Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Hubungan Kesejahteraan Spiritual Dengan Kualitas Hidup Pada Pasien Gagal Ginjal Kronik Wiyahya, Anton; Nugroho, Fajar Agung; Septiwi, Cahyu
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gagal ginjal kronik merupakan gangguan fungsi renal yang progresif pada nefron yang tidak bisa kembali seperti semula yang mengakibatkan kegagalan metabolisme. Gagal ginjal kronik dapat diatasi dengan menggunakan terapi hemodialisa. Terapi tersebut diperlukan untuk meningkatkan kesejahteraan spiritual dan kualitas hidup pada pasien gagal ginjal kronik. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan kesejahteraan spiritual dengan kualitas hidup pada pasien gagal ginjal kronik diruang hemodialisa RSPKU Muhammadiyah Gombong. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik consecutive sampling dan didapatkan sampel 71 responden. Pengambilan data menggunakan kuesioner Spiritual Well Being Scale dan Kuesioner WHO-QoL. Analisis data menggunkan univariat dan analisa bivariat menggunakan uji chi square. Hasil dari penelitian ini sebanyak 4 (5,6%) responden dengan kesejahteraan spiritual rendah, 19 (26,8%) responden dengan kesejahteraan spiritual sedang dan 48 (67,6%) responden dengan kesejahteraan spiritual tinggi. Sebanyak 54 (76,1%) responden dengan kualitas hidup baik dan 17 (23,9%) responden dengan kualitas hidup kurang baik. Ada hubungan yang signifikan antara kesejahteraan spiritual dengan kualitas hidup pada pasien gagal ginjal kronik di Ruang Hemodialisa RS PKU Muhammadiyah Gombong, dengan p-value (0.000) (<0.05). Untuk peneliti selanjutnya diharapkan dapat meneliti tentang faktorfaktor yang diduga dapat mempengaruhi kualitas hidup pada pasien gagal ginjal kronik.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kecemasan Perawat di Masa Pandemi Covid-19 di RS PKU Muhammadiyah Gombong Santoso, Dadi; Muharomah, Radita Isti; Septiwi, Cahyu
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Perawat merupakan salah satu tenaga kesehatan yang paling rentan untuk tertular virus Covid-19 karena perawat adalah profesi yang bersinggungan langsung dengan pasien dalam waktu yang cukup lama. Dalam penanganan di masa pandemic covid-19, perawat juga merasakan adanya kecemasan akan tertularnya virus covid-19. Tujuan : Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kecemasan di masa pandemic covid-19 di RS PKU Muhammadiyah Gombong. Metode : Penelitian ini menggunakan metode korelasi dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampling menggunakan random sampling kepada 75 responden. Analisis menggunakan Chi Square. Hasil Penelitian : Hasil dari penelitian ini didapatkan bahwa faktor-faktor yang mem pengaruhi kecemasan cemas pada perawat berdaakarlan karakerterisitik responden jenis klamin mayoritas perempuan berada pada tingkat kecemasan berat yaitu 19 responden (25,3%), usia mayoritas 34-44 tahun berada pada cemas sedang yaitu 25 reponden (33,3%), Pendidikan mayoritas S1 Keperawatan yaitu 19 reponden (25,3%), tingkat lingkungan mayoritas di Bangsal Multazam, Husna, Salma berjumlah 19 reponden (25,3%), dan berdasarkan stressor tingkat kecemasan terjadi pada stress sedang yaitu 18 responden (24,0). Kesimpulan : pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi kecemnasan pada perawat di RS PKU Muhammadiyah gombong yaitu jenis kelamin, usia, Pendidikan, faktor lingkungan dan stressor. Rekomendasi : penelitian selanjutnya diharapkan dapat mengkaji lebih dalam veriabelvariabel lain dengan metode kualitatif yang masih terlakait dengan penelitian ini.
Perilaku Self Medication dalam Mencegah Kekambuhan Gastristis pada Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Gombong Nugroho, Fajar Agung; Septiwi, Cahyu; Sulistyorini, Holin
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gastristis merupakan peradangan yang terjadi pada mukosa lambung yang disebabkan oleh Helicobacter Pylori. Gastristis yang dibiarkan tanpa adanya upaya pencegahan kekambuhan dapat menimbulkan komplikasi. Motivasi diperlukan bagi penderita gastristis untuk meningkatkan perilaku pengobatan sebagai upaya pencegahan sakit yang berulang. Tujuan untuk mengetahui perilaku self medication untuk mencegah kekambuhan gastristis pada mahasiswa Universitas Muhammadiyah Gombong. Metode dari penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive random sampling dengan jumlah 100 responden. Penelitian ini menggunakan kuisioner perilaku self medication dan analisis data menggunakan analisis univariat. Hasil dari peneltian ini bahwa sebanyak 54 responden memiliki self medication dengan kategori baik (54%), 41 responden memiliki self medication dengan kategori cukup (41%), dan 5 responden memiliki self medication dengan kategori buruk (5%). Perilaku self medication dalam mencegah kekambuhan gastristis pada Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Gombong memiliki kategori baik. Untuk peneliti selanjutnya dapat meneliti tentang faktor- faktor yang mempengaruhi motivasi dengan perilaku self medication untuk mencegah kekambuhan gastristis pada penderita gastristis.
