Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Policy Advocacy for Strengthening Village Governance in Developing Tourism Destination in Wangunharja Village Pradesa, Hafid Aditya; Zulvia, Pepi; Syawali, Andi Zhillan Sabtina
IMPOWERMENT SOCIETY Vol 5 No 1 (2022): February
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Widya Gama Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30741/eps.v5i1.840

Abstract

The development of tourism villages has become one of important programs of current government. Wangunharja Village, one of area in Lembang District, West Bandung Regency in West Java, has tourism potential that can be developed by stakeholders. The implementation of this community service activity uses the focus grup discussion method in order to increase understanding and involvement among stakeholders of the Wangunharja Village. The subject of the intense discussion with the Village Community was about understanding strengthening social capital in the process of developing tourism destinations. As a result, community gave a positive response and expressed their commitment in strengthening social capital such as form of collective action for managing resources in their area. This subject condition will be followed up by the Wangunharja Village Government by developing policies that encourage positive affirmations that could lead to more involvement among village communities. This activity recommends further activities in the form of workshops to guide the community in the process of developing tourism destinations in a sustainable manner.
PERILAKU IMPULSIVE BUYING MASYARAKAT BANDUNG RAYA PADA MASA PANDEMI COVID-19 BERDASARKAN PERBEDAAN GENDER: Evaluasi Program A-Life Ravenska, Nanda; Zulvia, Pepi
Jurnal Ilmiah Bisnis dan Ekonomi Asia Vol 16 No 1 (2022): Jurnal Ilimiah Bisnis dan Ekonomi Asia
Publisher : LP2M Institut Teknologi dan Bisnis Asia Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32815/jibeka.v16i1.133

Abstract

This study was conducted to understand impulsive buying behaviour based on gender (male and female) during the pandemic. The study used a survey in the Greater Bandung area (Bandung City, Cimahiy City, Bandung Regency and West Bandung Regency) using quantitative methods and analysis of different tests. Judging from the overall results in the Levene's Test difference test, it proved that impulsive buying answered the hypothesis that assuming (equal variances assumed) there was no significant difference (0.606>0.005) between men and women in the pattern of impulsive buying behaviour during a pandemic. So the results of the study show that there is no difference between men and women in impulsive buying behaviour during the Covid-19 pandemic.
Penguatan Bank Sampah: Pendekatan Inovatif Dalam Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat Ramdani, Endah Mustika; Abubakar, Rodlial Ramdhan Tackbir; Artisa, Rike Anggun; Dijah Retno Pratiwi, Arundina; Andika Putra, fikri Aditya Tri; Harahap, Anggi Syahadat; Zulvia, Pepi
Setia Mengabdi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Politeknik STIA LAN Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31113/setiamengabdi.v5i2.61

Abstract

Permasalahan sampah telah menjadi isu yang signifikan di berbagai wilayah, termasuk di Desa Cibungur, yang berupaya mengembangkan program bank sampah sebagai solusi pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Namun, keterlibatan masyarakat desa masih menjadi kendala utama dalam keberlanjutan program ini. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan bank sampah melalui peningkatan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah. Dilaksanakan oleh Tim Dosen Politeknik STIA LAN Bandung, kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam menjaga kebersihan lingkungan, mengurangi dampak negatif sampah terhadap ekosistem, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat.
ANALISIS FAKTOR PENGAMBILAN KEPUTUSAN NASABAH DALAM MEMILIH PRODUK KPR DI BANK BJB KANTOR CABANG GARUT: PENDEKATAN SEQUENTIAL EXPLANATORY DALAM UPAYA MENGURANGI BACKLOG PERUMAHAN DI INDONESIA Lutfi, Muhamad Anas; Asri, Melati Dewi; Fitriani, Laksmi; Zulvia, Pepi
ECONOMOS Vol 5 No 03 (2025): EKONOMI DAN BISNIS
Publisher : KELOMPOK KOMUNITAS LABORATORIUM PENELITIAN (COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/grjb.v5i03.2397

