Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Video Gizi terhadap Pengetahuan dan Sikap tentang Gizi Seimbang pada Siswa SMAN 4 Kota Serang Rifa Febriyani; Mukhlidah Hanun Siregar; Bohari Bohari
Jurnal Gizi Kerja dan Produktivitas Vol 5, No 1 (2024): May
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jgkp.v5i1.24897

Abstract

Pemberian edukasi gizi seimbang merupakan salah satu upaya untuk mengatasi timbulnya masalah gizi pada remaja. Keberhasilan edukasi tidak terlepas dari media yang digunakan. Video dipilih sebagai media edukasi karena dapat memberikan informasi yang lebih jelas, dapat diulang, dan cocok untuk semua kelompok usia dari anak-anak hingga dewasa. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh video gizi terhada pengetahuan dan sikap tentang gizi seimbang pada siswa SMAN 4 Kota Serang. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuasi eksperimen desain dengan pendekatan one group pretest-posttest design. Sampel merupakan siswa kelas X sebanyak 54 responden di SMAN 4 Kota Serang yang diambil secara random sampling. Pemberian edukasi dilaksanakan dalam satu kali pertemuan dengan dua kali pemutaran video berdurasi 11 menit. Instrumen penelitian ini adalah kuesioner pretest dan posttest. Uji yang digunakan adalah uji Wilcoxon dengan tingkat signifikan ɑ=0,05. Hasil penelitian menunjukkan ada peningkatan pengetahuan dan sikap sebelum dan setelah diberikan edukasi dengan media video. Pengetahuan responden mengalami peningkatan sebesar 27,8%, sementara sikap positif terhadap gizi meningkat sebesar 57,4%. Hasil uji bivariat pengaruh video gizi terhadap pengetahuan dan sikap tentang gizi seimbang siswa SMAN 4 Kota Serang dengan niai p-value masing-masing 0,000 dan 0,000 (<0,05). Terdapat pengaruh pemberian edukasi gizi dengan media video terhadap pengetahuan dan sikap siswa SMAN 4 Kota Serang.
Hubungan Antara Asupan Zat Gizi dengan Tekanan Darah pada Orang Dewasa di Puskesmas Singandaru Uci Amelinda Akta Wiani; Ratu Diah Koerniawati; Mukhlidah Hanun Siregar
Jurnal Gizi Kerja dan Produktivitas Vol 5, No 1 (2024): May
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jgkp.v5i1.25285

Abstract

Tekanan darah tinggi atau hipertensi adalah gangguan pada sistem peredaran darah yang menyebabkan kenaikan tekanan darah diatas nilai normal yaitu ketika mengalami keadaan tekanan darah sistolik sama dengan atau diatas 140 mmHg dan/atau tekanan darah diastolik sama dengan atau diatas 90 mmHg. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara asupan zat gizi dengan tekanan darah  pada orang dewasa di Puskesmas Singandaru, Kota Serang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Sampel diambil menggunakan teknik purposive sampling sebanyak 102 orang dewasa. Asupan zat gizi diukur menggunakan SQ-FFQ 1 tahun, dan tekanan darah diukur menggunakan Sphygmomanometer digital. Analisis statistik yang digunakan adalah uji chi-square. Berdasarkan hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara asupan energi (P-value 0,022), protein (P-value 0,049), lemak (P-value 0,011), karbohidrat (P-value 0.041), natrium (P-value 0,023), dan serat (P-value 0,048)  dengan tekanan darah. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan yang signifikan antara asupan zat gizi (energi, protein, lemak, karbohidrat, natrium, dan serat) dengan tekanan darah.
Hubungan Status Gizi dan Aktivitas Fisik dengan Kelelahan Kerja Karyawan PT X Nida Dina Kamila; Ratu Diah Koerniawati; Mukhlidah Hanun Siregar
Jurnal Gizi Kerja dan Produktivitas Vol 6, No 1 (2025): May
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jgkp.v6i1.29173

