Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Pemanfaatan Agregat Sungai Sewan Kabupaten Sarmi Sebagai Bahan Campuran AC-WC Pongturunan, Marine Mariel; Selintung, Mary; Alpius
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 3 No. 3 (2021): PCEJ, Vol.3, No.3, September 2021
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/yby3ap91

Abstract

Pembangunan prasarana jalan yang semakin pesat meningkatkan kebutuhan pada bahan-bahan yang akan digunakan, termasuk dalam penggunaan agregat. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pemanfaatan agregat dari sungai Sewan di Kabupaten Sarmi sebagai bahan campuran aspal. Dalam penelitian ini dengan melakukan beberapa pengujian seperti pengecekan karakteristik kasar (batu), halus (pasir), filler dan karakteristik aspal. Setelah itu dibuat campuran komposisi aspal (AC-WC) kemudian dilakukan uji Marshall untuk mendapatkan sifat-sifat campuran tersebut. Hasil pengujian komposisi campuran AC-WC diperoleh komposisi campuran untuk kadar aspal optimum 7,50%, agregat kasar 36,75%, agregat halus 50,00%, dan filler 5,75%. Hal ini menunjukkan bahwa karakteristik agregat sungai Sewan untuk campuran AC-WC dengan metode Marshall konvensional yang memenuhi Spesifikasi Umum Bina Marga 2018 adalah stabilitas (Kadar aspal 4,00%-11,00%), flow (Kadar aspal 4,00%-11,00%), VIM (Kadar aspal 4,00%-7,50%), VMA (Kadar aspal 5,75%-11,00%) dan VFB (Kadar aspal 5, 75%-11,00%). Sedangkan untuk uji Marshall Immersiondidapatkan nilai stabilitas Marshall sisa 95,15%. 
Studi Penggunaan Agregat Sungai Bittuang Sebagai Bahan Campuran AC-WC Kamba, Nilamsari Wendani; Selintung, Mary; Alpius
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 2 No. 2 (2020): PCEJ, Vol.2, No.2, June 2020
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/g5t7qk49

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik agregat dari Sungai Bittuang, mengetahui komposisi campuran AC-WC dan mengetahui karateristik Marshall, Indeks Perendaman Sisa pada Campuran AC-WC. Metodologi dalam penelitian ini adalah melakukan serangkaian pengujian karakteristik berupa agregat kasar, agregat halus, fillerdan aspal lalu merancang komposisi campuran kemudian membuat benda uji berupa campuran AC-WC serta pengujian Marshall Konvensional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Karakteristik agregat yang berasal dari Sungai Bittuang Kabupaten Tana Toraja, untuk Campuran AC-WC memenuhi spesifikasi yang diisyaratkan dalam standar Bina Marga 2018. Berdasarkan hasil rancangan komposisi pada campuran AC-WC yang menggunakan agregat Sungai Bittuang, adalah dengan agregat kasar 36,90%, agregat halus 50,30%, filler 5,80%, dengan kadar aspal optimum 7,00%. Hasil pengujian karakteristik campuran AC-WC melalui pengujian pada Marshall konvensional diperoleh karakteristik campuran beraspal yang memenuhi spesifikasi yaitu stabilitas, flow, VIM, dan VFB, sedangkan untuk VMA tidak memenuhi syarat spesifikasi pada kadar aspal 5.00%. Sementara Hasil uji Marshall Immersion (Indeks Kekuatan Sisa) pada campuran Laston AC-WC yang menggunakan agregat Sungai Bittuang Kecamatan Bittuang Kabupaten Tana Toraja memenuhi Spesifikasi Umum Bina Marga 2018, yaitu 95,03% > 90 %. 
Pengaruh Rangkaian Struktur Tenggelam Tidak Simetris Berbentuk Segitiga Terhadap Refleksi Gelombang Sardi Pulu; David Arin; Selintung, Mary; Bungin, Erni Rante
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 1 No. 2 (2019): PCEJ, Vol.1, No.2, December 2019
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/yxbw8h39

Abstract

Beberapa negara termasuk Indonesia pada saat ini giat dalam mengembangkan kawasan pesisir (daerah pantai), terutama untuk tujuan mengamankan daerah pantai dari permasalahan erosi. Salah satu perlindungan pantai yang telah dibuat oleh manusia adalah struktur pemecah gelombang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh rangkaian struktur tenggelam tidak simetris berbentuk segitiga terhadap refleksi gelombang. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimental, dimana kondisi tersebut dibuat dan diatur oleh peneliti, dengan demikian penelitian eksperimental adalah penelitian yang dilakukan dengan mengadakan manipulasi terhadap obyek penelitian. Didalam penelitian ini digunakan data primer berupa data yang diperoleh langsung dari simulasi model yang akan dilakukan dilaboratorium. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai koefisien refleksi (Kr) bergantung pada pemilihan Stroke, Periode Gelombang (T), dan kedalaman air (d) dan hasil untuk pengaruh kerapatan model segitiga terhadap refleksi gelombang memperlihatkan dimana semakin besar jarak kerapatan antar model pemecah gelombang, maka nilai koefisien refleksi (Kr) yang dihasilkan semakin kecil dan sebaliknya.
Karakteristik Campuran AC-BC Menggunakan Agregat dari Sungai Palau Makale Tana Toraja Sampetoding, Abriel Arlyanto; Selintung, Mary; Alpius
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 6 No. 2 (2024): PCEJ Vol.6, No.2, June 2024
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/2vz16075

