Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Analisis Manajemen Sarana Dan Prasarana Dalam Mendukung Kenyamanan Pelanggan Publik Di Kejaksaan Negeri Kabupaten Malang Ajeng Ainur Rochimah; Rani Tsaniatun Naja; Angguliyah Rizqi Amaliyah
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2026): Juni
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i2.734

Abstract

Pengelolaan fasilitas umum yang kurang optimal di lembaga penegak hukum sering kali memicu ketidaknyamanan bagi masyarakat yang mencari keadilan. Kegiatan pengabdian masyarakat melalui kajian analisis situasi ini bertujuan untuk mengevaluasi manajemen sarana dan prasarana dalam mendukung kenyamanan pelanggan publik bersama mitra sasaran Kejaksaan Negeri Kabupaten Malang. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi lapangan, wawancara mendalam dengan pengelola serta pengguna layanan, dan dokumentasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa fasilitas pelayanan secara umum telah tersedia dan tertata rapi. Pada aspek inklusivitas luar gedung, mitra telah menyediakan guiding block dan ramp kursi roda yang memadai. Namun, ditemukan titik kritis berupa keterbatasan kapasitas ruang tunggu pada jam padat kunjungan, pola pemeliharaan yang cenderung reaktif, serta belum tersedianya kursi tunggu prioritas dan loket khusus kelompok rentan di dalam ruangan. Solusi yang direkomendasikan mencakup penerapan skema pemeliharaan preventif secara berkala serta penataan interior ruang pelayanan yang inklusif demi mendukung terwujudnya pelayanan publik yang prima, aman, dan berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat.
Overcoming Financing Constraints Through Digital Financial Inclusion: Strengthening Rural Household Entrepreneurship Through E-Commerce: Mengatasi Kendala Pembiayaan Melalui Keuangan Inklusif Digital: Memperkuat Kewirausahaan Rumah Tangga Pedesaan Melalui E-Commerce Angguliyah Rizqi Amaliyah; Reinardus Dwi Prio Christianto; Elly Lestary; Yuvensius Sri Susilo; Metta Kusumaningtyas
CONSEN: Indonesian Journal of Community Services and Engagement Vol. 6 No. 1 (2026): Consen: Indonesian Journal of Community Services and Engagement
Publisher : Institut Riset dan Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57152/consen.v6i1.2579

Abstract

Household entrepreneurship plays a strategic role in promoting inclusive rural economic development. However, entrepreneurial activities in rural areas continue to face various constraints, particularly limited access to finance, low levels of financial literacy, and financial exclusion. With the rapid development of digital financial inclusion, these barriers have gradually been reduced through the expansion of technology-based financial services. This community service activity aims to strengthen rural household entrepreneurship through mentoring on the utilization of digital financial inclusion and e-commerce. The implementation method consists of two stages: a pre-activity survey to obtain a descriptive overview of the relationship between trust and digital financial inclusion, followed by entrepreneurial mentoring activities. The survey and mentoring results indicate that the use of digital financial inclusion facilitates entrepreneurial decision-making, alleviates financing constraints, and encourages innovative behavior among household entrepreneurs. Furthermore, the integration of digital financial services with e-commerce serves as a catalyst for expanding market access and enhancing the sustainability of rural household businesses. This community service activity provides practical implications for strengthening community entrepreneurial capacity and supports the formulation of empowerment programs based on digital transformation to foster more inclusive and sustainable rural economic growth.
Strategi Pengembangan Program Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) Di Desa Rejosari Kecamatan Bantur Angguliyah Rizqi Amaliya; Yenie Eva Damayanti; Fitriani Miftahuljannah
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Tipis Wiring Vol 1 No 1 (2022): Tepis Wiring: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unversitas Islam Raden Rahmat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.101 KB) | DOI: 10.33379/tepiswiring.v1i1.1648

