Articles
APERSEPSI MAHASISWA TERHADAP VISI BERBUDAYA SANTRI DI UNIVERSITAS HAMZANWADI
Zainul Fikri;
Abdullah Muzakar;
Robyan Endru Bafadal
SOSIO EDUKASI Jurnal Studi Masyarakat dan Pendidikan Vol 4, No 1 (2020): SOSIO EDUKASI Jurnal Studi Masyarakat dan Pendidikan
Publisher : Universitas Hamzanwadi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29408/sosedu.v4i1.3529
This study aims to determine students' perceptions of the cultured vision of students at Hamzanwadi Selong University. The approach used by researchers in this study is a qualitative descriptive approach, in this case, the researcher will describe the problems that occur to students regarding student perceptions of the cultured vision of students at Hamzanwadi University. Data collection techniques used are the method of observation (observation), interviews, and documentation. Then the data from the data collection results were analyzed descriptively and interpreted against the data. Students' perceptions of the cultured vision of students at Hamzanwadi University were that the character of students was still not formed due to a lack of knowing what the santri culture was like. The differences that occur in students have not been seen from the first time they enter, student responses related to the cultured vision of students are still seen as a slogan and view it as a psychic. The impact of the vision of the santri culture on students can be divided into two, namely constructive and destructive. And the constructive point is to make students religious and gain insight into the culture of the students. And the destructive aspect is that students only speak, not apply it, and the cultural vision of the santri is only regarded as a formality.
Principles in Sasak Local Wisdom as Character Education Values for Children
Ahmad Yasar Ramdan;
Abdullah Muzakar
JPPM (Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat) Vol 9, No 1 (2022): March 2022
Publisher : Departement of Nonformal Education, Graduate Scholl of Universitas Negeri Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21831/jppm.v9i1.25334
Sasak people’s life is strongly embedded by the philosophical values in each tradition that can lead them to have better perspectives. This study aimed to describe the values of character education in the local wisdom of the Sasak tribe, and the process of instilling character education values in the Sasak family. An ethnographic qualitative approach was used to obtain the information based on the research objectives. The data were collected through observations, interviews, documentations, and FGD techniques.The data were obtained from the families, traditional leaders, and communities. The results of the study revealed that the character values as the identity of the Sasak people were found in four principles, namely: wirame principle, wirage principle, wirase principle, and wibusane principle. The process of transmitting character values to children was done by giving knowledge, doing habituation, and imitation of the parents’ good habits and behaviors. The value of local wisdom in the traditions could be used as an insight for parents and society as educational references to build children’s characters
Sistem Sosial dan Pengasuhan Anak pada Keluarga Suku Sasak dalam Perspektif Kebudayaan Lokal
Abdullah Muzakar;
Ahmad Yasar Ramdan;
Indriani Puspita Hafidz
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 5 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/obsesi.v7i5.4250
Perkembangan globalisasi memberikan dampak kurang baik terhadap kehidupan keluarga suku Sasak, karena terjadi maraknya eksploitasi anak dan minimnya perhatian orangtua terhadap pendidikan anak, terutama pada aspek pengasuhan orangtua dalam lingkungan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sistem sosial dan pengasuhan anak pada keluarga suku Sasak dalam perspektif kebudayaan lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi untuk memperoleh informasi tujuan penelitian. Informan dalam penelitian ini melibatkan tokoh adat, tokoh masyarakat, dan anggota keluarga. Analisis data menggunakan analisis domain, taksonomik, komponen, dan tema budaya. Hasil penelitian menemukan bahwa keluarga suku Sasak menggunakan sistem patrilineal, namun pelaksanaan peran dan fungsi keluarga lebih didominasi oleh peran seorang ibu. Pengasuhan anak diaplikasikan mulai dari bedede sebagai cara untuk mencurahkan perhatian, kasih sayang, dan cinta orangtua kepada anak. Bedêngah sebagai tindakan melepaskan anak untuk belajar dari segala sesuatu. Kemudian memautang dilaksanakan sebagai upaya orangtua mengajarkan dan mengenalkan anak lingkungan dan peran sosialnya.