Abstract

Sumber daya alam seperti pasir dan batu biasanya digunakan untuk membuat perkerasan jalan. Digunakan sebagai lapisan pondasi jalan tanpa menggunakan bahan pengikat, terutama lapisan campuran beraspal AC-BC yang terdiri dari agregat kasar, agregat halus, aspal, dan filler.Penelitian ini dimaksud untuk mengetahui Karakteristik Campuran AC-BC Menggunakan Batu Sungai Palau Kec. Makale Kabupaten Tana Toraja, karakteristik aspal dan berat jenis filler. Komposisi campuran AC-BC, serta nilai karakteristik campuran AC-BC dalam pengujian Marshall Konvensional berdasarkan pengujian Laboratorium. Dari hasil pengujian yang menunjukan bahwa semua parameter karakteristik campuran seperti stabilitas,VFB, VIM, VMA, dan flow pada kadar aspal 5,0%, 5,5%, 6,0%, 6,5%, dan 7,0% telah memenuhi. Dimana didapatkan Kadar Aspal Optimum (KAO) yaitu kadar aspal 6,0 %. Dan didapat nilai Stabilitas Marshall Sisa (SMS) yaitu 95,42 %.
Evaluasi Fasilitas Pejalan Kaki di Jalan Masjid Raya Kota Makassar Ivan Toding Batu’; Selintung, Mary; Radjawane, Louise Elizabeth
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 6 No. 4 (2024): PCEJ Vol.6, No.4, Desember 2024
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/8h253305

Abstract

Jalur pejalan kaki merupakan infrastuktur fisik yang berguna untuk mendukung kelancaran bangkitan dari suatu tempat ke tempat lain. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja fasilitas pejalan kaki, lebar trotoar dan fasilitas penyeberangan yang dibutuhkan. Metode survei menggunakan teknik manual dalam pengamatan dan pengambilan data di lapangan. Sedangkan untuk perhitungan karakteristik arus, kecepatan pejalan kaki, dan perencanaan lebar trotoar menggunakan Pedoman Perencanaan Trotoar 1990 dan fasilitas penyeberang jalan berdasarkan Perencanaan Teknis Fasilitas Pejalan Kaki Nomor : 02/SE/M/2018. Hasil analisis karakteristik menunjukkan bahwa arus (flow) pejalan kaki terbesar yaitu 1,07 orang/meter/menit, kecepatan (speed) pejalan kaki terbesar yaitu 85,47 m/menit, kepadatan (density) pejalan kaki terbesar yaitu 0,0129 org/m, dan rasio pejalan kaki terbesar yaitu 0,0133 org/m2. Waktu tempuh pejalan kaki rata-rata 125 detik per segmen. Dan dari perhitungan perencanaan trotoar sebagai bagian fasilitas pejalan kaki didapatkan rencana lebar minimum trotoar adalah 2,96 meter dan fasilitas penyeberangan yang efektif untuk memfasilitasi pejalan kaki yaitu zebra cross.
Pengaruh Hambatan Samping Terhadap Kinerja Ruas Jalan Landak Lama Kota Makassar (Studi Kasus: Depan Toko Satu Sama) Panji Fifho Milenio Bidang; Selintung, Mary; Rachman, Rais
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 6 No. 4 (2024): PCEJ Vol.6, No.4, Desember 2024
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/1kz63y86