Abstract

Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) merupakan konsep optimalisasi pemanfaatan lokasi pekarangan di sekitar rumah dengan berbagai tanaman. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui factor internal dan eksternal serta menentukan strategi pengembangan program Kawasan rumah pangan lestari (KRPL) di Desa Rejosari Kecamatan Bantur. Analisis program pengembangan strategi (KRPL) di Desa Rejosari Kecamatan Bantur menggunakan analisis SWOT. Model yang direkomendasikan untuk pengembangan program KRPL berdasarkan pada hasil pengkajian dan analisis potensi sumber daya alam dan lingkungan serta potensi KRPL yang diintegrasikan dengan analisis aspek social ekonomi, perlindungan dan kemitraan pengembangannya. Hasil analisis factor internal program KRPL yaitu antara lain; a.Kekuatan (posisi geografis KRPL, dekat dengan penyedia input produksi dan konsumen) b.Kelemahan (SDM), pengelola dan pendampingan, pengaruh hama dan penyakit, dan pemanfaatan teknologi dalam pelaksanaan KRPL. Sedangkan factor eksternal program KRPL yaitu antara lain; a.Peluang (kebijakan dalam mengembangkan program KRPL, infrastruktur pendukung, dan kinerja dan kapasitas keselamatan), b.Ancaman (kenaikan harga produk lain dan perubahan cuaca). Program peningkatan strategi prioritas KRPL dapat dilakukan dengan cara meningkatkan tabungan dengan meningkatkan kesesuaian, mengoptimalkan fungsi pekarangan untuk meningkatkan jumlah produksi, meningkatkan posisi tawar KRPL dengan menyediakan produk berkualitas untuk keuntungan, dan memasarkan produk dengan memanfaatkan produk yang ada. Kata Kunci: Strategi, Pengembangan, Program KRPL
PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA PENYULUH KEHUTANAN DAN KELOMPOK TANI HUTAN PADA CABANG DINAS KEHUTANAN WILAYAH MALANG Angguliyah; Sinollah; Syahrul Majid
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Tipis Wiring Vol 1 No 2 (2022): Tepis Wiring: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unversitas Islam Raden Rahmat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33379/tepiswiring.v1i2.1775

Abstract

Forests are natural resources that provide many benefits, both directly and indirectly. Forest utilization and forest preservation are very important for the sustainability of life, therefore the use and conservation of forests must be balanced. In forest conservation, the government must be proactive and act as a driving force and as the main forest protector. In addition to the government, the community must also play an active role in preserving and reforesting forests (reforestation). The government has established a forestry service whose task is to maintain the sustainability and sustainability of the forest. Forestry extension workers and forest farmer groups must know the regulations related to forest areas and management. The existence of forestry extension workers and forest farmer groups will not be effective if the capacity and knowledge of human resource development on forestry are not fulfilled. Human resource development is a continuous effort to improve the quality of human resources in the broadest sense, through education, training, and coaching (Silalahi, 2000: 249). Thus, these efforts can be increased using the On-The-Job Training Method and the Employee Off-The-Job Training Method. Keywords: Human Resource Development, On The Job Training Method, Off The Job Training Method
Pemanfaatan Bahan Alami Sebagai Hand Sanitizer Pada Masyarakat Desa Sepanjang Kecamatan Gondanglegi-Malang : - Angguliyah Rizqi Amaliyah; Muhammad Farid; Vivin Tri Kurniasari; Masduhan Khoiri
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Tipis Wiring Vol 2 No 1 (2023): Tepis Wiring: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unversitas Islam Raden Rahmat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33379/tepiswiring.v2i1.2023

