Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Pengabdian Kepada Masyarakat Kelompok Air Bersih “Tirta Sukapura” Di Desa Jagaraga, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng, Bali I Made Jaya; I Ketut Sutapa; I Nengah Darma Susila
Jurnal Abdimas: Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Vol 3 No 1 (2021)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (765.774 KB)

Abstract

Permasalahan yang dialami oleh Kelompok Unit Pengelola Sarana Air “Tirta Sukapura” adalah terjadinya kerusakan pada instalasi jaringan perpipaan mulai dari tempat pengambilan sumber mata air sampai ke bak penampungan. Kurang besarnya ukuran diameter pipa, sehingga volume debit yang dapat dialirkan kurang besar. Perlunya perbaikan pada instalasi pipa air, sehingga pada musim kemarau, masih bisa melayani kebutuhan masyarakat akan air bersih. Saat ini manajemen pengelolaan air secara manual dan belum tertata dengan baik sehingga belum mampu memberikan pelayanan yang memadai. Sehingga, kondisi saat ini kelompok mitra belum bisa memanfaatkan sumber air bersih bagi warga secara optimal. Melalui Program Pengabdian Kepada Masyarakat ini akan dilakukan beberapa tahap kegiatan sebagai solusi dari permasalahan yang dihadapi saat ini yaitu : penyempurnaan jaingan instalasi pemipaan, penambahan sarana instalasi pipa air, pelatihan keterampilan teknis dalam pemeliharaan instalasi pemipaan. Pemahaman dan kemampuan manajemen dan keterampilan teknik dalam pengelolaan kelompok air bersih ini diharapkan akan dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya anggota kelompok air bersih..
PKM Revitalisasi Sistem Penerangan Dan Sistem Suplay Air Bersih Pemakaman Muslim Tunggasari Dauh Peken Tabanan Sudirman; Made Ery Arsana; I Wayan Suastawa; I Wayan Adi Subagia; I Dewa Gede Agus Tri Putra; I Nengah Darma Susila
Bhakti Persada Jurnal Aplikasi IPTEKS Vol. 9 No. 1 (2023): Bhakti Persada Jurnal Aplikasi IPTEKS
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah, P3M, Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31940/bp.v9i1.67-74

Abstract

Tempat pemakaman diharapkan selain tertata rapi dan bersih, orang yang berziarah bisa dengan mudah mencari makam anggota keluarganya. Selain tertata rapi dan bersih, pemakaman juga harus dalam kondisi terang pada malam hari. Saat ini, terutama kondisi Pandemi Covid-19, yang terpapar Covid-19 sehingga meninggal dunia, harus dimakamkan segera, walaupun itu saat tengah malam. Karena itu lingkungan pemakaman harus cukup terang saat malam hari. Kegiatan PKM ini bertujuan untuk meningkatkan fasilitas-fasilitas yang ada di pemakaman Muslim Tunggal sari, tertama untuk fasilitas penerangan dan fasilitas air bersih. Sehingga peningkatan fasilitas yang ada mendukung kegiatan-kegiatan yang dilakukan saat malam hari. Selain itu, fasilitas tersebut akan menghilangkan kesan seram dari sebuah pemakaman dan memperindah kota Tabanan. Kegiatan ini selain melibatkan dosen-dosen yang ada di Jurusan Teknik Mesin PNB,  juga melibatkan mahasiswa  dalam pelaksanaan instalasi penerangan dan air bersih. Hasil dari kegiatan ini berupa penggantian kabel instalasi lampu, kap lampu dan lampunya sebanyak 11 titik, outdoor panel untuk power outlet  1 titik, 3 titik lampu tenaga PLTS,  instalasi air bersih beserta keran air sebanyak 5 titik, dan tower tank kapasitas 1200 liter. Hasil evaluasi kegiatan  menunjukkan bahwa masyarakat memberikan persepsi yang sangat baik terhadap pelaksanaan kegiatan PKM dalam wujud  perawatan dan instalasi penerangan PLN, PLTS dan instalasi  sistem suplai air bersih di Pemakaman Tunggalsari, sekaligus menunjukkan keberhasilan implementasi program PKM  PNB. 
Behavior And Performance Of Steel Frame Structures With X-Type Concentric Bracing System Due To Variations In Comparison Of Span Width To Story Height (L/H) I Nyoman Indra Kumara; I Gede Fery Surya Tapa; I Nengah Darma Susila
Logic : Jurnal Rancang Bangun dan Teknologi Vol. 23 No. 2 (2023): July
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah, P3M, Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31940/logic.v23i2.85-95