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi keputusan nasabah dalam memilih produk Kredit Pemilikan Rumah (KPR) di Bank BJB Kantor Cabang Garut. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan model sequential explanatory, yang dimulai melalui pengumpulan data kuesioner kemudian dilanjutkan dengan wawancara serta observasi guna memperkuat sekaligus menjelaskan hasil kuantitatif. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa enam faktor utama, yakni kualitas produk, harga, lokasi, promosi, aspek sosial budaya, dan persepsi risiko, berpengaruh signifikan terhadap keputusan nasabah. Penelitian ini juga menemukan tujuh hambatan utama dalam pemasaran KPR, seperti keterbatasan jangkauan wilayah, minimnya fitur digital khusus KPR, kurang fokusnya media promosi, rendahnya literasi keuangan, keterbatasan waktu promosi lapangan, belum optimalnya pendekatan sosial budaya, serta belum adanya evaluasi kepuasan nasabah secara rutin. Untuk mengatasi hal tersebut, Divisi KPR telah melakukan sejumlah upaya, seperti penguatan akses informasi, pemanfaatan media sosial lokal, edukasi risiko saat akad, kerja sama dengan tokoh masyarakat, hingga konsultasi langsung di lapangan. Berdasarkan temuan tersebut, peneliti merekomendasikan perluasan promosi ke wilayah yang belum terjangkau, pengembangan fitur KPR di aplikasi Digi BJB, penyajian konten edukatif digital, edukasi risiko sejak awal, publikasi testimoni nasabah pengguna KPR, dan pelaksanaan survei kepuasan secara berkala guna meningkatkan efektivitas pemasaran dan kualitas layanan produk KPR ke depan.
ADVOKASI DIGITALISASI DESA DALAM PENGEMBANGAN POTENSI DESA CIBODAS LEMBANG SEBAGAI DESA DIGITAL Zulvia, Pepi; Harahap, Anggi Syahadat
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v4i1.2501

Abstract

Digitalisasi desa merupakan salah satu bisnis model pengembangan desa yang dirancang oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi. Desa Cibodas yang ada di Kecamatan Lembang merupakan salah satu desa yang berjarak sekitar 17 KM dari pusat Kota Bandung dengan letak geografis yang strategis. Dengan status desa maju, Desa Cibodas dapat mengembangkan potensi desa menuju smart village. Langkah awal inovasi desa dalam pengembangan smart village tersebut adalah dengan menjadikan Desa Cibodas sebagai desa digital. Dalam mendukung perwujudan Desa Cibodas menjadi salah satu desa digital dilakukan kegiatan advokasi sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat dengan pelatihan pemetaan potensi desa dan literasi digital. Hasil proses pemetaan desa dan literasi desa diperoleh beberapa kendala seperti terbatasnya pengetahuan masyarakat dalam pemanfaatan internet, infrastruktur yang masih minim karena tower jaringan menyeluruh dirasakan oleh masyarakat, dan masih minim sosialisasi mengenai pemasaran hasil Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) secara digital. Dengan terungkapnya permasalahan tersebut sebagai tindak lanjut kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Cibodas disarankan untuk mengadakan pelatihan digitalisasi dan pendampingan secara berkelanjutan kepada masyarakat desa yang terlibat dan terkait dalam proses pengembangan desa Cibodas sebagai desa digital. Peningkatan sarana dan fasilitas yang bisa dimulai dari pelayanan kepada masyarakat berbasis digital di kantor desa yang diiringi komitmen warga masyarakat dalam mendukung terwujudnya desa digital.
INOVASI DIGITAL: MENINGKATKAN KINERJA BANK SAMPAH SAUYUNAN DENGAN TEKNOLOGI INFORMASI Pepi Zulvia; Anggi Syahadat Harahap; Fikri Aditya Tri Andikaputra; Endah Mustika Ramdani; Rodlial Ramadhan Tackbir Abubakar; Rike Anggun Artisa; Arundina Dijah
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 4 (2026): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i4.39859

Abstract

Abstrak: Bank Sampah Sauyunan di Desa Cibungur, Kecamatan Rancakalong, Kabupaten Sumedang, masih menghadapi kendala dalam pencatatan transaksi manual, keterbatasan transparansi, rendahnya partisipasi masyarakat, dan kurangnya sarana pengolahan sampah organik. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas pengelola dan masyarakat melalui pemanfaatan teknologi informasi dalam pengelolaan bank sampah. Metode kegiatan meliputi penjajakan mitra, Focus Group Discussion, pelatihan pengelolaan bank sampah berbasis teknologi informasi, serta pendistribusian peralatan pengolahan sampah organik rumah tangga kepada perwakilan 30 KK dari empat RT. Evaluasi dilakukan melalui survei kepuasan dan kebermanfaatan kegiatan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 90,76% peserta merasa puas terhadap kegiatan dan 90,38% peserta merasakan manfaat kegiatan. Kegiatan ini membantu pengelola memahami pencatatan transaksi, pelaporan, pengelolaan data nasabah, serta penggunaan teknologi informasi untuk mendukung operasional bank sampah. Program ini menunjukkan bahwa digitalisasi sederhana dapat mendukung efisiensi, transparansi, dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan Bank Sampah Sauyunan.Abstract: The Sauyunan Waste Bank in Cibungur Village, Rancakalong District, Sumedang Regency, still faces several challenges, including manual transaction recording, limited transparency, low community participation, and inadequate facilities for organic waste processing. This community service activity aims to strengthen the capacity of waste bank managers and community members through the use of information technology in waste bank management. The methods used in this activity included partner needs assessment, Focus Group Discussions, information technology-based waste bank management training, and the distribution of household organic waste processing equipment to representatives of 30 households from four neighborhood units (RT). The activity was evaluated through a satisfaction and perceived usefulness survey. The results showed that 90.76% of participants were satisfied with the activity, while 90.38% stated that the activity was beneficial. This activity helped waste bank managers improve their understanding of transaction recording, reporting, customer data management, and the use of information technology to support waste bank operations. The program indicates that simple digitalization can improve efficiency, transparency, and community participation in the management of the Sauyunan Waste Bank.
DIGITAL READINESS, ONLINE SALES INTENSITY, AND MARKETPLACE PARTICIPATION IN QRIS ADOPTION AMONG INDONESIAN MSMES Zulvia, Pepi; Fitri, Dina Jumiatul
Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi Vol. 10 No. 4 (2026): Volume 10, Nomor 4, August 2026
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jiituj.v10i4.58209