Pengalaman Pasien Gagal Ginjal Kronik yang Menjalani Hemodialisis: Studi Fenomenologi Ernati, Linda; Septiwi, Cahyu; Nugroho, Fajar Agung
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gagal ginjal merupakan keadaan kronis yang disebabkan penurunan fungsi ginjal yang berlangsung selama berbulan-bulan hingga bertahun-tahun yang ditandai dengan penurunan fungsi ginjal (GFR) < 60 ml/min/1.73 mm2. Hemodialisa adalah suatu proses yang digunakan sebagai pengganti fungsi ginjal yang bertujuan untuk mengeluarkan sampah hasil metabolisme dan air dalam tubuh. Dampak dari hemodialisa meliputi dampak biologis, psikologis, sosial, dan spiritual. Mengetahui pengalaman pasien gagal ginjal kronik selama menjalani hemodialisa di ruang hemodialisa RS PKU Muhammadiyah Gombong. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Penelitian ini mengambil populasi pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa. Dengan partisipan sebanyak 8 orang. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam. Hasil penelitian yang telah dilakukan tentang pengalaman pasien gagal ginjal kronik selama menjalani hemodialisa didapatkan 4 tema yaitu adanya dampak biologis, psikologis, sosial, dan spiritual. Kemudian dari 4 tema tersebut terdapat beberapa kategori. Berdasarkan hasil wawancara bahwa terdapat dampak-dampak pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa meliputi dampak biologis, dampak psikologis, dampak sosial, dan dampak spiritual.
Prevention of Kidney Disorders Through Fluid and Electrolyte Needs Education in Banyumas, Central Java: Pencegahan Gangguan Ginjal Melalui Edukasi Pemenuhan Kebutuhan Cairan dan Elektrolit pada Ibu-Ibu PKK Kelurahan Kebokura Kecamatan Sumpiuh Kabupaten Banyumas Nugroho, Irmawan Andri; Septiwi, Cahyu; Waladani, Barkah
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 18th University Research Colloquium 2023: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Chronic kidney failure (CKD) is a disease that cannot be transmitted, but it remains a global public health issue. This is a chronic condition with the greatest fatality rate in the world, ranking 20th overall. Being aware of kidney disease risk factors contributes to the early detection and prevention of chronic renal failure. Several risk factors for kidney disease have been identified, including advanced age, a family history of disease, and fluid drinking patterns. PKK moms, a group of persons ranging in age from adults to the elderly, are susceptible to dehydration. Comprehensive education about kidney health and appropriate fluid consumption is required as a promotional and preventive measure. The community service program is implemented. The community service program is carried out by educating activity participants. This activity had 19 participants. Education is carried out through the education, simulations, and discussion. The results of the education revealed an increase in participant knowledge. This was demonstrated by an increase in the average pretest score from 47.5 to 83 at the time of the posttest.
Health Examination and Education on Hypertension Prevention at Posyandu for the Elderly in Dendang Village, West Bangka: Pemeriksaan Kesehatan dan Edukasi Pencegahan Hipertensi di Posyandu Lanjut Usia di Desa Dendang Bangka Barat Nurhasanah, Siti; Septiwi, Cahyu; Qommar, Ummie
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 18th University Research Colloquium 2023: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi adalah penyakit yang banyak di alami oleh masyarakat khususnya lansia,hipertensi adalah tekanan darah yang tinggi diatas 140/ 90 mmHg. Desa Dendang Kecamatan Kelapa menjadi salah satu desa dengan Angka Hipertensi yang tinggi di Kabupaten Bangka Barat dengan angka Hipertensi Grade I mencapai 15 lansia dari 40 lansia yang mengikuti posyandu lansia di Desa Dendang. Hal ini disebabkan karena beberapa factor baik internal maupun eksternal diantaranya adalah Pola makan tidak teratur, mengkonsumsi garam berlebih, kurangnya aktivitas fisik serta kurangnya pengetahuan tentang hipertensi. Skrining Kesehatan secara rutin ke fasilitas kesehatan dan adanya edukasi mengenai hipertensi akan memberikan pemahaman dan membuka pemikiran masyarakat desa Dendang untuk Bersama mengurangi angka kenaikan hipertensi di desa.
End-of-Life Acceptance in Hemodialysis Patients: A Conceptual Analysis Wabula, La Rakhmat; Yetti, Krisna; Masfuri, Masfuri; Widyatuti, Widyatuti; Widyawati, Ika Yuni; Septiwi, Cahyu
Journal of Health and Nutrition Research Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jhnresearch.v4i3.561

Abstract

End-of-life (EOL) acceptance is a crucial but underexplored concept among patients with end-stage renal disease (ESRD) undergoing hemodialysis. This study aimed to analyze and clarify the concept of EOL acceptance in hemodialysis patients using Walker and Avant’s eight-step method. These patients often face progressive physical deterioration and limited life expectancy, making psychological, emotional, and spiritual readiness to confront death a fundamental component of care. However, the term “EOL acceptance” lacks conceptual clarity and consistency in nursing practice. A comprehensive literature review was conducted using PubMed, CINAHL, and Scopus databases, targeting studies published between 2014 and 2024. The keywords used included ‘end-of-life,’ ‘terminal care,’ ‘death acceptance,’ ‘dying acceptance,’ ‘hemodialysis,’ ‘end-stage renal disease,’ and ‘terminal care nursing’. The analysis identified three attributes of EOL acceptance:  psychological readiness to face death, integration of existential and spiritual meaning, and proactive decision-making toward dignified dying. Supporting factors include awareness of terminal illness, therapeutic communication, and psychosocial-spiritual support. The identified consequences are emotional peace, enhanced family preparation, and improved quality of life. This analysis delineates a conceptual framework for EOL acceptance, enabling nurses to assess and support patients facing terminal illness effectively. It also provides a foundational framework for developing assessment tools and nursing interventions to improve person-centered EOL care for individuals with ERSD.