Abstract

X-type bracing is the strongest bracing. The bigger ratio of the width of the span to the high level (L/H), the slope of the angle on the bracing will be more declivous. The analysis of the structure with the L/H ratio to determine the behavior of the structure using linear analysis of response spectrum and structural performance using the static nonlinear pushover analysis (ETABS 2016) to determine the displacement target that occurred in the structure. Structural modeling is done on 3D portals with levels of 3, 5, 8 and 10 floors with different L/H variations, including L/H=1; L/H=1.25; L/H=1.5; L/H=1.75; and L/H=2. Structural modeling is planned to be in the Surabaya area with moderate soil conditions. This study obtains data such as: (1) The largest maximum drift and floor drift are at type L/H=2, (2) The largest base shear force in the nonlinear pushover analysis at each story occurs at L/H=1, (3 ) In the yield condition type L/H=1 has the smallest percentage of structural stiffness, but in the ultimate condition type L/H=1 has the largest percentage of structural stiffness, and (4) The highest ductility value at each story occurs in type L/H=2 . Based on these results, it shows that the greater the type of L/H in the bracing structure, the greater the displacement target produced. If the angle of bracing becomes more sloping, then the displacement and target displacement that occurs increases.
PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT PELATIHAN BUILDING INFORMATION MODELLING (BIM) UNTUK KOMPETENSI KEAHLIAH DESAIN PEMODELAN DAN INFORMASI BANGUNAN BAGI GURU DAN SISWA SMK N 1 ABANG, KARANGASEM Jaya, I Made; Susila, I Nengah Darma; Sukarata, Putu Gede; Sudiarsa, Made; Sutapa, Ketut
Jurnal Vokasi Vol 7, No 3 (2023): November
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/vokasi.v7i3.4089

Abstract

Kesalahan perhitungan pada tahap perencanaan mengakibatkan banyak kerugian dari pihak kontraktor. Untuk itu diperlukannya sebuah metode yang dapat membantu mengurangi masalah yang sering terjadi saat menggunakan metode konvensional (perhitungan manual). Salah satu metode yang digunakan yaitu dengan Building Information Modeling (BIM). Pemodelan menggunakan BIM adalah salah satu cara yang paling efektif untuk saat ini. BIM membantu memodelkan bentuk dari bangunan yang akan dibangun mulai dari bentuk 2D seperti tampak, potongan, dan denah hingga pemodelan dengan bentuk tiga dimensi (3D) dari bangunan tersebut. Selain itu BIM juga membantu dalam masalah penjadwalan proyek serta masalah estimasi harga. Metoda yang akan digunakan dalam kegiatan ini adalah survey langsung ke lapangan, memberikan penyuluhan / pelatihan melalui presentasi dan praktek membuat pemodelan menggunakan program BIM. mendapatkan informasi tentang penggunaan program Building Information Modelling (BIM) dalam merencanakan dan merancang suatu proyek. Hasil kegiatan pelatihan adalah pemahaman dan ketrampilan murid dan guru mampu menggunakan pemodelan menggunakan BIM. Semoga kedepannya semakin banyak tenaga trampil merencanakan dan mendesain proyek menggunakan Building Information Modelling. Dengan adanya kegiatan pengabdian ini, adalah dapat mentransfer ilmu berupa memberikan pelatihan pada murid dan guru-guru SMK tentang Building Information Modeling yang selanjutnya akan menstransfer ilmu tersebut ke masyarakat dan Guru dan Murid SMK.
Performance of Automatic Temperature Control System in Pyrolysis Reactor of LDPE Plastic Waste Putrawan, I Made Agus; Susila, I Nengah Darma; Suparta, I Nyoman
invotek Vol 23 No 3 (2023): INVOTEK: Jurnal Inovasi Vokasional dan Teknologi
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/invotek.v23i3.1129

