Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

The Potensi Integrated Nutrient Management (INM) Berbasis Silika Dalam Upaya Peningkatan Ketahanan Alami Beberapa Varietas Jagung (Zea Mays) Ardiansyah Putra, Yulias Figo; Oktarina, Oktarina; Suroso , Bejo; Wahyudi, Iwan
Callus: Journal of Agrotechnology Science Vol. 2 No. 3 (2024): September
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/callus.v2i3.2763

Abstract

Upaya peningkatan ketahanan alami dan produktivitas tanaman jagung dapat diwujudkan dengan penerapan Integrated Nutrient Management (INM) dan penambahan unsur Silika (Si). Penerapan manajemen hara terpadu yang berbasis Silika (Si) mampu menekan serangan hama dan penyakit serta meningkatkan hasil panen. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi dari penerapan INM berbasis Si dalam meningkatkan ketahanan alami dan produktivitas beberapa varietas jagung. Metode dari pelaksanaan penelitian ini menggunakan rancangan lingkungan RAL factorial dan Split Plot Design dengan varietas sebagai petak utama dan INM Berbasis Si sebagai anak petak, serta dianalisis menggunakan Analysis of Variance (Anova) yang dilanjutkan dengan Uji Duncan (DMRT) apabila terdapat perbedaan nyata. Hasil dari penelitian ini yaitu penerapan INM Berbasis Si dapat menurunkan intenstas serangan hama dan penyakit sejalan dengan peningkatan kandungan polifenol pada tanaman, serta dapat meningkatkan produktivitas tanaman jagung.
Efek Implementasi Inm Berbasis Silikon Terhadap Pertumbuhan Dan Karakter Morfologis Jagung (Zea Mays L) Galuh, Joko Dwi; Hazmi, Muhammad; Suroso , Bejo; Wahyudi, Iwan
Callus: Journal of Agrotechnology Science Vol. 2 No. 4 (2024): Desember
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/callus.v2i4.2804

Abstract

Jagung (Zea mays L.) merupakan salah satu bahan pangan yang penting karena jagung merupakan sumber karbohidrat kedua setelah beras.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh INM berbasis silikon terhadap pertumbuhan dan karakter morfologi jagung.Penelitian ini menggunakan rancangan split plot design dengan   faktor,yakni faktor pertama varietas tanaman jagung sebagai petak utama dan faktor kedua Teknologi Pemupukan INM sebagai anak petak.Faktor pertama varietas tanaman jagung yang terdiri dari 2 taraf yaitu V1 (Hibrida),V2(Komposit).Faktor kedua teknologi pemupukkan INM terdiri dari 4 taraf yaitu S0(Kontrol),S1(INM),S2(Si),S3 (INM+Si).Kombinasi perlakuan terdiri atas 8 kombinasi dengan 4 kali ulangan. Perlakuan INM berbasis Si terhadap karakter morfologis tanaman jagung berpengaruh sangat nyata pada parameter tinggi tanaman umur 35,45 hst,indeks luas daun 45 hst,laju pertumbuhan 65 hst dan efisiensi intersepsi 35 hst
Kajian Modifikasi Tata Letak Tanaman Terhadap Pertumbuhan Dan Produktivitas Beberapa Varietas Jagung Mahardika Ramadhan, Andito Guruh; Hasbi, Hudaini; Widiarti, Wiwit; Wahyudi, Iwan
Callus: Journal of Agrotechnology Science Vol. 2 No. 4 (2024): Desember
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/callus.v2i4.2875

