Claim Missing Document
Check
Articles

DESAIN COOLER PADA PRARANCANGAN PABRIK DISPROPORTIONATED ROSIN DARI GONDORUKEM GRADE WG DENGAN KAPASITAS 3000 TON/TAHUN Salsabila, Anne Rahma; Chumaidi, Achmad; Naryono, Eko
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 9 No. 4 (2023): December 2023
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v9i4.4181

Abstract

Tahapan proses pada pembuatan disproportionated rosin dari gondorukem yaitu tahap persiapan, pencampuran, reaksi kimia, pengendapan, pemisahan, dan pemurnian. Pada tahap pemurnian, disproportionated rosin produk dari evaporator didinginkan sebelum disimpan dalam tangki penyimpanan menggunakan cooler. Tujuan pendinginan untuk menurunkan suhu disproportionated rosin produk evaporator agar sesuai dengan kondisi operasi tangki penyimpanan. Oleh karena itu diperlukan desain cooler yang sesuai untuk menurunkan suhu disproportionted rosin. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan desain cooler pada prarancangan pabrik disproportionated rosin dengan kapasitas 3000 ton/tahun. Acuan yang digunakan pada perhitungan desain cooler adalah buku Process Heat Transfer oleh Donald Q. Kern menggunakan bantuan microsoft excel. Dari hasil perhitungan didapatkan tipe cooler yaitu Double Pipe Heat Exchanger (DPHE) dengan dimensi ukuran 2x1¼, NPS 1¼, schedule 40, diameter dalam pipa 0,115 ft, diameter luar pipa 0,138 ft, panjang pipa 20 ft, dan jumlah hairpin sebanyak 3 buah. Desain cooler ini diharapkan dapat menjadi acuan desain kebutuhan alat pada proses industri.
PERHITUNGAN KARYAWAN PROSES PERANCANGAN PABRIK DISPROPORSIONATED ROSIN DARI GONDORUKEM GRADE WW DENGAN KAPASITAS 3.150 TON/TAHUN MENGGUNAKAN METODE ASETONISASI Darminawati, Lusiana; Aldillah, Ahmad Zaky; Pranata, Estitika Fidya; Gusniawan, Prayoga Vicky; Chumaidi, Achmad; Takwanto, Anang
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 9 No. 4 (2023): December 2023
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v9i4.4200

Abstract

Pabrik Disproportioned Rosin (DPR) kapasitas 3.150 ton/tahun yang telah dirancang dan didirikan membutuhkan karyawan salah satunya adalah karyawan proses. Hal ini merupakan faktor kelancaran dan keberhasilan dalam proses produksi. Selain itu, perhitungan karyawan proses dibutuhkan dalam perhitungan analisis ekonomi ke depannya, yang mana dimaksudkan agar pendapatan lebih besar daripada pengeluaran. Pembuatan pabrik DPR dari gondorukem, karena merupakan produk modifikasi dan untuk metode asetonisasi, karena lebih efektif prosesnya dibanding metode lainnya.  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan jumlah karyawan proses yang dibutuhkan pada pabrik tersebut dan yang nantinya akan bekerja pada bagian proses produksi. Adapun metode perhitungan yang digunakan adalah metode perhitungan karyawan berdasarkan grafik Frank C Vilbrandt, yaitu process labor requirements for chemical serta perhitungan kapasitas pabrik yang melibatkan jumlah impor DPR. Dengan demikian, menggunakan metode perhitungan karyawan proses telah didapatkan kira-kira sejumlah 51 orang dan gaji yang diterima akan disesuaikan dengan UMR pada tahun 2026 saat pabrik didirikan. Referensi perhitungan lain dapat dilakukan dengan metode FTE (Full Time Equivalent).
SELEKSI PROSES DAN PENENTUAN LOKASI PRODUKSI PADA PRARANCANGAN PABRIK DISPROPORTIONATED ROSIN DARI GONDORUKEM GRADE WG DENGAN KAPASITAS 3000 TON/TAHUN Budiana, Novita Eka Nur Ilma; Dewajani, Heny; Chumaidi, Achmad; Salsabila, Anne Rahma; Alfajri, Aulia Romadhona Jihad; Sandifa, Muhammad Naufal
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 10 No. 1 (2024): March 2024
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v10i1.4949