Abstract

Indonesia’s expanding digital commerce has increased the importance of interoperable public payment infrastructure, while the growing role of marketplace platforms is changing how micro, small, and medium enterprises engage with digital payments. This study examines how digital readiness, online sales intensity, and marketplace participation are associated with QRIS adoption and whether marketplace participation changes the role of digital readiness. Using microdata from the 2024 Indonesian E-Commerce Survey, the analysis covers 39736 MSMEs and applies binary logistic regression, subgroup analysis, an interaction model, and robustness checks. The findings show that digital readiness is consistently associated with a greater likelihood of QRIS adoption, whereas higher online sales intensity is associated with a lower likelihood of adoption. Marketplace participation is also positively associated with QRIS use, but its role is more nuanced. Digital readiness remains relevant among marketplace sellers, although its association with QRIS adoption is substantially weaker than among businesses operating outside marketplace platforms. This pattern reveals a dual role of marketplace ecosystems: they may broaden merchants’ exposure to digital payments while reducing the extent to which adoption of public payment infrastructure depends on merchants’ own digital capabilities. The study therefore extends digital payment research beyond conventional technology-acceptance explanations by showing that QRIS adoption is also shaped by the platform environment in which transactions take place. The findings are consistent with partial payment substitution rather than direct replacement of QRIS and suggest that payment policy should combine merchant capability development with stronger interoperability between QRIS and marketplace payment systems.
Analisis Faktor Tentang E-Service Quality Pada Aplikasi Jakone Mobile Nadya Wulandari; Hafid Aditya Pradesa; Pepi Zulvia; Iin Agustina
BanKu: Jurnal Perbankan dan Keuangan Vol 6, No 1 (2025): Volume 6, Nomor 1, Februari 2025
Publisher : Program Studi Perbankan dan Keuangan Fakultas Ekonomi Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/banku.v6i1.14344

Abstract

JakOne Mobile merupakan Aplikasi Mobile Banking yang dimiliki oleh Bank DKI. Namun berdasarkan hasil penelitian sebelumnya serta penilaiaan pada beberapa platform seperti instagram, App Store, App Market dan Play Store dapat disimpulkan bahwa aplikasi JakOne Mobile masih harus diperhatikan oleh Bank DKI. Penelitian ini bertujuan untuk melihat peran E-Service Quality pada peningkatan layanan Aplikasi JakOne Mobile bagi nasabah Bank DKI. Metode penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif dengan populasi penelitian Nasabah Tabungan Bank DKI Kantor Cabang Bandung yang menggunakan Aplikasi JakOne Mobile dengan sampel sebanyak 101 responden. Dimensi E-Service Quality yang digunakan yaitu Efficiency (Efisiensi), Fulfillment (Pemenuhan), Reliability (Keandalan), Privacy (Privasi), Responsiveness (Daya Tanggap), Compensation (Kompensasi) dan Contact (Kontak). Teknik pengumpulan data dilakukan dengan mendistribusikan kuisioner secara online kepada responden. Adapun teknik analisis data yang digunakan adalah Confirmatory Factor Analysis (CFA). Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa dimensi E-Service Quality yang digunakan memiliki tingkat kesahihan yang terkonfirmasi dengan baik. Temuan dilapangan juga menunjukkan bahwa E-Service Quality paling direfleksikan oleh dimensi Fulfillment (Pemenuhan) karena memiliki nilai bobot yang cukup tinggi bila dibandingkan dengan ketujuh dimensi lainnya. Artinya nasabah menilai bahwa dapat memenuhi kebutuhan, memiliki fitur pembayaran yang lengkap, serta bukti transaksi yang lengkap dan mudah didapatkan pada aplikasi JakOne Mobile dianggap penting oleh persepsi pengguna.