Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Struktur Kerangka Bebek Indah Putri Santri; Rabiyatul Adawiyah
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/6xrxnf66

Abstract

Sistem rangka bebek sangat penting bagi strukturnya, memberikan dukungan bagi tubuh, melindungi komponen internalnya, dan bertindak sebagai tempat jangkar bagi otot di samping struktur tubuh lunak lainnya. Sebagai bagian dari kelas Aves, komposisi tulang bebek menunjukkan ciri-ciri khusus dan individual yang sesuai untuk terbang, meskipun bebek merupakan jenis burung yang terutama berenang dan kurang terbang. Kerangka kerangka bebek memfasilitasi berbagai tindakan seperti terbang di udara, menavigasi air, dan bergerak di darat. Beberapa ciri penting yang diamati adalah: tengkorak dengan paruh yang kuat, daerah leher yang lentur, tulang dada yang dilengkapi lunas untuk otot terbang, tulang yang lentur pada sayap, daerah panggul yang terkonsolidasi untuk keseimbangan, dan tungkai bawah yang panjang dan kokoh untuk propulsi di air. Memahami desain struktural ini sangat penting dalam bidang-bidang seperti anatomi komparatif, manajemen hewan, dan pembelajaran biologi, karena menjelaskan hubungan antara bentuk anatomi dan fungsinya yang sesuai dalam adaptasi makhluk hidup terhadap habitat sekitarnya.
Persepsi Guru Terkait Konsep Kurikulum Merdeka Belajar Indah Putri Santri; Rabiyatul Adawiyah
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 2 (2025): June-September 2025
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i2.1607

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kesadaran guru tentang memahami kurikulum Merdeka di SMPS IT Darul Azhar Ajaran 2024/2025. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner, wawancara, tabel observasi, dan dokumen dengan total 6 orang ditanya. Kuesioner yang tersebar adalah kuesioner tertutup menggunakan skala Likert 1 hingga 5 yang terdiri dari 13 indikator dan 42 deklarasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep kebebasan berpikir dan pendidikan karakter membuat siswa lebih aktif dan berani dalam mengekspresikan pendapat, tanggung jawab, dan rasa hormat mereka terhadap pendapat mereka. Guru telah menggunakan sumber belajar yang berbeda untuk menciptakan pembelajaran yang menyenangkan. Guru setuju dengan kebijakan AKM, USBN dan RPP. Namun, guru netral pada kebijakan PPDB. Dalam implementasi program Merdeka di kelas, guru dan siswa dapat berpartisipasi dalam program Merdeka. Guru setuju dengan hasil akademik dibagi menjadi 6 tahap. Keberadaan program mengemudi di sekolah dan platform pengajaran Merdeka membantu para guru meningkatkan kualitas dan pemahaman program Merdeka secara mendalam. Guru setuju dengan keuntungan dari program Merdeka.
Peran Layanan TANYA BPMP dalam Transformasi Digital Pelayanan Pendidikan Rabiyatul Adawiyah; Triwid Syafarotun Najah
JOURNAL SAINS STUDENT RESEARCH Vol. 3 No. 6 (2025): Jurnal Sains Student Research (JSSR) Desember
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jssr.v3i6.6740