Abstract

Pyrolysis is a process of decomposing material at high temperatures without or with limited air and is an alternative waste treatment which is considered quite prospective to be developed. Plastic waste treatment as pyrolysis fuel, is strongly influenced by operating conditions, which consist of the thermal properties of plastics such as the LDPE type, which are still massively used in society. This research processes LDPE type plastic waste using technology fixed bed pyrolysis type batch reactor with a capacity of 0.01 m³ with initial heating from external heat of LPG energy source. The pyrolysis process takes in a closed reactor and the mass flow rate of the condensate flows naturally to the condenser for the condensation process to become pyro-oil product. Optimization of the reactor pyrolysis was carried out by adding insulated heat cover to reduce heat losses during the heating process. The addition of automatic temperature control to regulate the heating rate, makes operation control easier and reducing fluctuations in temperature distribution during pyrolysis process. The research was carried out with three operating temperature variations of 250, 275, and 300 °C using 0.8 kg LDPE plastic waste for batch test. The performance of automatic temperature control was observed using a digital thermometer and a comparison of the results before and after installation was carried out at a temperature of 300 °C. The results showed that heating temperature control which was previously done manually gives fluctuating results with a temperature difference of up to 50 °C. With the addition of an automatic temperature control system, the operating temperature during the pyrolysis process shows relatively lower fluctuations with a maximum difference of 20 °C. The initial heating energy consumption from LPG and the fuel consumption rate (FCR) show an increase along with the increase in the pyrolysis operating temperature setting.
Behavior And Performance Of Steel Frame Structures With X-Type Concentric Bracing System Due To Variations In Comparison Of Span Width To Story Height (L/H) I Nyoman Indra Kumara; I Gede Fery Surya Tapa; I Nengah Darma Susila
Logic : Jurnal Rancang Bangun dan Teknologi Vol. 23 No. 2 (2023): July
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah, P3M, Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31940/logic.v23i2.85-95

Abstract

X-type bracing is the strongest bracing. The bigger ratio of the width of the span to the high level (L/H), the slope of the angle on the bracing will be more declivous. The analysis of the structure with the L/H ratio to determine the behavior of the structure using linear analysis of response spectrum and structural performance using the static nonlinear pushover analysis (ETABS 2016) to determine the displacement target that occurred in the structure. Structural modeling is done on 3D portals with levels of 3, 5, 8 and 10 floors with different L/H variations, including L/H=1; L/H=1.25; L/H=1.5; L/H=1.75; and L/H=2. Structural modeling is planned to be in the Surabaya area with moderate soil conditions. This study obtains data such as: (1) The largest maximum drift and floor drift are at type L/H=2, (2) The largest base shear force in the nonlinear pushover analysis at each story occurs at L/H=1, (3 ) In the yield condition type L/H=1 has the smallest percentage of structural stiffness, but in the ultimate condition type L/H=1 has the largest percentage of structural stiffness, and (4) The highest ductility value at each story occurs in type L/H=2 . Based on these results, it shows that the greater the type of L/H in the bracing structure, the greater the displacement target produced. If the angle of bracing becomes more sloping, then the displacement and target displacement that occurs increases.
Analisis Break Even Point sebagai Dasar Evaluasi Profitabilitas pada Pekerjaan Struktur Beton (Studi Kasus Pembangunan Pandawa Residence) Made Sudiarsa; I Nengah Darma Susila; Wayan Darya Suparta; Made Budiadi
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 18, No 1 (2026): April Edition
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v18i1.8781

Abstract

Technological aspects play a crucial role in construction projects, particularly in selecting concrete work implementation methods. The Pandawa Residence project applies two methods for concrete structural work—site mix and ready mix—reviewed on ground floor beams and slabs. This study analyzes cost, quality, time, break-even points, and cash flow planning for both methods. The site mix method requires a cost of IDR 786,789,488.46 with a duration of 98.08 days, while the ready mix method is more economical at IDR 747,836,152.01 and faster at 95.79 days. In terms of quality, ready mix concrete performs better than site mix. The break-even point for cost occurs at a volume of 9.23 m³ with a cost of IDR 9,930,284.94, while the time break-even point is at 2.04 m³ within 0.43 hours. Cash flow analysis indicates a profit of IDR 166,618,719.86, equivalent to 16.72% of the contract value.
PKM Edukasi Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Bidang Konstruksi pada Pekerja Bangunan di Desa Jagaraga , Singaraja I Made Jaya; I Ketut Sutapa; I Nengah Darma Susila; I Wayan Pugra; Made Sudiarsa
Jurnal Vokasi Vol 10, No 2 (2026): Juli
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/vokasi.v10i2.9166