Abstract

Hand Sanitizer merupakan salah satu bahan antiseptic berupa gel yang sering digunakan oleh banyak orang sebagai media cuci tangan yang higienis dan praktis. Hand Sanitizer dapat digunakan kapan saja dan dimana saja untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 dan menerapkan protokol Kesehatan. Tujuan dari kegiatan ini untuk mengedukasi dan meningkatkan pengetahuan dan kemampuan masyarakat tentang pentingnya mencegah penyebaran Virus Corona (Covid-19) dimasa pandemi. Pengabdian ini menggunakan pendekatan Asset Based Community Development (ABCD). Pendekatan ABCD merupakan pendekatan yang mengarah pada pemahaman dan internalisasi asset, kekuatan, potensi dan pendayagunaan secara mandiri dan maksimal. Kesimpulan yang diperoleh dari kegiatan pengabdian ini terdapat peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Desa Sepanjang Kecamakan Gondanglegi-Malang tentang cara pembuatan Hand Sanitizer dari bahan alami sehingga dapat mengurangi biaya pengeluaran tambahan untuk pembelian produk Hand Sanitizer sendiri dalam menanggulangi penyebaran Virus Covid-19. Kata Kunci: Bahan Dapur; Plastik Daur Ulang; Media Vertikultur.
Peran Strategi BLUD dalam Mendukung Koperasi dan Usaha Mikro untuk Pertumbuhan Ekonomi Daerah Seftian; Riske Yuan Vina Titasari; Angguliyah Rizqi Amaliyah
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Tipis Wiring Vol 4 No 2 (2025): Tepis Wiring: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unversitas Islam Raden Rahmat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33379/tepiswiring.v4i2.8020

Abstract

Cooperatives and micro-enterprises play a vital role in supporting national and regional economic structures, providing employment, distributing income, and encouraging economic activity among small and medium-sized enterprises (SMEs). In Malang Regency, this role is strengthened through the existence of the Regional Public Service Agency (BLUD) Revolving Fund, which is under the auspices of the Cooperatives and Micro-Enterprises Office. The BLUD Revolving Fund is tasked with providing more affordable financing access for cooperatives and micro-enterprises with low interest rates, simple procedures, and no administrative fees. This study aims to examine the strategic role of BLUD in supporting regional economic growth through productive financing and empowering cooperatives and micro-enterprises. This study uses a qualitative descriptive approach with data triangulation analysis methods, namely through document analysis, semi-structured interviews, and field observations. The results show that BLUD not only provides access to capital but also builds a sustainable small business development ecosystem. The revolving fund scheme offered encourages the transformation of cooperatives and MSMEs to become more professional, resilient, and independent in facing local and global economic challenges.
PENERAPAN MANAJEMEN SDM DALAM MENDUKUNG KINERJA PEGAWAI KEJAKSAAN NEGERI KABUPATEN MALANG Mawar Mawar; ihan Khurniawati; Angguliyah Rizqi Amaliyah
JAMBURA: Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis Vol 9, No 2 (2026): JIMB - VOLUME 9 NOMOR 2 SEPTEMBER 2026
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37479/jimb.v9i2.41208

Abstract

Penelitian difokuskan pada evaluasi bagaimana penerapan manajemen SDM berkontribusi pada kinerja pegawai di Kejaksaan Negeri Kabupaten Malang. Penelitian dilakukan melalui pendekatan kualitatif deskriptif. Setelah informasi didapatkan menggunakan wawancara, observasi, dokumentasi, dan, metode analisis data kualitatif model interaktif digunakan untuk menganalisis data. Metode ini dengan pemaparan data, dan pengambilan kesimpulan. Hasil penelitian mengungkapkan walaupun sistem merit sudah digunakan secara terpusat untuk merekrut karyawan, masih ada ketidaksesuaian antara kebutuhan karyawan dan formasi yang tersedia, dan kompetensi belum optimal untuk jabatan. Bergantung pada kebutuhan unit kerja, pengembangan karyawan masih bersifat sentralistik. Sistem penilaian kinerja melalui SKP telah digunakan secara sistematis, tetapi masih belum optimal untuk digunakan dalam evaluasi, dan masih ada masalah dengan kedisiplinan dan objektifitas penilaian.