Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Body Image dan Asupan dengan Status Gizi Siswa SMA Negeri 6 Pandeglang Aliefina Putri Damayanti; Ratu Diah Koerniawati; Mukhlidah Hanun Siregar
Jurnal Gizi Kerja dan Produktivitas Vol 4, No 2 (2023): November
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jgkp.v4i2.24922

Abstract

Remaja merupakan kelompok yang rentan terkena masalah gizi. Masalah gizi yang terjadi dapat disebabkan oleh berbagai faktor, baik itu faktor langsung maupun tidak langsung. Masalah gizi dapat diketahui salah satunya melalui status gizi seseorang. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis hubungan antara body image dan asupan dengan status gizi. Desain penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan di SMA Negeri 6 Pandeglang dengan jumlah sampel minimal sebanyak 53 orang, yang dipilih menggunakan metode simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan pengisian kuesioner body image (BSQ – 16), dan wawancara langsung menggunakan SQ – FFQ, serta pengukuran tinggi dan berat badan secara langsung. Data dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki body image positive (60%), asupan energi tidak baik (51,6%), sebagian besar asupan protein tercukupi (53,3%), asupan lemak sebagian besar tercukupi (55%), dan sebagian besar asupan karbohidrat kurang (60%). Kesimpulan dari penelitian ini yaitu, terdapat hubungan antara body image, asupan energi, asupan lemak, dan asupan karbohidrat dengan status gizi (p<0,05) serta tidak terdapat hubungan antara asupan protein dengan status gizi (p>0,05).
Edukasi tentang Gizi Seimbang Kepada Karyawan PT. Mandiri Utama Finance Raihan Fahrezi; Mukhlidah Hanun Siregar; Nurmalia Adriyati
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v3i1.236

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dewasa pekerja mengenai gizi seimbang serta mengetahui perbedaan pengetahuan dewasa pekerja sebelum dan sesudah dilakukan edukasi. Kegiatan dilakukan dengan metode penyuluhan menggunakan media seperti presentasi PowerPoint. Teknik pengolahan data menggunakan Microsoft Excel dan software SPSS 26. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan tentang obesitas dan gizi seimbang pada dewasa pekerja sebesar 35% berdasarkan hasil pre-test dan post-test di PT. Mandiri Utama Finance yang berada di wilayah kerja Puskesmas Serang Kota. Diharapkan kegiatan ini dapat memberikan motivasi bagi dewasa pekerja untuk menerapkan informasi yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari. Pemberian materi tentang obesitas dan gizi seimbang dianggap penting untuk disampaikan mengingat prevalensi penderita obesitas terus meningkat setiap tahun
HUBUNGAN FAKTOR DEMOGRAFI DAN POLA KONSUMSI DENGAN OBESITAS ABDOMINAL PADA WANITA USIA SUBUR DI INDONESIA Mukhlidah Hanun Siregar; Ratu Ayu Dewi Sartika; Junengsih Junengsih; Kalinaki Hanifar
JURNAL KESEHATAN REPRODUKSI Vol 15 No 1 (2024): JURNAL KESEHATAN REPRODUKSI VOLUME 15 NOMOR 1 TAHUN 2024
Publisher : IAKMI South Tangerang Branch

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58185/jkr.v15i1.187

Abstract

Background: There was an increase in the incidence of abdominal obesity among women of childbearing age in Indonesia. Impact on reproductive health such as sub infertility, irregular menstruation, and PCOS. Abdominal obesity also causes problems during pregnancy. Objective: This study aimed to analyze the association of demographics and patterns of food consumption with abdominal obesity in women of childbearing age in Indonesia. Method: This study used a cross-sectional design. The data used from Basic Health Research 2018. The total sample size was 29,888 respondents. Data analysis was performed by the Chi-Square test. Results: The result found the prevalence of abdominal obesity in women of childbearing age was 49.4%. Demographic factors associated with abdominal obesity were age, marital status, education level, and type of region. Patterns of food consumption associated were fatty foods/cholesterol/fried foods and burnt/grilled foods, with a risky frequency of more than 3 times per week. Conclusion: One of two women of childbearing age in Indonesia was abdominal obesity so we should make efforts to reduce this incidence with notice in demographic factors and dietary intake. Women of childbearing age need to avoid risky foods to maintain reproductive health and reduce the risk of cardiovascular disease, which increases with age.
MATA BESAN: Edukasi Bebas Anemian Pada Mahasiswa di Masa Pandemi Covic-19 Siregar, Mukhlidah Hanun; Zulfikar, Agnia Nafisa; Sijabat, Agnes Irma Yuliarta; Gultom, Yohana Septa; NurBarokah, Sopi; Hidayah, Rahmah Nur; Wiani, Uci Amelinda Akta
Jurnal Visi Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Visi Pengabdian Kepada Masyarakat : Edisi Agustus 2024
Publisher : LPPM Universitas HKBP Nommensen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51622/pengabdian.v5i2.2354

