Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Journal of Innovation Research and Knowledge

REGULASI JUAL-BELI MELALUI ELEKTRONIK DI BELANDA Ade Sultan Muhammad; R. Fahmi Natigor Daulay
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 7 (2025): Desember 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Belanda, yang merupakan salah satu negara maju di dunia dan salah satu anggota dari Uni Eropa, tentu telah lebih dulu menerapkan Media Elektronik sebagai salah satu metode atau tata cara dalam melaksanakan berbagai aktifitas negara oleh pemerintahan, dan juga aktifitas umum oleh masyarakatnya yaitu seperti kegiatan jual – beli. Dalam hal jual – beli yang dilakukan melalui elektronik, secara umum Belanda menerapkan aturan – aturan yang lebih terorganisir, sehingga justru nampak lebih sederhana dan memudahkan orang untuk mempelajari serta menerapkannya sesuai sebagaimana seharusnya.
KONSEPSI LI’AN DAN DASAR HUKUMNYA DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM Ade Sultan Muhammad; R. Fahmi Natigor Daulay
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 12 (2026): Mei 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Li’an merupakan salah satu institusi hukum keluarga Islam yang memiliki konsekuensi hukum serius terhadap status perkawinan dan nasab anak, namun dalam praktiknya relatif jarang digunakan dan kurang dipahami secara komprehensif di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep li’an dan dasar hukumnya dalam sistem hukum Indonesia, serta mengkaji secara sistematis prosedur pelaksanaan li’an di Pengadilan Agama. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum deskriptif-kualitatif dengan pendekatan normatif, yang bertumpu pada analisis bahan hukum primer berupa peraturan perundang-undangan dan Kompilasi Hukum Islam, serta bahan hukum sekunder berupa literatur hukum keluarga Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa li’an di Indonesia memiliki dasar hukum yang kuat, baik secara normatif dalam hukum Islam maupun secara yuridis dalam hukum positif, khususnya melalui Kompilasi Hukum Islam dan kewenangan Pengadilan Agama. Selain itu, prosedur pelaksanaan li’an di Pengadilan Agama dilakukan melalui tahapan formal yang ketat, mulai dari pengajuan perkara, upaya perdamaian, pelaksanaan sumpah li’an oleh para pihak, hingga penjatuhan putusan hakim yang menimbulkan akibat hukum permanen. Penelitian ini menegaskan bahwa li’an merupakan mekanisme hukum yang sah dan penting dalam penyelesaian sengketa tertentu dalam perkawinan Islam, meskipun penerapannya bersifat kasuistik dan memerlukan pemahaman hukum yang mendalam dari para pihak dan aparat peradilan.