Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

ANALYSIS OF IMPORTANCE AND PERFORMANCE LEVELS AND CONSUMER SATISFACTION TOWARD CASSAVA CHIPS PRODUCTS AT ROBBANI SNACK MSME Nurainy, Fibra; Setiawan, Teguh; Satyajaya, Wisnu; Amelia, Della
Jurnal Agroindustri Berkelanjutan Vol 4, No 1 (2025)
Publisher : Jurusan Teknologi Hasil Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jab.v4i1.10747

Abstract

Robbani Snack was a micro, small, and medium enterprise (MSME) located in Gading Rejo District, Pringsewu Regency, Lampung. It was established in 2010 and operated in the snack food sector. At the time, Robbani Snack’s cassava chips experienced a decline in sales (slow-moving), and in some cases, they were sold close to their expiration dates. This condition indicated the need for an analysis of the importance and performance level of product attributes, as well as consumer satisfaction, in order to determine improvement priorities and enhance competitiveness. The study aimed to identify consumer characteristics, analyze the importance and performance levels, and assess consumer satisfaction with Robbani Snack's cassava chips product based on the 4P marketing mix (product, price, promotion, and place). This research employed descriptive analysis, Importance Performance Analysis (IPA), and Customer Satisfaction Index (CSI) to achieve its objectives. The results based on the IPA showed that the attributes in quadrant I (top priority) included uniformity of shape, packaging design, and ease of product availability. Attributes in quadrant II (maintain performance) included taste, crispiness, halal label, expiration date, price, and the location and convenience of purchase. Attributes in quadrant III (low priority) included flavor variants, color, packaging size, social media advertising, and specific discount offers, while quadrant IV (excessive) included thickness and discount offers during certain events. The Customer Satisfaction Index (CSI) calculation showed a consumer satisfaction level of 77.02%, indicating that the product had met consumer expectations. Keywords: Cassava chips, IPA, CSI
Strategi Pemasaran Kopi Bubuk Anjosia (Studi Kasus di Anjosia Coffee, Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung) Wijaya, Emerson Suta; Al Rasyid, Harun; Satyajaya, Wisnu; Utomo, Tanto Pratondo; Nur, Muhammad
Jurnal Agroindustri Berkelanjutan Vol 4, No 1 (2025)
Publisher : Jurusan Teknologi Hasil Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jab.v4i1.10850

Abstract

Anjosia Coffee merupakan UMKM yang bergerak di industri pengolahan kopi, yang berlokasi di Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung. Anjosia Coffee pada saat ini menghadapi tantangan yaitu harga bahan baku biji kopi yang sangat tinggi serta tantangan pemasaran seperti penjualan yang tidak stabil dan promosi yang belum optimal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal, serta merumuskan strategi pemasaran kopi bubuk Anjosia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Data dalam penelitian ini dianalisis menggunakan analisis IFAS, EFAS, SWOT, Grand Strategy, dan QSPM. Berdasarkan hasil analisis IFAS dan EFAS, masing masing analisis medapatkan nilai yaitu 1,56 dan 1,65 sehingga dapat diketahui posisi dalam analisis berada pada kuadran I. Strategi yang harus diterapkan dalam posisi ini adalah mendukung kebijakan pertumbuhan yang agresif (growth oriented strategy) dan menghasilkan 6 alternatif strategi pemasaran. Hasil Analisis QSPM didapatkan prioritas strategi pemasaran kopi bubuk Anjosia yaitu membuat website untuk memungkinkan pelanggan memesan produk dan mendapatkan informasi produk secara mudah dengan nilai TAS sebesar 14,30.
Introduksi Pengolahan Nata de Cacao Pada Kelompok Tani Kakao-Desa Suka Agung, Kabupaten Tanggamus-Lampung Yuliana, Neti; AS, Suharyono; Herdiana, Novita; Satyajaya, Wisnu
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 3 No 1, Maret 2024
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v3i1.7925

