Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Analisis Fungsi Jalan Kabupaten Lima Puluh Kota Revi Ramadhonal; Elsa Eka Putri; Yosritzal
MEDIA KONSTRUKSI Vol. 10 No. 3 (2025)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jmk.v10i3.197

Abstract

Penetapan fungsi jalan yang tepat memegang peranan penting dalam mendukung pengembangan wilayah, memperkuat konektivitas antar kawasan, serta mewujudkan sistem transportasi yang efisien dan berkelanjutan. SK Gubernur Sumatera Barat No. 620-637-2024 menetapkan beberapa ruas jalan di Kabupaten Lima Puluh Kota sebagai jalan lokal primer dan sekunder. Namun, hasil observasi dan analisis menunjukkan adanya ketidaksesuaian antara fungsi formal yang ditetapkan dengan fungsi aktual ruas jalan di lapangan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kesesuaian fungsi jalan berdasarkan dokumen resmi dengan karakteristik aktualnya dalam mendukung mobilitas serta keterhubungan antar pusat kegiatan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dan analisis spasial dengan dukungan perangkat lunak QGIS. Enam ruas jalan menjadi objek kajian, yaitu R208, R131, R045, R063, R034, dan R032. Hasil analisis menunjukkan bahwa R208, R131, dan R045 berperan sebagai koridor utama penghubung PLWp Payakumbuh–KP Sarilamak, sedangkan R063, R034, dan R032 berperan sebagai penghubung PLWp Payakumbuh–KP Batusangkar. Seluruh ruas lebih sesuai dikategorikan sebagai Jalan Kolektor Primer 2 (JKP 2). Temuan ini mengindikasikan perlunya peninjauan ulang terhadap klasifikasi jalan sebagaimana tercantum dalam keputusan gubernur, dengan rekomendasi dilakukannya evaluasi teknis dan pembaruan kebijakan klasifikasi jalan agar mencerminkan kondisi faktual serta mendukung pengembangan wilayah secara berkelanjutan.
OPTIMASI PENGATURAN SIMPANG KASDA JALAN SOEKARNO HATTA DAN JALAN VETERAN KOTA PAYAKUMBUH UNTUK ANTISIPASI VOLUME LALU LINTAS DI TAHUN 2029 Wati, Zuly Nelriska; Yosritzal, Yosritzal; Purnawan, Purnawan
SIGMA TEKNIKA Vol 8, No 2 (2025): SIGMATEKNIKA, VOL. 8, N0. 2, NOVEMBER 2025
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/sigmateknika.v8i2.8260

Abstract

Peningkatan jumlah kendaraan bermotor di Kota Payakumbuh berdampak pada menurunnya kinerja lalu lintas, khususnya di kawasan simpang bersinyal. Salah satu titik permasalahan adalah Simpang Kasda Jalan Soekarno Hatta dan Jalan Veteran yang kerap mengalami tundaan dan antrian panjang pada jam sibuk. Penelitian ini bertujuan menganalisis kondisi eksisting, mengevaluasi alternatif optimasi, serta memprediksi kinerja simpang hingga tahun 2029. Data diperoleh melalui survei lapangan meliputi volume lalu lintas, kecepatan, waktu siklus sinyal, dan kondisi geometrik. Pemodelan dilakukan menggunakan perangkat lunak PTV Vissim dengan kalibrasi dan validasi menggunakan uji Geoffrey E. Havers (GEH). Hasil analisis menunjukkan kondisi eksisting berada pada tingkat pelayanan LOS C dengan rata-rata antrian 31,43 meter dan tundaan 32,48 detik/kendaraan. Dua alternatif optimasi diuji, yaitu penyesuaian waktu sinyal dan penghapusan parkir on street. Alternatif kedua menghasilkan kinerja terbaik dengan peningkatan pelayanan menjadi LOS B, rata-rata antrian 10,49 meter, dan tundaan 14,42 detik/kendaraan. Prediksi hingga tahun 2029 menunjukkan tanpa optimasi simpang menurun menjadi LOS E, sedangkan dengan penerapan alternatif kedua, kinerja dapat dipertahankan pada LOS C.
Evaluation of Intersection Capacity under One-Way Traffic Management during Eid Al-Fitr at Sicincin, West Sumatra Feri, Fadel Muhammad; Yossyafra, Yossyafra; Yosritzal, Yosritzal
Jurnal Teknik Sipil Vol 26, No 1 (2026): Jurnal Teknik Sipil Universitas Tanjungpura
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jts.v26i1.100227

