Claim Missing Document
Check
Articles

Edukasi tentang Gizi Seimbang Kepada Karyawan PT. Mandiri Utama Finance Fahrezi, Raihan; Siregar, Mukhlidah Hanun; Adriyati, Nurmalia
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v3i1.236

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dewasa pekerja mengenai gizi seimbang serta mengetahui perbedaan pengetahuan dewasa pekerja sebelum dan sesudah dilakukan edukasi. Kegiatan dilakukan dengan metode penyuluhan menggunakan media seperti presentasi PowerPoint. Teknik pengolahan data menggunakan Microsoft Excel dan software SPSS 26. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan tentang obesitas dan gizi seimbang pada dewasa pekerja sebesar 35% berdasarkan hasil pre-test dan post-test di PT. Mandiri Utama Finance yang berada di wilayah kerja Puskesmas Serang Kota. Diharapkan kegiatan ini dapat memberikan motivasi bagi dewasa pekerja untuk menerapkan informasi yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari. Pemberian materi tentang obesitas dan gizi seimbang dianggap penting untuk disampaikan mengingat prevalensi penderita obesitas terus meningkat setiap tahun
Pengaruh Kunjungan Antenatal Care dan Status Gizi Selama Kehamilan dengan Berat Lahir Bayi Marsyidah, Syifa; Siregar, Mukhlidah Hanun; Koerniawati, Ratu Diah
Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia Vol. 4 No. 01 (2025): Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia
Publisher : Yayasan Masyarakat Peduli Anak Indonesia (YMPAI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70304/jmsi.v4i01.33

Abstract

Berat lahir bayi merupakan indikator penting untuk menilai risiko kesehatan bayi mengalami masalah kesehatan dalam jangka pendek maupun panjang. Berat lahir bayi dipengaruhi berbagai faktor, termasuk kunjungan Antenatal Care (ANC) dan status gizi selama kehamilan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kunjungan ANC dan status gizi selama kehamilan dengan berat lahir bayi di Kota Serang. Penelitian ini menggunakan desain studi kohort retrospektif, dilakukan di Puskesmas Serang Kota, Puskesmas Singandaru, dan Puskesmas Walantaka pada bulan Juni sampai dengan bulan Agustus 2024. Pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling, berdasarkan kriteria inklusi didapatkan sebanyak 50 responden. Data dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 8% responden melahirkan bayi dengan berat lahir rendah, 4% responden melakukan kunjungan ANC tidak sesuai standar selama kehamilan (<6 kali), dan 26% responden dengan status gizi berisiko KEK saat kehamilan trimester III. Tidak ada pengaruh antara kunjungan ANC dengan berat lahir bayi (p=0,155; RR=8,000) dan terdapat pengaruh antara status gizi selama kehamilan dengan berat lahir bayi (p=0,049; RR=8,538). Berdasarkan penelitian ini, ibu hamil sebaiknya perlu meningkatkan pengetahuan tentang pentingnya gizi seimbang selama kehamilan serta melakukan kunjungan ANC secara teratur untuk mengurangi risiko bayi dengan BBLR.
The Influence of Nutritional Status of Pregnant Women and Pregnancy Hypertension on Birth Length of Babies in Serang City Fahrezi, Raihan; Siregar, Mukhlidah Hanun; Amaliah, Lili; Koerniawati, Ratu Diah
JURNAL KESMAS DAN GIZI (JKG) Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Kesmas dan Gizi (JKG)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35451/q094s681

Abstract

The birth length of a baby reflects linear growth during pregnancy, and growth disorders present at birth can hinder physical development in the future. In 2022, the prevalence of stunting in Serang City was 23,8%, as reported by the Indonesian Nutritional Status Study, highlighting the need for further research into factors affecting birth length, particularly maternal health. This study aimed to determine the impact of maternal nutritional status and hypertension during pregnancy on the birth length of babies. Using an analytical observational design with a retrospective cohort approach, the study involved 50 respondents from June to August 2024 in the working areas of the Singandaru Health Center, Serang City Health Center, and Walantaka Health Center. Data analysis included univariate analysis of frequency and percentage distributions and bivariate analysis using the Chi-Square test. Results revealed that 18% of respondents gave birth to babies with low birth length, 26% of mothers faced a risk of chronic energy deficiency during pregnancy, and 18% experienced gestational hypertension. The nutritional status of pregnant women (p = 0,679, RR = 1,423) and hypertension during pregnancy (p = 0,334, RR = 2,278) showed no significant influence on the birth length of the baby. Based on the results of this study, there was no significant effect of maternal nutritional status and pregnancy-induced hypertension on the baby's birth length. However, maintaining adequate nutritional status and stable blood pressure remains essential to support overall maternal and fetal health during pregnancy.
Hubungan Dukungan Keluarga dan Dukungan Tenaga Kesehatan dengan Pemberian ASI Eksklusif di Wilayah Puskesmas Banjar Agung Putri, Dwi Yunita Rahmalia; Koerniawati, Ratu Diah; Siregar, Mukhlidah Hanun
JURNAL NUTRISIA Vol 27 No 2 (2025): September 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29238/jnutri.v27i2.438

Abstract

Introduction: Exclusive breastfeeding is one of the efforts to overcome health and nutrition problems in children. Support from various parties, such as family and health workers, can affect the success of exclusive breastfeeding. Purpose: This research aimed to determine the relationship between family support and health worker support with exclusive breastfeeding. Method: This research used an observational design with a cross sectional approach. The research was conducted in the Banjar Agung Health Center working area, with a sample of 53 people, selected by purposive sampling method. Data were collected by direct interview using a questionnaire. Data were analyzed using the Chi-Square test. Result: The results showed that there were mothers with less family support (26,4%), less health worker support (50,9%), and did not provide exclusive breastfeeding (56,6%). The results of the analysis showed that there is an association between family support and exclusive breastfeeding (p = 0,025), but there is no association between health worker support and exclusive breastfeeding (p = 1,000). Conclusion: Intervention programs such as nutrition counselling and education for families, as well as training for health workers to strengthen their role in increasing exclusive breastfeeding are needed.