Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Journal of Innovation Research and Knowledge

EVALUASI PELAKSANAAN PROGRAM PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN INFEKSI HEALTH CARE-ASSOCIATED INFECTIONS (HAIs) DI RUANG PASCA BEDAH RUMAH SAKIT UMUM DAERAH (RSUD) SUMBAWA BESAR TAHUN 2019 Yunita Lestari; Al Asyary; Has’ad Rahman Attamimi; Rustika
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 1 No. 2: Juli 2021
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.303 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan Program Pencegahan dan Pengendalian Infeksi Health Care-Associated Infections (HAIs) di Ruang Pasca Bedah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sumbawa Besar Tahun 2019. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode observasi dan wawancara mendalam. Selanjutnya yang menjadi informan kunci dalam evaluasi ini adalah pimpinan serta staf RS Umum Daerah Sumbawa. Penelitian dilakukan terhadap tiga komponen dasar dalam evaluasi, yaitu 1) komponen input, 2) komponen process dan 3) komponen output. Hasil penelitian terhadap tiga komponen yang dievaluasi pada ruang pasca bedah RSUD Sumbawa menunjukkan bahwa pada: 1) komponen input, RSUD Sumbawa dalam melaksanakan program PPI telah didukung oleh sejumlah indikator penunjang seperti terdapat alokasi anggara khusus, sumberdaya manusia, serta dokumen-dokumen pendukung yang berkaitan dengan pelaksanaan program PPI, 2) komponen proses, pada komponen tersebut dapat digambarkan pelaksanaan program PPI di RSUD Sumbawa secara umum berjalan sesuai dengan prosedur yang semestinya, namun 3) pada komponen output, dampak dari pelaksanaan program PPI di RSUD Sumbawa belum efektif dikarenakan kurangnya kontrol terhadap pelaksanaan program PPI di RSUD Sumbawa, khusunya pada ruang bedah. Oleh karena itu, untuk mendukung pelaksanaan program PPI di RSUD Sumbawa dapat berjalan dengan efektif dan Optimal, maka diharapkan untuk dilakukan perbaikan, baik pada komponen input, maupun proses khususnya pada peningkatan kompetensi SDM serta ketersediaan dan kesesuaian sarana dan prasarana, selaian itu system kontroling pada komponen output juga perlu ditingkatkan.
PENGARUH TEKNIK MARMET TERHADAP PENGELUARAN AIR SUSU IBU (ASI) PADA IBU POST PARTUM DI PUSKESMAS UNIT II SUMBAWA TAHUN 2020/2021 Yunita Lestari; Has’ad Rahman Attamimi; Nina Lestari
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 1 No. 4: September 2021
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.758 KB)

Abstract

Salah satu penyebab produksi ASI meningkat atau menurun adalah adanya stimulasi pada kelenjar payudara terutama pada minggu pertama laktasi. Oleh sebab itu ibu dianjurkan menyusui dini agar isapan bayi segera menstimulasi hipofisis anterior untuk memproduksi hormone prolactin dan hipofisis posterior untuk memproduksi hormon oksitosin (Proverawati & Rahmawati, 2010). Pemberian air susu ibu (ASI) kepada bayi sejak lahir sampai berusia 2 tahun. Jika bayi diberikan ASI saja sampai usia 6 bulan tanpa menambahkan dan mengganti dengan makanan atau minuman lainnya merupakan proses menyusui eksklusif [1]. Menyusui eksklusif dapat melindungi bayi dan anak terhadap penyakit berbahaya dan mempererat ikatan kasih sayang (bonding) antara ibu dan anak. Proses menyusui secara alami akan membuat bayi mendapatkan asupan gizi yang cukup dan limpahan kasih sayang yang berguna untuk perkembangannya [2].. Zat anti kekebalan yang terkandung dalam ASI juga sangat berguna untuk daya tahan bayi agar tidak mudah terserang penyakit. Hegar [3]. Berdasarkan data yang dikumpulkan IBFAN (International Baby Food Action Network) 2014, Indonesia menduduki peringkat ke tiga terbawah dari 51 negara di dunia yang mengikuti penilaian status kebijakan dan program pemberian makan bayi dan anak (Infant-Young Child Feeding) [1]. Dari data tersebut dapat dilihat bahwa pencapaian terkait ASI Eksklusif masih jauh dari yang di harapkan. Salah satu upaya yang bisa dilakukan untuk merangsang hormone prolactin dan oksitosin adalah memberikan sensasi rileks pada ibu salah satunya yaitu dengan melakukan teknik marmet karena dapat merangsang system syaraf pada payudara [4]. Tujuan penelitian yaitu Bagaimanakah pengaruh Teknik Marmet Terhadap pengeluaran Asi Pada Ibu PostPartum di Puskesmas Unit II Sumbawa Tahun 2020.Sampel penelitian adalah ibu Nifas yang tidak melakukan teknik marmet, dan ibu postpartum yang produksi ASI nya banyak. Sampel berjumlah 11 ibu nifas yang di ambil secara purposive sampling. Observasi dilakukan pada ibu menyusui sebelum diberikan perlakukan teknik marmet. Perlakukan teknik marmet, dilakukan setiap hari sebanyak 3 kali sehari.Analisis deskriptif dengan menyajikan data distribusi frekuensi, sedangkan uji statistik menggunakan uji T pada tingkat kepercayaan 95%.
PENERAPAN EDUKASI LITERASI LINGKUNGAN DALAM UPAYA MENGURANGI KECENDERUNGAN ADIKSI GAWAI PADA ANKA USIA SEKOLAH DASAR DI SD IT INSAN QURANI SUMBAWA Has’ad Rahman Attamimi; Yunita Lestari; Ernawati; Rai’in; Anggia Sari
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 1 No. 4: September 2021
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.633 KB)