Studi Kritis Tentang Literasi Sains dan Problematikanya di Sekolah Dasar
Latif, Abdul;
Pahru, Syaipul;
Muzakkar, Abdullah
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 6 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i6.4023
Sejarah bangsa-bangsa yang memiliki peradaban maju dan hebat tidak dibangun hanya sekedar mengandalkan hamparan alamnya yang luas dan subur serta memiliki jumlah populasi penduduk yang banyak. Bangsa-bangsa yang memiliki peradaban maju dan hebat bisa ditandai dengan kehidupan masyarakatnya yang literat. Adapun tujuan penulisan dari artikel ini adalah mencoba untuk mendeskripsikan tentang hakikat literasi sains di SD & mencoba untuk mendeskripsikan tentang problematika literasi sains di SD. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif jenis studi literatur. Dari hasil telah pustaka yang dilakukan menujukkan bahwa salah satu keterampilan abad 21 yang sangat penting dimiliki oleh peserta didik adalah keterampilan berliterasi sains. Terdapat bebrapa alasan kenapa ketarampilan berliterasi sains ini penting dimiliki oleh peserta didik diantaranya adalah: (1) pemahaman sains yang bagus dapat menawarkan pemenuhan kebutuhan secara personal dan kebahagiaan, karena ilmu yang dimiliki atau produk yang dihasilkan dapat dibagikan kepada khalayak umum; (2) dunia saat ini sangat membutuhkan informasi-informasi tentang bagaiman cara membangun pola berpikir ilmiah dalam mengambil suatu keputusan demi kemaslahatan orang banyak. Kesimpulan Melihat hasil capaian literasi sain peserta didik Indonesia berdasarkan survey yang dilakukan oleh PISA & TIMSS Indonesia masuk kategori dengan kemampuan literasi sains yang cukup rendah.
Pengaruh Pendekatan Tarl Dengan Metode Adabta Dan Metode Pemberian Tugas Terhadap Literasi Dasar Dan Hasil Belajar Bahasa Indonesia
Fajri, Hikmatul;
Padlurrahman, Padlurrahman;
Muzakar, Abdullah
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Vol. 4 No. 1 (2024): Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Publisher : Bale Literasi: Lembaga Riset, Pelatihan & Edukasi, Sosial, Publikasi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58218/alinea.v4i1.841
Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah 1) Perbedaan hasil belajar Bahasa Indonesia antara siswa yang dibelajarkan menggunakan pendekatan TARL dengan metode ADaBTa dibandingkan dengan metode pemberian tugas; 2) Pengaruh interaksi antara pendekatan TARL dengan kemampuan literasi dasar khususnya membaca terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia; 3) Perbedaan hasil belajar Bahasa Indonesia antara kelompok siswa yang memiliki kemampuan literasi dasar tinggi yang dibelajarkan dengan menggunakan metode ADaBTa dibandingkan dengan menggunakan metode Pemberian Tugas; dan 4) Perbedaan hasil belajar Bahasa Indonesia antara kelompok siswa yang memiliki kemampuan literasi dasar rendah yang dibelajarkan dengan menggunakan metode ADaBTa dibandingkan dengan menggunakan metode Pemberian Tugas. Populasi dari penelitian ini adalah siswa kelas II SDN 4 Pringgabaya sebanyak 2 kelas. sampel dalam penelitian ini adalah seluruh dari populasi yang ada. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa tes pilihan ganda yang terdiri dari 20 soal. Data di analisis dengan menggunakan ANAVA 2 jalan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Nilai signifikansi (Sig) pada metode pembelajaran sebesar 0,031 lebih kecil dari taraf signifikansi sebesar 0,05 hal ini berarti bahwa hipotesis nol di tolak ; 2) Nilai signifikansi (Sig) pada metode*Literasi sebesar 0,037 lebih kecil dari taraf signifikansi sebesar 0,05 hal ini berarti bahwa hipotesis nol ditolak; 3) Nilai t hitung (t Stat) untuk hasil belajar sebesar 2,246 kemudian dibandingkan dengan t tabel (t Critical tow-tail) sebesar 2,109 maka terlihat bahwa t hitung (t Stat) lebih besar dari t tabel (t Critical tow-tail) maka dapat disimpulkan bahwa hipotesis nol ditolak ; dan 4) Nilai t hitung (t Stat) untuk hasil belajar sebesar 2,267 kemudian dibandingkan dengan t tabel (t Critical tow-tail) sebesar 2,093 maka terlihat bahwa t hitung (t Stat) lebih besar dari t tabel (t Critical tow-tail) maka dapat disimpulkan bahwa hipotesis nol ditolak