Abstract

Kemacetan sering terjadi di ruas jalan Landak Lama karena tingkat kemacetan yang tinggi. Banyaknya hambatan samping di sepanjang ruas jalan Landak Lama menjadi penyebab kemacetan. Arus lalu lintas sangat terhambat karena adanya hambatan samping.  Selain itu, kepadatan jalan raya meningkat dengan banyaknya titik akses kendaraan dari properti di sekitarnya, yang menggantikan trotoar yang diperuntukkan bagi pejalan kaki. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengukur jumlah lalu lintas di Jalan Landak Lama Kota Makassar (Depan Toko Satu Sama) pada jam sibuk dan mengetahui hambatan samping dan derajat jenuhpada ruas jalan Landak Lama Kota Makassar (Depan Toko Satu Sama). Pengumpulan data primer dilakukan melalui survei lapangan langsung, pengumpulan informasi geometri jalan, arus lalu lintas, dan hambatan samping. Sedangkan data sekunder berupa peta jumlah penduduk kota Makassar dan lokasi penelitian diolah dengan teknik berdasarkan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia 2014 (PKJI 2014). Berdasarkan hasil survey, diperoleh puncak arus lalu lintas adalah 1946 skr/jam, nilai hambatan samping maksimum adalah 1020,8 kejadian/jam, dan nilai derajat jenuh diperoleh adalah 0,811 pada tingkat pelayanan (D) yang artinya lalu lintas semakin mendekati arus yang tidak menentu.
Analisis Pergerakan Berbasis Pelajar Pada Perumahan Bukit Graha Praja Indah Kecamatan Manggala Kota Makassar Gabriel Bayu Malisan; Selintung, Mary; Rachman, Rais
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 7 No. 1 (2025): PCEJ Vol.7, No.1, Maret 2025
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/p5snea12

Abstract

Pergerakan penduduk di Perumahan Bukit Graha Praja Indah, yang memiliki populasi sekitar 2.860 ribu jiwa, umumnya terkait dengan kegiatan sehari-hari seperti perjalanan ke tempat kerja, sekolah, tempat belanja, serta aktivitas sosial dan rekreasi. Pendidikan merupakan salah satu kebutuhan dasar dalam masyarakat modern sehingga perjalanan untuk kegiatan pendidikan menjadi yang paling umum dilakukan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan perangkat lunak statistik seperti SPSS untuk menganalisis regresi dan menghasilkan hasil analisis dalam bentuk numerik, terutama dalam regresi sederhana atau berganda untuk melihat keterkaitan antara variabel. Faktor-faktor yang mempengaruhi bangkitan perjalanan pelajar di Perumahan Bukit Graha Praja Indah meliputi jenis kendaraan yang digunakan, jarak dari rumah ke sekolah, dan rute menuju sekolah. Hasil analisis data menggunakan SPSS menunjukkan bahwa model bangkitan pergerakan di perumahan ini dapat dijelaskan dengan persamaan berikut: Y=0,110 + 0,526 X1 + 0,583 X4 – 0,298 X5. Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap bangkitan pergerakan pelajar adalah jenis kendaraan, jarak dari rumah ke sekolah, dan rute menuju ke sekolah.
Keberlanjutan Pembangunan Kawasan Perkotaan Berbasis Penyiapan Ruang Terbuka Hijau di Kota Parepare: Studi Kasus: Kecamatan Bacukiki, Kota Parepare Azilia, Andi Mirza; Selintung, Mary; Syafri, Syafri
Urban and Regional Studies Journal Vol. 6 No. 1 (2023): Urban and Regional Studies Journal, Desember 2023
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/ursj.v6i1.3787

Abstract

Isu keberlanjutan menjadi populer, pemicunya adalah fenomena pemanasan global yang mengkawatirkan keberlangsungan kehidupan di Bumi. Gejalanya adalah meningkatnya suhu rata-rata di Bumi yang disebabkan oleh efek gas rumah kaca. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui capaian pemenuhan Ruang Terbuka Hijau di Kawasan Perkotaan Parepare di Kecamatan Bacukiki. Metodologi penelitian yang digunakan didasarkan pada pendekatan kualitatif melalui interpertasi data sekunder yang tersedia dan dapat diakses oleh umum. Ruang terbuka hijau (RTH) menjadi salah satu fungsi penting dalam alokasi peruntukan setiap wilayah yang berfungsi menjaga keseimbangan ekosistem. Sesuai ketentuan peraturan perundangan, ditetapkan besaran 30% untuk fungsi RTH dengan proporsi 20% RTH publik dan 10% RTH privat. Dalam pelaksanaannya sebagian besar wilayah belum berhasil memenuhi capaian sesuai besaran yang ditetapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besaran RTH dan mengidentifikasi strategi yang dilakukan dalam rangka memenuhi penyediaan RTH untuk mencapai target yang disyaratkan. Menggunakan pendekatan deskriptif, penelitian ini dilakukan untuk mendapatkan dua jenis data mencakup data luas eksisting RTH publik dan data strategi penyediaan RTH. Data luas RTH diperoleh melalui interpretasi citra yang didigitasi dan divalidasi dengan ground survey, sementara data strategi penyediaan RTH diperoleh melalui sumber sekunder dari laporan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2021. Maka diperlukan strategi untuk meningkatkan RTH dengan mulai berpikir alternatif melalui peningkatan RTH privat dan pemenuhan RTH Publik. The issue of sustainability has become popular, the trigger is the phenomenon of global warming which is worrying about the continuity of life on Earth. The symptom is an increase in the average temperature on Earth caused by the effects of greenhouse gases. The aim of the study is to determine the achievement of fulfilling Green Open Space in the Parepare Urban Area in Bacukiki District. The research methodology used is based on a qualitative approach through interpretation of secondary data that is available and accessible to the public. Green open space is an important function in the allocation of land use for each area which functions to maintain ecosystem balance. In accordance with statutory provisions, the amount is set at 30% for green open space functions with a proportion of 20% public green open space and 10% private green open space. In its implementation, most regions have not succeeded in meeting the achievements according to the stipulated amounts. This research aims to determine the size of green open space and identify the strategies carried out to fulfill the provision of green open space to achieve the required targets. Using a descriptive approach, this research was carried out to obtain two types of data including data on the existing area of public green open space and data on strategies for providing green open space. Data on the area of green open space was obtained through digitized image interpretation and validated with a ground survey, while data on the strategy for providing green open space was obtained through secondary sources from the 2021 South Sulawesi Provincial Public Works and Spatial Planning Service report. Strategy to increase the area of public green open space through planting trees along roads, land acquisition for green areas in settlements, and clearance of river borders from buildings for re-function as green open spaces. The increase has been quite slow, and the area obtained has not been able to increase the green open spaces significantly. Another strategy is needed to increase green open space by starting to think about alternatives by increasing private green open space
Evaluasi Sistem Pelayanan Jaringan Drainase Kota Pare Pare: Study Kasus: Kelurahan Lumpue Batulangi, Israily; Selintung, Mary; Latief, Rudi
Urban and Regional Studies Journal Vol. 6 No. 1 (2023): Urban and Regional Studies Journal, Desember 2023
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/ursj.v6i1.3800