Abstract

West Sumatra Province is one of the main destinations for Eid homecoming traffic in Indonesia, leading to a substantial increase in traffic volume, particularly along the Sicincin–Padang Luar corridor. To reduce congestion, a one-way traffic system was implemented during the H−3 to H+3 Eid period in 2023 and extended to H−3 to H+5 in 2024. However, the effectiveness of this strategy at the Sicincin Intersection requires further evaluation. This study evaluates the operational performance of the Sicincin Intersection during the implementation of the one-way traffic system and proposes suitable intersection control measures. The methodology comprises classified traffic-volume surveys, observations of queue length and delay, intersection performance analysis based on the Indonesian Highway Capacity Guidelines (PKJI), and microscopic simulation using VISSIM. The results show that during the Eid period, the maximum queue length reached approximately 70 m and the average delay per vehicle was 20.65 s in 2023, increasing to approximately 74 m and 21.85 s in 2024. The findings indicate that signalised control outperforms priority control by reducing traffic conflicts and vehicle delays under saturated traffic conditions. However, queue lengths remain influenced by high traffic demand and limited storage capacity.
Analisis Faktor yang Mempengaruhi Pembengkakan Biaya Konstruksi (Cost Overrun) pada Proyek Konstruksi Jalan Nasional (Studi Kasus: Paket Ruas Jalan Nasional Wilayah II Provinsi Sumatera Barat) Yosritzal, Yosritzal; Haryadi, Deri; Putri, Elsa Eka
Rekayasa Sipil Vol 14, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jrs.2025.v14.i2.09

Abstract

Pada sebagian pelaksanaan proyek konstruksi khususnya di jalan nasional Indonesia tidak terlepas dari pembengkakan biaya (cost overrun). Kondisi ini bisa mengakibatkan keterlambatan pelaksanaan dan bahkan pemutusan kontrak kerja. Untuk itu perlu dilakukan analisis tentang faktor apa saja yang mempengaruhi pembengkakan biaya konstruksi (cost overrun), dengan tujuan akan dapat menentukan strategi pelaksanaan konstruksi yang lebih baik dan kemudahan dalam mencari solusi pemecahan permasalahan akibat pembengkakan biaya (cost overrun). Penelitian-penelitian sebelumnya telah mengidentifikasi beragam faktor sesuai dengan karakteristik jenis dan lokasi studi masing-masing. Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dapat membantu dalam menentukan bobot prioritas faktor-faktor yang telah ditentukan sehingga didapatkan gambaran tentang faktor yang paling mempengaruhi pembengkakan biaya (cost overrun) di jalan nasional wilayah II Provinsi Sumatera barat. Hasil pembobotan pada kriteria jika diurutkan dari pengaruh yang paling besar adalah Estimasi Biaya (21,20%), Material (19,66%), Aspek Keuangan Proyek (14,20%), Peralatan (12,63%), Tenaga Kerja (12,37%), Waktu Pelaksanaan (9,11%), Hubungan Kerja (7,13%) dan Eksternal (3,70%).
APLIKASI DESAIN HUNIAN SEMENTARA UNTUK KORBAN GEMPA DI KABUPATEN PASAMAN DAN PASAMAN BARAT Yosritzal Yosritzal; Titi Kurniati; Hidayat Hidayat
Jurnal Hilirisasi IPTEKS Vol. 6 No. 3 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jhi.v6i3.673

Abstract

A 6,1 Mw Earthquake hit West Sumatera on 22nd February 2022 at 08:39 Western Time of Indonesia. The epicenter of the earthquake was the slopes of Talamau Mountain. As a result, 27 people were recorded as dead and at least 457 people were injured. A total of 2,025 houses in West Pasaman Regency and 1,816 houses in Pasaman Regency were damaged. This resulted in at least 19,221 people being displaced. When the emergency response period ended, the refugees whose houses were damaged needed temporary housing until their houses were repaired. The purpose of the activities reported in this paper is to provide temporary housing for the victims, developed based on the standard designs from the PUPR Office. The temporary houses were made of wood, GRC and zinc with additional materials that can still be used from the rest of the building ruins. These activities were funded by the Indonesian Academics Association (ASASI), the Department of Civil Engineering of Andalas University, the Indonesian Red Crescent (BSMI) of West Sumatra, and Hatta University and hereinafter referred to as the Huntara Team. After the funds are raised, the next step is to conduct a survey to determine prospective recipients who deserve assistance. Based on the needs of prospective recipients and additional materials available, then modifications to the house design are made. Furthermore, the development of the house was carried out led by a local carpenter. The result of the activity is that five temporary houses have been built and used by the recipients.
Analisis Sensitivitas Atribut Pelayanan Baru Moda Transportasi Kereta Api Lintas Sumatera Fidel Miro; Purnawan Purnawan; Bayu Martanto Adji; Yosritzal Yosritzal
Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 27 No. 2 (2025): Jurnal Penelitian Transportasi Darat
Publisher : Sekretariat Badan Kebijakan Transportasi, Formerly by Puslitbang Transportasi Laut, Sungai, Danau, dan Penyeberangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/jptd.v27i2.2993

