Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : LINK

KARAKTERISTIK RUMAH SAKIT DAN KEAKURATAN KODE DIAGNOSIS MEMPENGARUHI HASIL KLAIM INA-CBGs Warsi Maryati; Novita Yuliani; Ani Ismayani Justika
Jurnal LINK Vol 16, No 2 (2020): NOVEMBER 2020
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.524 KB) | DOI: 10.31983/link.v16i2.6426

Abstract

Setiap rumah sakit memiliki standar tarif pelayanan kesehatan. Perbedaan tarif  rumah sakit dan tarif INA-CBGs serta keakuratan kode diagnosis menyebabkan adanya kesenjangan pendapatan yang diperoleh rumah sakit. Studi ini  menilai faktor yang menyebabkan kesenjangan antara tarif rumah sakit dan tarif INA-CBGs, diantaranya karakteristik rumah sakit dan keakuratan kode diagnosis. Sampel diambil secara stratified random sampling sebanyak 100 di dua rumah sakit  tahun 2020. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan kemudian dianalisis dengan uji Chi-Square. Analisis jalur dilakukan dengan pendekatan Structural Equation Modeling (SEM) menggunakan STATA 13 untuk menemukan model yang paling tepat untuk menggambarkan faktor penyebab kesenjangan tarif. Hasil menunjukkan bahwa 34% kode diagnosis tidak akurat dan 44% tarif INA-CBGs lebih rendah dari tarif rumah sakit. Rumah sakit milik Pemerintah memiliki log odds 1,037 lebih baik dalam menentukan ketepatan tarif INA-CBGs daripada rumah sakit swasta, namun secara statistik tidak signifikan (b=1,037; CI95%= -0,115 hingga 2,189; p=0,078). Kode diagnosis yang akurat memiliki log odds 3,885 lebih baik dalam menentukan ketepatan tarif INA-CBGs daripada kode diagnosis yang tidak akurat (b=3,885; CI95% =2,488 hingga 5,282; p0,001).
EVALUASI KUALITAS KODE DIAGNOSIS KETUBAN PECAH DINI PADA PASIEN RAWAT INAP Warsi Maryati; Indriyati Oktaviano Rahayuningrum; Yohana Sulistyo Wati
Jurnal LINK Vol 16, No 1 (2020): MEI 2020
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (463.368 KB) | DOI: 10.31983/link.v16i1.5726

Abstract

Ketuban pecah dini berada pada urutan ke 2 dalam 10 besar penyakit pasien rawat inap di salah satu rumah sakit swasta yang terdapat di Kabupaten Boyolali. Kualitas kode diagnosis ketuban pecah dini dapat menyebabkan hasil klaim pembiayaan pelayanan kesehatan pada sistem case mix dan penetapan kebijakan dalam pelayanan kesehatan tidak tepat. Penelitian ini mengevaluasi kualitas kode diagnosis ketuban pecah dini yang meliputi keakuratan, kelengkapan, konsistensi dan ketepatan waktu. Penelitian bersifat deskriptif dengan mengobservasi 215 dokumen rekam medis dan mewawancarai petugas coding. Hasil evaluasi menunjukkan kode diagnosis yang akurat sebanyak 58,60%,  kode diagnosis yang lengkap sebanyak 75,81%, kode diagnosis yang konsisten 59,53% dan rata-rata waktu untuk mengkode satu dokumen rekam medis antara 5-7 menit. Penyebab utama kode diagnosis tidak akurat, tidak lengkap dan tidak konsisten karena diagnosis tidak dikode dan kesalahan penentuan kode diagnosis pada karakter ke empat. Peningkatan kualitas kode sebaiknya dilakukan sehingga dalam pengambilan kebijakan dan penentuan biaya klaim asuransi lebih tepat.
OPTIMALISASI MUTU PELAYANAN KESEHATAN DI KLINIK DENGAN IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI REKAM MEDIS BERBASIS WEB Warsi Maryati; Yeni Tri Utami
Jurnal LINK Vol 19, No 1 (2023): MEI 2023
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/link.v19i1.9387

Abstract

Teknologi informasi berkembang sangat pesat, tidak terkecuali di bidang pelayanan kesehatan. Rekam Medis Elektronik merupakan salah satu faktor penting untuk meningkatkan kualitas dan keamanan layanan kesehatan, mengurangi kejadian buruk bagi pasien, mengurangi biaya, mengoptimalkan pelayanan, meningkatkan penelitian klinis, dan memperoleh luaran klinis yang lebih baik. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan sistem informasi rekam medis berbasis website untuk meningkatkan mutu pelayanan Kesehatan di klinik. Metode yang dilakukan dalam pengabdian kepada masyarakat di klinik ini yaitu penyediaan perangkat keras (hardware), implementasi perangkat lunak (software) berupa aplikasi pelayanan pendaftaran dan pengelolaan rekam medis berbasis website, serta pelatihan penggunaan aplikasi aplikasi pelayanan pendaftaran dan pengelolaan rekam medis berbasis website kepada petugas. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu rekam medis elektronok mampu mengurangi waktu tunggu pelayanan kepada pasien sehingga kepuasan pasien terhadap pelayanan di klinik meningkat. Pengetahuan dan penerimaan petugas kesehatan di klinik juga meningkat setelah mengikuti kegiatan pelatihan dan pendampingan, sehingga dapat menjamin keberlanjutan program ini.
OPTIMALISASI MUTU PELAYANAN KESEHATAN DI KLINIK DENGAN IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI REKAM MEDIS BERBASIS WEB Maryati, Warsi; Utami, Yeni Tri
Jurnal LINK Vol 19 No 1 (2023): MEI 2023
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/link.v19i1.9387

Abstract

Teknologi informasi berkembang sangat pesat, tidak terkecuali di bidang pelayanan kesehatan. Rekam Medis Elektronik merupakan salah satu faktor penting untuk meningkatkan kualitas dan keamanan layanan kesehatan, mengurangi kejadian buruk bagi pasien, mengurangi biaya, mengoptimalkan pelayanan, meningkatkan penelitian klinis, dan memperoleh luaran klinis yang lebih baik. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan sistem informasi rekam medis berbasis website untuk meningkatkan mutu pelayanan Kesehatan di klinik. Metode yang dilakukan dalam pengabdian kepada masyarakat di klinik ini yaitu penyediaan perangkat keras (hardware), implementasi perangkat lunak (software) berupa aplikasi pelayanan pendaftaran dan pengelolaan rekam medis berbasis website, serta pelatihan penggunaan aplikasi aplikasi pelayanan pendaftaran dan pengelolaan rekam medis berbasis website kepada petugas. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu rekam medis elektronok mampu mengurangi waktu tunggu pelayanan kepada pasien sehingga kepuasan pasien terhadap pelayanan di klinik meningkat. Pengetahuan dan penerimaan petugas kesehatan di klinik juga meningkat setelah mengikuti kegiatan pelatihan dan pendampingan, sehingga dapat menjamin keberlanjutan program ini.