Abstract

Jagung (Zea mays L.) merupakan salah satu kelompok tanaman pangan yang banyak dibudidayakan pada urutan kedua setelah padi dimana komoditas jagung ini berperan penting untuk memenuhi kebutuhan pasokan akan makanan dibandingkan dengan komoditas tanaman pangan lainnya Tujuan dari penelitian yang dituliskan guna mengetahui apakah modifikasi tata letak tanaman berpengaruh terhadap pertumbuhan dan produktivitas tanaman jagung. Penelitian yang dituliskan menggunakan rancangan split plot design dengan 2 faktor, 1. Faktor pertama yaitu varietas tanaman jagung (V) yang terdiri dari 3 taraf V1 P5027, V2 Varietas H Hibrida, V3 Varietas L Komposit. Faktor kedua yaitu modifikasi tata letak tanaman (T) yang terdiri dari 4 taraf T1 60 x 20 cm, T2 (80 + 40) x 20 cm, T3 (50 x 20) + (50 x 30) cm, T4 (65 x 50) + (62,5 x 50) cm. Perlakuan terdiri atas 12 kombinasi dengan 3 kali ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tata letak pada umur 45 hst berpengaruh nyata pada varietas ,sudut daun 35 hst menunjukan berpengaruh nyata pada tata letak untuk sudut daun 45 hst berpengaruh nyata pada interaksi varietas dan tata letak, untuk parameter produktivitas berpengaruh nyata di tata letak dan berpengaruh sangat nyata pada interaksi. disimpulkan bahwa penggunaan tata letak tanaman dan pemilihan varietas sangat efektif untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman dalam menangkap dan penyerap cahaya matahari yang nantinya akan mempengaruhi produktivitas tanaman jagung.
Evaluasi Tingkat Konversi Energi Matahari Beberapa Varietas Jagung (Zea Mays L.) Melalui Modifikasi Tata Letak Tanaman Windiyanti, Ira; Widiarti, Wiwit; Wijaya, Insan; Wahyudi, Iwan
Callus: Journal of Agrotechnology Science Vol. 3 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/callus.v3i1.3023

Abstract

Jagung merupakan salah satu komoditas penting dalam pertanian di Indonesia. Permintaan yang melebihi produksi nasional menunjukkan potensi besar untuk pengembangan jagung, baik dari segi peningkatan hasil maupun efisiensi produksi. Produksi jagung di Indonesia pada tahun 2017 mencapai 27,9 juta ton, tahun 2018 mencapai 30 juta ton, tahun 2019 mencapai 22,5 juta ton, pada tahun 2020 mencapai 29 juta ton (BPS, 2020). Produktivitas jagung di Indonesia tahun 2022 menunjukkan 5,9 juta ton, pada tahun 2023 menunjukkan 5,8 juta ton. Produktivitas jagung pada tahun 2023 lebih rendah dibandingkan tahun 2022 (BPS,2023), menganalisis pengaruh modifikasi tata letak tanaman terhadap efisiensi energi matahari,Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Rancangan Percobaan Split Plot dengan 2 faktor perlakuan dan 3 kali ulangan. Faktor pertama adalah varietas tanaman jagung sebagai petak utama (Main Plot). Faktor kedua adalah modifikasi tata letak tanam sebagai anak petak (Sub Plot). Analisa data menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) yang dilanjutkan Uji Jarak Berganda Duncan (DMRT) 5%. menunjukkan bahwa perlakuan varietas yang berepengaruh nyata pada tinggi tanaman, diameter batang dan Net Assimilation Rate (NAR). Pada morfologi dan efisiensi energi matahari, serta terdapat interaksi antara perlakuan varietas tanaman dan tata letak tanam.
Studi Jenis dan Waktu Aplikasi Pupuk Organik dan ZPT Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Padi Kustanto, Heri; Wahyudi, Muhammad Iwan; Fachriyan, Hilmi Arija; Subandoro, Renan
Agritrop : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian (Journal of Agricultural Science) Vol. 23 No. 1 (2025): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/agritrop.v23i1.3208