Abstract

Selama pengolahan buah kakao menjadi biji kakao kering akan dihasilkan limbah pulpa kakao yang  selama ini belum termanfaatkan oleh petani.  Semakin meningkatnya produksi biji kakao, mengakibatkan semakin meningkatnya limbah pulpa kakao yang terbuang.  Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan pendampingan mengenai pemanfaatan limbah pulpa kakao menjadi Nata de Cacao pada kelompok tani kakao di Desa Suka Agung, Tanggamus. Kegiatan di lapang terbagi menjadi tiga tahapan yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi akhir. Metode kegiatan terdiri dari praktik dan ceramah. Kegiatan pengabdian pada kelompok tani kakao telah berhasil meningkatkan pengetahuan anggota kelompok tani dalam pengolahan limbah pulpa kakao.  Selain itu, juga telah meningkatkan keterampilan anggota kelompok tani  dalam pengolahan Nata de Cacao. Kegiatan ini perlu ditindak lanjuti kembali di masa mendatang.  
PENDAMPINGAN PRODUKSI COOKIES BEBAS GLUTEN DAN KAYA PROTEIN SEBAGAI PANGAN ALTERNATIF Suroso, Erdi; Indraningtyas, Lathifa; Widaputri, Silaturahmi; Satyajaya, Wisnu; Yuliandari, Puspita; Haidawati, Haidawati
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 3 No 2, September
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v3i2.9702

Abstract

Kelompok Masyarakat (Pokmas) “Amanah” Kelurahan Ganjar Asri, Kecamatan Metro Barat, adalah kelompok  ibu-ibu yang dipercayakan oleh pemerintah Kota Metro untuk menyiapkan makanan secara rutin bagi penyandang disabilitas baik makanan utama ataupun snack. Pendampingan terkait produksi cookies bebas gluten dan kaya protein sebagai pangan alternatif, diharapkan dapat dijadikan sebagai salah satu snack alternatif yang menyehatkan. Tujuan pengabdian ini yaitu a). Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan bagi Kelompok Masyarakat (Pokmas) Amanah, pada proses pembuatan cookies berbahan baku tepung MOCAF dan tepung kacang hijau sebagai pangan alternatif yang bebas gluten dan kaya protein dan b). Meningkatkan pengetahuan bagi Kelompok Masyarakat (Pokmas) Amanah, Kelurahan Ganjar Asri Kecamatan Metro Barat Kota Metro mengenai manfaat dari tepung MOCAF dan tepung kacang hijau. Pengabdian akan dilaksanakan dengan terlebih dahulu melakukan analisis situasi, persiapan kegiatan, sosialisasi, praktik/demonstrasi, dan evaluasi. Berdasarkan hasil pengabdian, Pokmas Amanah telah mendapat peningkatan pengetahuan dan keterampilan mengenai proses pembuatan cookies dengan bahan baku tepung kacang hijau dan tepung mocaf, serta memperoleh pengetahuan mengenai penggunaan tepung kacang hijau dan tepung mocaf sebagai alternatif pengganti terigu. Kegiatan pengabdian ini kedepannya diharapkan akan membantu Pokmas Amanah dalam menyiapkan snack yang menyehatkan.
Pelatihan Pengembangan Desain Kemasan dan Label Produk Cookies di Kota Metro Suroso, Erdi; Indraningtyas, Lathifa; Satyajaya, Wisnu; Nur, Muhammad; Yuliandari, Puspita; Haidawati, Haidawati; Widaputri, Silaturahmi
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 4 No 1, Maret 2025
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v4i1.10800

Abstract

Kelompok Masyarakat (Pokmas) “Amanah” di Kelurahan Ganjar Asri, Kecamatan Metro Barat, merupakan kelompok ibu-ibu yang diberi kepercayaan oleh Pemerintah Kota Metro untuk menyiapkan makanan secara rutin bagi penyandang disabilitas, baik berupa makanan utama maupun camilan. Tim pengabdian telah melaksanakan pendampingan produksi cookies berbahan dasar tepung kacang hijau dan tepung mocaf. Namun, aspek desain kemasan dan pelabelan produk masih membutuhkan pendampingan lanjutan. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Pokmas Amanah dalam mengembangkan desain kemasan dan label produk cookies. Kegiatan dilaksanakan bersama 18 peserta melalui tahapan persiapan, sosialisasi, praktik/demonstrasi, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa Pokmas Amanah mengalami peningkatan dalam hal pemahaman dan keterampilan terkait desain kemasan dan pelabelan produk. Ke depannya, kegiatan ini diharapkan dapat membantu Pokmas Amanah dalam merancang kemasan dan label untuk produk-produk lainnya.
KAJIAN NATA DE OCHA SEBAGAI KONSUMSI PANGAN: EFEK PENAMBAHAN GULA DAN LAMA FERMENTASI TERHADAP KARAKTERISTIK NATA DE OCHA STUDY OF NATA DE OCHA AS A FOOD COMSUMPTION : EFFECTS OF SUGAR ADDITION AND FERMENTATION TIME ON THE CHARACTERISTIC OF NATA DE OCHA Ummiyati, Anty; Kustyawati, Maria Erna; Satyajaya, Wisnu
Jurnal Agroindustri Berkelanjutan Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : Jurusan Teknologi Hasil Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jab.v3i1.8961

