Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Profil Soal Tryout Ujian Nasional Mata Pelajaran Biologi Madrasah Aliyah (MA) Negeri di Kabupaten Sukoharjo TA 2018/2019 berdasarkan Dimensi Proses dan Pengetahuan Kognitif Agustina, Putri; Prayudani, Yanu; Saputra, Alanindra
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2021: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.716 KB)

Abstract

Evaluasi merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari proses pendidikan. Evaluasi akhir pada proses pendidikan di jenjang tertentu dilaksanakan dalam bentuk Ujian Nasional (UN). Sebelum dilaksanakan UN, maka dilaksanakan tryout untuk melatih dan mempersiapkan siswa agar memperoleh hasil maksimal pada saat menempuh UN. Soal tryout biasanya disusun oleh Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) di wilayah tertentu. Sebagai alat evaluasi, maka soal tryout harus memenuhi berbagai standar salah satunya adalah profil atau sebaran tingkatan pengetahuan pada setiap butir soal. Profil tersebut salah satunya ditunjukkan dengan dimensi proses kognitif yang dikemukakan oleh Bloom dan dimensi pengetahuan kognitif yang dikemukakan oleh Anderson dan Krathwohl. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan profil soal tryout UN mata pelajaran Biologi Madrasah Aliyah (MA) Negeri di Kabupaten Sukoharjo T.A 2018/2019 berdasarkan dimensi proses dan pengetahuan kognitif. Subjek penelitian ini adalah soal tryout UN matapelajaran Biologi MA Negeri di Kabupaten Sukoharjo T.A 2018/2019 sedangkan objek penelitian ini adalah profil berdasarkan dimensi proses dan pengetahuan kognitif. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan dokumentasi sedangkan identifikasi menggunakan lembar identifikasi kategori soal berdasarkan dimensi proses dan pengetahuan kognitif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan dimensi proses kognitif maka diperoleh 7 item (17,5%) soal masuk kategori C1 (mengingat), 7 item (17,5%) masuk kategori C2 (memahami), 10 item (25%) masuk kategori C3, 6 item (15%) masuk kategori C4 (menganalisis), 6 item (15%) masuk kategori C5 (mengevaluasi), serta 4 item (10%) masuk dalam kategori C6 (mencipta). Sedangkan ditinjau dari dimensi pengetahuan kognitif maka diperoleh 10 item (25%) masuk dalam kategori pengetahuan faktual, 21 item (52,5%) masuk dalam kategori pengetahuan konseptual, 9 item (22,5%) masuk dalam kategori pengetahuan prosedural, serta tidak ditemukan soal yang masuk dalam kategori pengetahuan metakognitif.
Studi Pelaksanaan Praktikum Biologi di SMA Al Islam 1 Surakarta Tahun Pelajaran 2018/2019 Agustina, Putri; Saputra, Alanindra; Rohmah, Triyan Rifa'i Nur; Pratiwi, Eka Larasati Zulfa; Satiti, Dinar Indriati; Alvyah, W Riza
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2020: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (457.608 KB)

Abstract

Biologi merupakan bagian dari sains atau ilmu pengetahuan alam (IPA). Sebagai bagian dari sains, pembelajaran Biologi seharusnya menekankan pada pemberian pengalaman secara langsung. Salah satu upaya mewujudkan experiental learning pada pembelajaran Biologi adalah melalui pelaksanaan praktikum. Tujuan penelitian ini antara lain adalah untuk mengetahui: (1) kualitas laboratorium sebagai penunjang dalam pelaksanaan praktikum Biologi; (2) kualitas pengelolaan laboratorium Biologi; (3) pemanfaatan laboratorium Biologi; serta (4) kendala dalam pelaksanaan praktikum Biologi di SMA Al Islam 1 Surakarta tahun pelajaran 2018/2019. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang dilaksanakan di SMA Al Islam 1 Surakarta pada bulan Februari - Juli 2019. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, angket, serta wawancara. Analisis data dilaksanakan secara deskriptif menggunakan teknik persentase. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa: (1) kualitas laboratorium Biologi masuk dalam kategori baik dengan rata-rata skor 64.35%; (2) kualitas pengelolaan laboratorium Biologi masuk dalam kategori baik dengan rata-rata skor 76.65%; (3) pemanfaatan laboratorium Biologi masuk dalam kategori sangat tinggi dengan rata-rata 86%; serta (4) kendala utama dalam pelaksanaan praktikum meliputi tempat pelaksanaan praktikum yang kurang nyaman, praktikum kurang memanfaatkan lingkungan sekitar, serta belum adanya evaluasi pada saat praktikum.
Keanekaragaman Makrofauna Tanah di Universitas Sebelas Maret Saputra, Alanindra; Agustina, Putri
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2019: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.849 KB)