Abstract

Anaemia is a health problem that can occur in all age groups. One in 5 adults is anaemic, and 1 in 3 women of childbearing age is anaemic. This activity was named MATA BESAN, namely Anemia Free Tough Students, to educate anaemia prevention students in Banten Province. The implementation was done online and offline from May 27 until June 2, 2021, using video media, pamphlets, and a guidebook. The activity results showed increasing student knowledge scores from pre and post-test from an average of 67 to 88. This activity's online and offline methods have proven effective in reaching targets and increasing student knowledge. This activity is expected to prevent anaemia in Banten Province students by paying attention to broader socialization and more intensive and sustainable activities.
Hubungan Pendapatan, Pengetahuan, dan Asupan Makanan terhadap Kekurangan Energi Kronis pada Ibu Hamil di Puskesmas Ciwandan : The Association Between Income, Knowledge, and Food Intake to Chronic Energy Deficiency in Pregnant Women at the Ciwandan Health Center Maulinda, Amal; Nuradhiani, Annisa; Siregar, Mukhlidah Hanun
Svasta Harena: Jurnal Ilmiah Gizi Vol. 4 No. 2 (2024): Februari 2024
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/shjig.v4i2.2755

Abstract

Latar Belakang : Kekurangan Energi Kronis (KEK) adalah masalah gizi kurang yang dialami oleh ibu hamil disebabkan oleh kekurangan asupan makanan dalam waktu yang cukup lama ditandai dengan LiLA < 23,5 cm. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pendapatan, pengetahuan, dan asupan makanan terhadap kejadian KEK pada ibu hamil di Puskesmas Ciwandan tahun 2023. Metode : Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan desain cross sectional, penelitian ini dilakukan pada bulan Juni 2023 dengan jumlah sampel sebanyak 44 orang. Data primer diperoleh dari kuesioner hasil wawancara responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan analisis data menggunakan uji statistik Chi-Square. Hasil :  Sebagian besar ibu hamil memiliki pendapatan keluarga yang rendah (72,7%), pengetahuan cukup (81,8%), asupan energi kurang (79,5%), asupan protein cukup (70,5%), dan 11 (25%) ibu hamil mengalami KEK di Puskesmas Ciwandan.  Kesimpulan : Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan gizi dengan kejadian KEK pada ibu hamil (p-value = <0,05) namun, tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pendapatan keluarga, asupan energi, dan asupan protein (p-value = >0,05) dengan kejadian KEK pada ibu hamil Puskesmas Ciwandan.
Perbandingan Kadar Hemoglobin Ibu Hamil menggunakan Metode Digital dengan Metode Cyanmethemoglobin Siregar, Mukhlidah Hanun; Koerniawati, Ratu Diah; Sijabat, Agnes Irma Yuliarta; Utami, Hanifa; Nurkhairani, Azzakiyatul
Faletehan Health Journal Vol 10 No 02 (2023): Faletehan Health Journal, July 2023
Publisher : Universitas Faletehan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33746/fhj.v10i02.603

Abstract

Low levels of hemoglobin in erythrocytes have an impact on reducing the ability of erythrocytes to carry oxygen throughout body's tissues; thus, the body becomes deprived of oxygen which may cause anemia. Anemia can be identified by carrying out blood tests to determine blood hemoglobin levels from capillary blood samples and venous blood samples. This study was conducted to analyze differences in hemoglobin levels from two methods, namely the digital method from capillary blood samples and the cyanmethemoglobin method from venous blood samples of third trimester pregnant women in Serang City. This study used a quantitative method with a cross-sectional research design. The locations were in three working area of Serang City Health Center, Banten and the sampling technique was purposive. The data were collected from March to May 2023 on 81 pregnant women. The results showed that the average hemoglobin level using the digital method was higher (13.2 g/dL) compared to the cyanmethemoglobin method (11.5 g/dL). In addition, the cyanmethemoglobin method reported more cases of anemia (34.6%) compared to the digital method (8.6%). Pregnant women were suggested to check hemoglobin using cyanmethemoglobin method which has been recommended by the International Committee for Standardization in Hematology.
Terition: Upaya Pencegahan Anemia Pada Remaja Di Serang Siregar, Mukhlidah Hanun; Dewi, Alia Rahma; Farendhiya, Andini; Nurkhairani, Azzakiyatul; Nabila, Miranda; Setyaningsih, Putri; Febriyani, Rifa; Nurhaliza, Yusmia Ika
Pengabdian Masyarakat Sumber Daya Unggul Vol. 1 No. 3 (2023): Volume 1 Nomor 3 Tahun 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Publikasi Ilmiah, Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/pmsdu.v1i3.156