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk evaluasi sistem pelayanan jaringan drainase, yang tujuan untuk mengumpulan serta  menyajian data kinerja dan informasi tingkat pelayanan pemantauan drainase, serta kemajuan pekerjaan penangulangan banjir dan genangan untuk perbaikan dan perencanaan pengembangan sistem jaringan drainase di Kelurahan Lumpue. Dengan menggunakan metode Pengamatan/Survei dari data yang berhubungan dengan drainase berupa data primer dan sekunder pada kawasan Kelurahan Lumpue Kota Parepare pada skala likert, diolah dengan menggunakan analisis deskriptif berupa Uji Validitas dan Reliabilitas, kemudian dideskripsikan untuk menerangkan nilai rata-rata, nilai minimum, nilai maksimum, dan nilai median dari masing-masing variabel. Persepsi masyarakat informasi pada tingkat pelayanan pemantauan drainase serta kemajuan pekerjaan penangulangan banjir dan genangan untuk perbaikan dan perencanaan pengembangan sistem jaringan drainase berdasarkan waktu pelaksanaan pada proyek pembangunan saluran drainase kota Parepare, bernilai kinerja (+) positif dari segi waktu pelaksanaan maupun biaya serta mutu yang dihasilkan, sementara  2) Bahwa kinerja pelaksanaan pelayanan jaringan drainase Kota Parepare berada pada tingkat kinerja yang baik dengan nilai mean yang berada antara 4,4286 sampai 4,7143, baik dari segi waktu pelaksanaan yang berada pada nilai yaitu 4.4286 dengan frekuensi selalu, demikian pula mutu pembangunan proyek jaringan drainase berada pada level 4.4286, dan biaya pelaksanaan pada proyek dengan nilai analisis 4.6429 yang ditentukan dengan progres dan pelaporan yang terekam dengan baik dalam laporan mingguan serta progres bulanan, serta penggunaan anggaran dengan bijak oleh kontraktor. This research aims to evaluate the drainage network service system, with the objective of collecting and presenting performance data and monitoring information on drainage service levels, as well as the progress of flood and inundation mitigation efforts for the improvement and planning of drainage network system development in Lumpue Sub-district. Using the Observation/Survey method, data related to drainage, in the form of primary and secondary data in the Lumpue Sub-district of Parepare City, on a Likert scale, were processed using descriptive analysis, including Validity and Reliability Tests. The data were then described to explain the average value, minimum value, maximum value, and median value of each variable. The community's perception of information regarding the level of drainage monitoring service and the progress of flood and inundation mitigation efforts for the improvement and planning of drainage network system development based on the implementation time of the Parepare City drainage channel construction project showed positive performance in terms of both time, cost, and the quality produced. Furthermore, 2) The performance of the implementation of the Parepare City drainage network service is at a good level with a mean value ranging from 4.4286 to 4.7143. This is evident in the implementation time with a value of 4.4286 and a frequency of always. Similarly, the quality of drainage network project development is at the level of 4.4286, and the implementation cost of the project has an analysis value of 4.6429, determined by well-recorded progress and monthly reporting, as well as the judicious use of budget by the contractor