Abstract

Kelelahan didefinisikan sebagai ketidakmampuan seseorang untuk mengatasi berbagai kondisi fisik dan mental, termasuk penurunan daya kerja dan penurunan ketahanan tubuh untuk bekerja. Kelelahan menjadi faktor yang signifikan dalam kecelakaan kerja, dengan menyumbang sebanyak 50% dari keseluruhan kasus. Faktor kelelahan kerja bersifat multifaktorial, seperti status gizi dan aktivitas fisik. Tanda atau gejala umum dari kelelahan di antaranya menggosok mata, menguap, gelisah, mudah marah, mengantuk, dan lain sebagainya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi hubungan antara status gizi dan aktivitas fisik dengan tingkat kelelahan kerja di kalangan pekerja warehouse. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan sampel sebanyak 41 yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan dengan kuesioner Global Physical Activity Questionnaire (GPAQ) dan Swedish Occupational Fatigue Inventory (SOFI) serta pengukuran status gizi. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square untuk mengevaluasi hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 29,3% karyawan memiliki status gizi lebih, 68,3% karyawan mempunyai aktivitas fisik tingkat tinggi, 39%, dan 70,7% karyawan mengalami kelelahan tingkat sedang. Hasil uji hubungan menjelaskan bahwa terdapat hubungan antara status gizi (p=0,032) dan aktivitas fisik (p=0,038) dengan kelelahan kerja. Kesimpulannya, status gizi dan aktivitas fisik memiliki berpengaruh signifikan dengan kelelahan kerja. Temuan ini menunjukkan pentingnya program kesehatan kerja yang memantau status gizi dan tingkat aktivitas fisik pekerja untuk mengurangi kelelahan kerja. Pelaksanaan penilaian gizi secara rutin serta promosi aktivitas fisik yang seimbang dapat membantu menjaga produktivitasnya dan kesejahteraan pekerja
POTENSI NUTRASETIKAL SEBAGAI TERAPI PENDAMPING KANKER PAYUDARA: TELAAH SISTEMATIS Putri, Sefanadia; Siregar, Mukhlidah Hanun; Suryana, Suryana; Rimbawan, Rimbawan
Tirtayasa Medical Journal Vol 4, No 2 (2025): May
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/tmj.v4i2.29475

Abstract

Globally, breast cancer stands as the most common cancer and the leading cause of death for women. Currently, breast cancer treatment strategies focus more on the evaluation of clinical and pathological parameters rather than gene expression criteria. With advances in medical science and nutrition, great attention is being paid to foods and natural products that can improve health. Bioactive nutrients that provide protective benefits against breast cancer include polyphenols, retinoids, and polyunsaturated fatty acids (PUFAs). These compounds possess antioxidant, anti-inflammatory, immunomodulatory, and antitumor properties. Specific substances such as resveratrol, epigallocatechin 3-gallate, retinoids, and omega-3 PUFAs influence the characteristics of breast cancer and are involved in various cancer processes, including cell growth inhibition, inflammation, and angiogenesis.
Pengaruh Kunjungan Antenatal Care dan Status Gizi Selama Kehamilan dengan Berat Lahir Bayi di Kota Serang Marsyidah, Syifa; Siregar, Mukhlidah Hanun; Koerniawati, Ratu Diah
Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia Vol. 4 No. 01 (2025): Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia
Publisher : Yayasan Masyarakat Peduli Anak Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70304/jmsi.v4i01.80

Abstract

Berat lahir bayi merupakan indikator penting untuk menilai risiko kesehatan bayi mengalami masalah kesehatan dalam jangka pendek maupun panjang. Berat lahir bayi dipengaruhi berbagai faktor, termasuk kunjungan Antenatal Care (ANC) dan status gizi selama kehamilan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kunjungan ANC dan status gizi selama kehamilan dengan berat lahir bayi di Kota Serang. Penelitian ini menggunakan desain studi kohort retrospektif, dilakukan di Puskesmas Serang Kota, Puskesmas Singandaru, dan Puskesmas Walantaka pada bulan Juni sampai dengan bulan Agustus 2024. Pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling, berdasarkan kriteria inklusi didapatkan sebanyak 50 responden. Data dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 8% responden melahirkan bayi dengan berat lahir rendah, 4% responden melakukan kunjungan ANC tidak sesuai standar selama kehamilan (<6 kali), dan 26% responden dengan status gizi berisiko KEK saat kehamilan trimester III. Tidak ada pengaruh antara kunjungan ANC dengan berat lahir bayi (p=0,155; RR=8,000) dan terdapat pengaruh antara status gizi selama kehamilan dengan berat lahir bayi (p=0,049; RR=8,538). Berdasarkan penelitian ini, ibu hamil sebaiknya perlu meningkatkan pengetahuan tentang pentingnya gizi seimbang selama kehamilan serta melakukan kunjungan ANC secara teratur untuk mengurangi risiko bayi dengan BBLR.
Validation of Thomas Formula in Estimation of Pre-Pregnancy Weight in Bogor City, Indonesia Siregar, Mukhlidah Hanun; Hardinsyah, Hardinsyah; Roosita, Katrin; Santoso, Budi Iman
Poltekita: Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 19 No. 1 (2025)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jik.v19i1.3975