Abstract

Masalah bagi petani dalam peningkatan produksi padi ialah pemupukan dan pemberiaan unsur hara yang tidak berimbang dan penggunaan pupuk non organik yang terus menerus. Penggunaan pupuk organik pada padi saat ini kurang begitu diperhatikan oleh petani karena pengaruh kepada pertumbuhan tanaman yang kurang cepat dan bahkan terkadang tidak terlihat. Fakta lain menunjukkan bahwa petani modern mengalami peningkatan dalam pemakaian zat pengatur tumbuh yang memiliki pengaruh dan hasil terhadap tanaman yang lebih cepat. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui jenis pupuk organik dan ZPT yang paling sesuai dan waktu aplikasi yang tepat sehingga bisa meningkatkan hasil tanaman. Hasil penelitian menunujukkan bahwa: (1) pemakaian ZPT akan dapat memberikan pengaruh yang lebih cepat pada pertumbuhan tanaman, namun apabila tidak tersedia unsur-unsur hara baik mikro dan makro yang memadai akan cenderung tidak dapat menimgkatkan hasil tanaman, (2) Pupuk dengan kandungan  yang banyak dan lebih komplit yang masing-masing mengandung N, P, K, C, Ca, Mn, Zn, B, Cu, Fe, Mo dan N, P, Pb, cd, Mg, As, Paklobutrazol dapat meningkatkan prodduktifitas dan hasil tanaman padi, (3) waktu aplikasi pupuk daun sebanyak 2 kali yaitu pada saat dimulainya pemberntukan anakan, dan  saat keluarnya malai padi memberikan hasil terbaik untuk pertumbuhan dan hasil tanaman padi
Efek Tata Letak Tanaman Terhadap Morfologi, Fisiologi Dan Efisiensi Konversi Energi Matahari Pada Varietas Jagung (Zea mays L.) Anggara, Rhoby; Tripama, Bagus; Suroso, Bejo; Wahyudi, Muhammad Iwan; Jalil, Abdul
Callus: Journal of Agrotechnology Science Vol. 3 No. 2 (2025): Juni
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/callus.v3i2.3021

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tata letak tanaman terhadap morfologi, fisiologi dan efisiensi konversi energi matahari pada varietas jagung (Zea mays L.). Penelitian dilakukan di Kebun Percobaan Desa Sukorambi, Jember, menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan metode split plot yang terdiri dari dua faktor, yaitu empat model tata letak tanam (single row, double row, zig-zag, dan persegi panjang solid) dan tiga varietas jagung (P5027 Hibrida, H Hibrida, dan L Komposit). Data dianalisis menggunakan ANOVA dan uji Duncan pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa varietas jagung berpengaruh nyata terhadap diameter batang dan tinggi tanaman, dengan varietas H Hibrida (V2) memberikan hasil terbaik. Model tata letak tanam zig-zag (T3) berpengaruh nyata terhadap kandungan klorofil dan efisiensi penggunaan energi terserap. Interaksi antara varietas dan tata letak tanam juga memberikan pengaruh nyata terhadap diameter batang, kandungan klorofil, dan efisiensi penggunaan energi, dengan kombinasi terbaik yaitu V2T3 (H Hibrida dan model zig-zag). Penelitian ini menunjukkan bahwa pemilihan varietas dan pola tanam yang tepat dapat meningkatkan efisiensi konversi energi matahari dan pertumbuhan tanaman jagung secara optimal
Implikasi Kandungan Silikon Di Jaringan Jagung Dengan Karakteristik Arsitektur Kanopi Tanaman Terhadap Efisiensi Tersepsi Septin, Wahyu; Umarie, Iskandar; Widiarti, Wiwit; Wahyudi, Iwan
Callus: Journal of Agrotechnology Science Vol. 3 No. 2 (2025): Juni
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/callus.v3i2.3027