Abstract

Indonesia merupakan negara yang memiliki hutan hujan tropis terbesar ketiga di dunia yang memiliki luas kawasan 125.956.142,71 hektar. Salah satu jenis pohon di hutan Indonesia adalah pohon pinus. Pohon pinus memiliki produk hasil hutan bukan kayu, yaitu gondorukem. Gondorukem secara tradisional dibutuhkan dalam proses pembuatan batik, sabun, industri kertas. Gondorukem memiliki kelemahan yaitu cenderung mengkristal, mudah teroksidasi oleh oksigen dan mudah bereaksi dengan garam logam berat dalam vernis sehingga diperlukan modifikasi. Salah satu modifikasi gondorukem adalah disproportionated rosin (DPR) yang mempunyai karakteristik berupa ketahanan oksidasi yang baik, tingkat kerapuhan yang rendah, stabilitas termal yang tinggi, dan warna yang cerah. DPR digunakan dalam industri pembuatan perekat, tinta percetakan, pigmen organik, dan lain sebagainya. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan seleksi beberapa metode proses dalam produksi DPR untuk mengetahui metode terbaik serta menentukan lokasi pabrik terbaik sebagai tempat produksi DPR. Seleksi proses dilakukan dengan metode grading dengan mempertimbangkan aspek ekonomi, kualitas produk yang dihasilkan, dan dampak terhadap lingkungan. Pada penentuan lokasi pabrik menggunakan metode factor rating. Metode ini dilakukan dengan memberikan nilai dari beberapa lokasi alternatif yang dipilih dengan melihat faktor-faktor yang telah ditentukan. Hasil dari seleksi proses menggunakan metode asetonisasi yang menghasilkan DPR dengan kandungan asam abietik yang rendah lebih stabil terhadap oksidasi dan lebih menguntungkan di segi ekonomi. Penetapan lokasi pabrik DPR berkapasitas 3.000 ton/tahun berdasarkan faktor ketersediaan bahan baku, pemasaran, utilitas, keadaan geografis dan masyarakat, tenaga kerja, buangan pabrik, site dan karakteristik lokasi, serta peraturan perundang-undangan dipilih Jalan Mawar, Dusun Krajan, Desa Biting, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Jember Jawa Timur.
PERANCANGAN ALAT REAKTOR PADA PRARANCANGAN PABRIK DISPROPORTIONATED ROSIN DARI GONDORUKEM GRADE WG DENGAN KAPASITAS 3000 TON/TAHUN Fajri, Aulia Romadhona Jihad Al; Rahma, Anne; Naufal, Muhammad; Ilma, Novita; Chumaidi, Achmad; Dewi, Ernia Novika
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 10 No. 1 (2024): March 2024
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v10i1.4957

Abstract

Potensi pinus cukup besar dan menguntungkan ditinjau dari populasi hutan pinus di Pulau Jawa yaitu sekitar 876 Ha. Salah satu hasil pengolahan pinus adalah gondorukem yang memiliki karakteristik tidak stabil dan mudah teroksidasi. Disproportionated rosin (DPR) merupakan produk inovasi dari gondorukem yang lebih stabil, tahan panas dan oksidasi serta banyak diaplikasikan sebagai adiktif untuk tinta cetak, cat, ban, dan kertas. Proses pengolahan gondorukem menjadi DPR melalui reaksi netralisasi memerlukan reaktor. Tujuan perancangan alat ini adalah mendesain reaktor pada prarancangan pabrik DPR dari gondorukem grade WG dengan kapasitas 3000 ton/tahun. Hasil perancangan reaktor berupa reaktor dengan tipe continuous stirred tank reactor dilengkapi pengaduk jenis three bladed propeller. Reaktor memiliki ukuran sebesar 444,22 m3 dengan tinggi 14,21 m, dan diameter sebesar 3,35 m. Impeller berukuran 13,11 m dengan diameter sebesar 1 m. Reaktor menggunakan desain tutup atas dan bawah berupa standard dished head dengan material penyusun yaitu stainless steel (SA 167 grade 3 type 304).   Kata kunci: disproportionated rosin, gondorukem, reaktor CSTR,
Peningkatan Ekonomi Masyarakat Desa Talang dengan Pelatihan Pembuatan Kerajinan Tas Dari Pelepah Pisang Fathoni, M. Ivan Ariful; Ardianti, Aprillia Dwi; Izza, Yogi Prana; Chumaidi, Achmad; Tina, Aprillia Nur
Journal of Research Applications in Community Service Vol. 2 No. 1 (2023): Journal of Research Applications in Community Service
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/jarcoms.v2i1.1317