Abstract

Accurate pre-pregnancy weight is crucial for optimal pregnancy outcomes. However, self-reported pre-pregnancy weight often differs from estimated values owing to various factors. This study aimed to compare pre-pregnancy weight with the self-reported method and estimated using the Thomas formula in pregnant women in Bogor, Indonesia. This cross-sectional study was conducted among 160 pregnant women in Bogor. Pre-pregnancy weight was assessed using both self-reported and the Thomas formula estimation. Differences between the two methods were analyzed using the Wilcoxon Signed-Rank Test. Our study revealed a significant median difference between self-reported and estimated pre-pregnancy weight, with 56.5 kg and 58.4 kg, respectively (pvalue<0.001). Women tended to underestimate their pre-pregnancy weight by -1.7 kg (SD=3.8). There was a difference in the proportion of body mass index (BMI) categories based on self-reported and estimated pre-pregnancy weights. However, the classification of BMI before pregnancy was generally consistent between the two methods. The Thomas formula proved to be more sensitive in predicting the incidence of overweight than underweight in Bogor City. A limitation of this study is that it did not directly validate the measured pre-pregnancy weight, which led to the result that self-reported pre-pregnancy weight may underestimate the actual weight. Although Thomas’s formula provides a precise estimate, it is important to consider the limitations of the self-report and estimation methods. Therefore, healthcare providers should be aware of these differences, use a combination of approaches to assess pre-pregnancy weight, and provide appropriate nutritional counseling
PENGARUH ANEMIA KEHAMILAN DAN USIA IBU DENGAN BERAT BADAN LAHIR BAYI DI KOTA SERANG TAHUN 2024 Andriani, Putri Amelia; Siregar, Mukhlidah Hanun; Amaliah, Lili; Koerniawati, Ratu Diah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.44958

Abstract

Bayi dengan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) lebih berisiko menghadapi kematian dan cenderung mengalami keterlambatan dalam pertumbuhan maupun perkembangan di masa kanak-kanak jika dibandingkan dengan bayi yang memiliki berat badan lahir normal. Prevalensi BBLR di Kota Serang tahun 2023 lebih meningkat mencapai 14,58% dibandingkan pada tahun 2022. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh anemia kehamilan dan usia ibu dengan berat badan lahir bayi di Kota Serang. Desain penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan rancangan kohort retrospektif yang melibatkan 50 subjek penelitian pada Bulan Juni – Agustus 2024 di wilayah kerja Puskesmas Singandaru, Puskesmas Serang Kota, dan Puskesmas Walantaka. Analisis data dilakukan secara univariat dengan menggunakan distribusi frekuensi dan persentase, sementara analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 8% responden melahirkan bayi dengan berat lahir rendah, 38% responden mengalami anemia saat hamil trimester III, dan 16% responden berada dalam usia kehamilan yang berisiko. Tidak terdapat pengaruh antara anemia kehamilan (p = 0,63) dan usia ibu (p = 0,11) dengan berat badan lahir bayi dengan didapatkan nilai Relative Risk secara berurut sebesar (RR = 1,63) dan (RR = 5,25). Penelitian ini disarankan hendaknya ibu hamil rutin memeriksa kesehatan, termasuk kadar hemoglobin, mengonsumsi makanan kaya zat besi, mengikuti anjuran dokter, dan merencanakan kehamilan ideal pada usia 20–35 tahun dengan persiapan fisik, mental, serta ekonomi yang matang.
KECUKUPAN KONSUMSI BUAH DAN SAYUR PADA REMAJA PADA MASA PANDEMI COVID-19 BERDASARKAN FAKTOR DEMOGRAFI Siregar, Mukhlidah Hanun; Rahmy, Hafifatul Auliya
HEARTY Vol 10 No 2 (2022): AGUSTUS
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/hearty.v10i2.6468