Abstract

Desa Jagaraga Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng merupakan salah satu desa yang  telah  dipilih  sebagai lokasi kegiatan pengabdian. Dalam mengerjakan bangunan, salah satu keadaan yang mempengaruhi produktivitas dalam bekerja adalah sakit dan kecelakaan kerja.  Kecelakaan kerja pada sektor apapun termasuk sektor konstruksi tidak dapat dihindari namun sebenarnya dapat kendalikan atau diminimalkan kejadiannya. Selain itu, permasalahan lainnya adalah adanya gangguan kesehatan dan timbulnya penyakit akibat pekerjaan yang dilakukan oleh tenaga kerja. Penyakit dan kecelakaan akibat pekerjaan pada bidang konstruksi dapat mempengaruhi tingkat produktivitas tenaga kerja sebagai akibat dari berkurangnya sumber daya tenaga kerja. Dalam upaya mengendalikan dan meminimalkan kecelakaan kerja, maka dilakukan penyuluhan K3 konstruksi.  Tujuan kegiatan pengabdian adalah untuk meningkatkan pemahaman pekerja bangunan tentang K3 dalam pekerjaan konstruksi bangunan. Dalam pelaksanaannya, kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan metode pelaksanaan melalui 3 tahapan yaitu tahap persiapan, pelaksanaan pelatihan, dan tahapan evaluasi. Kegiatan pelatihan diikuti oleh kelompok tukang bangunan Bangun Pertiwi sejumlah 10 orang.   Materi pelatihan terkait pemahaman materi K3 bidang bangunan, utamanya yang berhubungan dengan pekerjaan-pekerjaan konstruksi Berdasarkan hasil kegiatan evaluasi kegiatan pengabdian dengan perwakilan pekerja dan ketua kelompok pekerja bangunan Bangun Pertiwi,  rata-rata sudah mengetahui tentang keselamatan dan kesehatan kerja (K3).
PKM Revitalisasi Sistem Penerangan Dan Sistem Suplay Air Bersih Pemakaman Muslim Tunggasari Dauh Peken Tabanan Sudirman; Made Ery Arsana; I Wayan Suastawa; I Wayan Adi Subagia; I Dewa Gede Agus Tri Putra; I Nengah Darma Susila
Bhakti Persada Vol. 9 No. 1 (2023): Bhakti Persada Jurnal Aplikasi IPTEKS
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah, P3M, Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31940/bp.v9i1.67-74

Abstract

Tempat pemakaman diharapkan selain tertata rapi dan bersih, orang yang berziarah bisa dengan mudah mencari makam anggota keluarganya. Selain tertata rapi dan bersih, pemakaman juga harus dalam kondisi terang pada malam hari. Saat ini, terutama kondisi Pandemi Covid-19, yang terpapar Covid-19 sehingga meninggal dunia, harus dimakamkan segera, walaupun itu saat tengah malam. Karena itu lingkungan pemakaman harus cukup terang saat malam hari. Kegiatan PKM ini bertujuan untuk meningkatkan fasilitas-fasilitas yang ada di pemakaman Muslim Tunggal sari, tertama untuk fasilitas penerangan dan fasilitas air bersih. Sehingga peningkatan fasilitas yang ada mendukung kegiatan-kegiatan yang dilakukan saat malam hari. Selain itu, fasilitas tersebut akan menghilangkan kesan seram dari sebuah pemakaman dan memperindah kota Tabanan. Kegiatan ini selain melibatkan dosen-dosen yang ada di Jurusan Teknik Mesin PNB,  juga melibatkan mahasiswa  dalam pelaksanaan instalasi penerangan dan air bersih. Hasil dari kegiatan ini berupa penggantian kabel instalasi lampu, kap lampu dan lampunya sebanyak 11 titik, outdoor panel untuk power outlet  1 titik, 3 titik lampu tenaga PLTS,  instalasi air bersih beserta keran air sebanyak 5 titik, dan tower tank kapasitas 1200 liter. Hasil evaluasi kegiatan  menunjukkan bahwa masyarakat memberikan persepsi yang sangat baik terhadap pelaksanaan kegiatan PKM dalam wujud  perawatan dan instalasi penerangan PLN, PLTS dan instalasi  sistem suplai air bersih di Pemakaman Tunggalsari, sekaligus menunjukkan keberhasilan implementasi program PKM  PNB.