Abstract

Masa remaja merupakan siklus transisi masa anak ke dewasa. Pada siklus ini terjadi pertumbuhan dan perkembangan yang pesat sehingga meningkatkan kebutuhan zat gizi. Akan tetapi, kebutuhan ini tidak diiringi dengan peningkatan konsumsi asupan zat gizi sehingga rentan mengalami defisiensi. Salah satu zat gizi yang sering defisiensi adalah zat besi yang dapat menyebabkan anemia pada remaja, khususnya remaja putri. Tujuan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan remaja terkait anemia, pedoman gizi seimbang dan suplementasi TTD. Ada 2 kegiatan yang dilaksanakan yaitu pembagian poster di Alun alun Kota Serang dan Mini Webinar TERITION. Kegiatan berjalan sesuai perencanaan dan meningkatkan rata-rata skor pengetahuan peserta sebesar 1,36 poin. Kegiatan yang sama menggunakan Zoom Meeting dapat dilakukan dengan memperhatikan sosialisasi lebih luas agar peserta lebih banyak yang hadir.
Nutritional Knowledge of Prospective Brides in Indonesia: A Systematic Review Siregar, Mukhlidah Hanun
JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 8, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/sst.v8i1.1251

Abstract

One of the risk factors for stunting is the mother's lack of nutrition knowledge. Therefore, it is necessary to know how the knowledge of nutrition of the mother before getting married. This research method was a systematic review using the PRISMA-P guidelines and the PICOS criteria in various research articles on GARUDA. The results found only 3 articles that met the criteria with different definitions of nutritional knowledge. The average percentage of respondents with good nutritional knowledge is below 10%, meaning that out of 10 prospective brides only one has good nutritional knowledge. In Suscatin, guidance, and counseling related to health knowledge have been scheduled, but there needs to be an evaluation of the program that has been running.Keywords – Brides and grooms, Nutritional knowledge, Systematic review, Suscatin
Eksplorasi Obesitas Sebagai Faktor Komorbid Covid-19: A Systematic Review: Exploration of Obesity as a Comorbid Factor of Covid-19: A Systematic Review Mukhlidah Hanun Siregar; Mustika Arumbinang; Junengsih Junengsih
Jurnal Sains dan Kesehatan Vol. 4 No. 5 (2022): J. Sains Kes.
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/jsk.v4i5.1169

Abstract

Obesity is one of the comorbidities of COVID-19 which has been widely reported to have an effect on the care patients needed. This study was carried out using a Systematic Review approach to explore the effects and mechanisms that occur due to obesity in COVID-19 patients. A total of 23 articles were reviewed after selecting on various predetermined article criteria. The results shown that there was a contribution of obesity in COVID-19 patients based on the type of treatment, length of treatment, need for intensive care, severity and increased risk of death. It is recommended to maintain a healthy lifestyle while maintaining a normal weight and doing physical activity and exercise every day with a minimum duration of 30 minutes. Thus, it can reduce the accumulation of macrophages in adipose tissue, so if infect COVID-19 do not cause a cytokine storm because chronic inflammation due to obesity.
Scoping Review: Pengaruh Garden-Based Intervention Terhadap Konsumsi Sayur Siswa Sekolah Dasar Siregar, Mukhlidah Hanun
Muhammadiyah Journal of Nutrition and Food Science (MJNF) Vol 4, No 1 (2023): Muhammadiyah Journal of Nutrition and Food Science (MJNF)
Publisher : Faculty of Medicine and Health Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/mjnf.4.1.28-36

Abstract

Sayuran merupakan salah satu komponen bahan pangan yang dianjurkan dalam pedoman gizi. Konsumsi sayuran tidak hanya untuk memenuhi serat, tetapi juga memenuhi zat gizi seperti vitamin, mineral, dan fitokimia. Berbagai data menunjukkan bahwa konsumsi sayur pada anak sekolah lebih rendah dibandingkan dengan konsumsi buah. Kampanye konsumsi sayur pada anak sekolah telah lama dilakukan di berbagai negara dan menunjukkan hasil yang dapat meningkatkan konsumsi sayur anak sekolah. Telaah ini dilakukan terhadap 5 artikel penelitian yang bersumber dari website sciencedirect.com dengan tujuan untuk mendalami mekanisme pelaksanaan garden-based intervention di sekolah. Kelima penelitian melaksanakan intervensi dengan metode eksperimental dengan waktu intervensi berkisar antara 12 minggu sampai 9 bulan dengan kelompok intervensi dan kontrol berasal dari sekolah yang sama atau berbeda. Usia anak sekolah yang dilibatkan dalam intervensi adalah 8-11 tahun. Kegiatan intervensi meliputi pendidikan gizi di kelas dan aktivitas di luar kelas. Hasil akhir semua penelitian menunjukkan kenaikan konsumsi sayur dibandingkan dengan sebelum kegiatan intervensi. Kegiatan intervensi ini dapat dilakukan di sekolah dengan memasukkan materi intervensi dalam materi pelajaran sekolah dan bagian dari kegiatan anak di luar kelas.