Abstract

Desa Talang adalah sebuah desa yang terletak di Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Mayoritas penduduk Desa Talang memiliki mata pencaharian sebagai seorang petani. Banyak petani yang mengalami kerugian akibat gagal panen. Kondisi ini menyebabkan penghasilan rendah, kesejahteraan masyarakat berkurang, dan masyarakat menjadi pengangguran musiman. Berdasarkan modal komoditas pisang yang ada di Desa Talang, dilaksanakan pelatihan pembuatan kerajinan dari pelepah pisang. Pelepah pisang dapat diolah menjadi berbagai bahan jadi yang memiliki nilai jual tinggi seperti tali, tas, kopyah, asbak, pot, tempat pensil, dan lainnya. Pelatihan ini dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan ekonomi masyarakat. Dalam pelatihan ini, dikhususkan pada produk tas sebagai contoh produk yang dapat dihasilkan dari pelepah pisang kering. Selain itu, tas juga merupakan produk yang memiliki nilai guna dan nilai ekonomis tinggi jika nantinya dapat dikembangan oleh masyarakat Desa Talang sebagai produk UMKM unggulan desa. Metode yang dipakai dalam pendampingan pelatihan pelepah pisang adalah PAR (Participatory Action Research). Pelatihan diikuti oleh 20 orang ibu-ibu PKK Desa Talang, serta melibatkan kepala desa dan perangkat desa setempat. Pelatihan dilaksanakan dua hari berturut-turut. Para peserta sangat antusias mengikuti setiap tahap demi tahap dalam proses pembuatan kerajinan. Hingga akhirnya, semua kelompok peserta dapat membuat kerajinan ini dengan baik.
Co-Authors Abdul Chalim Abdul Chalim Afida Kartika Sari Ahsan, Muhammad Hafizh Aldifi Kresmagus Aldillah, Ahmad Zaky Alfajri, Aulia Romadhona Jihad Alisna Imtihana Khadijah Amalia, Amanda Dewi Amanda Dewi Amalia Andi Nina Anggit Murdani Annyssa Maylia Ansar, Ellana Nabilah Nur Averina Aprillia Dwi Ardianti Arum Kartikasari Arum Kartikasari, Arum Auliastuti, Miranda Ajeng Budiana, Novita Eka Nur Ilma Bunga Rajhana Ragil Gayatri Chabibah, Rossy Arifatul Chintya A. P. Sari Danang Rizky Mahendra Darminawati, Lusiana Destiana R. A. Palupi Dewajani, Heny Dewi, Ernia Novika Dhevita Tara Dwi Prastika Dini Qurrota Ayuni Arita Putri Dyah Ratna Wulan Ekawati, Safitri Eko Naryono Elinda Kartika Sari Ellana Nabilah Nur Averina Ansar Erliyanti, Nove Kartika Erwan Adi Saputro Fajri, Aulia Romadhona Jihad Al Febrianti U. D. Pratiwi Febrianti U.D. Pratiwi Gayatri, Bunga Rajhana Ragil Girlian Agaian, Girlian Girlian, Girlian Gusniawan, Prayoga Vicky Habiba, Shahifa Ilma, Novita Irfin, Zakijah Jatmiko Jatmiko Julius July Khadijah, Alisna Imtihana Kresmagus, Aldifi Kubha, Catharina Bernadeta Kusuma, Heri Septya Kusuma, Rieza Mahendra M. Ivan Ariful Fathoni M., Danang Rizky Mahendra, Danang Rizky Mahendra, Rinda Matmulyanto, Matmulyanto Maylia, Annyssa Meilita Mustika Ridhawati, Meilita Mustika Miranda Ajeng Auliastuti Muhammad Badril Munir Muhammad Naufal, Muhammad Muharja, Maktum Munir, Muhammad Badril Mustika, Meilita Againa Mutakhabbibatillah, Mutakhabbibatillah Nanik hendrawati, Nanik Palupi, Destiana R. A. Prakoso, Prizqi Pranata, Estitika Fidya Prastica, Yuniar Eka Prastika, Dhevita Tara Dwi Pratiwi, Febrianti U. D. Pratiwi, Febrianti U.D. Prizqi Prakoso Qurrota’Ayuni, Dini Rachmad Ramadhan Yogaswara Rahma, Anne Rizki Fitria Darmayanti Rossy Arifatul Chabibah Sabrina Adani Putri Safitri Ekawati Salsabila, Afifa Salsabila, Anne Rahma Salsabilla, Yoan Sandifa, Muhammad Naufal Sari, Chintya A. P. Sari, Elinda Kartika Setyorini, Alvira Alwa Shabrina Adani Putri Shahifa Habiba Sjarief Widjaja Suryandari, Ade Sonya Takwanto, Anang Tina, Aprillia Nur Tri Widjaja Wardah, Afifatul Yanty Maryanty, Yanty Yogi Prana Izza Yuniar Eka Prastica Zakijah irfin