Abstract

Tulisan ini menyajikan analisis sensitivitas atribut pelayanan baru untuk moda transportasi Kereta Api Lintas Sumatera, dengan tujuan untuk mengevaluasi seberapa besar pengaruh berbagai atribut pelayanan terhadap kepuasan pengguna. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi survei kepada masyarakat yang berdomisili di sepanjang rencana koridor rel kereta api yang akan dibangun di Provinsi Sumatera Barat dan Riau. Penelitian dilakukan melalui pengisian kuesioner dan data hasil survei dianalisis dengan Statistical Package for the Social Sciences (SPSS) untuk mengidentifikasi faktor-faktor kunci yang menentukan kualitas pelayanan. Hasil analisis menunjukkan bahwa dari beberapa atribut, seperti Waktu Total Perjalanan (TTT), Biaya Total Perjalanan (TTC), dan Pelayanan Baru berupa Integrasi Berkesinambungan (SEM), hanya atribut SEM antara kereta api dengan transportasi online dengan satu tiket yang memiliki dampak signifikan terhadap persepsi pengguna. Atribut ini juga memiliki sensitivitas tinggi terhadap perilaku masyarakat dalam memilih moda transportasi kereta api. Utilitas penggunaan moda Kereta Api Lintas Sumatera 0,79 dengan probabilitas dipilih responden sebanyak 51%. Sementara itu, travel memiliki utilitas 0,14 dengan probabilitas dipilih 27 %, dan Bus AKAP memiliki utilitas hanya – 0,06 dengan probabilitas dipilih sebanyak 22 %. Temuan ini memberikan wawasan bagi pengelola transportasi untuk melakukan pertimbangan pengimplementasian guna meningkatkan jumlah penumpang. Dengan demikian, penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam pengembangan kebijakan pelayanan transportasi Kereta Api Lintas Sumatera yang lebih baik dan berkelanjutan.
MICROSIMULASI OPTIMASI PENGATURAN SIMPANG DEKAT KAWASAN PASAR KULINER KOTA PADANG PANJANG Fisabilillah, Muhammad; Yosritzal, Yosritzal; Putri, Elsa Eka
Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol 31 No 2 (2026): Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jtsa.v31i2.6258

Abstract

Kemacetan di kawasan Pasar Kuliner Kota Padang Panjang kerap terjadi akibat hambatan samping seperti parkir di bahu jalan serta aktivitas pertokoan dan pasar yang mengurangi lebar jalan efektif. Penelitian ini bertujuan mengoptimalkan kinerja simpang di sekitar kawasan tersebut melalui pendekatan mikrosimulasi menggunakan perangkat lunak PTV Vissim. Data yang dianalisis meliputi geometri jalan, volume lalu lintas, kecepatan kendaraan, dan siklus lampu lalu lintas. Model simulasi dikalibrasi dan divalidasi dengan uji Geoffrey E. Havers (GEH) untuk memastikan kesesuaian dengan kondisi lapangan. Tiga skenario optimasi diuji, yaitu: (1) penghapusan parkir on street dan penambahan road barrier, (2) penerapan sistem satu arah (One Way) dengan penghapusan parkir on street, serta (3) kombinasi sistem One Way, penghapusan parkir on street, dan penerapan satu arah pada ruas Jl. Abdul Muis. Hasil analisis menunjukkan bahwa Skenario 3 menghasilkan kinerja lalu lintas paling optimal dengan penurunan panjang antrean dan tundaan secara signifikan, serta peningkatan tingkat pelayanan (LOS) menjadi kategori A dan B. Temuan ini menegaskan bahwa mikrosimulasi berbasis PTV Vissim merupakan metode yang efektif untuk menganalisis dan mengoptimalkan pengaturan simpang dalam meningkatkan efisiensi arus lalu lintas kawasan perkotaan. Berdasarkan hasil temuan tersebut, penelitian ini merekomendasikan Skenario 3 sebagai solusi teknis bagi Pemerintah Kota Padang Panjang untuk meningkatkan efisiensi dan kelancaran arus lalu lintas di kawasan pasar kuliner.
IDENTIFIKASI HUBUNGAN KESUKAAN DENGAN RISIKO KECELAKAAN PADA PENGENDARA SEPEDA MOTOR DI KOTA PADANG Fadhil Sandy Pratama; Yosritzal; Elsa Eka Putri
Jurnal Sains dan Teknologi Vol 19 No 2 (2020): Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik - Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara pengguna kendaraan bermotor terbanyak sebagai alat mobilisasi dari satu tempat ke tempat lainnya. Data yang tercatat pada tahun 2018 oleh Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan bahwa jumlah kendaraan bermotor di Indonesia sebesar 146 juta kendaraan dan didominasi oleh sepeda motor sebanyak 120 juta kendaraan. Dengan berbagai macam karekteristik pengemudi yang ada di jalan. ada beberapa faktor – faktor yang dapat mempengaruhi perilaku pengendara. Pertanyaannya apakah kebiasaan sehari – sehari memiliki hubungan dengan jumlah kecelakaan yang dialami. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor kesukaan dan kebiasaan yang berkorelasi dengan risiko kecelakaan dalam hal ini diindikasikan dari jumlah kecelakaan yang pernah dialami pengendara. Data penelitian ini didapat dari kuesioner online dan kuesioner secara langsung. Pengolahan data dilakukan denga analisis tabulasi silang dan chi square. Hasil penelitian menunjukan genre film favorit, musik favorit, jenis kelamin dan usia pengendara berkorelasi dengan perilaku dalam berkendara sehingga yang dapat diduga memicu kecelakaan. Pengendara dengan penyuka genre film action, pengendara dengan kelompok usia dibawah 35 tahun, dan pengendara laki – laki merupakan kelompok yang rentan mengalami kecelakaan.