Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

THE EFFECT OF THE PHENOMENON OF NOMOPHOBIA, PHUBBING, AND FOMO ON SOCIAL INTELLIGENCE OF HIGH CLASS STUDENTS OF SD NEGERI KANIGARAN I PROBOLINGGO CITY Indah Febria Chasanah; Lilik Sri Hariani; Cicilia Ika Rahayu Nita; Indah Febria Chasanah1
AL-MUADDIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan Vol. 8 No. 1 (2026): Januari
Publisher : LPPM STAI Muhammadiyah Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/muaddib.v8i1.3094

Abstract

The pervasive use of digital devices among elementary school students has given rise to emerging digital phenomena such as Nomophobia, Phubbing, and Fear of Missing Out (FoMO), which are presumed to influence children’s social intelligence. This study aims to examine the impact of these three variables on the social intelligence of upper-grade students at SDN Kanigaran 1, Probolinggo. Employing a quantitative explanatory causal approach, data were collected through a Likert-scale questionnaire from a purposive sample of 172 students in grades IV to VI. The data were analyzed using multiple linear regression via SPSS version 31. Findings reveal that Nomophobia, Phubbing, and FoMO collectively exert a statistically significant effect on social intelligence. Partially, Phubbing and FoMO showed significant effects, whereas Nomophobia did not. These results suggest that emotional dependency on digital devices does not inherently hinder children’s social intelligence, particularly when external regulation by teachers and parents remains strong. Conversely, Phubbing the tendency to ignore real-life interactions in favor of device use and FoMO, characterized by anxiety over missing digital content, were found to detrimentally affect students’ capacity for social engagement. This study underscores the urgent need for digital literacy education and the early cultivation of social skills to ensure a balanced development between digital interaction and authentic social experience.
Pengaruh Pembelajaran Berdiferensiasi dan Tingkat Kecerdasan Sosial terhadap Hasil Belajar IPS Siswa Kelas V Puguh Stya Nugraha; Endah Andayani; Cicilia Ika Rahayu Nita
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol. 15 No. 4 (2025): JURNAL PENDIDIKAN IPS
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpi.v15i4.3732

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pembelajaran berdiferensiasi dan kecerdasan sosial terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V di Madrasah Ibtidaiyah Kraksaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian yakni seluruh siswa kelas V (V.a, V.b, V.c) MI Nahdlatul Ulama. Teknik pengambilan sampel adalah sampling jenuh. Teknik pengumpulan data meliputi: observasi, wawancara, dan angket. Untuk menguji validitas dan reabilitas instrumen penelitian, digunakan bantuan software SPSS versi 22.0 for windows. Selain itu, analisis data dilakukan dengan regresi linear. Dalam analisis regresi ini, terlebih dahulu dilakukan uji asumsi klasik dan dilanjutkan dengan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran berdiferensiasi di Madrasah Ibtidaiyah Kraksaan telah dilaksanakan dengan cukup baik. Guru menyesuaikan tugas, materi, waktu belajar, dan strategi pengajaran sesuai dengan minat, kemampuan, dan kebutuhan siswa sehingga meningkatkan keterlibatan serta motivasi mereka. Kebutuhan siswa diperhatikan secara optimal, dan pengembangan kecerdasan sosial, khususnya dalam aspek empati, komunikasi, dan kerja sama, juga mendapat perhatian. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran berdiferensiasi dan kecerdasan sosial memiliki pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V, baik secara simultan maupun parsial. Secara keseluruhan, penerapan strategi pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan individu siswa, ditambah dengan penguatan aspek-aspek kecerdasan sosial seperti empati, kemampuan berkomunikasi, dan kerja sama, terbukti mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih efektif dan mendukung pencapaian akademik yang lebih baik.
Penguatan Literasi Numerasi Melalui Program Pendampingan Penyusunan Soal di Sekolah Dasar Chrisyarani, Denna Delawanti; Sesanti, Nyamik Rahayu; Nita, Cicilia Ika Rahayu; Yulianti, Yulianti; Bidasari , Anindya
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Volume 6 Nomor 1 Tahun 2026
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/jpkm.v6i1.4041

Abstract

Rendahnya capaian literasi numerasi di sekolah dasar tidak hanya dipengaruhi oleh faktor peserta didik, tetapi juga keterbatasan kompetensi guru dalam menyusun soal yang sesuai dengan karakteristik literasi numerasi dan tuntutan Asesmen Nasional. Kondisi ini ditemukan di SDIT Insan Mulia Bululawang, Kabupaten Malang, berdasarkan hasil observasi awal yang menunjukkan soal evaluasi bersifat prosedural, minim konteks kehidupan nyata, dan belum menuntut penalaran siswa. Kegiatan ini bertujuan memperkuat literasi numerasi melalui program pendampingan penyusunan soal literasi numerasi bagi guru sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah scientist–practitioner method melalui empat sesi pendampingan yang melibatkan 28 guru. Data dikumpulkan melalui analisis dokumen soal sebelum dan sesudah pendampingan, lembar observasi, serta refleksi tertulis guru. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif sederhana dengan membandingkan skor kualitas soal berdasarkan indikator konteks, stimulus, dan tuntutan penalaran. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kualitas soal dari kategori “cukup” menjadi “baik”. Kebaruan kegiatan ini terletak pada pendampingan intensif berbasis analisis dan revisi soal secara kolaboratif untuk mendukung penguatan literasi numerasi berkelanjutan. 
Peningkatan Kemampuan Motorik Kasar Anak Usia 4-5 Tahun melalui Permainan Sirkuit Palola di KB Ar-Rohmah I Singosari Sulaipah; Nita, Cicilia Ika Rahayu; Muntomimah, Siti
CENDEKIA : Jurnal Penelitian dan Pengkajian Ilmiah Vol. 3 No. 1 (2026): CENDEKIA : Jurnal Penelitian dan Pengkajian Ilmiah, Januari 2026
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/cendekia.v3i1.2253

Abstract

The aim of this research is to improve the gross motor skills of children aged 4–5 years through the application of the Palola circuit game at KB Ar-Rohmah I Singosari. Specifically, this study was directed to determine the process of implementing Palola circuit games as well as improving children's gross motor skills which include balance, agility, movement coordination and physical strength. This research method uses the Class Action Research (PTK) approach which is carried out in two cycles. Each cycle consists of four stages, namely planning, implementing actions, observation and reflection. The research subject was a 4–5 year old child at KB Ar-Rohmah I Singosari. Data collection techniques are carried out through observation, documentation and assessment sheets for children's gross motor abilities. Data analysis used qualitative and quantitative descriptive techniques by comparing the results of children's gross motor ability in pre-cycle, cycle I and cycle II. The research results show that the application of the Palola circuit game can improve the gross motor skills of children aged 4–5 years. This is shown by an increase in the percentage of children's gross motor skills achieved in each cycle. In pre-cycle, children's gross motor skills are in the low category. After taking action in cycle I, the child's gross motor skills have improved and are in the sufficient category. Furthermore, in cycle II there was a significant increase until it reached the good category. Thus, the Palola circuit game proved effective in improving the gross motor skills of 4–5 year old children at KB Ar-Rohmah I Singosari.