Abstract

Nata de ocha produced from fermentation of kombucha is considered an innovative product to enhance its function for food consumption. Nata de ocha, a secondary metabolite product of sweet green tea kombucha fermentation using scoby starter, composes of cellulose produced during the fermentation. This study aimed to characterize nata de ocha production as affected by the sugar addition and fermentation time. The study arranged in a Complete Randomized Block Design factorially with 2 factors: sugar addition in the level of 0, 10, 15, and 20%; and fermentation time in the level of 0, 7, 14, and 21 days. The parameters measured were yield, thickness, total microbes, moisture, ash, and crude fibre content. The results showed that sugar addition and fermentation time significantly affected the yield and fibre content of nata de ocha. The high increase of yield (5.723%) and of crude fibre content (1.353%) was produced when the treatment was 15% sugar for 21days and for 144 days, respectively. It was concluded that nata de ocha may consider as food consumption; however, further research was needed for its possibility as an alternative of dietary fibre.
ANALYSIS OF IMPORTANCE AND PERFORMANCE LEVELS AND CONSUMER SATISFACTION TOWARD CASSAVA CHIPS PRODUCTS AT ROBBANI SNACK MSME Nurainy, Fibra; Setiawan, Teguh; Satyajaya, Wisnu; Amelia, Della
Jurnal Agroindustri Berkelanjutan Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Jurusan Teknologi Hasil Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jab.v4i1.10747

Abstract

Robbani Snack was a micro, small, and medium enterprise (MSME) located in Gading Rejo District, Pringsewu Regency, Lampung. It was established in 2010 and operated in the snack food sector. At the time, Robbani Snack’s cassava chips experienced a decline in sales (slow-moving), and in some cases, they were sold close to their expiration dates. This condition indicated the need for an analysis of the importance and performance level of product attributes, as well as consumer satisfaction, in order to determine improvement priorities and enhance competitiveness. The study aimed to identify consumer characteristics, analyze the importance and performance levels, and assess consumer satisfaction with Robbani Snack's cassava chips product based on the 4P marketing mix (product, price, promotion, and place). This research employed descriptive analysis, Importance Performance Analysis (IPA), and Customer Satisfaction Index (CSI) to achieve its objectives. The results based on the IPA showed that the attributes in quadrant I (top priority) included uniformity of shape, packaging design, and ease of product availability. Attributes in quadrant II (maintain performance) included taste, crispiness, halal label, expiration date, price, and the location and convenience of purchase. Attributes in quadrant III (low priority) included flavor variants, color, packaging size, social media advertising, and specific discount offers, while quadrant IV (excessive) included thickness and discount offers during certain events. The Customer Satisfaction Index (CSI) calculation showed a consumer satisfaction level of 77.02%, indicating that the product had met consumer expectations. Keywords: Cassava chips, IPA, CSI
Strategi Pemasaran Kopi Bubuk Anjosia (Studi Kasus di Anjosia Coffee, Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung) Wijaya, Emerson Suta; Al Rasyid, Harun; Satyajaya, Wisnu; Utomo, Tanto Pratondo; Nur, Muhammad
Jurnal Agroindustri Berkelanjutan Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Jurusan Teknologi Hasil Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jab.v4i1.10850