Abstract

Tanah merupakan habitat bagi berbagai tumbuhan, hewan, dan mikroba. Hewan tanah hidup pada permukaan maupun di dalam tanah. Berdasarkan ukuran tubuhnya hewan tanah dikelompokkan menjadi mikrofauna, mesofauna, dan makrofauna. Makrofauna tanah merupakan kelompok hewan-hewan besar penghuni tanah yang merupakan bagian dari biodiversitas tanah yang berperan penting dalam memperbaiki sifat fisik, kimia dan biologi tanah. Tujuan penelitian ini adalah menghitung keanekaragaman makrofauna tanah, baik yang bersifat diurnal maupun nocturnal. Metode yang digunakan adalah metode jebakan/Pitfall trap. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 23 – 26 Maret 2018 yang bertempat di Universitas Sebelas Maret kampus Kentingan Surakarta, yang terbagi dalam 6 titik sampel. Data hasil penelitian dianalisis dengan persamaan Shannon-Wiener (H’), untuk menetukan indeks keanekaragaman. Hasil analisis data menunjukkan indeks keanekaragaman Shannon Wiener (H’). Hasil penelitian menunjukkan indeks keanekaragaman makrofauna tanah nokturnal sebesar 2,870464968 yang termasuk keanekaragam kategori sedang, keanekaragaman jenis makrofauna tanah diurnal sebesar 2,477527967 yang termasuk keanekaragaman kategori sedang.
Kualitas Laboratorium sebagai Penunjang Pembelajaran Biologi di SMA Negeri 1 Gemolong Tahun Pelajaran 2017/2018 Agustina, Putri; Saputra, Alanindra; Meidiana, Laily Maudi; Winduargo, Bias; Nugraheni, Eka Pratiwi; Yuningsih, Septi Erma
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2019: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.45 KB)

Abstract

Salah satu faktor yang mempengaruhi keberhasilan pembelajaran adalah sarana dan prasarana. Laboratorium merupakan salah satu sarana penunjang yang utama dalam pembelajaran Biologi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kualitas laboratorium sebagai penunjang pembelajaran Biologi di SMA Negeri 1 Gemolong pada Tahun Pelajaran 2017/2018. Parameter penelitian ini mengacu pada Permendiknas Nomor 24 Tahun 2007 tentang Standar Sarana dan Prasarana meliputi: (1) ruang; (2) sarana perabot; (3) peralatan pendidikan; (4) media pendidikan; (5) bahan habis pakai; dan (6) perlengkapan lain. Data kualitas laboratorium diperoleh melalui observasi, data pendukung diperoleh melalui dokumentasi dan wawancara. Berdasarkan observasi yang telah dilakukan maka diketahui bahwa kualitas laboratorium Biologi di SMA Negeri 1 Gemolong masuk dalam kategori baik dengan rata-rata persentase 80.33%.
Profil Pedagogical Content Knowledge (PCK) Guru IPA Se-Kecamatan Sragen pada Penyusunan RPP Semester Genap T.A 2019/2020 Agustina, Putri; Saputra, Alanindra; Setyowati, Yanti; Pamasti, Annisa Cahyaning; Farisa, Deasy
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2022: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil Pedagogical Content Knowledge (PCK) guru IPA se-kecamatan Sragen pada penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) semester genap T.A 2019/2020. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh guru IPA kelas VII, VIII, dan IX SMP Negeri se-kecamatan Sragen. Sampel penelitian ini adalah 5 orang guru IPA kelas VII, 5 orang guru IPA kelas VIII, dan 5 orang guru IPA kelas IX dengan masing-masing guru diambil 3 dokumen RPP. Aspek yang diteliti yaitu Content Knowledge (CK), Pedagogical Knowledge (PK), dan Pedagogical Content Knowledge (PCK). Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah dokumentasi dengan instrumen penelitian berupa lembar identifikasi CK, PK, dan PCK. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan teknik persentase. Hasil analisis data menunjukkan bahwa: (1) rata-rata CK masuk dalam kategori baik dengan rata-rata persentase 76,249; (2) rata-rata PK masuk dalam kategori cukup baik dengan rata-rata persentase 68,207; serta rata-rata PCK masuk dalam kategori sangat baik dengan rata-rata persentase 89,61.
Improving students' writing skills of content and context aspect in biology using guided inquiry learning Fitri, Annisa; Widoretno, Sri; Saputra, Alanindra
Jurnal Kependidikan: Penelitian Inovasi Pembelajaran Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : Directorate of Research and Community ServiceUniversitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jk.v7i2.54434