Abstract

Remaja merupakan masa terjadinya pertumbuhan yang cepat serta adanya perubahan komposisi tubuh, pematangan reproduksi dan perkembangan psikosial. Remaja memerlukan konsumsi buah dan sayur yang cukup untuk mempertahankan berat badan normal dan menghindari risiko penyakit kronis. Secara global, sebelum pandemic Covid-19 diketahui bahwa konsumsi buah dan sayur pada remaja sangat kurang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kecukupan konsumsi buah dan sayur remaja pada masa pandemi Covid-19. Data dikumpulkan pada bulan Juli 2020 menggunakan form online dan diperoleh jumlah responden sebanyak 309 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebesar 59,5% responden memiliki konsumsi buah dan sayur yang kurang. Sebagian besar hanya mengonsumsi buah atau sayur 2-3 kali per hari dan tidak dilakukan setiap hari dalam seminggu. Jenis buah yang paling sering dikonsumsi yaitu jeruk, dan jenis sayur yaitu kangkung. Namun, frekuensi tersebut belum sesuai dengan anjuran Kemenkes. Oleh karena itu, perlu dilakukan edukasi gizi untuk meningkatkan pengetahuan remaja akan fungsi dan peran buah dan sayur sehingga dapat meningkatkan konsumsi buah dan sayur remaja. Kata kunci : konsumsi buah; konsumsi sayur; remaja
KOPAJA: Edukasi Pencegahan Obesitas dan Gizi Seimbang bagi Pekerja Dewasa di Kota Serang Siregar, Mukhlidah Hanun; Maulinda, Amal; Nuzuliansyah, Hesty Dwina; Aziza, Sazkia Rahma; Mulyaningsih, Silvi; Nursofiati, Siti; Susilawati, Susilawati
Madani : Indonesian Journal of Civil Society Vol. 7 No. 2 (2025): Madani : Agustus 2025
Publisher : Politeknik Negeri Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35970/madani.v7i2.2769

Abstract

Obesity is a growing public health concern in Indonesia. Adult workers form a vulnerable group due to their sedentary lifestyles and time constraints. This community service activity aimed to provide education on obesity prevention and balanced nutrition for adult workers in Serang City. The implementation method included the preparation of educational materials, online dissemination through videos and interactive discussions via WhatsApp, and offline dissemination by distributing posters and stickers. Knowledge evaluation was conducted using pre- and post-tests on 12 workers. The results demonstrated a significant increase in knowledge after education (average pre-test score of 40.00 to 91.67 on the post-test, p < 0.001). This activity concludes that structured health education is effective in improving workers' knowledge about obesity, which is expected to encourage behavioral changes towards a healthier lifestyle.
Edukasi ASI kepada Ibu Hamil dan Ibu Baduta di Posyandu Flamboyan Puskesmas Rawa Buntu, Tangerang Selatan Siregar, Mukhlidah Hanun; Rahmawati, Putri Dika
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 1 No. 2 (2022)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v1i2.74

Abstract

Cakupan ASI eksklusif di Provinsi Banten masih jauh dari target capaian cakupan ASI Eksklusif di Indonesia. Kondisi ini mendorong berbagai upaya dilakukan untuk meningkatkan persentase ibu yang memberikan ASI eksklusif. Kegiatan pengabdian ini dilakukan sebagai rangkaian kampanye Pekan ASI Sedunia tahun 2022. Tujuan kegiatan yaitu memberikan edukasi kepada ibu hamil dan ibu baduta terkait ASI. Kegiatan dilaksanakan di Posyandu Flamboyan, wilayah kerja Puskesmas Rawa Buntu. Metode pengabdian yang digunakan yaitu dengan metode ceramah dengan penggunaan flipchart terkait ASI. Kegiatan terlaksana pada tanggal 19 Agustus 2022 dengan sasaran peserta ibu hamil dan ibu baduta. Kegiatan terlaksana dengan baik diperoleh berbagai informasi dari peserta terkait keluhan dan hambatan yang dialami saat memberikan ASI. Ibu hamil maupun ibu baduta yang sudah memberikan ASI lebih percaya diri untuk memberikan ASI saat ini. Hasil kegiatan juga menunjukkan bahwa peserta sudah memahami berbagai mitos yang terkait dengan ASI dan cara mengatasinya. Di akhir kegiatan, peserta dapat menjawab pertanyaan terbuka yang diberikan oleh narasumber. Kegiatan serupa perlu terus dilaksanakan sebagai upaya penguatan ibu dalam memberikan ASI, terutama kepada ibu yang pertama hamil ataupun pengantin baru.