Abstract

This study aims to analyze the role of the TANYA BPMP service in supporting digital transformation at the Integrated Service Unit (ULT) of the Education Quality Assurance Agency (BPMP) in Central Kalimantan Province. The research method used is a qualitative descriptive approach through observation, interviews, and document studies related to the implementation of the website-based service directly integrated with the Zoom application. The results show that the TANYA BPMP service plays an important role as an interactive communication medium that accelerates service processes, improves digital literacy in the community, and expands access to educational services even in remote areas. Furthermore, this service promotes bureaucratic efficiency, transparency, and accountability through integrated digital documentation. However, limitations in internet connectivity and digital competence of staff remain major obstacles to optimizing service implementation. Overall, TANYA BPMP represents a concrete example of an innovative and adaptive digital transformation of public services in the regional education sector.
Sosialisasi Pembelajaran Berbasis Teknologi untuk Orang Tua dalam Mendukung Pendidikan Anak di Era Digital Yusriani Mangarengi; Dipa Teruna Awaludin; Dewi Mayangsari; Indah Putri Santri; Rabiyatul Adawiyah
JIPITI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2025): Februari 2025 - JIPITI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : PT. Technology Laboratories Indonesia (TechnoLabs)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di era digital saat ini, teknologi telah menjadi bagian integral dari kehidupan sehari-hari, termasuk dalam bidang pendidikan. Namun, tidak semua orang tua memiliki pemahaman yang memadai tentang bagaimana memanfaatkan teknologi untuk mendukung pendidikan anak-anak mereka. Program sosialisasi yang dirancang ini untuk meningkatkan literasi teknologi di kalangan orang tua, dengan tujuan membantu mereka dalam mendukung pembelajaran anak-anak di rumah. Program ini melibatkan serangkaian workshop dan sesi pelatihan yang berfokus pada penggunaan perangkat digital, aplikasi pendidikan, dan strategi pengawasan penggunaan teknologi oleh anak. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan orang tua dalam memanfaatkan teknologi secara efektif. Dengan demikian, diharapkan orang tua dapat berperan lebih aktif dalam proses pendidikan anak, serta mampu menciptakan lingkungan belajar yang kondusif di rumah. Program ini juga menekankan pentingnya kolaborasi antara sekolah dan orang tua dalam menghadapi tantangan pendidikan di era digital
Pamali: Bahasa dan Budaya Sasak Bayan dalam Kearifan Lokal sebagai Resolusi Konflik Rabiyatul Adawiyah
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia SPECIAL EDITION: LALONGET VI
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui Pandangan Masyarakat Sasak terhadap Pamali, Realisasi Kata-Kata Pamali dalam Kebudayaan Masyarakat Sasak sebagai ungkapan dan penggunaan dalam pronomina bentuk klitik, serta Nilai-Nilai Kultural Kata-Kata Pamali untuk resolusi konflik. Kajian ini bertumpu pada teori linguistik antropologi dan etnografi komunikasi. Data dalam penelitian dikumpulkan dengan menerapkan metode observasi partisipan dan wawancara mendalam dengan teknik catat dan rekam. Data dianalisis dengan menerapkan dua metode sekaligus, yakni model analisis Miles dan Haberman (data collection, data reduction, data display, dan conclusion) dan model analisis Spradley. Hasil analisis memperlihatkan bahwa pamali dipandang oleh masyarakat Sasak sebagai suatu norma yang apabila ditegakkan dapat menciptakan kedamaian dan ketenteraman hidup, sebaliknya apabila dilanggar dapat menyebabkan dehumanisasi. Kata pamali yang dipraktikkan masyarakat Sasak dalam bentuk sapaan, yang penggunaannya pada klitik meliputi klitik ku, pe, da, ta, a, nya. Prinsip hidup yang tertuang dalam pamali merupakan ideologi yang dikemas dalam sebuah ungkapan “onyaq basa, onyaq cara, onyaq tan, onyaq pendait-lengѐ basa, lengѐ cara, lengѐ tan, lengѐ pendait ‘perkataan, tingkah laku, dan perbuatan yang baik akan membawa kebaikan begitupun sebaliknya akan membawa malapetaka.
PROFESIONALISME GURU DALAM PENERAPAN KURIKULUM MERDEKA BELAJAR PADA MATA PELAJARAN PAI Rahma, Silvia; Munawwir; Rabiyatul Adawiyah
Studia Religia : Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Vol 9 No 02 (2025): Volume 09 Nomor 02 Tahun 2025
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/sr.v9i02.25765

Abstract

This study discusses teacher professionalism in implementing the Merdeka Curriculum in Islamic Religious Education (PAI) subjects. The Merdeka Curriculum is designed to provide flexibility to educators in developing learner-centered learning, thus requiring teachers to be more adaptive, innovative, and highly competent. However, in its implementation, teachers face various challenges, such as limited resources, lack of teacher readiness in adjusting learning methods, and paradigm shifts in learning evaluation. Therefore, an appropriate strategy is needed to improve teacher professionalism in order to optimize their role in the Merdeka Curriculum-based education system. This research uses the literature study method by analyzing various relevant reference sources to identify challenges and solutions in improving the professionalism of PAI teachers. The results show that strengthening continuous training, improving pedagogical and professional competencies, and supporting comprehensive education policies are the main factors in supporting the effective implementation of the Merdeka Curriculum. With the right strategy, PAI teachers are expected to be better prepared to develop innovative learning that meets the needs of students.