Abstract

Anjosia Coffee merupakan UMKM yang bergerak di industri pengolahan kopi, yang berlokasi di Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung. Anjosia Coffee pada saat ini menghadapi tantangan yaitu harga bahan baku biji kopi yang sangat tinggi serta tantangan pemasaran seperti penjualan yang tidak stabil dan promosi yang belum optimal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal, serta merumuskan strategi pemasaran kopi bubuk Anjosia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Data dalam penelitian ini dianalisis menggunakan analisis IFAS, EFAS, SWOT, Grand Strategy, dan QSPM. Berdasarkan hasil analisis IFAS dan EFAS, masing masing analisis medapatkan nilai yaitu 1,56 dan 1,65 sehingga dapat diketahui posisi dalam analisis berada pada kuadran I. Strategi yang harus diterapkan dalam posisi ini adalah mendukung kebijakan pertumbuhan yang agresif (growth oriented strategy) dan menghasilkan 6 alternatif strategi pemasaran. Hasil Analisis QSPM didapatkan prioritas strategi pemasaran kopi bubuk Anjosia yaitu membuat website untuk memungkinkan pelanggan memesan produk dan mendapatkan informasi produk secara mudah dengan nilai TAS sebesar 14,30.
LITERASI PELAKU USAHA TERHADAP KEWAJIBAN SERTIFIKASI HALAL BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NO.33 TAHUN 2014 TENTANG JAMINAN PRODUK HALAL (Studi Kasus Warung Makan di Kampus Universitas Lampung) Sasmita, Cindy; Nawansih, Otik; Satyajaya, Wisnu; Fadhallah, Esa Ghanim; Rizal, Samsul
Jurnal Agroindustri Berkelanjutan Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Jurusan Teknologi Hasil Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jab.v4i2.10990

Abstract

Sertifikasi halal merupakan kewajiban hukum bagi pelaku usaha sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal. Namun, tingkat pemahaman pelaku usaha warung makan di Kampus Universitas Lampung terhadap kewajiban ini masih bervariasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sejauh mana literasi pelaku usaha terhadap kewajiban sertifikasi halal dengan menggunakan metode kualitatif dan pendekatan normatif-empiris. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa dari 15 responden hanya 3 responden (20%) yang sudah memiliki sertifikasi halal. Mayoritas pelaku usaha tidak mengetahui adanya regulasi halal tersebut sebanyak 13 responden (87%). Hal ini menggambarkan bahwa rendahnya literasi halal, sebagian besar responden menyampaikan belum ada sosialisasi ataupun keharusan dari pihak kampus untuk bersertifikasi halal, menganggap keterbatasan informasi, persepsi biaya yang tinggi serta kerumitan proses administrasi menjadi faktor hambatan. Oleh karena itu, dibutuhkan edukasi langsung bagi pelaku usaha mikro dan pelaku usaha harus memiliki kesadaran dalam memenuhi regulasi halal. Kata kunci: literasi halal, pelaku usaha, sertifikasi halal, warung makan.
Sensory and Chemical Characteristic of Dry Bakpia with Formulations of Wheat Flour and Kepok Banana Flour (Musa acuminata balbisiana Colla) Oktabriyana, Tiara; Nawansih, Otik; Satyajaya, Wisnu; Rizal, Samsul; Nurainy, Fibra
Jurnal Agroindustri Berkelanjutan Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Jurusan Teknologi Hasil Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jab.v4i2.11083

Abstract

Bakpia is a traditional round-shaped pastry filled with mung beans, wrapped in dough, and baked. This study aimed to determine the formulation of wheat flour and kepok banana flour that produced dry bakpia with the best sensory and chemical characteristics. A Completely Randomized Design (CRD) with a single factor was used, involving six formulations of wheat flour and kepok banana flour: P1 (100:0), P2 (90:10), P3 (80:20), P4 (70:30), P5 (60:40), and P6 (50:50), each replicated four times. Sensory evaluations (color, texture, taste, and aroma) and chemical analyses (moisture, ash, protein, fat, carbohydrate, and crude fiber contents) were conducted. The results showed that the P2 formulation (90% wheat flour : 10% kepok banana flour) produced bakpia with the best sensory characteristics, including a slightly dark white color, moderately layered crumbly texture, and a distinctive banana flavor and aroma. The chemical characteristics of the P2 formulation included 11.40% moisture, 2.6% ash, 14.85% protein, 13.02% fat, 58.13% carbohydrate, and 3.13% crude fiber. Keywords: dry bakpia, kepok banana flour, sensory evaluation, chemical analysis