Abstract

Jagung (Zea mays L.) merupakan salah satu komoditas bahan pangan yang kontribusinya sangat potensial. Tujuan untuk Mengetahui efek aplikasi Si terhadap rigiditas sel jaringan Tanaman Jagung. Penelitian yang dituliskan menggunakan rancangan split plot design dengan 2 faktor,yakni faktor pertama varietas tanaman jagung sebagai petak utama dan faktor kedua Teknologi Pemupukan MHT.Faktor pertama varietas tanaman jagung terdiri dari 2 taraf,V1(Hibrida P5027),V2 (Komposit Lamuru) dan faktor kedua Teknologi Pemupukan MHT terdiri dari 4 taraf S0(Kontrol),S1(MHT),S2(Si),S3(MHT+Si).Kombinasi perlakuan terdiri atas 8 kombinasi dengan 4 kali ulangan. hasil penelitian Tinggi pada tanaman  umur 35, 45 HST,jumlah daun 35,45 HST dan indeks luas daun 45 HST menunjukkan berbeda nyata.Pada parameter sudut daun 35, 45 HST dan spesifik luas daun 45 HST dipengaruhi secara nyata oleh varietas, pada parameter laju pertumbuhan 45 HST, efisiensi intersepsi 85 HST,  dan produktivitas dipengaruhi secara nyata oleh MHT berbasis Si.
Peran Si terhadap Dinamika Mikroba Tanah, Nitrogen, dan Fosfor pada Berbagai Kondisi Media Tanam Muhammad Iwan, Wahyudi; Hudaini , Hasbi; Bagus , Tripama; Saptya , Prawitasari; Oktarina, Oktarina; Bejo, Suroso
Jurnal Biogenerasi Vol. 10 No. 3 (2025): Volume 10 no 3 tahun 2025 terbit september
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/biogenerasi.v10i3.6829

Abstract

Abstract This study aims to analyze the effect of silicon (Si) application on soil microbial populations, particularly bacteria, nitrogen (N) and phosphorus (P) uptake under various growing media conditions, and its implications for corn (Zea mays L.) growth. The experiment used a completely randomized factorial design with two factors: Si concentration (0, 5, 10, and 15% SiO₂) and type of soil condition (standard soil, high-N soil, P-deficient soil, and high-organic-matter soil). The results showed that Si fertilizer application increased bacterial populations by 18.87% in the control medium, 134.6% in high-N soil, 134.7% in P-deficient soil, and 20% in high-organic matter soil, while the application of 15% Si in P-deficient soil increased P uptake by 53.7% compared to without Si, and in high-N soil, the application of 15% Si reduced tissue N content but increased its utilization efficiency. The increase in P uptake occurred through ionic competition between SiO₄⁴⁻ and PO₄³⁻ at the uptake site, while the decrease in tissue N content indicated Si's role in optimizing N utilization. Leaf Si content was relatively higher in all treated media compared to the control, followed by a tendency toward increased plant dry weight and stomatal number. These results indicate that Si application under nutrient stress conditions can balance N and P availability and improve physiological parameters supporting growth.
Metode Aplikasi Beberapa Jenis Pupuk Silikon Terhadap Pertumbuhan Tanaman Jagung (Zea Mays L.) Silvia Aulia Agustin; Muhammad Iwan Wahyudi
Callus: Journal of Agrotechnology Science Vol. 4 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jagung (Zea mays L.) merupakan salah satu komoditas pangan strategis yang produktivitasnya dapat ditingkatkan melalui efisiensi pemupukan, salah satunya pemanfaatan unsur hara silika. Namun, efektivitas silika sangat dipengaruhi oleh jenis formulasi yang digunakan serta metode pengaplikasiannya di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh metode aplikasi dan beberapa jenis pupuk silika, baik secara mandiri maupun interaksinya, terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman jagung. Pengujian dilaksanakan di lahan percobaan Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Jember (± 89 m dpl) dari bulan Januari hingga April 2021. Rancangan dalam penelitian ini menggunakan rancangan split plot dengan dua faktor. Faktor petak utama metode aplikasi pemupukan terdiri atas Spray (A1), Kocor (A2) dan Tabur (A3). Faktor anak petak pupuk Silikon terdiri atas S1 (Na2SiO3), S2 (K2SiO3), dan S3 (Ca2SiO3). Analisa data menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) yang dilanjutkan Uji Jarak Berganda Duncan (DMRT) taraf kepercayaan 95% apabila terdapat perlakuan yang berpengaruh nyata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode aplikasi pemupukan memengaruhi pertumbuhan dan produksi tanaman jagung dengan metode spray (A1) sebagai hasil yang terbaik, penggunaan jenis pupuk silikon memengaruhi pertumbuhan dan produksi tanaman jagung dengan jenis kalsium silikat (S3) sebagai hasil terbaik dan interaksi antara metode aplikasi dan jenis pukuk silikon belum mampu mengaruhi pertumbuhan dan produksi tanaman jagung secara nyata.