Studi Kritis Tentang Literasi Sains dan Problematikanya di Sekolah Dasar
Latif, Abdul;
Pahru, Syaipul;
Muzakkar, Abdullah
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 6 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i6.4023
Sejarah bangsa-bangsa yang memiliki peradaban maju dan hebat tidak dibangun hanya sekedar mengandalkan hamparan alamnya yang luas dan subur serta memiliki jumlah populasi penduduk yang banyak. Bangsa-bangsa yang memiliki peradaban maju dan hebat bisa ditandai dengan kehidupan masyarakatnya yang literat. Adapun tujuan penulisan dari artikel ini adalah mencoba untuk mendeskripsikan tentang hakikat literasi sains di SD & mencoba untuk mendeskripsikan tentang problematika literasi sains di SD. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif jenis studi literatur. Dari hasil telah pustaka yang dilakukan menujukkan bahwa salah satu keterampilan abad 21 yang sangat penting dimiliki oleh peserta didik adalah keterampilan berliterasi sains. Terdapat bebrapa alasan kenapa ketarampilan berliterasi sains ini penting dimiliki oleh peserta didik diantaranya adalah: (1) pemahaman sains yang bagus dapat menawarkan pemenuhan kebutuhan secara personal dan kebahagiaan, karena ilmu yang dimiliki atau produk yang dihasilkan dapat dibagikan kepada khalayak umum; (2) dunia saat ini sangat membutuhkan informasi-informasi tentang bagaiman cara membangun pola berpikir ilmiah dalam mengambil suatu keputusan demi kemaslahatan orang banyak. Kesimpulan Melihat hasil capaian literasi sain peserta didik Indonesia berdasarkan survey yang dilakukan oleh PISA & TIMSS Indonesia masuk kategori dengan kemampuan literasi sains yang cukup rendah.
Analisis Pelaksanaan Supervisi Akademik dalam Peningkatkan Kinerja Guru Pada Sekolah Dasar di Kecamatan Masbagik
Nurdin, Nurdin;
Muzakkar, Abdullah;
Badarudin, Badarudin
NUSRA : Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 3 (2024): NUSRA: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan, Agustus 2024
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55681/nusra.v5i3.3145
This study aims to describe the implementation of academic supervision by the principal and implemented by class teachers. The method used is a descriptive qualitative method. The data sources in this study are documents of academic supervision results carried out by the principal and learning administration documents prepared by teachers. This study was conducted at a Public Elementary School in Masbagik District, East Lombok Regency. Based on data analysis and research results, it can be concluded that the performance of the principal's academic supervision is carried out starting from preparation tasks, implementation, assessment, follow-up plans and reporting in the good and very good categories except for one principal who is still in the sufficient category. The implementation of the results of the principal's academic supervision of the 12 obligations of the learning process can be categorized as good, except for the use of learning media and LKPD (student worksheets) which still need to be improved so that they can improve the performance of teachers at Public Elementary Schools. in Masbagik District, East Lombok Regency.