Abstract

This research aimed to improve student writing skills in biology learning. The subjects of this research were 28 students in senior high school. This research was classroom action research carried out for 3 cycles. Each cycle consists of planning, implementation and observation, also reflection. Research instruments were assessment sheets containing the aspects of writing content and context-based on writing skills rubric assessment adapted from Mclean and Wyse (2012). The research procedure were carried out by taking action based on the results of the evaluation of each cycle which forms the basis for improvement in the next cycle. Writing skills data was validated using triangulation techniques: observation, interviews, and documentation. Data analysis used qualitative descriptive. The results showed that the scores for the quality of the content and the context of the students' writing in the pre-cycle were at scores of 2, 3, and 4 with an average of 42% for the quality of the content and 53% for the quality of the writing context, all at level 1. Improvement in scores and the average percentage occurs in cycles I, II, and III which occurs linearly according to the increase in the quality score of the problem formulation, the summary of the results of collecting and processing information, as well as the results of discussions and conclusions, thus the application of the Guided inquiry learning model improves students' writing skills in learning biology.
Potential Vegetation for Soil and Water Conservation: Case Study in Samin Watershed, Central Java Maridi, M; Agustina, Putri; Saputra, Alanindra
Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity) 2015: Proceeding ISETH (International Conference on Science, Technology, and Humanity)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/iseth.2350

Abstract

Samin is one of watersheds located in the districts of Karanganyar and Sukoharjo, Central Java, Indonesia. Samin is a part of Bengawan Solo watershed that is classified into one of 282 Indonesian watersheds which are in critical condition. Research about vegetation analysis of Samin watershed as conservation efforts have been done before and resulted in structure of lower crop community (LCC) and tree vegetation. The purpose of this study was to analyze potential plants, both LCC and trees, in Samin watershed that could be developed as a vegetative water and soil conservation. The list of plants that were potentially developed as a vegetative conservation obtained from the research before about analysis structure and composition of vegetation in Samin watershed and literature review. The result of this research showed that there were several plants with the highest Important Value Index (IVI) and that can be developed for vegetative soil and water conservation. In tree vegetation, there are Tectona grandis, Delonix regia, Switenia mahagoni, Cassia siamea, and Samanea saman. These tree plants have a big canopy that can retain rain water through several mechanismssuch as interception, reducing direct flow, and producing litter layer. In LCC vegetation, there were Mimosa pudica, Ageratum conyzoides, Tridax procumbens, Oplismenus burmanii, Chloris barbata, and Axonopus compressus. Grass vegetation could withstand runoff and increase infiltration.
Studi Perilaku Populasi Monyet Ekor Panjang (Macaca fascicularis) di Taman Wisata Alam Grojogan Sewu Kabupaten Karanganyar Saputra, Alanindra; Marjono, Marjono; Puspita, Dewi; Suwarno, Suwarno
Bioeksperimen: Jurnal Penelitian Biologi Vol 1, No 1: March 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bioeksperimen.v1i1.310

Abstract

Studi perilaku populasi monyet ekor panjang dilakukan di Taman Wisata Alam (TWA) Grojogan Sewu Tawangmangu Karanganyar. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari aktifitas harian populasi monyet ekor panjang dengan menggunakan metode scan sampling. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2014. Pengamatan dilakukan selama 150 menit dengan interval waktu 5 menit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase perilaku harian populasi monyet ekor panjang yang diperoleh yaitu: bergerak (35%), grooming (25%), bermain (15%), inaktif (10%), makan (6.8%), agonistik (3.6%), tidur (2.3%), kawin (0.9%), dan bersuara (0.8%).
The Implementation of Integrated STEM Skills with Learning Tools in Indonesian Secondary Schools Setyaningsih, Endang; Agustina, Putri; Anif, Sofyan; Ahmad, Che Nidzam Che; Khoirussyihab, Naufal; Oktavia, Princes Orinta; Sofyan, Iyan; Saputra, Alanindra; Adnan, Mazlini
Proceeding of International Conference on Biology Education, Natural Science, and Technology 2025: Proceeding of International Conference on Biology Education, Natural Science, and Technology
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In the era of the Fourth Industrial Revolution, it is essential to develop competitive individuals equipped with Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) competencies. The government, actively promotes the integration of STEM across all educational levels, including secondary schools. This emphasis arises because STEM competencies are critical for the Fourth Industrial Revolution and help individuals address real-world challenges. This literature review explores the implementation of STEM in Indonesia, focusing on the tools and strategies applied in secondary education. Over the past six years (2016–2021), changes in STEM practices have been identified. From 25 articles were analyzed, covering aspects such as instructional materials and pedagogical strategies in secondary schools. The findings reveal the distribution of resources as follows: curriculum score 7.69%, lesson plans 20.51%, modules 15.38%, student worksheets 33.33%, books 10.25%, exam questions 10.25%, and curriculum documents 2.56%. In terms of teaching approaches, the data show 4% engagement in discovery-based learning, 52% in project-based learning, 36% in problem-based learning, and 4% in scientific learning. Overall, the results indicate that STEM competencies are still not widely implemented in Indonesia, as most scores remain at or below 50%. Thus, further efforts are necessary to strengthen STEM integration in the country.