Roland Martin Simatupang
Unknown Affiliation

Published : 22 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Analisis Pengaruh Penambahan Dinding Geser terhadap Ketidakberaturan Torsi, Simpangan, dan Gaya Dalam pada Struktur Gedung Hasyr Thawaf Syahristany Rahman; Roland Martin Simatupang; Wisnumurti
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 2 (2025): Student Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dinding geser merupakan elemen vertikal yang berfungsi meningkatkan kekakuan dan kestabilan struktur terhadap gaya gempa dan angin. Namun, penempatannya, seperti penggunaan dinding beton bertulang pada area evakuasi, dapat menimbulkan ketidakseimbangan massa dan kekakuan yang memicu torsi saat terjadi gempa. Desain bangunan modern tidak hanya harus memenuhi aspek estetika dan kenyamanan, tetapi juga memperhatikan keselamatan, termasuk ketentuan area evakuasi tahan api sesuai regulasi. Permasalahan muncul ketika penambahan elemen struktural di area evakuasi, meskipun bertujuan memperkuat struktur, justru meningkatkan risiko ketidakteraturan torsi akibat eksentrisitas antara pusat massa dan pusat kekakuan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh perkuatan tambahan terhadap ketidakteraturan torsi pada bangunan. Analisis dilakukan dengan membandingkan dua model menggunakan perangkat lunak struktur: Model 1 (eksisting) dan Model 2 (dengan penambahan dinding geser setebal 25 cm). Evaluasi mengikuti ketentuan SNI 1726:2019 dan SNI 2847:2019, dengan pengendalian partisipasi massa dan skala gaya gempa. Parameter yang dianalisis meliputi ketidakteraturan torsi, simpangan antar tingkat, serta gaya dalam (gaya geser, aksial, dan momen). Hasil analisis menunjukkan bahwa Model 1 mengalami ketidakteraturan torsi dan tidak memenuhi persyaratan simpangan pada beberapa tingkat. Sebaliknya, penambahan dinding geser pada Model 2 menghilangkan ketidakteraturan torsi, membuat simpangan memenuhi syarat, serta menurunkan gaya dalam secara signifikan, yaitu sebesar 3,2% hingga 71,80%. Temuan ini menegaskan pentingnya perkuatan struktural dalam meningkatkan kinerja seismik bangunan. Kata kunci : dinding geser, gaya dalam, ketidakberaturan torsi, simpangan, torsi
Penilaian Kerusakan Jalan Menggunakan UAV (Unmanned Aerial Vehicle) dengan Membandingkan Metode IRI (International Rougness Index) dan PCI (Pavement Condition Index) Fazri Fadzila Alwi; Hendi Bowoputro; Roland Martin Simatupang
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 1 (2026): Student Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jalan raya merupakan infrastruktur vital yang memerlukan pemantauan berkala demi menjamin keselamatan pengguna, yang umumnya dilakukan menggunakan metode konvensional seperti International Roughness Index (IRI) dan Pavement Condition Index (PCI); namun, tingginya intensitas kerusakan dan padatnya lalu lintas menuntut metode survei yang lebih efisien, cepat, dan aman. Dilakukan pada ruas Jalan Surabaya-Madiun (STA 8+800 – 10+800), penelitian ini mengumpulkan data primer melalui survei lapangan menggunakan pesawat nirawak, alat IRI Meter 2, serta survei visual manual, di mana data UAV diolah melalui tahapan fotogrametri digital hingga Orthomosaic untuk divalidasi dengan data manual. Hasil analisis menunjukkan tingkat akurasi metode UAV terhadap metode manual PCI sebesar 88% dengan kecenderungan estimasi luasan kerusakan lebih besar 12% akibat sensitivitas sensor kamera, yang menyimpulkan bahwa meskipun belum sepenuhnya dapat menggantikan metode manual, teknologi pesawat nirawak layak digunakan sebagai metode survei pendahuluan yang efektif dan minim risiko.