Gerakan Edukasi Perkembangan Anak Tenaga Kerja Indonesia (TKI) melalui Metode Parenting
Baiq Rabiatul Adawiyah;
Bq.Ainul Azmi;
Mega Puspandini;
Dinia Yupita Sari;
Utari Rahayu;
Abdullah Muzakkar
Jurnal Pelita PAUD Vol 5 No 1 (2020): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kuningan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33222/pelitapaud.v5i1.1174
Gerakan Edukasi Parenting yang disingkat Gemar Parenting merupakan Gerakan pengasuhan yang telah menginisiasi program Perkembangan Anak TKI melalui metode Parenting di dusun Gerami, Kecamatan Sikur – Lombok Timur. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat efektivitas program gemar parenting dalam mengedukasi mengedukasi anak-anak dari Tenaga Kerja Indonesia terutama dalam konteks pendidikand. Program dilaksanakan selama tiga bulan dengan bentuk kegiatan berupa edukasi parenting, permainan teradisional edukatif, pusat seni dan pameran keluarga Bahagia dengan sampel anak-anak usia PAUD di Dusun Gerami Desa Gelora. Metode yang digunakan adalah dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif. Instrument yang digunakan adalah lembar observasi dan wawancara. Analisis data yang digunakan dengan menggunakan analisis kualitatif miles & Hubberman. Hasil dari penelitian ini adalah melalui Program gerakan edukasi parenting telah mengintegrasikan program dengan mensosialisasikan bahwa metode parenting sebagai penguat keluarga dikala kehadiran orang tua tidak lengkap pada saat melakukan pengasuhan. Dengan menggunakan metode ini beberapa produk yang dihasilkan diantaranya adalah Games Therapy Sentra Seni Anak Pameran Family Fun Day Edukasi parenting
PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN DAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS TERHADAP HASIL BELAJAR SOSIOLOGI MAHASISWA
Muzakar, Abdullah;
Tohri, Ahmad;
Asror, M Zainul
SOSIO EDUKASI Jurnal Studi Masyarakat dan Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2022): SOSIO EDUKASI Jurnal Studi Masyarakat dan Pendidikan
Publisher : Universitas Hamzanwadi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29408/sosedu.v6i1.17175
Appropriate learning strategies and critical thinking skills affect student learning outcomes. This study aims to examine the effect of learning strategies on group investigation and direct instruction with the ability to think critically on student learning outcomes in the subject of Industrial Sociology. This research was conducted with true-experimental techniques in 2 classes of students. The total sample of this study were 45 students. This research data collection uses two methods: tests and questionnaires. Data analysis using descriptive and inferential two-way ANAVA 2 x 2 techniques. The results showed that the results of the Dunnet t test for different mean learning strategies was significant (sig. = .000 ˂ ɑ = .05), the critical thinking skills level was significant (sig. = .000 ˂ ɑ = .05), and learning outcomes was significant (sig. = .000 ˂ ɑ = .05). In classes that are treated and the ability to think critically high, high learning outcomes. Thus it was concluded that the learning strategy of group investigation and the level of critical thinking ability was very influential in improving the students learning outcomes of the Sociology Education Study Program at Hamzanwadi University Semester IV Academic Year 2018/2019, in the Industrial Sociology subject.
Unveiling Success: Exploring the Impact of Training and Commitment on Madrasah Tsanawiyah Principal Performance
Djalilah, Sitti Rohmi;
Muzakar, Abdullah;
Suhardi, Muhamad;
Kartiko, Ari
Nazhruna: Jurnal Pendidikan Islam Vol 7 No 2 (2024): Transformative Islamic Education in Pesantren and Madrasah
Publisher : Universitas Pesantren Kh Abdul Chalim Mojokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31538/nzh.v7i2.4907
This article delves deep into the complex web of relationships between training, commitment, and performance among heads of private Tsanawiyah Madrasahs in the beautiful West Lombok Regency, West Nusa Tenggara Province. Using a quantitative approach reinforced by path analysis, the researchers uncovered the causal relationships that shape the madrasah leadership landscape. The study underwent rigorous validation by drawing insights from a carefully curated data set covering over 170 madrassa heads, meticulously collected through customized questionnaires. It emerged as a beacon of reliability and validity. Through the lens of descriptive and inferential statistics, the findings of this study not only highlight the transformative potential of training and commitment but also offer a roadmap for education policymakers and school principals across the country, thereby sparking a collective effort to achieve excellence in madrasa education. Although rooted in the local context of West Lombok Regency, the implications of this research have an impact far beyond the district's borders, marking a new era of educational innovation and progress. In essence, this study underscores the importance of disentangling the complex factors that shape the principal performance landscape to realize a brighter future for madrasa education nationally.