah yuridis empiris, menggunakan jenis penelitian kualitatif. Sampel dengan menggunakan metode non probability sampling tidak menggunakan dasar probabilitas namun didasarkan pada logika. Tahapan dari metode ini yaitu tahap survey, tahap pengkajian, tahap perencanaan alternatif program, tahap pemformulasian rencana aksi, tahap pelaksanaan (implementasi) program atau kegiatan, tahap pendampingan, serta tahap evaluasi. Kemudian setelah dilakukan pelatihan pencegahan dan cara menghadapi bullying, nilai rata - rata siswa meningkat 85% siswa sudah mengalami peningkatan kemampuan pencegahan bullying terutama di lingkungan sekolah dan sisanya masih sedikit mengalami kendala karena keterbatasan
PELATIHAN KETERAMPILAN BERBICARA MENGGUNAKAN MEDIA GAMBAR BERSERI SISWA KELAS VI SD NEGERI 091404 PARBALOHAN NAGORI TIGARAS Marini, Netti; Turnip, Berlian Romanus; Resmi, Resmi; Silitonga, Rahmat Kartolo; Hutagaol, Sinur; Lubis, Fheti Wulandari; Nababan, Devi Puspita Sari; Dewi, Juwita Isma; Ningsih, Dewi Ayu; Fika, Laisya Adna
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Volume 5 No. 2 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i2.27218

Abstract

Abstrak Berbicara merupakan salah satu keterampilan yang sangat penting disamping tiga keterampilan bahasa lainnya, yaitu membaca, menulis, menyimak. Hal ini dikarenakan dengan sesama manusia, menyatakan pendapat, menyampaikan maksud dan pesan, mengungkapkan perasaan dan segala kondisi emosional, dan lain sebagainya. Media gambar berseri adalah simbol yang mengungkapkan pesan tertentu untuk mengungkapkan suatu kehidupan manusia yang mendalam, disajikan secara bersambung atau berkesinambungan. Pada sekolah pengabdian, guru kurang memiliki kreativitas untuk mengembangkan kemampuan berbicara pada siswa. Siswa tidak memiliki kemampuan dalam berbicara, keadaan mitra yang memerlukan bantuan belajar mengajar secara luring dan daring secara intensif demi tercapaianya kemampuan siswa dalam berbicara dan siswa masih kurang maksimal dalam melakukan simulasi berbicara yang sesuai dengan aturan yang berlaku. Demi mendukung sekolah, guru, dan siswa, dalam efektivitas kegiatan pengembangan ketrampilan berbicara, tim pengabdian masyarakat dari Universitas Simalungun membantu dengan memberikan pelatihan berbicara menggunakan media gambar berseri kepada siswa kelas IV SD Negeri 091404 Parbalohan Nagori Tigaras. Tim pengabdian masyarakat akan memberikan arahan dan pengalaman langsung terkait ketrampilan berbicara dengan media gambar berseri serta didukung oleh para dosen PBSI Universitas Simalungun yang memberikan materi teori terkait keterampilan berbicara menggunakan media gambar berseri. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini berupa metode simulasi dan demontrasi. Pelatihan keterampilan berbicara dapat bermanfaat untuk siswa mengembangkan kemampuannya dalam keterampilan berbicara terkhusus dengan media gambar berseri. Berdasarkan pengabdian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa 85% siswa sudah mengalami peningkatan kemampuan berbicara menggunakan media gambar berseri dan sisanya masih sedikit mengalami kendala karena keterbatasan.