Abstract

Belajar dari rumah (BDR) sebagai salah satu metode pembelajaran yang diterapkan sebagian besar lembaga pendidikan dimasa pandemi covid-19, mulai dari tingkat Sekolah Dasar Hingga Perguruan Tinggi. Salah satu dampak yang perlu dipandang serius adalah cenderung meningkatnya aktivitas siswa khsusunya anak-anak usia sekolah dasar dalam menggunakan gawai. Khusus pada SD IT Insan Qurani Sumbawa, hal tersebut dibenarkan oleh sejumlah partisipan (orangtua/wali) siswa, sehingga dipandang perlu untuk dicarikan solusinya. Sebagai upaya mengurangi kecenderungan adiksi gawai tersebut, maka dilakukan penelitian dengan desain penelitian tindakan, proses penelitian dilakukan sebanyak 3 siklus, setiap siklus terdiri dari 4 tahapan; perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa SD IT Samawa Cendikia, dan yang menjadi objek adalah perilaku adiksi gawai. Hasil penelitian pada siklus ke-3 menunjukkan adanya penurunan kecenderungan adiksi gawai responden sebesar 73% atau lebih besar dari hipotesis tindakan sebesar 55%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan edukasi literasi lingkungan mampu menurunkan kecenderungan adiksi gawai pada anak usia sekolah dasar di SD IT Insan Qurani Sumbawa.
PENURUNAN GEJALA POST PARTUM BLUES MELALUI PEMBERIAN EDUKASI ADAPTASI PSIKOLOGI POST PARTUM PADA IBU NIFAS DI PMB ANNI SATRIANI Setianingsih, Fitri; Galuh Permatasari; Has’ad Rahman Attamimi
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 3: Agustus 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i3.8274

Abstract

Latar belakang: Adaptasi psikologis pada ibu postpartum dimulai ketika ibu tersebut memasuki masa setelah melahirkan seperti ibu mulai merawat dan mengurus bayinya, hal ini merupakan peran dan tanggung jawab baru bagi setiap wanita setelah melahirkan (Sylven et al., 2017). Peran baru dan tanggung jawab tersebut lah yang sering membuat ibu merasa tidak percaya diri dan mengalami stress. Yang didasari dengan perasaan ibu yang sedih dan putus asa karena belum mampu untuk merawat bayi dengan baik. Hal tersebut dikenal dengan baby blues atau postpartum blues. Biasanya kondisi tersebut muncul pada minggu pertama sampai kedua setelah ibu melahirkan. Post partum blues adalah gangguan efek ringan yang terjadi setelah melahirkan, pada hari ke 3-5 itu memasuki masa puncaknya dan berlangsung sampai 14 hari (Dahro, 2012 dalam jurnal Darusman dan Sari, 2019). Baby blues mempunyai gangguan efek ringan yang dapat terjadi pada hari pertama setelah pasca salin, hari ke 3-5 cenderung akan memburuk dan berlangsung dalam kurung waktu 14 hari atau 2 minggu pasca salin (Wulansari, et al., 2017)..Tujuan penelitian ini adalah Untuk melihat penurunan Gajala postpartum blues pada ibu nifas setalh diberikannya KIE Adaptasi Psikologi PostPartum .Metode: Desain yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif pendekatan studi kasus. Sampel pada studi kasus ini adalah ibu postpartum 1 orang. Instrumen dalam penelitian ini menggunkan koesioner Edinburgh postnatal depression scale (EPDS).Hasil Penelitian: Hasil penelitian didapatkan terdapat penurunan gejala postpartum blues pada ibu postpartum. hal ini dapat dilihat dari dari penilaian Edinburgh Postnatal Depression Scala sebelum dan sesudah pemberian edukasi adaptasi psikologi post partum didapatkan nilai EPDS sebelum pemberian edukasi adaptasi psikologi post partum pada kunjungan ke-1 adalah 11 setelah pemberian edukasi adaptasi psikologi post partum nilai EPDS berubah menjadi 10, pada kunjungan ke-2 nilai EPDS meningkat menjadi 12, pada kunjungan ke-3 nilai EPDS menurun menjadi 10, pada kunjungan ke-4 nilai sd kunjungan ke-6 memiliki nilai yang sama yaitu 7 yang berarti klien dikategorikan tidak mengalami baby blues.Simpulan dan saran: terdapat penurunan gejala postpartum blues pada ibu postpartum. Diharapkan bidan/tenaga kesehatan dapat mengenali dan mendeteksi secara dini post partum bluesmampu.